Jump to ratings and reviews
Rate this book

Teori Pernikahan Bahagia

Rate this book
Hermawan memiliki sebuah teori seputar pernikahan yang menekankan pada kesesuaian latar belakang keluarga. Teori ini membuatnya meragukan pilihan calon suami putrinya. Raina menganggap alasan ayahnya tidak masuk akal dan bersikeras untuk tetap menikah dengan Zefki. Begitu pula dengan Zefki. Meskipun menghadapi tentangan dari keluarganya, yang menjunjung tradisi dalam balutan busana agama, Zefki memutuskan tetap menikahi Raina, tidak peduli jika itu berarti ia harus meninggalkan keluarganya. Pernikahan mereka kemudian membuka jalan bagi serangkaian konflik.

Seiring berjalannya waktu, pasangan ini diuji dengan berbagai tantangan yang lebih rumit dari sekadar perbedaan latar belakang. Masalah internal dalam hubungan mereka, rasa tidak saling percaya, termasuk ketidaksetiaan pasangan, membuka jalan kehancuran bagi pernikahan mereka. Meski keduanya masih bersama, Hermawan merasa perlu bertanya kepada putrinya untuk mengkonfirmasi teorinya. Raina terjebak; ia tidak tahu apakah harus berkata jujur atau bohong kepada ayahnya.

171 pages, Paperback

Published June 1, 2024

1 person is currently reading
2 people want to read

About the author

Aliurridha

3 books2 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
2 (40%)
4 stars
3 (60%)
3 stars
0 (0%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 2 of 2 reviews
Profile Image for Irfan Habibi.
27 reviews1 follower
May 25, 2025
Teori Pernikahan Bahagia🥲

Ini buku ke-10 yang ku baca pada tahun 2025

Ini novel walau judulnya seperti buku non-fiksi. Sebab itu lah aku juga tertarik.

Novel karya @aliurridha ini bisa dibilang mengkritik kondisi patriarki. Dalam beberapa bagian amat terasa bagaimana praktik patriarki diceritakan di sini. Salah satunya, bagaimana Zainal dalam dialog-dialognya yang “otoriter” dalam keluarga.

Bukan hanya itu, novel ini juga membahas bagaimana pernikahan di kalangan para keturunan nabi atau yang dikenal dengan istilah “sayid” untuk laki-laki dan “syarifah” untuk perempuan. Novel ini menampakkan jika mereka memiliki status sosial yang lebih tinggi dibanding di luar komunitasnya. Hal itu memunculkan konflik jika mereka menikah di luar komunitasnya.

Terlepas dari persoalan sosial, novel ini juga menyinggung hal personal. Pertama, perihal trauma yang “diwariskan”. Rania di masa kecilnya diperlakukan kurang baik. Tetapi ia ingin menjadi orang yang lebih baik bukan seperti ibunya. Ini juga menjadi ketakutan ayahnya untuk menikahkannya. Di akhir cerita karena berbagai persoalan dalam pernikahannya, Raina mengalami depresi.

Namun, itu juga berkaitan dengan yang kedua, mengobrol dan mendengarkan dalam keluarga terutama dengan pasangan dan juga orang tua. Awal-awal cerita novel ini saja sudah terasa mengingatkan akan berbincang dengan pasangan dan orang tua. Misalnya saja, soal ibunya Raina, izin orang tua Zefki untuk menikah, dan hal yang membuat Raina marah sebelum mengetahui penyebabnya.

Jadi teori pernikahan bahagia dari novel ini yang aku dapatkan ialah kebahagian dalam hubungan ialah mengobrol dengan kepala dingin dan saling mendengarkan. Termasuk terbuka soal masa lalu dan memastikan itu benar-benar selesai.
Profile Image for way.
22 reviews1 follower
April 8, 2025
bagus banget. gak sabar nunggu karya karya lain dari kakak penulis. soal alur dan semesta yang dibangun, jelas gaperlu catatan apapun. apalagi gaya bahasanya yang ciamik dan sangat menarik untuk diikuti sampai aku gabisa berhenti balik halaman baru. tbh gaya bahasanya sedikit mengingatkan aku pada novel novel ahmad tohari dan eka kurniawan, hanya saja lebih lugas dan ga terlalu mendayu dayu. suka juga karna penulisnya banyak menyelipkan humor humor satir. bener bener ga sabar nunggu kakak penulis melahirkan karya baru 🤩🤩
Displaying 1 - 2 of 2 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.