Hidup Ullie berubah sejak magang menjadi asisten Fabian, direktur galak yang suka semena-mena. Kuping Ullie sampai pengang karena cowok itu bolak-balik memanggilnya lewat pelantang. Tak peduli betapa kerasnya Ullie berusaha, hidupnya tetap bagai telur di ujung tanduk.
Tapi Ullie bertekad menang melawan penindasan Fabian. Meski harus datang paling awal, pulang paling akhir, mengerjakan tugas random, hingga mengurus kebutuhan pribadi Fabian, Ullie tak akan menyerah! Hingga suatu hari, Fabian melontarkan ide absurd untuk menyuruh Ullie jadi pacar pura-pura dengan menjanjikan tambahan bonus. Menggiurkan sih… tapi gimana caranya tampak meyakinkan kalau dia sendiri benci banget sama Fabian?
“Definisi cinta itu macam-macam, bentuknya beragam. Cinta Mama ke kalian itu bentuknya konstan. Nggak akan berubah sampai kapan pun karena kalian anak Mama. Sedangkan yang kamu rasakan sekarang itu cinta yang bentuknya fleksibel. Kadang menyakitkan, kadang bikin bahagia. Satu-satunya yang bisa mempertahankan bentuknya hanya komitmen dan rasa percaya.” (Hal 292). . Selesaiiiii! Dan cukup sukaaa 😍😍😍. Aku cukup suka cara berceritanya yang pasti lucuuu, cukup manis dan bikin gregetan. Aku beli novel ini karena aku kirain nama tokohnya ‘Ullie’ (ternyata aku salah) dan sepertinya orangnya lucu ya memang sih 😁. Tapi ternyata kalau buatku pribadi cerita novel ini nggak sesederhana blurbnya. Novel ini bercerita tentang Ullie yang ingin memiliki Bentley atas namanya sendiri, sebelum usianya memasuki kepala tiga. Ullie harus bekerja keras agar jumlah digit di rekening tabungannya terus bertambah. Sebagai pemagang Ullie hanya berhubungan dengan mentornya. Hidup Ullie berubah sejak magang menjadi asisten Fabian, direktur galak yang suka semena-mena. Pokoknya kalau suka romance comedy baca novel ini yaa seperti kata Kak Hamalem, “Rehatlah sejenak, lalu buka buku ini waktu kamu butuh gelak… dengan penuh cinta.” Sekalian kenalan dengan tulisan Kak Hamalem 😉. Terima kasih buat kakak penulis yang sudah menghadirkan Benni di dalam novel ini 🥰. . “Sifatmu itu seperti anak SD yang ngotot minta dibelikan mainan, terus cari perhatian supaya keinginanmu dituruti. Dengar ya, hanya karena kamu banyak duit, bukan berarti kamu bisa seenaknya memaksakan keinginanmu pada orang lain.” (Hal 259).
Kalo kata Hamalem, penulisnya, ingin buku-bukunya dapat menghibur jiwa-jiwa penuh sambat dan gundah gulana. Bagi saya tujuan penulisnya itu tercapai. Hiburan banget, cepet selesai, dan kurang ajaa gitu bagian Fabian sama Ullie. Pengen dateng ke nikahannya di Swiss 😂
My Intern dan Bos Pulu Pulu 😍😍 Gemeesss banget sama mereka. Menceritakan tentang Ullie (nama lengkapnya susah, setengah bule soalnya) yang sedang jadi Intern di sebuah perusahaan. Andrea, asisten direktur yang mendadak sakit, akhirnya mengharuskan Ullie untuk menjadi asisten sementara bosnya, Fabian. Dari sini lah semua dimulai. Sebenarnya gampang ditebak ini akan kemana arahnya. Tapi seru buat diikuti. Alurnya pas, cepet tapi ga kecepeten. Fabian selayaknya bos-bos galak, ketemu dengan Ullie yang kadang ceroboh. Tapi keteledoran Ullie bisa menjadi hiburan tersendiri bagi Fabian hingga akhirnya Fabian mulai suka dan jatuh cinta dengan Ullie. Insiden salah kirim chat, kejadian di club, Fabian sakit, ulang tahun, hingga puncaknya pada saat tugas ke Paris. Interaksi keduanya bikin gemesss, kadang bikin salting pembaca 😂🤭 Konfliknya ada banyak tapi penyelesaiannya cepet, ga terlalu banyak drama. Orang tua Fabian yang langsung menyukai Ullie yang notabene 'orang biasa', porsi Gie sebagai mantan tunangannya menurut saya pas, ga terlalu ngerecokin hubungan Fabian dan Ullie. Porsi Anton dan mamanya Ullie, juga ayahnya Ullie di Paris, cukup pas untuk menghubungkan teka-teki kenapa Ullie terobsesi dengan Bentley. Emang cuma Aldo sih yang childish dan rese banget hahahaa. Dan karakter Ullie juga cukup berkembang, di awal sampe pertengahan cukup emosional, hingga menyiram air dari vas. Lalu saat menuju ending, ketika Fabian minta maaf untuk kesalahan yang seharusnya sulit dimaafkan, justru Ullie terlihat tenang, tidak seemosi sebelum-sebelumnya. Ahh mas Bian dan Ullie 😍😍
Apakah akan ada spin off Gie dan Galang? Let's see 🤭🤭
"Definisi cinta itu macam-macam, bentuknya beragam."
Kalo kamu lagi cari novel romance yg kocak dan menghibur, this one for you.
Menceritakan tentang Ullie cewek blasteran Indonesia-Perancis yg bermata biru, karyawan magang di Tech Corporindo yg harus menjadi asisten Fabian, sang direktur yg terkenal galak dan suka semena-mena, karena mentornya, Andrea sakit dan harus cuti sementara.
Pekerjaan menggantikan Andrea sebenarnya tidak sulit karena Ullie dibantu oleh Benni rekan kerjanya, apalagi juga gaji yg diterima Ullie lebih besar dari biasanya, hanya saja Ullie yg malas berurusan dengan Fabian. Hingga suatu ketika Fabian malah menawarkan Ullie untuk menjadi pacar pura-puranya.
Pertama kali kenalan sama tulisan kak Hamalem dan aku suka, sampe udah beli buku beliau yg lain 😆.
Disini kita akan melihat kerempongan Ullie yg harus menjadi asisten dadakannya Fabian serta pacar pura-puranya, ditambah dia juga harus mengurus skripsi kuliahnya.
Yg bikin buku ini kocak banget tuh tingkah Ullie yg absurdnya kebangetan, mulai dari dia numpahin botol tinta ke aquarium si bos, ninggalin koper bosnya di apartemen, ngira Pertamax itu Fanta, sampe ketiduran pas lagi....(ehm spoiler 🤭), dan masih ada lagi beberapa tingkah absurd Ullie yg lain yg bikin ngakak banget 🤣🤣.
Yg aku suka tuh disini selain menceritakan tentang keruwetan hidup Ullie sebagai asisten Fabian, disini juga menceritakan tentang keluarga, dimana ternyata Ullie dan Fabian punya masalah keluarga masing-masing yg membuatku terharu apalagi bagian orangtua Ullie 🥺.
Part teman-temannya Ullie juga ga kalah menghibur, apalagi Benni dengan celetukan-celetukan dia dengan logat khas Medan yg bikin buku ini tambah lucu.
Tokoh-tokohnya juga ga ada yg nyebelin, walau awal-awal aku agak curiga sama Gie, tapi ternyata dia ga seperti yg aku sangka.
Nah selain itu porsi romance nya juga mantap, apalagi ada adegan 17+ yg lumayan hot. Ga expect sih ada adegan begitu disini, kayak ga kepikiran kalo Ullie yg absurd bisa begitu 🤣
Jadi, bisa dibilang novel ini paket komplit, romansanya ada, part pertemanannya lucu, kekeluargaannya yg hangat dan mengharukan. Jadi pengen baca novel karya kal Hamalem yang lain nih 😃😃. 📝 Overall aku menikmati banget baca novel ini. Novel yg sangat-sangat menghibur, tulisannya juga page turner, cocok banget buat kamu yg lagi cari novel romcom yg lucu dan menghibur. Recommended banget 👍👍
Ullie, gadis cantik yang sering mendapat julukan bule KW. Penampilannya memang seperti bule, karena papanya asli dari Perancis. Ullie juga mahir berbahasa Perancis, karena dikursuskan oleh Mamanya sejak masih kecil. Dia bahkan diterima sebagai pegawai magang di tempat kerjanya karena kemampuannya berbahasa Perancis. Sekarang dia harus menyelesaikan tugas-tugasnya di kantor sambil revisi skripsinya demi bisa lulus tahun ini.
Ketika atasannya, Andrea si asisten direktur, mendadak terkena flu babi, Ullie harus menjadi asisten sementara untuk Fabian, direktur R&D. Dari yang dia dengar, Fabian orangnya sangat galak. Tapi demi mengumpulkan rupiah, Ullie mau melakukan pekerjaan apapun. Mulai dari menguras aquarium sampai menjadi pacar pura-pura Fabian.
Office romance dengang trope pura-pura pacaran antara atasan dan bawahan sampai akhirnya jatuh cinta beneran itu selalu menarik untuk diikuti. Meski klise, tapi kisah seperti ini menghibur. Apalagi Fabian bukan hanya sekadar atasan saja, tapi juga anak dari crazy rich Surabaya. Dan berhadapan dengan cewek korslet dan random seperti Ullie. Kadang ada bagian cerita yang menurutku agak berlebihan, tapi overall sangat menghibur.
(Kelar baca tanggal 29 Agustus) Baca novel yg latar tempatnya di Surabaya tuh bikin aku rasanya kayak ‘pulang kampung’ HAHA. Lucu, romantisnya engga bikin eneg, ga ada adegan cringe, gaya menulisnya juga ngalir bgt, page turning. Dasarnya aku memang suka office romance dan romcom sih hehe Tp karena aku udah terlilit ekspektasi sejak awal, aku menemukan beberapa hal yg menurutku ‘ada yang kurang’. Penggambaran suasana kurang detail. Contoh kecil: pas lagi makan di Surabaya di sekitarnya ada apa aja? Jalan2 ke paris ngelewatin apa aja? Suasana di luar kayak gimana? Aku ga menemukan banyak detail-detail itu di novel ini. Krn menurutku hal itu sangat penting utk membangun feel dan bisa masuk ke dalam cerita.
Trus aku jg mau protes nih sm penulis2 yang selalu mendatangkan karakter yang ‘ga sadar sedang jatuh cinta’. Kayak ga mungkin aja manusia ga sadar lagi suka sm orang lain. Even itu cinta pertama pun pasti ttp tau kalo sedang jatuh cinta. Tp gapapa hak prerogatif tetep di penulis 🫶🏻
Selain itu semua aku suka kok sm novelnya. Fabian ganteng dan Ullie cantik, good vibes🫶🏻. Dan yg paling aku suka lg adalah kehangatan keluarga Ullie dan Fabian. Mereka solid lho untuk saling melindungi anggota keluarga. Bisa jd tameng, saling backup 🫶🏻 Serunya lg novel ini ada beberapa bahasa, Batak ada, Jepang, Prancis, dan Jawa. Sbg pengguna bahasa Suroboyoan aku happy bacanya hehe.
Wes yo sakmene ae reviewku saiki. Sepurane lek onok sing salah 🙏🏻 review iki temenan aku sing nggawe dan pikiranku pas aku moco novel iki. Wes ndang moco. Suwun. 🫶🏻 (Sudah sekian review aku kali ini. Maaf kalo ada salah kata 🙏🏻 review ini pure penilaian pribadiku ketika baca novel ini. Selamat membaca🫶🏻)
"Memangnya kalau job desc saya nambah, gaji saya juga nambah?" —Ullie, p. 50
Ullie, anak magang, yang hidupnya berubah sejak menjadi asisten Direktur R&D yang galak, perfeksionis—tapi ganteng, Fabian aka Bos Pulu-Pulu (panggilan "sayang"). Ullie pun makin dilema ketika Fabian mencetuskan ide aneh yaitu menjadi pacar pura-puranya dengan iming-iming bonus yang besar. Ullie yang "suka" uang pun merasakan bahwa ini adalah tawaran menggiurkan, tapi ia malah "terjebak" di dalamnya.
-----
Office romance is one of my favorite genre. Dan di novel ini paket lengkap. Cerita di kantor, persahabatan, keluarga, semua kumpul jadi satu. Komedi, romance, heartwarming, & hot spicy 🌶🌶, wow kenyang!! 😁
Suka banget dinamika dan interaksi di tim R&D, Ullie dan Benni bener-bener definisi partner in crime sekaligus dumb and dumber duo. Adegan yang akuarium tinta, sukses bikin aku ketawa, haha. Hubungan persahabatan Ullie dan Mia pun seru banget. Mia ternyata kalem-kalem menghanyutkan, apalagi adegan dia yang bawa alat-alat bedah ke kampus.
Selain komedi yang bikin ketawa, yang bikin keselnya pun ada. Gemes banget sama si Aldo. Kayak, duh, dek, kok maksa sih? Lalu, di awal sempet kesel sama Regina, mantan tunangan Fabian, tapi menjelang akhir justru dia salah satu "penyelamat" hubungan protagonis. Kesel juga sama Fabian dan Ullie, boh ya ngobrol gitu, komunikasi.
"Ciu ya ciu, vodka ya vodka. Ai lovyu ya ai lovyu, tapi jangan membawa luka." —Bejo, p.184
-----
Dan, top tier dari semua dinamika, jelas Ullie dan si Bos Pulu-Pulu. Ullie ini ada aja gebrakannya. Keknya hidupnya kalau nggak sial, ya ngenes. Tapi untungnya, dia ketemu Fabian. Meski galak dan kadang nggak manusiawi, tapi pas mode bucin ... duh, Mas Fabian 😍 Adegan di Perancis benar-benar "panas", ya, moms. Haha. Mengutip dari kata Benni, memang beringas pasangan ini, wkwk.
"Kita ... kemarin ... ngapain aja?" "Mau dijelasin di sini atau langsung aku kasih contoh di dalam?" —p. 236
MAS FABIAN, YOU'RE MENACE!! 🔥
-----
Akhir kata, jika membutuhkan novel, ringan, gemes, bikin berseri-seri dengan latar kantor, novel ini sungguh direkomendasikan 🌻
Another office romace, another drama. Kali ini ada Ullie, si intern, yang mendadak dijadikan asisten pribadi bosnya untuk sementara. Kinerja Ullie bagus, indeed, tapi sayangnya selalu ada yang kurang di mata Fabian. Sikap Fabian ini kadang agak menjengkelkan memang, pantas kalau tekanan darah Ullie naik.
Kehidupan Ullie sebagai seorang intern lalu beralih ke asisten pribadi terasa ribet. Apa yang diharapkan dari bos macam Fabian, si old money, apa-apa sudah tersedia dan nggak mau ribet.
Sebenarnya aku bingung mau reviu apa karena alih-alih fokus ke bagian romansa, kehidupan pribadi Ullie lebih menarik untuk dikulik. Titelnya as Bule Jawa itu melekat banget, sih. Enggak bisa bayangin muka-muka bule Ullie ngomong pakai logat Suroboyoan. Dagelan temenan, rek.
Also latar belakang Ullie yang well kayaknya bakal lebih oke lagi kalau dikulik lebih jauh, tapi karena ini fokusnya ke romance, jadi bagiku begitu aja juga cukup. Entah karena memang diset lucu, sisi emosionalnya yang muncul di bayanganku tuh malah kayak komedi gitu, lho. Ampunnn.
Intinya, buku ini bisa jadi alternatif bacaan buat yang lagi slump atau emang butuh romansa lucu. Beberapa bagian agaknya memang nggak masuk akal (balik lagi, entah diset komedi biar serupa dengan tema atau gimana), tapi bagian menghiburnya juga banyak.
Novel Hai, Intern! Ini berhasil menghibur jiwa ku yg sedang penuh sambat dan gundah gulana 😭😭. Bacanya beneran naikin mood bgt. Tingkah Ullie sama Bos Pulu-Pulu itu semenjak makin dekat, ada aja gebrakannya 😂😂. Asli kekeh!!! Cerita mereka tuh, walaupun kocak tp tetapada manis-manisnya 🤭.
Awalnya aku tertarik baca karena reviewnya salah satu teman, eh untungnya emg cocok sama selera bacaanku. Bergenre office romance pasti deh ada lucu-lucunya gitu.
Jadi, novel Hai, Intern! ini bercerita ttg Ullie yg sedang magang di sebuah perusahaan. Hidupnya berubah ketika pekerjaannya menjadi asisten pribadi Fabian— si Bos Pulu-Pulu, direktur yg terkenal galak dan suka semena-mena. Tp Ullie bertekad menang melawan penindasan Fabian. Meski harus mengerjakan tugas kantor dari pagi hingga malam, ditambah kerjaan random, hingga mengurus segala kebutuhan pribadi Fabian, Ullie tak akan menyerah. Apalagi dengan iming-iming ada tambahan bonus. Tp syaratnya Ullie harus menjadi pacar pura-pura Fabian atau kalau bisa mereka kawin kontrak sekalian 😂😂😂. . Bukan cuma cerita ttg Ullie dan Fabian sih. Adanya Aldo yg juga masih seturunan dengan Bos Pulu-Pulu semakin membuat hidup Ullie penuh huru-hara. Adanya kesalahpahaman, pertemuan kembali Ullie dgn papanya, Fabian yg ke gap masih sering bertemu mantan tunangannya turut mewarnai cerita Ullie.
Beneran deh, kayaknya kita tuh harus sering-sering baca cerita yg seringan kisah Ullie utk membuat otak fresh. Cobain deh guys 🤭
seru banget!! cekikikan aku 🤣😭 bukunya nyeritain tentang ullie yang magang di perusahaan di bidang energi terbarukan. ullie masih kuliah, semester akhir dan sedang menulis skripsi.
suatu hari ullie harus pergi bimbingan dan yang bisa ia mintai izin adalah atasan langsungnya, yaitu pak bian. ullie biasa meminta izin keluar dari kantor kepada bu andrea, aspri pak bian sekaligus mentor ullie.
pertemuan langsung dengan atasannya membuat ullie gelisah karena pak bian terkenal sangat galak. namun apa jadinya jika ullie diminta untuk menjadi pacar pura puranya pak bian?
tentu saja ullie mau karena hidup butuh duit, pak bian tentunya menawarkan uang dalam jumlah besar. aku suka banget sama dinamika ullie sama rekan rekan kerjanya, juga interaksi ullie dan pak bian, bikin cekikikan cengengesan 🤣😭
betul betul cocok buat dibaca pas lagi suntuk, pokoknya bener bener bikin hepi 🫶 humor penulis cocok banget sih sama aku 👌 makanya aku bisa ketawa lepas pas baca 🤣
buat cara penulisannya pun aku suka banget 🫶 ringan dan narasinya berasa ngalir aja. aku juga seolah olah bisa membayangkan negara perancis. aku juga bisa berempati sama ullie.
kalo buat konfliknya sebenernya menurutku kalo gak ada pun gakpapa (atau mungkin aku tipe orang yg benci konflik 🤣) tapi mungkin di sini tujuannya itu buat nambah bumbu ya ... jadi masih oke sih sebenernya.
Rasanya senang banget baca novel yang genrenya ringan, tapi tetap meninggalkan pesan yang mendalam. Yaps, saking senangnya dengan genre romance ini, ku menghabiskan waktu membaca hanya dengan 2 hari saja, waw.
Bercerita tentang anak magang, Elise Luvine Maullie, atau sapaan akrabnya Ullie, dia magang di perusahaan Tech Corporindo termasuk perusaan chip, tujuan Ullie magang adalah untuk membayar uang semester dan tentunya membeli barang yang selama ini dia idam-idamkan, yaps mobil impiannya—bentley. Ullie kuliah di jurusan Sastra Jawa, tapi kelebihan lainnya adalah dia jago bahasa Perancis, kebetulan di tempat magangnya itu sering bekerja sama dengan klien luar negeri aka Perancis, jadi bisa menggunakan jasanya Ullie.
Fabian Wendra Hartono, direktur R&D Tech Corporindo, usia 29 tahun, mempunyai tunangan, Regina Atmodjo aka Regie Tan, sayangnya mereka gagal untuk menikah, karena apa? Ga mau spoiler (temuin jawabannya di novel ya)
Dengan berjalannya waktu, Andrea aka asistennya Fabian, tiba-tiba mengajukan cuti sementara diakibatkan kena flue babi, otomatis Ullie yang menggantikannya.
Nah, dari sini mulai serunya, parah sih arrrggggh, aku menikmati banget interaksi mereka, mulai dari kekakuannya sampai luwes seketika, apalagi pas lagi dinas ke Paris, weey lah, MANIS banget, ada adegan dewasanya tapi ga yang vulgar banget, soalnya si Ullie tiba-tiba udah tidur aja, NGAKAK banget, tolong.
Terus, interaksi Ullie sama teman-temannya di kantor, Patrice, Benni, aduh asik banget.
Aku juga suka dengan hubungannya Fabian sama Regina, meskipun mereka ga jadi menikah, tapi persahabatannya itu lho, duh mauk juga ish. Cara Regina ketika dia menjelaskan ke Ullie, maaak DEWASA banget, ga nyangka aja, dia kan digambarkan dengan sosok yang manja, glamor, tapi katanya dengan dia udah melanglang buana ke Paris, udah bisa mengendalikan segala situasi dan kondisinya, SUKAAA.
Aldo, sepupu dari Fabian, doi NAKSIR sama Ullie, buset dah Do, lu keterlaluan banget ngelakuin hal itu ke Ullie.
Ini novel beneran BAGUS dan RINGAN BANGET, gaya berceritanya ok, konfliknya ringan, cara kak Hamalem mengeksekusi konflik di akhirnya pun porsinya ga LEBAY, tapi PAAASSS, ya kan makanya kubilang di atas, aku menyelesaikan novel ini hanya 2 hari, SAKING SERUNYA. ADUH.
Pernyataan Fabian di akhir—BAGUS, dan aku SETUJU. Apa sih yang dilontarkan Fabian? Udah hayuk buru-buru temuin jawabannya dengan baca novelnya tapi yang asli ya, jangan yang bajakan.
Bos pulu-pulu (hetdah ku awalnya ga ngeh, apaan sih kok pulu-pulu? setelah dibaca novelnya, jadi tauk, wey Ullie kok bisa menyematkan pulu-pulu di bosnya sendiri) HAHAHAHHAA kocak banget emang.
Tolong masukin ke dalam daftar bacaan kalian gais untuk yang demen banget romance, ringan, ga usah mikir ini mau dibawa ke mana, ayok lah gas dibaca yaps.
Dear penulis, kak Hamalem, terima kasih banget lho udah menciptakan karya yang SEBAGUS dan SESERU ini, mau tau kelanjutan Ullie sama bos pulu-pulu di novel berikutnya dong, boleh, kak? *pembacabanyakmau *mudahmudahangadigeplakpenulis
Hei, Intern! Penulis : Hamalem Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Terbit : 2024 📚 : 336 halaman
Menceritakan tentang Ullie karyawan magang yang status kemahasiswaannya abu-abu. Awalnya hanya sebagai penerjemah bahasa Prancis Ullie malah naik jabatan jadi asisten sementara yang mana bikin tambah pusing. Bosnya, Fabian suka sekali memanggil Ullie lewat pelantang. Dari urusan kantor sampai urusan pribadi seperti ambil baju di penatu, semua Ullie yang urus. Sampai suatu ketika datang permintaan tidak masuk akal dari Fabian. Ia meminta Ullie untuk jadi pacar pura-pura dengan menjanjikan kenaikan gaji. Menggiurkan apalagi Ullie punya keinginan membeli mobil….. Kira-kira Ullie mau nggak ya? Dia kan benci sama bosnya sendiri. . Dari judul dan sampulnya aja aku udah bisa membanyangkan gimana pusingnya Ullie si bule jawa dan menyebalkannya Fabian. Ternyata memang benar bahkan Fabian dapat julukan bos pulu-pulu dari Ullie. . Yang bikin buku ini seru tuh tingkahnya Ullie apalagi yang suka tidur gak tahu tempat. Sesuai dengan author’s note dibagian depan, cerita ini penuh gelak. Sedihnya ada sih tapi dikit aja, dan penyelesaian konfliknya juga cepat. Pokoknya kalau kamu cari novel yang ringan, lucu, dan konfliknya gak bikin mata bengkak wajib baca ini. . Selain itu aku juga suka gimana penulis mendeskripsikan tokoh-tokohnya, barang-barang yang dikenakan (terutama Ci Gie si crazy rich Surabaya), dan tempat yang dikunjungi. Imajinasiku bergerak mengubah kata menjadi gambar di dalam kepala. Oh yaa satu lagi nama lengkap Ullie juga aku suka, bagus sekali.
❝Saya tahu kamu ngatain saya dalam hati.❞ ❝Emang Pak Bian doang yang saya pikirin? Jadi orang jangan ge-er!❞
Berawal dari email Andrea selaku Asisten Direktur yang mengabarkan dirinya menjalani isolasi di rumah sakit karena terserang flu babi, membuat Ullie si anak magang terpaksa mengemban tugas sebagai asisten sementara dari Fabian. Seharusnya semuanya tidak begitu sulit, toh tugas yang biasanya Andrea tanggung sendirian akan dikerjakan berdua oleh Ullie dan Benni. Namun, Ullie rasanya tidak sanggup selalu berdekatan dengan bosnya yang galak itu! Yang awalnya sampai keringat dingin karena takut kena semprot bos, berbalik malah Ullie yang mengumpat karena kesabarannya habis diuji oleh Fabian! 😾
Udah pusing ngerjain skripsian, masih pula harus ngadepin bos yang dzalimnya nggak ketolong lagi kayak Fabian 😵 Aduh Ullie, semangat ya, kamu sendirian! 😝
***
Office-romance selalu jadi comfort zoneku, apalagi #HeiIntern ditulis oleh #Hamalem sebagai romance-comedy dengan gaya bahasa yang santai sehingga rasanya ringan dan menyenangkan membacanya. Terus belakangan ini aku lagi banyak baca trope fake-dating dan kuakui Fabian-Ullie ini jadi salah satu pasangan favoritku! 😂
Tokohnya menarik banget! Jujur aku sempat ngira Ullie bercanda waktu dia bilang jurusannya adalah Sastra Jawa soalnya posisinya di perusahaan tuh penerjemah dan delegasi tim riset Prancis. Sisi "blasteran" dalam dirinya baru begitu nyata waktu lagi misuh-misuh ngadepin Fabian—walaupun cuma dalam hati 🤣. Fabian emang ngeselin dan suka seenaknya aja! Special mention juga buat Benni yang tiap dia muncul rasanyanya suasananya berubah jadi sitcom! 😂 Adegan favoritku pokoknya penyelamatan aquarium! 🐠
Tokohnya banyak tapi nggak ada yang useless. Semuanya punya porsi masing-masing, nggak yang tiba-tiba datang tiba-tiba diilangin gitu aja. Aku suka gimana keberadaan mereka dalam setiap konflik bisa membantu membuktikan dan membangun bonding antara Ullie dan Fabian, boleh dibilang juga membuat mereka menyadari perasaan satu sama lain.
Overall, Hei, Intern! kurekomendasikan ke temen-temen yang menjadikan bacaan office-romance sebagai coping-mechanism di kala sedang mumet, mari kenalan dengan Ullie si intern serba bisa!
Q : Apa yang akan kalian lakukan jika bos atau orang lain meminta bantuan kalian untuk menjadi pacar pura-pura mereka? Akan membantu atau malah menolak untuk membantu?
Jika posisinya lagi single mungkin bisa dipertimbangkan, tapi jika posisinya sudah memiliki pasangan tentu saja BIG NO.
Ngomong-ngomong soal menjadi pacar pura-pura, aku habis baca novel yang menyinggung hal tersebut. Hei, Intern! judulnya, berkisah tentang Ullie, seorang anak magang yang tiba-tiba harus menjadi asisten Fabian, direktur galak lantaran asisten Fabian tiba-tiba terjangkit penyakit yang mengharuskannya untuk melakukan isolasi di rumah sakit.
Tak peduli betapa kerasnya Ullie berusaha, hidupnya tetap bagai telur di ujung tanduk, tapi Ullie bertekad menang melawan penindasan Fabian. Meski harus datang paling awal, pulang paling akhir, mengerjakan tugas random, hingga mengurus kebutuhan pribadi Fabian, Ullie tak akan menyerah!
Hingga suatu hari dirinya diminta untuk menjadi pacar pura-pura Fabian dengan dijanjikan tambahan bonus. Apakah Ullie akan menerima tawaran yang menggiurkan tersebut atau justru menolaknya? Kalo penasaran dengan kisah Ullie bisa langsung baca novelnya!!
Hei, Intern! memang bukan buku pertama yang ditulis dan diterbitkan oleh Kak Hamalem, tapi menjadi karya pertama beliau yang kubaca dan sukses memikatku untuk suka dengan gaya bercerita Kak Hamalem. Sebenarnya nama Kak Hamalem sudah nggak asing di telingaku karena salah satu teman bookstaku ada yang selalu membahas tentang Kak Hamalem. Hingga novel ini terbit, akhirnya aku penasaran dan aku bersyukur akhirnya keputusan membawa pulang Ullie versi novel adalah keputusan yang tepat.
Novel yang memiliki cover simple, tapi menggambarkan judul serta apa yang dialami oleh tokoh utama perempuannya ini berhasil bikin aku terhibur. Setelah penat dengan pekerjaan yang tiada habisnya, membaca kisah Ullie adalah pilihan yang tepat karena bikin tertawa puas lantaran tingkah para tokohnya. Baca kisah Ullie tuh 60% dibikin ketawa, 25% dibuat baper dan 15% dibikin gedeg.
Konflik yang dihadirkan dalam novel ini termasuk ringan menurutku, seputar kehidupan masyarakat urban yang nggak luput dari pekerjaan, keluarga dan percintaan. Aku suka dengan cara Kak Hamalem mengeksekusi setiap konflik yang ada dalam novel ini. Ditambah cara menyelesaikan masalah-masalah yang ada pun bener-bener ngajak aku untuk emosi dulu lalu dibuat lega karena pilihan yang diambil Kak Hamalem. Bahkan, nggak ada satu konflik pun yang nggak terselesaikan.
Novel metropop satu ini memiliki alur maju, fast paced dan tentunya page turner. Aku nggak membutuhkan waktu yang lama untuk menyelesaikan baca novel yang super seru ini. Aku suka penggunaan bahasa yang dipilih untuk novel ini, santai dan nggak terkesan kaku. Bahkan, terasa sangat dekat dengan kehidupanku sehari-hari, gimana nggak? Kalo Kak Hamalem juga menyelipkan bahasa Surabayaan. Sebagai warga Jawa Timur humor-humor khas Surabaya yang dihadirkan sudah nggak asing ditelingaku.
Nggak hanya menyelipkan bahasa Jawa Timur khas Suroboyoan, tapi juga Bahasa Prancis yang tentunya dilengkapi dengan footnote agar pembaca yang nggak menguasai bahasa tersebut juga paham dan nggak perlu pusing-pusing search di google.
Latar utama novel ini sebagian besar di Surabaya dan beberapa persen sedikitnya di Paris. Aku suka setiap setting tempat di novel ini dijelaskan begitu detail. Vibes Surabaya dan Parisnya berasa sekali, aku seperti diajak untuk jalan-jalan ke tempat-tempat yang dijadikan setting lokasi atau tempat-tempat yang dikunjungi para tokohnya.
Bukan hanya setting tempat aja yang dijelaskan dengan detail, pengenalan para tokohnya pun detail, tapi dikenalkan dengan cara yang enak dan nggak ada kesan ditumpahkan sekaligus atau seperti membaca biodata.
Karakter setiap tokohnya itu khas, jadi aku nggak dibuat bingung mengenali mereka satu-persatu, meski tokoh dalam novel ini nggak sedikit. Tokoh Utama dan tokoh pendukung di novel ini punya porsi yang pas, nggak ada kesan tokoh tempelan karena semuanya punya peran penting dalam membangun chemistry dan cerita.
Tokoh yang kusuka jelas si Ullie, dia ini meski anaknya ceroboh, tapi aku suka Ullie itu karena dia lucu, tingkahya itu alami sekali, sopan dan pintar. Aku paling suka pas Ullie lagi ngomong bahasa Prancis dan kalo lagi misuh pakai bahasa Jawa. Ullie ini blasteran, sering dipanggil bule sama temen kampusnya.
Benni, teman se-departemen sama Ullie. Dia ini orangnya asyik banget. Aku suka dengan tingkahnya yang kalo dia gerak aja menurutku udah lucu dan berhasil bikin aku ngakak, tapi dia juga sosok teman yang supportif dan peduli. Bahkan, dia juga sering bantu Ullie menyelesaikan masalah yang ada. Aku pengen banget ketemu sama si Benni ini rasanya, keknya bakalan seru banget kalo sama Benni.
Patrice. Selain Benni, ada juga Patrice yang orangnya juga asyik untuk diajak berteman. Patrice juga tipe karyawan senior yang baik ke karyawan junior.
Mia. Bestienya Ullie. Sekarang lagi sibuk koas. Dia juga tinggal serumah sama Ullie. Yang bikin aku suka sama Mia tuh dia anaknya baik banget, pengertian dan setulus itu temenan sama Ullie.
Andrea. Asisten Fabian dan juga mentor Ullie di kantor. Orangnya menyeramkan karena Andrea ini bener-bener dispilin parah.
Fabian. Kalo di kantor beneran nyeremin parah, tapi otaknya pinter banget. Beda lagi kalo udah bucin, bikin kakiku jadi jelly pas baca scene Fabian yang romantis ke pasangannya. Aku suka dengan perkembangan Fabian yang diawal jadi boss nyebelin, menjadi sedikit melunak.
Cici Gie. Dia tumbuh besar bareng Fabian, udah kayak adik kandung si Fabian. Tingkahnya memang udah kayak pasangan Fabian, tapi Cici Gie ini baiknya gak ketulungan. Aku suka perubahan sifat dan sikap yang dialami oleh Cici Gie.
Tania. Sepupu Fabian dan Kakaknya Aldo. Dia sepupu yang best banget menurutku. Sepupu yang bisa ngertiin apa yang buat saudaranya bahagia.
Mas Anton, Kakak Ullie. Meski katanya serem kalo marah, tapi dia ini sosok kakak laki-laki yang sayang banget ke Ullie. Ah, rasanya pengen jadi adeknya Mas Anton.
Tokoh yang bikin aku gedeg itu tentu saja Aldo. Gimana nggak? tingkahnya itu udah kelewatan batas. Meski masih muda, tapi apa yang sudah dia lakukan menimbulkan konflik yang bikin perasaanku sakit. Obsesinya untuk mendapatkan apa yang dia mau itu bikin aku gedeg parah ke anak satu ini, awalnya kukira baik, nyatanya minta dislepet.
Interaksi para tokoh dalam novel ini pun nggak luput menarik perhatianku. Interaksi Ullie dan Mia, duo bestie ini udah kayak saudara aja. Interaksi Ullie dengan Fabian itu berhasil bikin aku ngakak karena Fabian tipe boss nyebelin dan Ullie karyawan yang ceroboh. Interaksi Ullie dengan pasangannya pun berhasil bikin aku baper parah, sampai aku dalam hati bilang betapa beruntungnya Ullie jadi perempuan.
Interaksi Ullie dengan Mas Anton dan Mamanya itu bener-bener bikin adem banget, meski mungkin nggak sekaya keluarga Fabian, tapi keluarga Ullie nggak bisa diremehkan. Interaksi Ullie dengan Benni dan Patrice ini asli pecah banget, punya temen sekantor kayak mereka itu salah satu keberuntungan. Dan Interaksi Ullie dengan calon mertuanya juga nggak kalah bikin aku iri banget.
Novel Hei, Intern! menggambarkan bagaimana kehidupan orang kaya yang suka melakukan perjodohan hanya demi kepentingan bisnis. Menggambarkan dampak yang ditimbulkan bila memutuskan perjodohan yang sudah dilakukan. Menggambarkan suasana kerja di kantor sebagai anak magang. Menggambarkan tugas dan pekerjaan seorang asisten direktur. Menggambarkan gimana sibuknya magang sambil menyelesaikan skripsi, serta menggambarkan kalo meski sudah dewasa, kita selalu punya sisi kekanakan.
Novel bergenre romance comedy satu ini diceritakan dari POV orang ketiga serbatahu, sehingga membuatku lebih mengetahui segala hal dari berbagai perspektif dan lebih bisa ikut merasakan apa yang dirasakan oleh tiap tokoh di novel ini. Aku suka humor yang dihadirkan oleh Kak Hamalem dalam novel ini karena menurutku comedynya beneran real comedy, alami dan nggak ada kesan dibuat-buat atau dipaksakan lucu. Romance dalam novel ini pun bukan termasuk romance yang bikin cringe.
Banyak scene yang aku suka dari novel ini, tapi ada beberapa scene yang ngena banget di hatiku. Salah satunya pas waktu Ullie ketemu lagi sama Papanya. Berhasil bikin aku terhanyut dan nggak sadar sampai menitikkan air mata. Ikutan terharu dengan pertemuan ayah dan anak setelah sekian lama.
Ada scene di mana si Benni selalu menjadi saksi dari pertengkaran Fabian dengan pasangannya. Si Benni dibuat canggung dan juga bingung harus bagaimana. Dan scene di mana Benni mergoki Ullie lagi mesra sama pasangannya.
Mengikuti kisah Ullie tuh seperti quotes yang ada di halaman depan novel ini, banyak gelak tawa dengan penuh cinta. Jadi, selama baca novel ini, gelas emosi bahagia dan gelas cintaku terisi penuh. Novel yang sangat berpotensi untuk kure-read karena kisahnya memorable sekali buatku.
Saking serunya ngikuti kisah Ullie dan bahkan nggak sadar udah ada di penghujung cerita, rasanya nggak rela untuk berpisah dengan Ullie dan kawan-kawan. Bahkan, ada rasa aku butuh extra part dari novel ini.
Dari novel Hei, Intern! aku belajar banyak hal, seperti belajar bertanggung jawab, belajar professional dalam bekerja, belajar untuk nggak memaksakan sesuatu dengan menghalalkan berbagai cara, belajar untuk nggak memaksakan sesuatu yang mungkin berpotensi bikin anak atau saudara nggak bahagia, belajar untuk nggak memandang seseorang dari status sosial, belajar untuk mengonfirmasi suatu kabar atau informasi yang kita dapatkan agar tidak menimbulkan berita negatif atau persepsi yang buruk karena nggak selamanya apa yang dikatakan oleh orang lain itu benar dan sesuai fakta, belajar tentang komitmen dalam suatu hubungan, belajar untuk menyelesaikan masalah yang datang lebih dulu dibandingkan mengedepankan ego dan amarah, serta masih banyak lagi pelajaran hidup dari novel ini yang bisa kuterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Aku suka dengan layout novel ini karena khas novel lini metropop dari penerbit GPU, suka juga dengan pemilihan font serta ukuran yang digunakan untuk isi ceritanya yang menurutku pas dan nggak bikin mataku sakit saat baca kisah Ullie.
Aku rekomendasikan novel ini buat yang suka baca novel metropop, buat yang suka baca novel genre romcom, buat yang lagi penat dan butuh novel yang bisa menghibur serta page turner.
KALIAN BUTUH ASUPAN BUKU YANG BIKIN NGAKAK DAN BIKIN MOOD JADI BAIK LAGI. BUKU INI SALAH SATU JAWABANNYA. DAN AKU DENGAN KEYAKINAN BULAT KASIH BINTANG PENUH UNTUK BUKU INI ⭐⭐⭐⭐⭐
Fyi, ini buku pertama dari Kak Hamalem yang aku baca. Dan aku langsung jatuh suka sama style nulisnya kak Hamalem. Ketika baca blurb buku ini, aku nggak nyangka isinya bakalan sekonyol dan sekocak ini🤣🤣. So, suprising for me.
Coba deh kalian bayangin, anak buah mana yang bisa-bisanya kasih Pertamax Turbo ke bosnya yang lagi kesedak? Cuma Ullie deh yang lakuin hal sekonyol itu ke Fabian, bosnya 🤣. Untung aja Fabian nggak keracunan.
Jadi, buku komedi romantis ini sukses bikin aku ketawa ngakak sampe mau guling" di kasur.🤣. Sesuai dengan pesan kak Hamalem di bukunya buku ini sukses menghibur aku yang lagi pusing dengan RL. Very moodbooster dan Page Turner. Kalian pecinta romance office+ komedi pasti suka dengan buku ini.
Oke, jadi buku ini tuh menceritakan lika-liku magangnya Ullie, cewek blasteran keturunan Perancis dan Jawa yang lagi magang di Tech Corporation, perusahaan multinasional. Kemampuannya berbahasa Perancis, jadi nilai plus untuknya, sehingga diterima magang disana. Demi tujuan paling mulianya yaitu beli Bettles dan dapetin gelar sarjana.
Hidup Ullie yang adem ayem berubah 180 derajat, ketika Andrea, mentornya selama magang sakit (fyi, Andrea ini rada galak). Alhasil Ullie dihibahkan tugas" Andrea (oh ya, Andrea ini asistennya Fabian) bersama dengan Benny, tapi kok tugasnya Ullie udah kayak asisten merangkap ART buat Fabian, dari mengantar bajunya ke penatu, jadi sopir pengganti, mengatur jadwal, masak, dll.
Sekedar info, Fabian ini adalah tipe bos yang SENANG MENYUSAHKAN ANAK BUAHNYA. Bisa-bisanya dia menyuruh Ullie mentranslate dokumen bahasa Perancis sebanyak 200 halaman. Belum lagi perintah" lainnya yang bikin Ullie harus memperpanjang dan memperluas urat sabarnya. Ullie juga punya panggilan sayang ke Fabian sebagai bosnya yaitu " Bos Pulu-Pulu". Asli aku pas baca ini, ngakak walaupun aku nggak tahu Pulu-Pulu itu apa. Dan tambah ngakak pas dikasih tahu asal usul Ullie kasih julukan itu ke Fabian🤣.
LUCU+ GEMESHH baca buku ini, apalagi pas baca interaksi Ullie dan Bian yang konyol dan kocak. Bian yang sifatnya cool, selalu berusaha menjaga wibawanya sebagai bos di hadapan Ullie. Tapi Ullie dengan tingkah konyolnya bikin Bian nggak tahan untuk nggak senyum. Apalagi, Ullie kalo udah ngantuk, ngomongnya bakalan ngelantur dan nggak sadar ngomong yang aneh" sama Bian.
Semua tambah rumit ketika Fabian, meminta Ullie buat jadi pacar pura-puranya. Ullie pengen nolak dong? Tapi ia lemah dengan kartu kredit unlimited yang ditawarin Fabian untuk belanja apapun yang Ullie butuhin (pas banget Ullie lagi butuh printer baru). Jadinya ia menuruti perintah bosnya. Akibatnya Ullie dikenalkan ke keluarga besar Fabian yang kaya pake banget. Mamanya Fabian juga suka banget sama Ullie (efek bahagia karna anak cowoknya bawa pulang calon mantu ke rumah).
Oh ya, ada juga Mia, teman serumah Ullie yang lagi koas sekarang. Yang sepertinya udah hafal dengan tingkah ajaib sohibnya. Aku ngakak pas baca cerita Ullie yang meminjam parfum Mia (bukan minjam sih tapi minta) tapi semprot tuh parfum nggak tanggung". Sampe Mia suruh minum aja tuh parfum 🤣. (Mia ini orangnya rada nge-gas apalagi kalo udah emosi sama orang).
Ullie ini karakternya emang konyol ke siapapun. Bahkan ke bos-nya sendiri. Aku suka heran dan geleng-geleng sendiri kalau bayangin tingkah Ullie. Tapi disitulah letak lucunya (ya mungkin karna ini juga Fabian jadi suka. Bener nggak nih Bos Fabian?)
Yang paling sembrono udah pasti pas Ullie mabuk di klub dan ketemu Fabian, dan Fabian bukan hanya harus gendong Ullie tapi juga pasrah kena muntahan Ullie. Gimana Ullie nggak mikir kalo dia bakal dipecat. Tapi, Fabian nggak sejahat itu lah buat mecat Ullie, secara dia udah nyaman sama anak buahnya ini.
Fase berantem baikan, sering Fabian dan Ullie alami, udah kayak orang pacaran aja ya...padahal belum. Ullie juga batal resign walaupun awalnya keinginannya udah bulat tapi tiba-tiba berubah jadi setengah bulat😅 saat menerima gaji yang jumlahnya fantastis dan mutusin bertahan sampe Andrea balik.
Selain cerita konyol dan kocaknya Ullie, ada juga cerita mellow tentang Ullie, yaitu tentang Papa kandungnya yang diam" ia rindukan tapi ternyata udah bahagia dengan keluarga baru. Ia tahu fakta itu ketika pergi menemani Fabian ke Paris. Dan Fabian paham dengan suasana hati Ullie dan nggak ragu untuk memapah sambil merengkuh Ullie. Wahh so sweet bangett..aku gregetan kapan sih Bian mau bilang dia suka sama Ullie. Aku gregetan lho Pak Fabian.
Kocak sama Benni, yang terpaksa harus ngitung jumlah marmer di lantai lobi 🤣hotel di Paris, karna mendengar perdebatan Ullie dan Fabian yang sama" nggak mau ngalah, dengan topik tingkat tinggi yang bisa jadi bahan oleh-olej Benny untuk Patrice, rekan kerja mereka di kantor.
Akhirnya setelah melalui perang dan proses memaafkan, mereka berdua Official. Tapi, masih ada aja godaan di hubungan mereka. Tapi beruntungnya ada Benni si penasehat Cinta terbijakk walaupun suka marah". (Oh ya, ada kejadian nggak terduga waktu di Paris 😚 tapi tentunya dengan eksekusi yang sangat WOW dari Ullie🤣)
Nah salah satu masalah muncul dari adik sepupu Bian, Aldo yang sukses bikin hubungan mereka berdua perang dingin. Karna dia juga suka sama Ullie. Aldo ini masih childish banget sih, aku ngakak sama hukuman yang Aldo terima dari Ullie. Ullie ini emang kreatif kalo ngerjain orang. Ketularan Fabian nih kayaknya.
Office romance udah pasti nggak boleh ya dalam satu kantor, jadi Ullie dan Fabian harus berkorban nih siapa yang harus resign, tapi di satu sisi Ullie sedang dipromosikan oleh Andrea karna kinerjanya, mulai deh Ullie gundah gulana.
Selain masalah percintaan, buku ini juga membahas tentang keluarga, yaitu Ullie yang berdamai dengan masa lalunya dan menerima perpisahan Papa dan Mamanya. Ullie juga berhasil meluruskan kesalahpahaman dia dan papa kandungnya. Apalagi Mama dan Anton abangnya super sayang sama Ullie biarpun mereka nggak sekandung.
Perjodohan yg dilatarbelakangi bisnis juga dibahas di buku ini, antara Fabian dan Gie untuk menyelamatkan perusahaan. Awalnya aku kira karakter Gie bakal nyebelin tapi ternyata nggak. Kesimpulannya, nggak ada karakter yang bikin sebel di buku ini, kalo Aldo aku masih maklumin karna dia masih ABG.
Oh tentu aja, sampe ke mendekati ending buku. Kekonyolan Ullie masih ada🤣. Untung aja Ullie dilamar sama Fabian yang banyak duitt dan Fabian udah sangat paham tingkah laku pacarnya yang rada random😅. Jadi, kejadian itu bukan masalah besar buat Fabian.
Kekurangan buku ini, halamannya aja sih yang kurang tebel 😅, soalnya ceritanya bikin nagih. Kalo buku nagih, pasti nggak rela kalo udah sampe di halaman terakhir. Aku masih mau baca kekonyolan dan kecerobohan Ullie nih. Nggak kebayang kehidupan rumah tangga mereka berdua nanti.
Akhir kata terimakasih Ullie, Fabian, Benny, Mia, Anton, tim di Divisi R&D Tech Corporation, anggota basecamp Galang dan tokoh-tokoh lain yang nggak bisa disebutkan namanya satu per satu karena sudah menghibur hariku. Terimakasih banyak juga Kak Hamalem sudah menulis buku ini.
"Ullie... Selama kita punya keinginan untuk tetap bersama, kita akan tetap sama-sama belajar untuk berkompromi. Seumur hidup itu waktu yang cukup lama, kan?"
Huaaaa.... 😆😆 Refleks ikutan senyum... 🤭 Bacaan yang comfort banget buat dibaca. 🫶🫶
💻📑💼📌💕
Ini buku genre metropop + romcom. Jadi ya udah lah pasti enjoy banget baca bukunya. Dan benaran kebukti banget di aku deh. Aku suka mengikuti cerita Fabian dan Ullie. Beberapa kali aku dibuat ketawa dan senyum. 😍😍
Cerita yang diangkat juga masih fresh buat dibaca. Bacaan super ringan. Apalagi buat pencinta buku yang emang suka ceritanya berlatar tempat office gitu + bumbu konflik percintaan di dalamnya yang gak berat buat dicerna.
Rate usia: 17+ 💻📑💼📌💕
So, buku ini bakal menceritakan kehidupan Ullie-- seorang cewek setengah bule yang berdarah prancis menjadi anak magang, juga nyambi sebagai mahasiswi jurusan sastra jawa yang sedang struggle bimbingan skripsian.
Btw, karakter Ullie ini mungkin ada yang ngerasa relate kali ya. Dia bukan anak yang ambis banget gitu orangnya. Meski termasuk dari keluarga berkecukupan, cita-citanya sederhana banget. Dia pengen punya Bentley atas namanya sendiri sebelum 30 tahun.
Yang relate itu mungkin dimana Ullie sempat juga ada di posisi keinginan berhenti kuliah karna udah jadi mahasiswa lima tahun tapi belum lulus. Cuma balik lagi, kita mesti harus menyelesaikan apa yang udah kita mulai dong. Karna sayang banget kan berhenti di ujung jalan apalagi mengingat waktu dan uang yang udah dikeluarkan selama kuliah. So, apa pun yang terjadi, jangan nyerah, Ullie! 🫶🏻
Nah, sembari mengumpulkan semangat skripsian itu, Ullie juga harus menghadapi kehidupan kantornya yang cukup menguras waktu, emosi dan tenaganya.
Dimana ia menjadi asisten dari direktur bernama Fabian yang punya track record galak dan gak segan-segan paling sering mecat karyawannya. Belum lagi berbagai penindasan yang dilakukan oleh Fabian yang membuat Ullie mesti punya upaya sendiri menenangkan dirinya setiap hari. Maka, gak heran Ullie jadi benci banget sama bosnya itu.
Hingga suatu hari, Ullie dibuat bimbang dengan tawaran ide absrud yang datang dari Fabian untuk memintanya jadi pacar pura-pura dengan iming-iming tambahan bonus menggiurkan. Wahhh kagak tau, ini kenapa tiba-tiba bosnya yang galak malah punya ide aneh kayak gitu? Boro-boro halu jadi pacar si bos galak. Orang di dekatnya aja merasa tertekan. 🙈🙈
Nah, gimana kisah keseruan mereka selengkapnya? Mari baca aja bukunya!
💻📑💼📌💕 Dari segi penokohan, karakter yang disajikan dalam buku ini udah cukup kuat. Kepribadian dari sosok Fabian sebagai bos galak, awal-awalnya kerasa banget bikin kita kalau jadi karyawannya ngerasa terintimidasi. Ngebayangi kalau di posisi Ullie, ya wajar sih takut-takut gitu. Secara nih bos terkenal galak dan gosip tentang ke-killer-annya udah jadi sarapan hangat anak-anak karyawan lainnya. Kebayang kan atmosfernya gimana dekat sama tuh bos? 🙈🙈
Apalagi pas bagian adegan Fabian nanya, "kamu siapa?" di waktu Ullie mau ketemu dan berurusan sama dia pertama kalinya. Padahal posisinya, Ullie sendiri tuh udah ngerasa cukup lama ngantor di tempat itu, walaupun sebelumnya gak berurusan langsung sama Fabian ini. Tersentak dikit aja gitu dapat pertanyaan itu. Tapi di sisi lain, gak terlalu kaget juga kalau bosnya itu gak tau dia siapa.
Nah, di aku, part cerita itu aku suka banget melihat bagaimana penulis berhasil mengeksekusi interaksi Ullie dan Fabian dengan gambaran senatural mungkin antara anak magang dan pimpinan kantor dengan kesan takut, segan, dan canggung pada umumnya. Kayak kita sendiri pun sebetulnya di posisi Ullie pernah ngerasain itu.
Maksudku, penggambaran suasana dan karakter tokohnya itu dapat banget feelnya. Mudah dibayangkan. Dan secara bahasa pun, ini mah enjoy banget dibaca. Soalnya genrenya romcom, jadi pasti ada pembawaan cerita yang bikin ketawa gitu.
Secara perkembangan konfliknya, ini tuh ringan. Gak berat. Meski ada bumbu triangle love trope-nya juga.
Tapi, berhasil bikin kita gemas sendiri sama konflik ceritanya dan melihat gimana cara Ullie dan Fabian menghadapinya.
Sebetulnya di buku ini, juga ada menyelipkan adegan cukup haru dan pembelajaran dari part cerita keluarga Ullie maupun keluarga Fabian. Nah gimana-gimananya mari baca aja bukunya. Pokoknya, siap-siap aja dibuat ketawa dan melting sama tingkah mereka. 😂
"𝒀𝒐𝒖 𝒏𝒆𝒆𝒅 𝒕𝒐 𝒅𝒐 𝒔𝒐𝒎𝒆𝒕𝒉𝒊𝒏𝒈 𝒃𝒆𝒇𝒐𝒓𝒆 𝒔𝒉𝒆 𝒈𝒊𝒗𝒆𝒔 𝒖𝒑 𝒐𝒏 𝒚𝒐𝒖" ++++ Buku ini cocok banget dibaca kalau pas kamu lagi ngerasa capek atau lelah sama keadaan sekitarmu. Karena bakalan bikin kamu ngakak dan sakit perut gara" tingkah lakunya Ullie ----- Ullie adalah seorang karyawan magang di sebuah perusahaan R&D yang bertugas sebagai penerjemah Bahasa Perancis untuk bosnya. Seorang gadis keturunan Jawa-Perancis yang kuliah dengan jurusan sastra Jawa . Sangat bertolak belakang dengan pekerjaannya saat ini.
Kehidupan Ullie sudah cukup rumit, tapi tambah rumit lagi karena tiba tiba ia diminta untuk menjadi Asisten sementara dari Bos yang biasa ia sebut dengan "Bos Pulu-Pulu". Lebih tepatnya bukan sprti asisten pada umumnya, tapi lebih seperti asisten rumah tangga. Mulai dari mengurus laundry, masakin makanan dll.
Kegilaan itu masih belum selesai juga, Fabian selaku bos Ullie tiba tiba memintanya untuk jadi pacar bohongannya. Yang awalnya ia tolak, tp kalau urusannya dengan uang, Ullie tak pernah bisa menolak . Karena ini semua demi memenuhi tujuannya membeli "Bentley".
Lantas bagaimanakah kelanjutan kisah antara Ullie si random dan Fabian si bos pulu pulu? ---- Keseluruhan ceritanya kocak banget . Tingkah laku Ullie yang suka banget tidur di sembarang tempat, cara ngomongnya yang ceplas ceplos, bahkan kelakuannya pun absurd banget.
Ada beberapa adegan yang menurutku bener" lucu . Pas Ullie ga sengaja kasih pertamax ke Fabian, pas lagi panas panasnya malah si Ullie ketiduran, atau pas mereka lagi telfonan dan Ullie malah ketiduran. Ini adegan" yang beneran bikin aku ngakak ngik ngik 🤭🤭🤭
Fabian nih awalnya nyebelin, dia suka banget panggilin Ullie pakai pengeras suara, sampai berkali kali pula . Bahkan tujuan dia manggil Ullie pun suka nggak jelas. Tapi lama kelamaan Fabian luluh dengan kelakuan Ullie yang cukup hangat dan peduli dengan Fabian.
Belum lagi interaksi Ullie dan Beni, itu duo maut banget sih mereka. Pokoknya kalau mereka udah ketemu nih isinya ngakak doank, aplg kalau baca logatnya Benni tuh jadi kita yang baca keikut logatnya Benni juga.
Ada lagi tokoh Mia, sahabat Ullie yang beneran Barbar . Selalu peduli banget sama Ullie, bahkan sampe ngurusin masalah yang buat Ullie kebingungan .
Oh iya.. nanti juga akan di jelaskan kenapa sih Ullie nih pengen banget "Bentley"?dan kenapa juga dia bersikeras belajar bahasa Perancis? . Ini cukup heartwarming buatku.
Romancenya juga manis dan bikin gemes . Interaksi mereka yang tidak berlebihan bikin kita yang baca juga nyaman . Ada beberapa adegan yang agak spicy, tapi tidak mengganggu sama sekali. Karena penyampaiannya pun juga sangat pas. Tidak berlebihan.
Narasinya juga rapih, dengan bahasa yang murah di mengerti . Ada beberapa campuran bahasa, Jawa, Inggris dan Perancis, tapi tenang aja, masih ada terjemannya kok di bagian bawah buku. Bahasa inggris yg digunakan pun tidak berat, jadi kita tetap bisa paham. Segitu aja dariku .. semoga kalian yang baca ini juga bakaln ikut senang .
Buku ini bercerita tentang Ullie, seorang mahasiswi semester akhir yang magang di Tech Corporindo sebagai penerjemah bahasa Prancis. Suatu hari, Ullie tiba-tiba ditunjuk menjadi asisten sementara Fabian, si direktur galak yang suka semena-mena di tempat ia bekerja. Ullie yang dongkol banget dengan kelakuan bosnya kemudian bertekad untuk melawan penindasan tersebut. Sampai suatu ketika, Fabian menawarkan ide gila agar Ullie menjadi pacar pura-puranya dengan iming-iming diberi bonus tambahan. Ullie si pencinta uang tentu sangat tergiur dengan tawaran tersebut. Tapi bagaimana caranya agar aktingnya terlihat meyakinkan? sementara Ullie sendiri benci banget dengan Fabian.
Akankah rencana tersebut berjalan mulus, atau Ullie justru terjebak dengan ide gila tersebut?
Buku yang punya latar belakang di Surabaya ini berhasil bikin aku ketawa-ketiwi. Apalagi di dalamanya banyak part yang gak terduga, lucu, ditambah celetukan-celetukan dari Ullie si blasteran Prancis-Jawa. Ceritanya dijelaskan melalui sudut pandang orang ketiga dan menggunakan alur maju yang cukup cepat. Narasi yang digunakan juga nyaman dibaca, serta perpaduan bahasa baku dan non bakunya juga bikin cerita ini jadi page turner banget.
Konfliknya cukup ringan dan menurutku gak ada tokoh yang bikin aku misuh-misuh banget. Meski begitu, konflik di dalam buku ini tetap bisa bikin nyess hati pembaca. Romansa yang disajikan di dalam cerita ini juga gak berlebihan. Tapi di dalam buku ini ada sedikit part spicy-nya, jadi sebaiknya memang dibaca untuk usia 17 tahun ke atas.
Karakter tokoh-tokohnya yang realistis menjadi nilai plus buku ini. Seperti Ullie yang salah ambil jurusan tapi tetap berusaha dijalani, walau akhirnya punya niat berhenti kuliah juga. Beberapa orang pasti juga pernah berada diposisi Ullie. Tapi meskipun begitu, Ullie ini ulet banget dalam bekerja. Tetap berusaha profesional meski punya atasan super galak, sampai dia ngasih julukan bos pulu-pulu ke si Fabian. Selain itu, Ullie juga punya karakter yang kadang konyol sehingga makin menghibur pembaca.
Fabian sendiri digambarkan punya karakter yang galak, tukang ngatur, suka memberi tugas semena-mena kepada bawahannya. Mana waktu pertama kali Ullie masuk ke ruangannya, dia gak kenal dong sama Ullie. Gak tau deh pengen ngakak apa kasian. Padahal Ullie udah takut banget disemprot sama Fabian🤣
Yang membuat cerita ini makin seru karena Ullie punya rekan kerja yang karakternya sebelas-duabelas dengan dia. Kayak Benni, si anak Medan yang kalau ngomong asal jeplak, alias gak disaring dulu. Bagian Ullie dan temen kantornya ini yang memang mendominasi komedi dalam cerita ini. Tapi humornya juga gak sampai membuat porsi romansa maupun yang lain hilang. Jadi menurutku semua dibawakan dengan porsi yang seimbang.
Buku ini juga mengangkat beberapa isu, seperti hubungan persahabatan, keluarga, dan dinamika dunia kantor yang dikemas dengan baik.
Aku sangat merekomendasikan buku ini bagi kalian yang ingin mencari bacaan ringan seputar romance-comedy, fake dating, hate to love. Aslii, bukunya menghibur banget😄
Teman-teman suka cerita seru dan menghibur ? Fix kalian gak boleh lewatin cerita Hei, Intern! Ini 🤩
Elisé Maullie atau Ullie merupakan mahasiswa yg sedang magang di Tech Corporindo. Dia menjadi asisten Fabian-atasannya yg terkenal galak dan suka semena-mena, menggantikan Andrea yg cuti karena sakit. Sebenernya nggak sendirian sih karena dia dibantu Benni rekan kerjanya. Walau gaji Ullie jadi lebih besar dari biasanya, tapi pekerjaanyapun jadi lebih berat. Ullie sampai harus mengurus kebutuhan pribadinya Fabian. Bahkan Ullie diseret Fabian untuk menjadi pacar pura-puranya. Kebayangkan tersiksanya Ullie karena dia benci banget sama Fabian tapi mau nggak mau harus berurusan terus sama Fabian 😂.
Baca cerita ini tuh seru banget, bikin ngakak 😂. Ada aja tingkah Ullie yg bikin geleng-geleng kepala. Bule Jawa belasteran Perancis ini emang hobinya ngelawak dan bikin masalah 😂🤣. Ampuun deeh wkwk. Tapi kalo masalah masak dia jago banget cuuyy. Fabian aja sampe ketagihan sama masakannya Ullie.
Biarpun bos pulu-pulu aka Fabian tuh nyebelin, tapi aku salut banget sama dia. Dia memulai karirnya dari nol tanpa embel-embel keluarganya. Yaah walaupun alhirnya dia harus melanjutkan usaha keluarganya. Terus Fabian tuh sweet bangeett ternyata 😍. Cuma yg bikin kesel Fabian masih friendly banget sama mantan tunanngannya, walaupun kenal dari kecil ttep aja kalo jadi Ullie aku juga bakal overthinking 🤭
Selain menceritakan tentang hubungan Ullie dan Fabian. Dinovel ini juga menceritakan masalah di masing-masing keluarganya. Apalagi keluarga Ullie 🥹 aku terharu banget pas Ullie di Perancis itu 🥹. Jadi nggak cuma bikin ngakak aja ya gaes 🥲
Cerita ini makin seru karena ada teman-teman kerja Ullie, Benni dengan sabdanya juga Patrice dengan gosipnya, klop banget mereka bertiga 😂. Terus Mia juga teman serumah & kuliahnya yg selalu terdepan buat Ullie. Ditambah Aldo yg bikin naik darah. Juga Gie yg ku pikir bakal jadi plot twist 😂🤭. Aku suka sama semua tokoh dan karakternya, porsi mereka disini tuh pas banget.
Hei, intern! Ini ceritanya page turner banget, konfliknya ringan tapi seru abiss. Aku juga suka sama narasi penulisnya. Ceritanya juga paket komplit, nggak cuma bikin ketawa dan gemess tapi ada beberapa part yg bikin kesel dan sedih 🥹 Pokoknya aku suka banget sama ceritanya 🥰 untuk teman-teman yg suka cerita trope office romance atau hate to love, aku sangat merekomendasikan cerita ini untuk dibaca 🫶🏻
Aku kira, aku hanya akan senyum-senyum kegelian aja gitu baca tingkah Ullie, nggak tahunya.. asli ngakak weeeh🤣🤣
Ullie hanya asisten pengganti sementara di kantor tempatnya magang, dan Fabian sebagai bos-nya semakin menambah riwehnya Ullie. Tapi, siapa sangka.. suatu hari Fabian menawarinya untuk jadi pacar pura-pura..
Sudahlah dia nggak suka sama tingkah bossy Fabian, jadi pacar pura-pura pula, BAH!
Buku ini dituturkan dengan narasi yang ringkas. Kalau kubilang malah sangat ringkas. Ini yang memudahkan pembaca untuk bisa menyelesaikan buku ini dalam sekali duduk. Tapi, meski ringkas, di aku sendiri.. maksud & tujuannya sampai. Juga, detail-detail yang digambarkan itu terbayang jelas. Lebih menonjol di dialog, meski begitu, gestur para tokoh juga terlihat.. sehingga nggak jarang, gesturnya itu juga buat ngikik😂 (bisa baca di slide 5🤣)
Buku ini lebih fokus ke kehidupan Ullie sebelum & sesudah menjadi pacar pura-pura Fabian.. jadi, kita nanti akan lihat.. ada hal-hal yg berubah & ada hal-hal yg tetap meski status hubungan mereka berubah.
Perubahannya lebih ke hal-hal yg sifatnya emosional, dan itu cute sekali transisi emosi mereka💛💛 sedang hal yg menetap yaa.. kekonyolan Ullie itu!!😂
Karakter pendukung dlm novel ini, juga muncul dengan porsi yang pas. Dan bagusnya.. mereka dapat porsi lucu juga, tapi tetap dengan karakter masing-masing. Benni yang bocor & mulutnya jahara😂 Patricia yang kepo to the max, dan Andrea yang tegas, tapi tiba-tiba dia ngucap: “Kenapa tatapanmu? Kamu pikir saya tidak laku?” WKWKWK NGAKAK🤣
Yang buat aku suka, penulisnya lihai banget krn konsisten nyisipin komedi ditengah situasi romantis, hot membara(17+) bahkan lagi acara keluarga😂 & semuanya tuh humornya masuk di aku, nggak ada yg garing.
Meski memang, ada beberapa part yg kayaknya mendadak banget perpindahan alurnya.. untungnya masih paham aja & it’s ok.
Konfliknya ringan tapi meski begitu, ada pelajaran penting: bahwa jangan pernah memandang rendah diri sendiri & jangan pernah ragu atas perasaanmu sendiri.. kalau sudah cinta, perjuangkan!
Menanti karya @hamalem_ berikutnya, mood banget baca novelnya💛✨
Gimana ya rasanya kalo kita magang di kantor yang bosnya kek pulu-pulu?🤣
Voila ! Balik lagi sama review ala ala Firly ini. Seperti biasa, akan aku ceritakan pengalaman baca novel sehari kelar ini🤣🫰🏻 Awal kisahnya, ketika Ullie magang di kantor terkenal keren dan bergengsi di Surabaya tapi bosnya pulu-pulu wkwk. Bos Fabian a.k.a Pak Bian. Ullie menyebut bosnya demikian, karena si bos kalo ngomel pake bahasa campuran yang kalo Ullie denger kek lagi di suku pulu-pulu di salah satu episode epik Upin Ipin😭 kebayang kan ? Iya gitu. pulu ! Pulu !🗿
Singkatnya, Ullie menjalani hari-hari sebagai intern dengan banyak tekanan, dan suatu ketika ia ditunjuk untuk menggantikan posisi Bu Andrea sebagai asisten pribadi bosnya. Sebenarnya gak masalah kalo bosnya baik, tapi ini bosnya adalah Fabian—pulu—pulu🤣Gimana nasibnya? Ullie yang setiap hari kena semprot karena ceroboh, kini harus lebih deket sama si bos🤣matilah dia wkwkwk Eittt tapi, ternyata Ullie gak setertekan itu guys. Haha.
Novel ini banyak asbunnya, serius! Kek, asal bunyi tapi bikin aku ngakak🤣 Rekan-rekan kerja Ullie juga sama asbunnya sama Ullie. Gemar misuh-misuh ke bosnya, tapi tak kunjung resign hahahaha🤣 Tapi di suatu momen, Ullie merasakan hal yang berbeda. Kira-kira kenapa guys?🤣
Aku suka banget novel ini, bikin salting, bikin ngakak, misuh-misuh bareng, gemes bareng🤣Pak Bian gak ada niatan buka loker intern lagi? Saya mau dong pak🤪 Novel ini juga diselipi bahasa Prancis dan jowo kenthel khas Suroboyo😂Ullie si Bule jowo😂 Aku yakin, pencinta novel romcom yang tropenya enemy to...ehemmm, pasti sukakkk😂 Novel ini hiburan banget buat aku setelah baca novel yang sedih Mulu yee kan. Ketemulah sama Ullie dan bos Fabian😂
Gimana coba, 300 halaman diselesaikan 1 hari doang? Rekor buat seorang Firly, bookstagram super slow reader ini😂🫰🏻 Thank you untuk novel menghiburnya, kak @hamalem_
Klise. Itu yang ada dipikiran aku waktu pertama kali baca di sinopsisnya. Pura-pura pacaran dengan orang yang dibenci lama kelamaan jatuh cinta beneran. Walaupun begitu perjalanan cerita si Galak yang jadi luluh itulah yang selalu bikin penasaran. Ditambah lagi fakta fisik Ullie itu bule sedangkan Fabian itu Koko-koko, unik banget sih tambah penasaran.
Menurutku komedinya masuk, gak cringe sama sekali. Apalagi karakter Ullie yang bule medok Jawa sama logat Medanny Benni, kocak sih. Bagian favorit pas si Benni yang malah ngitungin ubin sambil nguping Ullie sama Fabian berantem 😂, random banget sih tapi itu yang bikin lucu.
Memang cocok dibaca kalau lagi mumet sama kerjaan, ceritanya ringan ditambah jokes-jokesnya lucu.
Secara keseluruhan aku suka novelnya. Cuman, menurutku alur ceritanya berasa sat set sat set, yang mungkin buat ceritanya kurang berasa suasananya. Kayak pendeskripsian antara Ullie dan Papanya menurutku kurang jelas, jadi aku kurang merasakan kesedihan Ullie ataupun kesenangannya pas ketemu sama papanya. Juga pas keluarga Bian langsung nerima Ullie begitu aja tanpa tau kalau mereka itu pura-pura pacaran sampe akhirnya pacaran beneran, agak sedikit mengecewakan, karna disinopsis awal masalah yang di tunjukin adalah pura-pura pacaran tapi masalahnya selesai begitu aja (karena jadi pacaran beneran) tanpa drama ketahuan keluarganya Bian, agak kurang greget, akhirnya cuman diganti dengan kesalahpahaman sama Aldo.
Dari segi bahasa juga masih kurang menurutku, karena ada kata-kata yang santai banget tiba-tiba jadi baku.
Kesimpulannya, aku bakal baca lagi sih buku dari kak Hamalem diluar kritik yang aku bilang, aku suka jokesnya dan cerita ringannya yang cocok banget nemenin setelah mumet kerja seharian.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Romance nya dapet, comedy nyaaa juga ga receh, eksekusi cerita juga TOP!
"Ciu ya ciu, vodka ya vodka. Ai lovyu ya ai lovyu, tapi jangan membawa luka."
Jujur, ini buku pertama dari penulis yang aku baca, dannn start dr buku ini aku jdi koleksi karya-karya penulis lainnya. Sooo, ayokk kita sambat buku ini dulu.
Buku ini bercerita tentang Ullie yang bekerja di Tech Corporindo sebagai pegawai magang penerjemah Bahasa Prancis. Ullie benci banget dengan bosnya, Fabian karena suka memberikan kerjaan di luar nulur. Sanking keselnya, Ullie memberi julukan Pulu-Pulu ke Fabian.
Ditulis menggunakan POV orang ke-3, ceritanya ringan dan minim konflik. Alur cerita sendiri cukup fast paced dan page turning abis dongg! Aku suka banget dengan kerandom-an Ullie bahkan kecerebohan dia yang buat aku ngakak guling-guling bacanya.
*highlight cerita ini : Fabian yang minum Pertadex karena dikira Fanta sama Ullie donggggg helpppppp🤣🤣🤣🤣
Narasi ceritanya itu cukup natural, ngalir dan asyikkk banget~ terus penyelesain konflik di dalam cerita ini cukup satset bagiku. Tokoh yang buat aku cukup salfok selain kedua tokoh utama itu yaa, sahabat Ullie, si Benni yang selalu terjebak di situasi yang memalukan bersama Ullie dan Bos Pulu Pulu.
Asli sih, di dalam sinii ga ada ga karakter yang ga lucu, bahkan Mia juga kocak banget sumpah! Selain kedua tokoh tsb aku juga cukup salfok sama ci Gie yang coolll tapi tegasnya luar biasaa (aku menantiakn banget ini cerita ci Gie!)
Baca buku inii uplifting mood banget, apalagi dengan trope hate to love dan office romance yang menjadi comfort genre ku, buku iniii HARUS dibaca sihhh!
Seru, kocak, somplak bahkan terharu (sedikit) saat baca ini. OVERALL RECOMMENDED DAAAAHHHH🫶
This entire review has been hidden because of spoilers.
⚠️Yang lagi reading slump, butuh hiburan, wajib banget baca ini✨ INI NOVEL LUCU BANGET😭😭
Bercerita tentang Ullie, blasteran Prancis Indonesia yang sedang magang. Sebagai anak magang, tentu saja Ullie tiap disuruh pasti nurut-nurut aja. Tapi walaupun Ullie nurut, ada aja teguran dari bosnya.
Suatu hari Ullie dapat tugas untuk menjadi asisten Pak Bian. Dari sinilah semua hal lucu dan di luar prediksi BMKG terjadi. Pak Fabian yang perfeksionis, galak, dan dingin, dapat asisten macam Ullie yang korslet sudah pasti menimbulkan banyak huru-hara.
Novel ini menggunakan pov orang ketiga, alurnya cepat dan page turning banget, sehingga baca 300 halaman tidak terasa lama. Dengan trope office romance dan fake dating, novel ini sukses bikin aku ngikik karena beneran lucu banget. Hal paling lucu di novel ini adalah pas Pak Fabian tidak sengaja meminum Pertamax Turbo 😂. Yang lebih membuatku tidak habis pikir dengan kelakuan Ullie adalah Ullie bisa tidur di mana saja dan kapan saja 😭
Tokoh-tokoh di novel ini cukup banyak tapi sama sekali tidak membuat bingung, karena tiap tokohnya mempunyai peran dalam cerita ini. Dialog antar tokohnya diisi dengan berbagai bahasa seperti Bahasa Inggris, Prancis, Jawa, bahkan misuh dalam bahasa jawa juga ada. Tapi jangan khawatir, di bagian bawah halaman terdapat catatan kaki arti dari kalimat-kalimat tersebut.
Selain mengandung unsur romance dan komedi, novel ini juga menghadirkan kisah persahabatan, masalah keluarga, bahkan bagaimana cara orang-orang berdamai dengan masa lalu, yang di beberapa part ceritanya mengandung bawang🥲
Overall, aku SANGAT MEREKOMENDASIKAN novel ini. Apalagi buat kamu yang suka genre romcom kantoran yang ceritanya berawal dari profesional terus jadi personal❤️ kiw kiw
Cerita Ullie dan Bos Pulu-Pulu adalah satu dari sedikit novel yang ketika aku membacanya langsung bisa aku visualisasikan, so.. selama membaca aku serasa nonton drama romcom. Sepanjang membaca gak putus-putus aku tersenyum dengan tingkah Ullie, Pak Bian hebat banget bisa sesabar itu menghadapi Ullie.
Emang ngga salah aku pilih novel ini di tengah kesibukan kerja, ringan, kocak, konfliknya ngga berat, jadi membaca ini beneran santai, sesuai dengan pesan penulis di halaman awal,
"Rehatlah, sejenak, lalu buka buku ini waktu kamu butuh gelak... dengan penuh cinta,"
Pesan penulis terealisasikan, memang aku ngga sampai tergelak, namun otot wajahku jadi pegel senyum mulu, gigi jadi kering nyengir terus.
Untuk teman teman yang sedang cari bacaan ringan ngga bikin emosi jiwa or mikir berat, aku sangat merekomendasi novel ini. Ada 24 bab, jadi satu bab bisa di baca sekali duduk, tapi aku sangsi teman-teman hanya baca satu bab saja, soalnya nagih terus penasaran sama tingkah Ullie selanjutnya apa yang bakal bikin Pak Bian ter-nganga.
Alurnya juga nyaman banget, bagian awal perkenalan tokoh dan kondisi tempat kerja. Selanjutnya masuk lebih dalam lagi tentang keluarga. Ada beberapa part keluarga yang bikin terharu, salah satunya saat Ullie ke Restoran De Bleu bertemu Gerard. Konflik muncul dipertengahan, tapi ngga sampai berlarut-larut. Ngga ada tokoh yang benar-benar jahat, so aman dari emosi yang bikin kepala nyut-nyutan.
Selain pak Bian (tentu saja semua pasti ngefans sama pak Bian, si Ullie aja tuh yang telat sadarnya), aku suka banget karakter Gie, walaupun diawal-awal ( sebenarnya sampai akhir sih..) karakter dia terkesan manja, namun dia tahu kapan harus bersikap bijaksana. Love banget sama Cigi.
"Your existence brought sparks inside me." (Hal. 265)
Ullie, seorang mahasiswa yang sedang menyelesaikan skripsi, magang di salah satu kantor multinasional. Karena satu hal, ia harus menggantikan atasannya untuk menjadi asisten Fabian, direktur di perusahaan itu yang galak dan semena-mena.
Ullie kesal karena sedikit sedikit ia dipanggil, menggunakan pelantang suara pula. Pekerjaan pun menumpuk dengan deadline tidak masuk akal. Namun ia tidak menyerah demi bisa membeli mobil impiannya.
Hingga suatu hari, Fabian meminta bantuannya untuk menjadi pacar pura-pura di hadapan orang tuanya. Awalnya Ullie menolak mentah-mentah, namun imbalan yang sangat menggiurkan membuat dia menerimanya dengan senang hati.
Tapi, masalah sesungguhnya muncul setelah ini...
📢
Termasuk novel yang masuk wishlist terus gak lama aku langsung beli. Banyak yang bilang novel ini lucu, daaaan ternyata benar. Kelakuan Ullie ada-ada aja, untung cantik. 😭
Cerita mengalir banget, bener-bener page turner. Semua narasi dan dialog dituliskan dengan apik, bahkan adegan lucu pun memang berhasil bikin pembaca ketawa. Kalau jadi film pasti pecah sih.
Tema yang diangkat ringan, minim konflik, jadi emang buku yang dibaca untuk bersenang-senang. Setiap tokoh juga punya karakter unik dan kuat. Favoritku Bennie sih, teman Ullie yang gak kalah kocak tapi realistis.
Biasanya aku kurang suka sama tokoh utama yang tajir melintir, apa-apa bisa dibeli sama uang. Tapi, untuk Mas Bian sih pengecualian. Wkwkwk.
Kategorinya 17+ ya karena emang ada part yang agak vulgar. Tapi sedikit sih. Kekurangannya apa ya? Ah, gak ada!
Baca buku ini sukses bikin aku keluar dr mode reading slump. Buku romcom yg bakal aku baca ulang kalau lg suntuk.
Jadi, buku ini bercerita ttg Ullie, blasteran Indonesia-Perancis, yg magang di perusahaan multinasional di bidang teknologi terbarukan bernama Tech Corporindo. Bos di departemen Ullie bernama Fabian, yg gurita bisnis keluarganya ada dimana2. Bisa dibilang, Fabian ini crazy rich, tapi dia lbh memilih utk bekerja di tempat lain. Karena Andrea, asisten Fabian, mendadak terkena flu babi, makanya Ullie dan Beni diangkat menjadi asisten sementara Fabian. Tugas2 yg diberikan oleh Fabian ini beragam, mulai dr yg normal spt menyiapkan berkas utk meeting dan mengatur jadwal, hingga tugas yg random spt nguras akuarium di ruangan Fabian, ngambilin baju di tempat laundry, hingga jd pacar pura2.
Sejauh ini, Hei Intern! adl buku bertema fake dating to lover trope yg paling aku suka. Proses kedekatan mrk tuh mulus, nggak terkesan dibuat2. Menggunakan alur maju bikin buku ini mudah diikuti. Karakter tokohnya jg digambarkan dgn jelas. Yang paling aku suka, ada percakapan bahasa jawa yg bikin latar Surabayanya makin kuat. Mana bahasa jawanya yg bener2 khas suroboyoan lagi. Ada bahasa Batak, Jepang, juga Prancis jg di buku ini, jadi berasa buku ini tuh kaya akan bahasa.Trus yg aku suka jg, porsi romance dan komedinya jg pas. Nggak maksa. Selain ttg konflik Ullie-Bian, konflik keluarga di buku ini jg ngena. Aku suka interaksi keluarga Ullie, jg keluarga Fabian. Oh dan jangan lupakan jg adegan minum pertamax turbo. Itu tuh kocak bgt. Yuk, baca juga, buku ini tuh bakal bikin kamu jatuh cinta.
"Intern!" "Hei, Intern!!!" Panggilan itu kembali terdengar karena Ullie tak kunjung datang. (page 107)
Maullie, atau yang akrab disapa dengan Ullie. Seorang anak magang yang bekerja untuk memenuhi mimpinya, mempunyai Bentley. Kehidupan magang yang awalnya terasa biasa saja menjadi bergejolak saat Ullie diminta untuk menjadi asisten Fabian, direktur galak yang banyak maunya. Meski terpontang panting, Ullie tidak menyerah. Demi uang yang banyak, ia bertahan, meskipun harus bergadang dan kewalahan mengurus kebutuhan sang Bos Pulu-Pulu.
Perjalanan Ullie semakin seperti roller coaster saat Fabian memintanya menjadi pacar pura-pura. Padahal, Ullie benci kuadrat dengan bos nya itu. Ahh lalu bagaimana dong!?
~~~ "Hei, Intern!" adalah novel ringan yang berhasil membawa pembaca ikut merasakan pahit manisnya kehidupan seorang magang. Melalui karakter utama, Ullie, kita diajak masuk ke dalam dunia kerja yang penuh tantangan dan kejutan. Pengalaman demi pengalaman yang dialami Ullie sangat relatable bagi siapa saja yang pernah atau sedang menjalani masa magang. Novel ini berhasil menggambarkan dengan sangat baik.
Selain menghibur, novel ini juga memberikan banyak pelajaran berharga tentang kehidupan kerja. Ullie mengajarkan kita untuk tetap semangat, pantang menyerah, dan terus belajar dari kesalahan.
Beberapa tokoh pendukung memang tidak terlalu dikembangkan, kurang meninggalkan kesan mendalam, namun kisah-kisah dengan karakter pendukung menjadi pelengkap dalam novel ini.
Hei, Intern! aku rekomendasikan untuk teman-teman yang sedang mumet di kantor, yuk kita tiru Ullie, si Intern yang pantang menyerah!
Kalau mau tahu bagaimana rasanya jadi anak magang di suatu perusahaan, please baca novel ini agar gak kaget dengan dunia kerja yang nyata banget, dari mulai meeting dadakan, promosi jabatan, masa percobaan, rapat melulu, aturan karyawan yang tidak boleh dilanggar hingga dapat limpahan tugas dadakan dari senior atau bos yang workaholic di kantor. Walau begitu, isi cerita mengenai seluk-beluk dunia peralihan dari mahasiswa ke pekerja kantor ini beserta dinamikanya juga dibumbui romansa yang tak kalah seru, kisah cinta antara tokoh Ullie dan 'Bos Pulu-Pulu', belum lagi kisah cinta segitiga yang bikin salah paham dan bikin gemes hahaha...
Menurut saya, kekuatan novel ini selain alur cerita dan konflik, juga deskripsi tokoh yang cukup detail sehingga pembaca dapat membayangkan bagaimana tampilan tokoh old money, seperti tokoh pendukung bernama Mariska dan Regina, lewat istilah-istilah fashion yang sesuai dengan karakter dan penokohannya.
Tokoh yang paling menarik tentu tokoh utama, yaitu cewek blasteran Prancis bernama Elise Luvine Maullie alias Ullie. Dia sosok yang ajaib, kuat, tidak mudah ditebak, lucu, ceroboh, bahkan dia punya cita-cita yang beranjak dari kenangan masa lalu, cukup sentimentil, tapi menarik karena jadi mengajak pembaca untuk mengingat lagi cita-cita masa kecil yang belum kesampaian. Tokoh utama ini juga digambarkan cerdas karena dapat mudah beradaptasi dengan lingkungan baru. Terkadang melalui dialog antartokoh, ada saja kejutan bagi pembaca dari jawaban yang diungkap oleh tokoh utama.