Jump to ratings and reviews

Gramedia Writing Project

On Her Wedding Day

Mulanya, rencana pernikahan Klarinita Kalista dengan Jagad Djojoningrat tampak sempurna. Kedua calon mempelai begitu serasi. Jagad pengusaha muda sukses, pewaris bisnis Grup Djojoningrat. Sedangkan Klarin artis muda yang tengah berada di puncak popularitas.

Sayangnya, pernikahan mereka tidak pernah terjadi. Klarin menghilang menjelang acara. Ia ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa, dengan baju pengantin bersimbah darah. Bagai benang merah yang dipilin takdir, semua masa lalu di antara keduanya tiba-tiba hadir dan bergulir. Semua orang di sekeliling Klarin menginginkan kematiannya. Semua orang di dekatnya punya kesempatan.

240 pages, Paperback

Published October 9, 2024

Loading...
Loading...

About the author

Ratna Tiana

2 books1 follower

Ratings & Reviews

What do you think?

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
5 (7%)
4 stars
25 (37%)
3 stars
33 (50%)
2 stars
2 (3%)
1 star
1 (1%)
Displaying 1 - 30 of 31 reviews
Profile Image for Pradnya Paramitha.
Author 22 books478 followers
March 2, 2025
Aktris papan atas, Klarinita Klarista, akan menikah dengan pengusaha kaya raya, Jagad Djojodiningrat. Sebuah pesta pernikahan besar dan mewah disiapkan dalam waktu sebulan. Wartawan sudah datang ke venue acara sejak pagi untuk meliput acara pernikahan idaman itu. Sayangnya, yang mereka liput akhirnya bukan pernikahan Klarin, melainkan berita kematiannya. Klarin dibunuh, dan pembunuhnya jelas orang terdekat. Masalahnya, semua orang terdekat Klarin punya kesempatan, motif, dan kebencian yang cukup besar untuk melenyapkan si artis.

Ini baguuusss!

Sesungguhnya aku nggak punya ekspektasi apa-apa, karena ini kali pertama aku membava karya penulis. Kemudian, bukunya juga "kurang tebal" untuk ukuran genre thriller. Tapi ternyata ini justru bikin alurnya sat set dan terkesan dar der dor.

Ketika baca bab 1, aku sedikit oleng karena banyaknya tokoh yang disebut dalam satu babak. Tapi memang merekalah tokoh-tokih kunci di sini: Klarin, Jagad, Jelita, Klara, Jemima, Kalandaru. Pengantin wanita, pengantin pria, asisten pribadi pengantin pria, adik kandung pengantin wanita, sahabat baik pengantin wanita, asisten pengantin pria.

Alurnya maju mundur cantik tanpa ada penjelasan lebih dulu. Maju mundurnya benar-benar ekstrem dan terkesan acak, tapi anehnya nggak bikin bingung sih. Di bagian interogasi oleh polisi Brama dan Ju itu adegannya agak repetitif, terutama bagian pengenalan diri, tapi masih okelah.

Alurnya sat set wat set, dan ada kejutan kecil-kecil di tiap-tiap alurnya yang bikin cerita ini page turner. Tapi aku bingung ketika polisi berhasil mengidentifikasi pelaku sebenarnya, dibilang alasannya karena ada sidik jadi di benda yang diduga sebagai senjata pembunuhan. Terus kalo itu alasannya, kenapa mereka mengejar yang lain seolah-olah menyatukan informasi-informasi dan mendapatkan keping terakhir yang mengarah ke pelaku? Karena menurutku, itu nggak ada hubungannya.

Oh ya, soal rahasia kecil di akhir itu, kalau aku jadi penulisnya, aku akan memberikan peran X itu kepada tokoh lain, yang lebih dekat dan lebih polos, agar lebih sesuai dengan konsepnya: bahwa si korban dikelilingi oleh kepalsuan. Menurutku ada yang lebih cocok dengan kriteria "palsu" ketimbang tokoh yang dipilih penulis. Hehe


Oh ya, tulisannya rapi sekaliiii 😭 Serius, rasanya tuh satisfying sekali. Enak banget dibaca, dan seingatku, aku nggak nemu typo sih. Kesimpulannya, aku bakal menunggu buku-buku lain dari penulis.
Profile Image for aynsrtn.
662 reviews28 followers
February 22, 2025
Klarinita Kalista, seorang aktris papan atas, ditemukan bersimbah darah dengan gaun pernikahannya. Hari di mana Klarin seharusnya menjadi seorang istri dari Jagad Djojoningrat, malah berakhir tragis. Dia kehilangan nyawanya di hari pernikahannya.

3.5⭐️

Peringatan pemicu: adegan berdarah-darah, kekerasan, tindakan menyakiti diri sendiri.

Aku suka cara penceritaannya. Terkadang ada dialog yang repetitif, tapi itu sebenarnya untuk melihat kejadian dari setiap sudut pandang. Kalau dibuat film dengan eksekusi yang bagus, pasti keren pas switching pov yang nantinya akan bertemu di satu titik, sungguh ✨️absolute cinema✨️

Novel ini lebih banyak unsur romance "cinta begini" kalau kata lagu tangga daripada thriller dan suspense-nya. Ceritanya lebih ke rumitnya cinta segi empat dan drama kehidupan. Untuk misteri dan thriller-nya so-so. Semua punya motif karena korbannya pretty as f annoying, tapi pas ke reveal pelakunya, nggak terlalu kaget karena udah terlihat sih. Tapi, kasihan aja, korbannya nggak punya seseorang yang tulus sama dia, kecuali [redacted]—yang malah diabaikan oleh sang korban. Coba aja pas D-Day mau diajak pergi, dia nggak akan jadi mayat. Tapi, kalau gini nggak jadi cerita, hehe.

Overall, seru. Tetap bisa diikuti. Kalau mau baca romance yang dikemas dalam bumbu thriller, bisa baca buku ini.
Profile Image for Pauline Destinugrainy.
Author 1 book278 followers
September 24, 2025
Klarinita Kalista, seorang artis terkenal, ditemukan tewas di kamar suite pengantin pada hari pernikahannya dengan Jagad Djojoningrat. Gaun pengantinnya yang berwarna putih bersimbah darah. Brama dan Ju, polisi yang bertugas untuk menangani kasus ini menemukan beberapa orang yang bertemu dengan korban sebelum kejadian.

Jagad, calon suami Klarin, terlihat tenang daripada seharusnya. Tidak nampak kegelisahan sebagai calon pengantin yang kehilangan pasangannya. Dia lebih mengkhawatirkan Jelita, asistennya yang bertugas mengurus segala persiapan pesta pernikahan mereka. Jelita, asisten Jagad, sebenarnya sudah menaruh hati pada Jagad sejak lama. Kabar pernikahan atasannya yang harus dipersiapkannya hanya dalam waktu satu bulan terasa sangat mendadak. Klara, adik sekaligus manajer Klarin, terkejut menemukan kakaknya bersimbah darah. Meski dia pernah berharap sang kakak seharusnya mati saja, namun ketika saat itu tiba, dia juga merasa sangat kehilangan. Ada juga Jemima, rekan Klarin yang diam-diam bersaing dengannya. Selain itu ada Kal, saudara angkat Jagad, yang pernah menjalin hubungan rahasia dengan Klarin.

Alur campuran yang ditampilkan dalam novel ini mengisahkan sosok Klarin dari beberapa sudut pandang. Hampir semua menyebutkan bahwa Klarin bukanlah sosok yang menyenangkan. Beberapa detail dituliskan berulang (repetitif), namun tidak mengganggu jalannya cerita. Karena hampir semua tokoh memiliki permasalahan dengan Klarin, dan penulisannya rapi, pelakunya hampir sulit ditebak. Kisah triller yang menarik untuk sebuah debut dari penulis.

Profile Image for Wardah.
965 reviews174 followers
January 15, 2025
On Her Wedding Day berkisah tentang kematian pengantin wanita di hari pernikahannya. Klarinita Kalista namanya. Setelah Klarin ditemukan tak bernyawa, kisah pun mulai mengalir. Dan semua orang di sekitarnya bisa jadi sang pembunuh. Cek blurb lengkap di slide 2.

Buat novel misteri debut, On Her Wedding Day ini cukup solid. Penulis berhasil mengenalkan satu demi satu karakter lain yang jadi "tersangka". Pembaca juga diajak untuk merangkai hal-hal yang terjadi sebelum Klarin dibunuh.

Sayangnya ini juga yang bikin novelnya jadi terasa repetitive di awal 😔 Karena penulis memasukkan sesi interogasi polisi kepada semua tokoh utama jadi bab-bab terpisah. Iya jadi ini tuh ditulis dengan multi POV yang alurnya bolak balik. Bukan cuma POV calon tersangka, POV korban juga ada. Dan setiap bab interogasi saat ganti POV punya cukup banyak bagian yang sama. Apalagi pas bagian deskripsiin Brama sama Ju dan nyeritain awal kasusnya.

Emang agak repetitive, tapi ini juga yang bikin karakternya terasa kuat. Juga bikin pmbaca bakal penasaran banyak hal. Mulai dari alasan pernikahan Klarin ama Jagad, hubungan tiap karakter yang ada, siapa pelakunya, dan apa motifnya. Kayak ngupas bawang yang berlapis-lapis gitu.

Sayangnya lagi penyelidikan dan penyelesaian kasusnya terlalu sederhana. Karakter Brama sama Ju jadi kayak melempem padahal dikenalkan dengan baik. Bisa dibilang ini tipikal novel misteri pembunuhan yang whodunit ya.

Bukunya sendiri cukup drama. Kasusnya juga. Tapi ya begitulan manusia kan? Plus poin lagi, On Her Wedding Day punya penutup twist yang oke banget! Bukan twist tentang kasusnya, tapi twist tentang ya "manusia" itu sendiri. Buatku sih ketebak ya, tapi tetep jadi penutup yang oke banget 👌

Overall, sebagai karya debut, bukunya recommended buat dibaca. Penulisan dan alur rapi. Karakter juga dikembangkan dengan baik. Yang penting sabar-sabar aja bentar di awal, karena kejutan drama kehidupan manusianya baru muncul di paruh akhir buku.
Profile Image for Harumichi Mizuki.
2,662 reviews78 followers
April 5, 2026
Sakit. Buku ini sakit, sumpah. Jalinan hubungan orang-orang di sekitarnya benar-benar menyakitkan. Ya Tuhan. Emang drama hidup kaum jet set bisa sampai segininya, ya? (Mungkin kapan-kapan aku mau cari buku nonfiksi soal sisi gelap para konglomerat). Membaca jalinan sakit hubungan cinta segiempat antara Kalandaru-Klarin-Jagad-Jelita ini bikin lirik lagu religius ini terus mengalun dalam kepalaku: "Insyaflah waaaahai manusia, jika dirimu bernoda...."

Sumpah, sakit banget. Bukan sakit yang menusuk dan menggoncang nalar seperti di buku-buku iyamisu Jepang dan Korea, tapi ini beneran sakit 😭

Aku suka banget dengan cara penulis yang memasukkan info dengan perlahan dengan cara yang sangat terstruktur dan rapi. Makanya aku bisa maraton buku ini cepet banget. Sejujurnya aku sampai bertanya-tanya kenapa cerita sebagus ini "cuma" dapat Harapan Kedua.

Cerita ini udah rapi banget sebenarnya. Ketika akhirnya tersangkanya beneran mengerucut jadi dua, penulis melakukan tipuan yang membuat seolah si A memang beneran pembunuh Klarin. Ternyata enggak. Namun, belokan plot ini terlalu tiba-tiba, kurang mulus. Penyelidikannya dikasih shortcut dengan, "Sidik jari Anda ada di senjata yang diduga adalah senjata pembunuhan". Jadi laporan forensik kayaknya menyelesaikan segalanya? Tapi masalahnya penyelidikan dalam plot nggak mengacu pada senjata pembunuhan sama sekali. Penyelidikannya malah mengarah ke botol obat tidur. Jadi keki juga kan, plot menuju petunjuk yang salah malah dibuat lebih rapi dan detail, sedangkan jawaban dari teka-teki yang sebenarnya malah nggak terlalu di-foreshadow.

Ada lagi yang bikin aku nggak puas. Kenapa Kalandaru bisa jatuh cinta sedalam itu sama Klarin? Cuma karena Klarin sangat cantik? Padahal, kelakuannya Klarin ini brengsek banget, loh. Ketertarikan karena fisik bisa berujung ke perasaan sedalam itu?

Terus apa lagi ya... Hmm... Aku lebih terhanyut sama cerita hidup para tersangkanya daripada karakter Brama dan Juhandi sebagai detektif. Gimana ya, Brama ini jeli dan karakterisasinya juga masuk akal, tapi kepribadiannya kurang diekspos sehingga rasanya dia cuma jadi sekadar kamera yang membuntuti jejak pelaku. Kurang bernyawa. Kurang ikonis.

Lalu kelebihan Jelita dibanding pelamar posisi sekretaris lainnya juga kurang diekspos. Kenapa justru dia yang diterima padahal gerak-geriknya saat wawancara justru yang paling kurang pede daripada kandidat lain. Karena resume-nya lebih bagus? Memang sebagus apa? Masa iya dia diterima cuma karena Jagad suka sama cewek yang kayaknya bisa dia dominasi? Alasan jatuh cinta itu aneh, ya?

Jadi kurasa mungkin karena itu buku ini nggak masuk tiga besar. Duh eman, padahal buku ini penuh potensi. Namun, aku menaruh harapan besar pada penulisnya. Membaca ucapan terima kasihnya, sepertinya aksi Brama dan Iptu Juhandi ini akan jadi serial. Dia menyebut-nyebut karya lainnya yang ada di GWP: "Hai, Aphrodite Harus Mati". Moga suatu saat aku bisa baca cerita Brama dan Juhandi lagi, deh. Ini Brama jadi cerai sama Elsie memangnya? Waaaaa....
Profile Image for sesamesyrup.
58 reviews
April 23, 2025
⭐ 3/5

Mengikuti cerita tentang seorang aktris terkenal bernama Klarinita "Klarin" Kalista yang terbunuh di hari pernikahannya. Pertanyaannya, siapa pelakunya & kenapa semua orang di sekelilingnya ingin dia mati? Cerita di novel ini menyoroti 5 tokoh yang bisa dibilang dekat & akhir-akhir ini banyak berinteraksi dengan Klarin terutama sejak kedekatannya & menjelang pernikahannya (yang mendadak & gagal) dengan Jagad, seorang pengusaha sukses. Mereka semua dicurigai karena mereka-lah orang terakhir yang sempat bertemu dengan Klarin sesaat sebelum kematiannya.

Novel ini punya alur yang fast-paced, penyelidikan pembunuhannya sat set, malah sebenernya cenderung terburu-buru. Dua polisi yang menangani kasus itu juga cukup banyak disorot, sisanya ngga keliatan entah kemana, cuma pas di TKP aja dijelasin kalo para polisi & tenaga medis dateng, sisanya ada orang dari forensik. Di novel ini juga banyak banget pengulangan adegan dari beberapa POV tokohnya, baik dari masa lalu maupun masa sekarang. Sebenernya ngga masalah sama sekali kalo menampilkan adegan dari beberapa POV, tapi disini pengulangan adegannya cenderung berlebihan, bisa berkali-kali bahkan percakapan-percakapan yang sama beberapa kali muncul lagi. Singkatnya, informasi yang ada di halaman selanjutnya kadang udah dibahas sebelumnya alias itu-itu lagi, padahal pembaca ingin segera tau kemajuan ceritanya. Jadi sebenernya novel ini bisa lebih ringkas ceritanya kalo ngga banyak pengulangan adegan & percakapan.



Terakhir, tata bahasanya terutama di bagian percakapan terkesan terlalu kaku & formal, but it's ok. Overall dari cerita di novel ini, diriku pribadi suka sama konsep & tema ceritanya.
Profile Image for Rihazizah.
80 reviews6 followers
February 21, 2025
Aku kurang suka dg ungkapan indah mendayu-dayu di novel ini, seperti: "purnama nyaris tergelincir", "mengisap jiwanya hingga terlepas dari raga", "gumpalan luka perlahan-lahan menggenangi sudut matanya", dll. Terasa nggak cocok aja, terasa bertele-tele dan tidak pada tempatnya. Ditambah dialognya yg terkesan kaku membuat keseluruhan narasi dan dialognya jadi kurang smooth. Ini opini pribadi sih ya.
oya, soal nama tokohnya yg mirip2 tuh geregetan bgt di aku. Klarinita Kalista (belibet bgt aku baca ini), Klara, Kal. Sedangkan nama Jagad, Brama, masih sangat oke karena emang beda.

Soal misteri. Ini tuh jenis misteri whodunit, penulis membuat pembaca mencurigai satu per satu tokohnya, ngasih latar belakang yg kuat pada masing2 tokoh utk menjadi tersangka. Di awal, korban diceritakan sbg pribadi yg amat menyebalkan bagi orang2 sekitarnya sehingga pantas dibenci dg sikap arogannya. Tapi ketika penulis memaparkan cara kematian Klarinita dan hidupnya yg dikelilingi dg kepalsuan, aku jadi merasa simpati padanya.

Tapi aku membaca buku dalam waktu 1 hari. Penasaran juga dg misteri siapa yg menjadi pembunuh sebenarnya.

Aku nggak masalah dg pengulangan adegan/ dialog di PoV satu yg diulang di PoV lain karena memang seharusnya begitu. Isokey, wajar sih kalo ini.

Meski jenis pekerjaan para tokohnya terkesan tempelan (bahkan pekerjaan penyidiknya juga), tapi aku suka banget sama epilognya yg terkesan manusiawi. Epilognya adalah bagian paling nendang buatku.
Profile Image for Rossa Imaniar.
224 reviews6 followers
March 29, 2026
“Kau harus mengorbankan sesuatu untuk mendapatkan obsesimu. Termasuk mengorbankan hati nuranimu.

Dalam hal cinta, kita tidak akan pernah bisa berbagi, bukan? ”


3.7/5 🌟 untuk novel ‘On Her Wedding Day’. Novel ini bercerita tentang Klarinita Kalista, yang merupakan artis terkenal, yang akan menikah dengan seorang laki-laki bernama Jagad Djojodiningrat, yang merupakan pengusaha muda sukses, pewaris bisnis dari Group Djojodiningrat.

Sayangnya pernikahan mereka tidak pernah terjadi, karena di hari pernikahannya, Klarin menghilang menjelang acara. Dia ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa dengan baju pengantin bersimbah darah di salah satu kamar suite yang diperuntukkan untuk pengantin. Bisa bayangin nggak, gimana kondisi Klarin saat terbunuh? Aduuh agak ngeri sih ya...

Btw, kalau ditanya apa novel ini bagus, dan tidak memiliki kekurangan? Tentu jawabnya, semua kembali ke selera masing-masing pembaca, dan setiap karya pasti punya kelebihan dan kekurangan tersendiri. Tapi, jika ditanya apa aku menikmati cerita dalam novel ini? Maka aku akan menjawabnya, iya aku cukup menikmatinya.

Novel bergenre thriller: mystery, criminal— ini aku selesaikan dalam sekali duduk. Untuk ukuran novel thriller, novel ini sudah cukup lumayan menurutku. Walau ada beberapa bagian yang kurang mateng, yang harusnya di kuak lebih dalam lagi alias di perjelas lagi, tapi penulis tidak memperjelas hal itu. Jadi di bagian kriminalnya itu kurang berasa kalau menurut aku, kurang detail.

Di sini, penulis lebih menonjolkan motif dari setiap tokoh yang berpotensi menjadi pelaku. Jadi, di setiap bab, ada sesi interogasi dari setiap tokoh yang dianggap berpotensi menjadi pelaku. Dari interogasi, pembaca akan dikasih tahu kilas balik hubungan para tokoh dengan tokoh yang dibunuh.

Semua tokoh terduga, sama-sama memiliki motif yang kuat untuk membunuh, dan mereka adalah orang terdekat korban. Di awal sempet menduga sih, siapa yang membunuh. Tapi setelah baca motif dari beberapa tokoh, aku jadi ragu lagi. Karena semua tokoh yang terlibat berpotensi banget buat jadi pembunuh. Tapi, ternyata dugaanku di awal tepat dong. Cuma ya itu, eksekusi dari penangkapan pelaku ini kurang berasa, harusnya bisa lebih detail lagi ya. Biar berasa beneran di bagian kriminalnya.
But it's okay, cerita di novel ini tetap menarik, buat pecinta genre thriller: mystery, criminal, kalian harus baca novel ini...!!
Happy Reading... 🤗
Profile Image for hopenpuff.
170 reviews3 followers
December 20, 2025
❝Kematian Klarin adalah berita baik untuknya.❞

On Her Wedding Day - Ratna Tiana
★★★☆☆

This book is the answer if you're looking for a drama. Penemuan jasad Klarin di hari pernikahannya ternyata lebih dari sekadar pembunuhan biasa. Ada pikiran-pikiran keji yang tersembunyi di balik tangis dan topeng berduka orang terdekatnya. Semua punya motif, semua punya kesempatan. Pertanyaannya, siapa yang benar-benar nekat untuk mewujudkannya?

Dibawakan dari beberapa sudut pandang, buku ini berhasil memikat pembaca dari halaman pertama. Kita akan tahu orang seperti apa Klarinita Kalista dari kacamata orang-orang sekitarnya. Kalau boleh jujur, dia ini ngeselin alias pick me woiii: tipikal yang egois, kasar, seenaknya sendiri. Nyebelin pokoknya, bacanya aja ikut emosi 🫵🏼

Selain drama, ada unsur penyelidikannya juga. Bersama Brama dan Ju yang bertanggung jawab atas kasus ini, kita juga bisa melihat kasus ini dari sisi eksternal. Ikut menduga-duga dan menghubungkan keterkaitan bukti satu dengan bukti yang lain. Walau tak begitu dominan, hal ini cukup jadi bumbu ala ala true crime di antara riuhnya drama di seputar Klarinita Kalista.

Pun hal yang kusesalkan, kita gak banyak mendapat backstory dari korban itu sendiri. Aku penasaran kenapa Klarin bisa menjadi orang yang demikian dibenci oleh orang terdekatnya, mengapa dia seakan terisolir dalam gelembungnya sendiri. I was hoping for some redemption story. Mau gak mau, aku jadi merasa kasus ini one sided yang sampai akhir memojokkan korban—bahwa Klarin memang pantas mati. Jadi, buku ini kuberi rating 3/5 🌟

Buku ini aku rekomendasikan untuk kalian yang mau baca CTM dengan bumbu drama dan angst yang tumpeh-tumpeh. Siap-siap nahan emosi ya 🤯🫢 Until next time—★
Profile Image for blackferrum.
766 reviews63 followers
December 18, 2025
Actual rating: 3,75

Sosok yang harusnya menjadi bride of the year ditemukan tak bernyawa di kamar pengantin beberapa saat sebelum acara pernikahan dimulai. Semua orang menjadi suspect, termasuk si pengantin pria. Ketika investigasi dibuka, pintu-pintu rahasia mengenai sosok Klarinita Kalista terbuka lebar.

Sayangnya, pintu itu dibuka terlalu awal lewat sudut pandang beberapa orang terdekat yang juga menjadi pertentangan bagi Kalista sendiri. Misalnya si adik kandung, Klara, yang diperlakukan semena-mena, layaknya babu. Atau si sahabat yang iri setengah mati dengan spotlight yang didapat Klarin, Jemima. Dua orang dari sisi Klarin yang punya motif kuat untuk membunuh karena diceritakan keduanya punya sesuatu yang bisa menjerat sebagai tersangka. Mungkin karena diceritakan dari sudut pandang si karakter, jadi semua hal tumpah ruah di satu tempat itu. Lalu ketika moment of truth, si pelaku sebenarnya di-spill, akhirnya malah anti-klimaks. Yah, aku sih menebak orang itu yang melakukan karena menurutku memang banyak disorot. Terus entah kenapa waktu kejadian sebelum Klarin meninggal itu kurang tegang bagiku. Atau mungkin faktor karena aku baca cepat.

Nah, bagian paling oke dan bikin bisa baca cepat adalah tulisannya bagus. Narasinya serasa semulus tol. Deskripsinya yang paling kusuka, detail, tapi nggak bikin bosan. Meskipun beberapa kali harus mengulang, seperti perkenalan siapa Brama dan Juhadi waktu satu per satu orang diinterogasi.

To be honest, karakter di buku ini nggak ada yang likeable. Memang harusnya begitu, sih, kalau terlalu suci, lalu siapa yang penuh dosa? Oh iya, Jagad-Jelita ini macam karakter metropop yang lintas genre wkwk, bisa kali penulis nulis pure romance, nanti pasti kubaca :D
Profile Image for Arutala.
559 reviews1 follower
July 25, 2025
Ceritanya sangat menawan terutama di seputar menjelang pesta pernikahan dengan segala atribut selayaknya pesta megah khas selebritis.

Namun ketika pembunuhan itu memporak-porandakan segala acara dan rencana, masing-masing tokoh mulai dikupas sisi gelapnya. Tak pelak lagi, orang yang paling dicurigai, Jagad, sang calon suami menjadi sosok yang diawasi oleh pihak berwajib.

Teknik alur cerita yang maju mundur menjadi suatu keharusan guna mendapatkan gambaran utuh menit-menit terakhir mereka bersama si korban, Klarin.

Saya suka dengan nuansa dan deskripsi ceritanya terlepas dari pelaku yang mudah ditebak, sepak terjang Klarin dan dampak yang ditimbulkan bagi orang-orang di sekitarnya menjadikan kisah OHWD ini lebih kuat secara karakter. Sementara tokoh lain tak ubahnya hanya sebagai pendukung dan penggembira.

Profile Image for Zuraida.
99 reviews
January 16, 2025
Seseorang meninggal secara tragis, kemudian beberapa orang terdekat dicurigai. Setiap orang punya motif, tetapi hanya satu orang yang punya rasa sakit yang cukup kuat untuk membunuhnya!

On Her Wedding Day mengisahkan tentang kematian tragis Klarinita Kalista, seorang artis ternama pada hari pernikahannya, dalam balutan baju pengantinnya. Akibat kematian sang artis, hubungannya dengan calon suami, saudara perempuan, dan orang-orang di sekitarnya akhirnya terkuak melalui penyelidikan polisi untuk mengungkap sosok pembunuh Klarinita.

Aku sangat terkesan dengan cara penulis menyampaikan cerita ini secara keseluruhan; sebuah novel thriller dengan cara penyampaian/ penyelidikan dari sudut pandang masing-masing tersangka menurutku adalah sebuah paket komplit. Btw, penulis menggunakan POV 3 ya, meski menurutku pribadi jika pake POV 1 mungkin bisa lebih greget dan dalam lagi penggalian motifnya, tapi ini hanya selera pribadi, ya.

Buku ini tidak membuatmu berusaha menabak-nebak, tetapi membangkitkan rasa penasaranmu tentang motif orang-orang yang dicurigai, karena ternyata setiap orang terdekat sang artis memiliki motif. Meski demikian, buku ini tetap bikin penasaran karena beberapa tokoh yang 'dicurigai' ternyata menyimpan hal-hal yang mengejutkan juga.

Dari awal, si pembunuh muncul, sebetulnya, aku sudah bisa menebak siapa pembunuhnya. Namun, mengikuti proses penyidikan dan menyelami alam pikiran orang-orang yang dicurigai terasa sangat menyenangkan dan membuat penasaran, hingga akhirnya seluruh keping terkumpul dan si pembunuh terkuak. Sensasinya, seperti membaca buku-buku thriller pembunuhan luar negeri.

Bagi pecinta thriller, novel thriller ini wajib banget kalian baca. Novel ini, tentu saja, termasuk salah satu buku thriller novel lokal faveku!
Profile Image for Lelita P..
643 reviews64 followers
February 12, 2026
Baguuusss. Tipikal cerita yang saya suka: kasus pembunuhan, dengan drama-drama yang mengelilingi tokohnya. Korban adalah "pusat" dari kasus ini; hubungan dia dengan orang-orang di sekitarnya kemudian diurai satu per satu, termasuk juga hubungan orang-orang tersebut satu sama lain. Formula klasik untuk misteri pembunuhan, tapi kalau dituliskan dengan bagus, it always works. Dan penulis berhasil membuat cerita ini works.

Gaya cerita keseluruhan novel ini seperti skrip film karena penempatan adegan-adegannya rapi dan secara visual mudah dibayangkan. Saya suka sekali sequence ceritanya--sangat runut, membuat saya pengin terus membaca, dan urutan babnya terasa luar biasa tepat, seiring lapis demi lapis kebenaran terungkap. Gaya penulisannya pun mengalir, cocok dengan atmosfer cerita keseluruhan. Tidak berlebihan dan berhasil men-deliver emosi tokoh-tokohnya dengan efektif.

Misterinya sendiri sebenarnya tidak istimewa-istimewa amat, bisa ketebak dan plot twist-nya bukan sesuatu yang mencengangkan. Sepertinya penekanan novel ini memang ke dramanya sih alih-alih misteri pembunuhannya (yang kebetulan cocok sekali sama selera saya: misteri pembunuhan penuh drama hahaha).

Senang sekali membaca cerita ini, yang memang sudah ada di wishlist saya sejak lama. Kalau ada karya baru dari penulisnya, saya akan baca lagi.
Profile Image for Crescent Moon.
95 reviews
February 23, 2026
4.5/5.0 ✨
Kelar dalam sekali rebahan. Sekilas multiple POV-nya ini ngingetin sama Knives Out, walaupun menurutku plot twist-nya ga begitu ngagetin. Tapi aku suka sama alur dan pembawaan ceritanya!
Profile Image for Windya Puspa Puspa Faradisa.
171 reviews12 followers
October 25, 2025
Yang paling kusuka dari buku ini adalah diceritakan dari berbagai PoV, jadi tau opini dan sudut pandang dari masing2 karakter, baik dari yang alurnya maju maupun mundur.
Yang gak kusuka kok bisa tiba2 si Brama ini dateng ke tempat lokasi syuting Jemima trus dapet kesimpulan dia tersangkanya?
Padahal di bab sebelumnya, si Brama bilang ini adalah cinta segiempat. Trus gimana ceritanya dia dapet kesimpulan si Jemima yang jadi tersangka?
Selanjutnya, ini si detektif partikelir nih fungsinya apa di lokasi TKP?

Menurutku, Klara, Brama, dan bahkan si Jemima nih cuma pelengkap doang. Padahal si Jemima memegang peranan besar di cerita.

This entire review has been hidden because of spoilers.
70 reviews4 followers
December 3, 2024
gue suka idenya, tentang aktris ternama klarinita yang mendadak meninggal di hari pernikahannya. memakai gaun pengantin pula. ada 4 tersangka: klara, jagat, jelita, jemima dan kalandaru.
awal2 gue nyari DNF baca nih nopel. terasa banget adegannya kayak diulang2 tiap bab. padahal bisa adegan lain yang memperkuat karakter dan plotnya. misal kenapa klarinita tetep ngotot nikah ma jagat? padahal tau jagat cintanya sama jelita dan dia pun hamil anak kalandaru. isi perjanjiannya bisa diulik detail. tapi gue coba bertahan. plotnya lumayan lah. setidaknya terjawab siapa pelakunya
Profile Image for Noni Rosliyani.
28 reviews
December 21, 2025
Bacaan sekali duduk yang seru. Dengan alur bolak-balik yang enggak membingungkan dan penuh plot twist. Cerita romance-nya enggak terlalu mendominasi dan setiap tokoh punya kans jadi pelaku. Sepertinya, akan lebih seru kalau agak panjangan lagi untuk menceritakan kenapa Brama bisa menebak pelakunya, apa saja bukti2 dan bagaimana proses penemuannya. Ohya, juga lebih dalam menceritakan tentang kisah romance Brama dan Ju yang selama ini cuma nebak-nebak.
Profile Image for Kumala Dee.
169 reviews14 followers
December 17, 2025
Dari awal sudah membuat penasaran. Penulisannya ngalir dan font-nya termasuk gede jadi nyaman dibaca, dan karena cuma 230an halaman jadi bisa cepat diselesaikan. Ceritanya cukup bikin penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi karena ternyata Klarin yang menjadi korban ini bukan sosok yang disukai, jadi memunculkan banyak motif.
Profile Image for Anes.
191 reviews2 followers
November 14, 2024
I prepared myself for a sweet and cliche love story, ended up with an obsessive and crazy one instead. Uh, I heart you, b*tch. HAHA
Profile Image for Thea.
43 reviews
March 1, 2025
seru sih baca buku yang povnya banyak kyk gini, jadi bisa tau isi pikiran masing2 tokohny & nebak kira2 siapa pelakunya.
btw endingnya plot twist banget😭
Profile Image for maghfira kusuma.
70 reviews
January 9, 2026
Suka novel dengan banyak pov begini, jadi ngerti isi hati masing2 tokoh. Novel thriller yang dibumbui lebih banyak romancenya
Profile Image for Quinsha R. Shita.
6 reviews1 follower
October 25, 2024
Jangan buru-buru taruh buku ini sebelum baca 3 bab pertamanya!

Klarinita Kalista terbunuh di hari pernikahannya! Bagaimana semua orang tidak gempar? Usai tiba-tiba mengumumkan pernikahan dengan Jagad Djojodiningrat—pebisnis muda kaya raya yang jadi calon menantu idaman ibu-ibu nasional—sebulan yang lalu, Klarin ditemukan tewas di kamar pengantinnya, masih dalam balutan gown putih yang penuh noda darah. Bagaimana hal itu bisa terjadi? Siapa dalang di balik meninggalnya Klarin? Apa pula yang melatarbelakangi pelaku melakukan tindakan keji itu?

Membaca novel ini seperti tengah menguliti bawang dengan jari. Tiap babnya menyingkap satu per satu lapisan yang membimbing pada petunjuk tentang kematian Klarin, juga mengupas rahasia yang selama ini tertutupi dari perhatian khalayak. Masing-masing orang punya alibi, tetapi mereka juga memiliki alasan untuk melenyapkan seorang Klarin. Tidak mengherankan, sosok Klarin di belakang kamera memang berlawanan 180 derajat. Sejujurnya bagi saya dia ini bukan tokoh yang 'lovable', tetapi tetap saja saya tidak membenarkan tindakan pembunuhan terhadapnya.

Penulis menggunakan alur campuran dalam cerita. Adegan flashback-nya tidak membingungkan dan terasa mulus. Kita juga bisa mencoba menjadi dektektif-detektifan dengan ikut menyusun kepingan petunjuk yang didapat dari analisis keterangan saksi dan hubungan di balik layar korban dengan orang-orang di sekitarnya. Memang, di bab satu rasanya terlalu banyak nama yang dimunculkan dan saya sulit mengingat semuanya. Namun, begitu mulai bab tiga dan seterusnya, saya jadi paham alasan Kak Ratna memakai teknik ini, sebab jika tidak demikian tentu akan lebih sulit menggiring pembaca ke benang merah proses penyelidikan.

Yang paling juara dari cerita ini adalah susunan diksinya yang memikat. Bukan tipe-tipe tulisan yang sengaja memakai kata-kata sulit supaya terkesan wow, tetapi penulis mampu merangkai beragam kosakata dengan apik sehingga bisa memunculkan gambaran suasana dan deskripsi di kepala pembaca. Berkat gaya bercerita yang mengalir itu pula novel setebal 235 halaman ini terasa enak diikuti. Memang unsur ketegangannya bisa dibilang tipis-tipis, tetapi menyusuri intrik dan isi pikiran para 'manusia' di dalam cerita ternyata seru juga.

Tokoh-tokoh penting di sini cukup banyak, tetapi semua memiliki peran dan mendapatkan porsi sorotan yang pas. Namun, hanya sedikit tokoh yang bisa menarik simpati saya karena ... yah, lebih banyak karakter yang kelakuannya bikin geleng-geleng dan pengen berkata kasar 😂 Untuk pelakunya sendiri, awalnya sulit bagi saya menebak karena semua saksi yang berkaitan tampak memiliki dendam atau alasan pribadi melakukan itu.

Sayangnya, ada sedikit hal yang membuat dahi saya mengerut ketika pertama membaca novel ini. Entah atas pertimbangan apa penulis memakai bahasa formal yang menurut saya terkesan kaku dalam percakapan, jadi vibes-nya seperti novel terjemahan. Padahal meski latar tempat tidak disebut secara spesifik, dari nama-nama tokohnya saja sudah terlihat bahwa masih mengambil negara Indonesia. Penggunaan kata ganti 'kau' dalam dialog-dialognya menjadi poin pertama yang saya sorot, kemudian ada beberapa ucapan juga yang rasanya kurang sesuai dengan karakter tokoh dan latar cerita. Namun, kembali lagi ini tergantung selera dan pendapat masing-masing pembaca bisa berbeda.

Hubungan para tokoh dalam cerita terbilang solid dengan nuansa romansa yang cukup kental. Namun, bagi saya ada satu tokoh yang 'pondasinya' terasa kurang kuat. Meskipun jatuh cinta memang bisa dialami siapa saja—tanpa batasan status dan golongan tertentu, tetapi bagi saya bagian ini membuat chemistry pasangan tersebut jadi sedikit lemah. Barangkali karena fokus utama cerita bukan di romansanya, jadi hanya secuil saja alasan yang mendasari perasaan masing-masing tokoh yang ditampilkan.

Saya mengkategorikan novel "On Her Wedding Day" sebagai novel thriller yang penuh dengan intrik asmara, persaingan, serta ego manusia. Untuk adegan di dalamnya sendiri masih tergolong aman, jadi buat teman-teman yang mau icip baca thriller, novel lokal satu ini bisa jadi rekomendasi. Namun, berhubung tokoh-tokoh di dalam cerita sudah berusia matang dan konfliknya pun tergolong masuk ranah dewasa, jadi sebaiknya buat pembaca di bawah umur minggir dulu :)

Profile Image for Reading Vanilla.
20 reviews3 followers
June 1, 2025
🦋 On Her Wedding Day | Ratna Tiana | 240 halaman | Gramedia Pustaka Utama | IpusSulteng

🦋 Apa yang kamu pikirkan ketika mengetahui seorang selebriti dengan seorang pengusaha akan menikah? Pasangan serasi? Sempurna? Bahagia? Mungkin itu yang akan kamu pikirkan ketika membaca cerita ini. Klarinita seorang selebriti terkenal menikah dengan Jagad seorang pewaris bisnis yang sukses. Namun, pernikahan itu tidak pernah terjadi karena Klarinita dibunuh di hari pernikahannya menjelang acaranya berlangsung. Siapa pembunuhnya? Semua penyelidikan mengarah ke semua orang sebagai pembunuhnya, semua punya motif...

🦋 Di cerita ini ada lima tersangka yaitu Jagad sang suami, adiknya Klara, Jelita si sekertaris Jagad, Jemima, dan Kalandaru. Semuanya punya alesan kuat buat ngebunuh si Klarin tadi sebenernya, siapa yang membunuhnya?

🦋 Alur ceritanya tuh maju mundur, tiap tersangka difokusin satu per satu latar belakang mereka dan kejadin flashback nya. Jadi, bikin lebih mendalami dan paham kenapa sampe si tersangka bisa dituduh ngebunuh.

🦋 Harus jadi catatan, aku ga suka sama tokoh Klarin yang kesannya terlalu dijadiin villain yang emang "pantes dia dibunuh". Di cerita Klarin ini songong, sombong, ngerasa dunia nyembah dia. Dia semena-mena sama orang lain dan selalu ngerasa dia sempurna banget. Istilahnya Klarin ini beneran setan wujudnya manusia aja ekang dakjal aja gitu orangnya tanpa ada satupun kebaikan. Lucunya, dia yang jahat tapi dia ngerasa dijahatin orang. Dia ngerasa kalau dia dikelilingi oleh orang-orang palsu. Berasa kayak playing victim gitu loh kesannya. Masih tetep ga respek walaupun dia udah meningsoy 😭🙏.

🦋 Plot yang bikin aku terkesima yaitu endingnya. Bener-bener bikin aku melongo karena kaget banget ternyata... ternyata... 😭. Karena ending ini juga, aku jadi mikir bisa ga sih yang begini juga di penjara? 😭. Di dalem batinnya juga, dia ngebunuh secara ga langsung. Tapi, bener-bener sih. Manusia banget. Kayak ada kok manusia yang bakal mikir kayak gitu karena anggep si Klarin ini sebagai batu penghalang untuk kehidupannya. Terbukti, dengan si Klarin meningsoy, dia punya hidup yang lebih bahagia. BOM sih kataku.

🦋 𝐈𝐟 𝐲𝐨𝐮 : - Suka sama novel misteri yang page turner - Suka teka-teki - Suka ending novel yang BOM!

🦋 Rate : 4/5
Profile Image for Leea Hapsari.
100 reviews2 followers
January 9, 2025
ON HER WEDDING DAY
Klarinita Kalista, artis papan atas Indonesia, ditemukan tewas di hari H pernikahannya, tepat 30 menit sebelum pesta berlangsung. Seluruh tamu undangan diinterogasi satu-satu, termasuk orang-oarng terdekat Klarin. Tentu saja termasuk calon mempelai pria, Jagad Djojoningrat, pengusaha muda sukses pewaris Grup Djojoningrat.
Kematian Klarin menyisakan banyak tanya, kenapa Klarin dibunuh? Karena selama ini yang publick ketahui, Klarin adalah artis kesayangan Indonesia yang minim skandal dan jarang terlibat masalah hukum serta tidak banyak memiliki musuh.
Kematian Klarin ternyata membuka banyak tabir gelap yang tidak banyak diketahui publik.
Lantas, siapakah Klarin sebenarnya? Kenapa dia dibunuh dengan cara yang brutal? Siapakah orang yang tega membunuh artis cantik berjiwa peri ini?
.
Novel On Her Wedding ditulis dengan cara meniru cara bercerita Agatha Christie. Ada banyak karakter yang diperkenalkan di novel, tapi tidak membuat pembaca bingung, karena tiap karakter memiliki penggembaran yang cukup kuat dan berbeda satu dengan yang lain.
Novel menggunakan alur bolak-balik. Bagian awal novel banyak bercerita tentang latar belakang tiap karakter yang paling memiliki motif untuk melakukan pembunuhan.
Di bagian awal ini penulis berhasil Menyusun cerita dan plot yang memikat.
Namun, di bagian akhir, saya merasa kurang nyaman dengan bagaimana penyidik kepolisian berhasil mengungkap pelaku pembunuhan. Proses pengungkapan terkesan terburu-buru dan mengurangi peran penting penyidik. Kasus pembunuhan yang disajikan juga terlalu sederhana dan mudah untuk diungkap, karena alat pembunuhan ditemukan di TKP. Penggambaran tentang TKP dan proses penyidikan juga tidak diceritakan dengan detail. Jadi, novel ini terkesan ditulis tanpa adanya riset lapangan yang cukup baik. Sebagai pembaca, saya bisa menyimpulkan bahwa penulis belum pernah terlibat langsung pada proses penyidikan kasus pembunuhan.
Meskipun novel ditutup dengan Kesimpulan yang terkesan terburu-buru, epilog novel ini layak diacungi jempol dan sangat plot twist.
Profile Image for Autmn Reader.
959 reviews105 followers
August 29, 2026
SPOILER BANGET BANGET BANGET


Muak banget aku sama semua tokoh di cerita ini. Apalagi ama si Jelita Jagad. They deserve worst. Di sini aku cuman simpati sama Klara doang itu pun B aja krena porsi dia sedikit.

Dn aku nggak suka eksekusi pas ketahuan siapa pelakunya. Ini crta muter2 lho di Jagad sama Jelita, trus tiba2 pelakunya Jemima? Yg bner aje. Foreshadowing cuman sebiji doang. Dari sebiji itu pun emang langsung ketahuan sih dia, tapi tuh tetep aja kenapa jdi muter2 dia Jelita-Jagad. Klo buat buiild up twist di akhir ya oke, tapi masa porsi Jemima segtu doang? Mana bnyak scene diulang dan repetitif.

Dan aku nggak suka gimana Jelita-Jagad ini dijadiin tokoh centre yang sok menderita. Dramanya nge drama banget.

Tujuh chapter awal cerita ini tuh udah oke menurutku. Dri interview juga emang langsung ketahuan kok pelakunya siapa, dan akhirnya sisanya ya cuman bgtu2 doang. Sebosen itu aku baca tengahnya krena nggak ada ngaruhnya sama sekali untuk menambah petunjuk kenarah pelaku. Si pelaku muncul di chapter awal sama akhir doang lho, apaan.

Iya, iya, Jelita pelaku aslinya. Makanya dia porsinya banyak, tapinemang ada tambahan hint kah? Enggak ada, kok. Dri prolog ampe chapter 7-8 juga ya ketebak. Brama udah bilang kok dri awal klo Jelita hrusnya bisa aja sengaja ngebiarin Klarin metong.

Nah di pertengahan tuh ada hint apalagi selain Jelita dan Jagad yang lebay krena bucin? Nggak ada.

Klo tujuan buat bkin curiga ke Kalandaru sama Jadag sih gatot, ya. Soalnya mereka berdua satu2nya yg terang2an seakan2 mau menghilangkan nyawa, dan klo udah gtu ya pasti bukan mereka. 🫠🫠

Ya udahlah, intinya ni buku bukan buatku aja krena eksekusinya kureng.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for nur'aini  tri wahyuni.
935 reviews30 followers
June 3, 2026
baca separuh awal buku ini mengingatkan saya dengan film Knives Out ((in a positive way)), ditambah penulis membagi babak babaknya jadi pendek dengan berbagai pov orang ketiganya bikin kita ga bosan justru bikin tambah penasaran.

sayangnya, ketika pelaku sudah mulai diketahui, penjabarannya kurang memuaskan. ada part yg seperti di skip adegannya, bikin mikir "kok udah begini?". dan agak keganggu dengan nama tokoh yg sedikit mirip, trus nama korban yg "belibet", kadang nama panggilan kadang nama panjang.

polisinya di sini sat set, meskipun ga terlalu dijabarin ya gimana mereka dapat semua info dan bisa secepat itu memecahkan kasus karna pov yg dikasih kan buat pembaca.

** POTENTIAL SPOILER **

saya pikir "obsesi" tokoh utama wanita ((saya asumsikan tokoh utamanya bukan korban)) itu lebih dari sekadar satu adegan yg dijabarin di akhir buku? i mean, dia obsessed ke tokoh utama lakilaki? kayanya engga, lebih ke pasrah menerima kenyataan. bahkan sebelum mengutarakan perasaan pun ga ada obses obsesnya. kurang cocok rasanya sebelumnya dibilang dia tergelincir ke lembah obsesi, meanwhile she did literally nothing? karna ketika dibilang dia obses saya udah antisipasi plot yg lebih untuk dia, tapi ga ada? ya kecuali adegan terakhir sebelum nemuin korban, but just that.
Profile Image for Day Nella.
326 reviews6 followers
June 18, 2026
Menemukan tubuh tak bernyawa dengan gaun pengantin yang berlumuran darah dan menyatu dengan seprai yang akan digunakan di malam pengantin.

Wartawan sudah memenuhi bagian depan lokasi pernikahan. Bukan acara sakral yang disorot, melainkan kematian sang pengantin yang menjadi topik utama dan menyita seluruh mata, baik di lokasi dan para penonton yang turut menyaksikan.

Aku curiga pengantin pria nggak secinta itu. Terlalu datar untuk kehilangan calon pengantin.
Mesti sedia obat tetes mata deh. Biar ketahuan kalau lagi akting nangis.

Pihak kepolisian melemparkan banyak pertanyaan ke semua orang yang terduga terlibat. Tapi jangan repetitif juga, bosen itu lagi itu lagi. Template banget

Kalau ada yang mati karena cinta, kayaknya udah hal yang biasa ya, buat mereka yang dibutakan cinta. Tapi kalau harus mengabaikan hati nurani, itu sih keterlaluan.

Andai dia tahu kalau korban tengah hamil. Akankah hati nuraninya bekerja atau tetap menutup mata demi sebuah obsesi yang pada akhirnya nggak akan pernah abadi.

Buku yang cukup menarik untukku.
Dan mengajarkan nggak selama orang yang kalian anggap dekat bagai sodara tidak akan menusukmu dari belakang. Selalu ada kesempatan.
Agak mengerikan memang.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Nindya Chitra.
Author 3 books22 followers
Currently Reading
August 27, 2026
Ini head hopping apa, ya? Aku baru baca awal-awal di ipussulteng tapi agak kurang nyaman sama perpindahan arah kamera atau pemilik kepalanya. Terus ada beberapa nama yang salah. Yang harusnya Klara jadi Klarin. Nama tokohnya juga mirip-mirip. Aku coba baca lebih jauh dulu.
3 reviews
December 9, 2024
Seharusnya mau kasih bintang 4 tapi banyak adegan yang diulang sehingga membuat sedikit membosankan.
Displaying 1 - 30 of 31 reviews