A mystery-thriller book about drugs dealing at Aoyama Highschool, Kyoto in 2015.
“Hanya butuh satu tetes tinta untuk mencemari satu sumur. Kala hitamnya telah berbaur, apakah kau bisa memurnikannya kembali?”
Bunkasai SMA Aoyama dikenal sebagai bunkasai terbaik sepanjang masa. Tiada yang menduga, festival budaya ini akan berubah menjadi mimpi buruk. Perkelahian pecah, satu siswa terluka parah karena diserang kawan sendiri. Bagai rantai kutukan, petaka terjadi kembali setelah tiga bulan berlalu. Kali ini, dua siswa terjatuh dari rooftop.
Dua petaka, satu kemiripan. Para ‘pelaku’ tiba-tiba mengamuk tanpa sebab jelas. Empat sekawan dari Klub Detektif Sekolah bertugas mengusut tuntas misteri yang menyelimuti almamaternya. Penyelidikan berlangsung, tanpa mereka tahu akan menghadapi perkara yang lebih besar: sebuah kebusukan yang telah menjalar di bawah radar dan merasuki pergaulan muda mudi SMA Aoyama.
"Begini, ketika kau menyelidiki suatu kasus, sebaiknya kau tidak membatasi pikiranmu dengan satu kemungkinan saja. Perbesar cakupannya, sesuatu yang terdengar mustahil bisa jadi merupakan jawaban dari kasus ini!" -Hal 54
Entah kenapa pas baca di bagian itu aku langsung "ini aneh!" Tapi aku masih butuh beberapa bukti dugaan aku.
Agaknya aku juga memang keingat salah satu buku berjudul Second Sister karya Chan Ho-Kei. Argumen itu bisa kupatahkan dengan quotes ini, "memiliki hipotesis itu tak salah. Tapi kau harus ingat hipotesis itu mungkin tidak benar. Kau seharusnya berusaha keras untuk menyangkal hipotesismu alih-alih mencari bukti untuk mendukungnya."
This! Kalau pun aku menjadi salah satu anggota klub tersebut, aku akan mengekori tokoh bernama Minami. Ini cewek gak gampang percaya. Anaknya kritis. Jiwa detektifnya kentara. Dia mengutamakan detail dan nalar. Tapi sebetulnya ada lagi satu tokoh yang lebih pro dari Minami. Instingnya tajam. Kupikir powernya antara ahli strategi atau pun negosiator. Siapa itu? Baca aja bukunya!
Personal rate: 5/5
🧐🧐🧐🧐
Jadi, buku ini bercerita tentang sekolah di Jepang--SMA Aoyama--yang memiliki beberapa kasus kejahatan di lingkungan mereka. Mungkin beberapa jenis kejahatan itu masih bisa tergolong ringan dan diusahakan dibina dari pihak kedisplinan sekolah.
Hanya saja yang makin menarik ceritanya, ketika kita gak pernah membayangkan kalau tindakan kriminal kelas berat pun, bisa masuk di lingkungan mayoritas anak-anak gunakan buat belajar. Kasus kriminal yang bahkan bisa aja mengancam nyawa mereka dan menjadi akar masalah yang tidak bersudahan. We don't know. Sistem penyebaran begitu rapi dan aman dari jangkauan seperti pihak berwajib (polisi) semakin membuat kerusakan dalam lingkungan anak-anak muda ini jadi tidak terkendali. Dan hal ini tentu saja butuh atensi besar.
Sehingga, rasanya jadi masuk akal bahwa seukuran sekolah pun bisa punya organisasi bernama Klub Detektif Sekolah. Awalnya, kasus-kasus yang ditangani klub tersebut masih ringan. Kayak contohnya menemukan murid yang merokok. Tapi kok lama-lama kasus yang berdatangan makin rumit dan makin besar untuk dipecahkan. Terlebih lagi setelah adanya peristiwa berdarah pada acara Bunkasai sekolah mereka, dua siswa jatuh dari rooftop, dan beberapa mitos nan legenda peristiwa kelam yang terjadi di sekolah tersebut.
Nah, mitos-mitos apakah itu? Kasus besar apa yang terjadi di sekolah tersebut? Dan Bagaimana anggota Klub Detektif Sekolah bisa melakukan penyelidikan? Disaat prosesnya semakin menegangkan, dipersulit, dan bahkan kapan pun bisa aja nyawa mereka melayang? Mari baca aja bukunya ✨
🧐🧐🧐🧐
Karna ceritanya berbau detektif, aku punya beberapa part yang aku suka. Khususnya ketika anggota klub detektif ini saling melempar argumen hipotesis dan penemuan mereka. Aku terbawa suasananya. Jadi merasakan atmosfer buat ikutan mikir juga sebenarnya kasus apa yang mereka tangani dengan beberapa petunjuk yang masih abu-abu itu.
Ditambah lagi, aku cukup dibuat greget karna mereka ini punya karakter beda-beda jadi tiap diskusi pasti gak heran nemuin perbedaan pendapat yang pake adu mulut dan amarah.
Kupikir, wajar banget karna ini kan masih anak-anak SMA. Sifat mereka dalam mengendalikan diri, pasti kelasnya gak kayak detektif pro yang pembawaannya sedalam dan setenang dalam menyelesaikan kasus. Ada satu tokoh yang mungkin agak mirip lah dari karakter detektif yang tenang dan tegas. Tapi, ada satu kelemahannya yang menurutku menjadi celah bisa dimanfaatkan oleh 'pelaku'.
Sebetulnya, perkembangan karakter tokoh buku ini tuh bervariasi dan punya power keahlian masing-masing. Jadi kek aku berasa mereka memang saling melengkapi dalam menjalankan misi. Seru banget ketika mereka saling bekerja sama dan pake keahlian mereka.
Secara konsep ide cerita, ini tuh menarik banget. Terutama aku rekomen bacaan ini cocok banget buat anak-anak SMA. Selain page turner, kasus-kasus yang ada di buku ini aku yakin gak asing lagi mereka dengar. Jadi secara gak langsung, bisa jadi reminder buat mereka untuk menjaga lingkungan sekolah tetap sehat.
Aku tuh menyoroti juga narasinya ya. Ini tuh enak banget dibaca. Apalagi aku suka banget beberapa kalimat kek gini, "mereka terlalu takut namanya tercela, sehingga rela menimbun bangkai busuk di bawah karpet." Tegas dan sarkasnya itu kek dapat.
Walaupun masih ada sedikit kalimat yang ambigu, terutama soal keterangan waktu di setiap episode dan revisi halamannya. Aku udah ngasih tau detail masukan itu ke penulisnya.
And then, eksekusi jalan ceritanya GOKIL BANGET SIH. Meskipun kesan awalnya kasus ini ringan tapi makin lama makin menjalar kemana-mana, gak gak bisa nebak sepanjang jalan ceritanya. Seolah pembaca dibuat bingung sekaligus mengekori penyelidikan mereka. Karna nanti buku ini bakal bertebaran pov 4 tokohnya dan mereka ini jelas punya jalan cerita penemuannya sendiri. Sampai akhirnya, pas di ending baru deh kita dibuat ngeh siapa pelaku yang mereka cari.
Tapi kalau kalian tanya kurangnya buku ini apa? TERLALU TIPIS HALAMANNYA. 😭😭
Padahal aku larut banget sama ceritanya. Salah satu kunci keberhasilan penulis kan adalah membuat pembacanya ikutan berpikir ceritanya. Nah, ini aku sepanjang baca bukunya udah mikir kok. Tapi ngerasa, ini seharusnya bukunya bisa ditebelin lagi halamannya gak sih? Next time 500 hal lah ya kak nego aku wkwk. 🙈🤣🤣
SMA Aoyama mempunyai klub yang unik, yaitu Klub Detektif. Di Klub ini terdiri atas 4 anggota, ada Itsuki, Eiji, Minami dan Janice. Suatu hari ketika sekolah mereka sedang mengadakan bunkasai atau festival budaya, seorang murid terluka parah setelah diserang oleh temannya sendiri.
Lalu kasus lain terjadi, kali ini 2 orang murid dari kelas 1-3 terjatuh dari atap sekolah. Mereka bernama Hiroto dan Kazu, keduanya diduga tengah bertengkar dan akhirnya terjatuh setelah kejar-kejaran.
Dewan Perwakilan Siswa memutuskan untuk meminta bantuan anggota Klub Detektif untuk menyelidiki masalah ini, —karena kasusnya tidak dipublikasikan ke luar sekolah—dan mencaritahu apa alasan sebenarnya dibalik jatuhnya Hiroto dan Kazu.
---
Waktu mau baca Project INK, gue udah meniatkan diri untuk fokus baca aja daripada ikutan menebak-nebak kunci dari kasus yang sedang diselidiki, tapi akhirnya diam-diam gue juga ikut mencurigai seseorang.
Awalnya gue sama sekali enggak kepikiran kalau kasus utama yang Itsuki dan kawan-kawan selidiki bakal mengarah 'ke sana' karena yang gue pikir, novel ini bakal menyelidiki soal kasus pembullyan, tapi ternyata enggak. Bener-bener di luar prediksi👍👍
---
Buat orang yang gampang terkecoh, tentu aja gue sempat berpindah-pindah praduga. Bahkan gue sampai setuju waktu kasus yang diselidiki nyerempet sama hal-hal berbau mistis (kesurupan)😭
Dan enggak melulu soal misteri, karena sebagian besar karakternya masih diusia remaja, tentu aja terselip sedikit humor khas remaja yang cukup menghibur di tengah-tengah tegangnya penyelidikan.
---
Alur cerita di buku ini maju, awalnya fokus menyediliki kasus Hiroto dan Kazu yang juga ada kemiripan dengan kasus penyerangan di bunkasai, tapi kemudian berpindah ke masalah lain yang menghubungkan kedua kasus itu.
Gaya beceritanya cocok sama gue, tipe yang enak buat diikutin. Narasi yang disampaikan oleh penulis pun rapi dan mengalir. Dan siapa sangka saat baca novel ini gue malah menemukan kosa kata baru yang awalnya gue kira typo, tapi kok muncul lagi di beberapa chapter kemudian. 'Sejemang' jujur gue baru tau kosa kata ini😭 dan setelah gue cek ternyata artinya kurang lebih 'sebentar'.
Gue juga suka sama penyampaian dialognyaaa, meskipun pakai bahasa baku karena latarnya di Jepang, tapi enggak kaku. Pun dialognya konsisten pakai bahasa baku sampai ke akhir, nggak ada yang salah ketik tiba-tiba jadi non-baku👍👍👍
Terus layoutnya pun bagus, tapi enggak tau ini dicetakan yang gue punya aja atau enggak. Di Prolog, Chapter 1 dan Chapter 2 halamannya tuh balik lagi. Jadi misalnya Prolog itu halaman 1 - 8, pas di Chapter 1 seharusnyanya kan dimulai dari halaman 9 tapi malah balik lagi jadi halaman 1. Nah pas di Chapter 2 dan seterusnya baru deh halamannya runut dari 1 - 226. Jadi kalau ditotalin, mungkin jumlah keseluruhan halamannya sekitar 250an. Meskipun enggak ganggu, tapi jujur gue sempet bingung😭👍 semoga bisa diperbaiki yaa dicetakan selanjutnyaaa, biar makin kece😆✨️
Bukunya cukup page turner, gue tipe orang yang kalau baca buku lama, mau buku itu sedikit atau banyak jumlah halamannya. Tapi Project INK bisa gue selesaiin cuma dalam waktu 2 hari saking gak bisanya nunggu-nunggu lagii.
Jadi buat kalian yang suka novel misteri atau baru mau mulai baca novel misteri dengan tokoh detektif anak-anak sekolah, segera masukin Project INK ke daftar tbr kaliannn😆🔥
Jujur bingung mau ngereview buku ini gimana guys karena buku ini worth to read banget, semua elemen di buku ini bintang 5 sih! 🤩🫵🏻
Project INK dibuka dengan prolog yang super promising, sudah ada misteri yang menunggu untuk dipecahkan dan seiring berjalannya cerita, 𝗽𝗹𝗼𝘁 yang disuguhi makin mantap sih menurutku karena makin dibalik halaman bukunya makin banyak pertanyaan dan bukan nemu jawaban alias you gatau mau dibawa kemana sama si author nih. Makin dibaca, makin nemu fakta-fakta gelap dan mindblown yang bikin aku sebagai pembaca kicep abis karena terlalu banyak teka-tekinya bun! 😭
𝗔𝗹𝘂𝗿nya juga super rapi, aku suka dengan penambahan timestamp jadi bisa dipahami latar waktunya terus aku juga suka sama alurnya yang bener-bener gak bisa ditebak woilah dari awal sampai akhir, aku berhasil dibuat speechless sama kak Arsya!! Ini kali pertama aku baca novel mystery-thriller dimana aku gak ada ide siapa penjahatnya karena bener-bener gak ada clue siapa penjahatnya kayak gatau aja mau curigaiin siapa dan aku bener-bener speechless pas tau siapa penjahatnya, aku melotot banget😳 kayak "HAH INI APA YANG KUBACA, BENERAN DIA? APA SIH INI?" karena penjahatnya gak terduga sih dan aku denial sih masihan sampe baca ulang epilog biar gak salah wkwkwk😭☝🏻
That's why aku bilang plot twist buku ini the best karena ada plot twist dibalut plot twist lagi, pokoknya yang butuh kejutan wajib baca buku ini!
Terus yang paling aku doyan adalah narasinya! Menurutku narasi kak Arsya ini rapi dan juara banget, gaya bahasa beliau ini sungguh fresh guys dan bahkan rasanya kayak baca novel terjemahan gitu ya miriplah feel-nya kayak baca buku Keigo! Aku suka banget sama pemilihan kata-katanya yang simple jadi gak bikin aku mikir berat pas baca jadi tinggal enjoy flow dari ceritanya.
Oiya ada juga bagian kerennya, ProlNK ini bakalan menyuguhi cerita dari POV beberapa tokohnya dan aku suka bagaimana smooth-nya switching POV antar tokohnya guys! Rapi dan bener-bener kelihatan bedanya tiap tokoh jadi gak akan bikin kalian bingung, apalagi ditambahin nama mereka juga! the best sih bagian ini!
Then kita ke tokoh dan penokohannya yang menurutku mantap banget. Aku suka bagaimana empat sekawan yang terdiri dari ltsuki,Janice, Minami, dan Eiji masing-masing punya porsi yang pas untuk mewarnai cerita ini. Mereka juga punya latar belakang dan sifat yang berbeda-beda dalam memecahkan masalah jadi kelihatan banget mereka cocok banget jadi sahabat yang solid. They help each others dengan baik! kalo ditanya siapa tokoh favoritku aku bakalan jawab Janice karena dia pinter guys dan dia bikin aku kagum dengan pemikiran dia, juga aku dibuat terenyuh sama hubungan dia dan ayahnya (nah ini juga kak Arsya keren bisa selipin momen heartwarming antara Janice dan ayahnya.
Lastly dan paling penting adalah pelajaran yang bisa aku ambil dari cerita ini adalah jangan cepat percaya sama apa yang tampak di permukaan because even salt looks like sugar! intinya aku bener-bener dibuat jadi badut sama kak Arsya!
Overall, it's a must read book guys dan aku highly recommended buku ini! kalo kalian gak baca, kalian rugi sih guys karena melewatkan hidden gem ini!
Project INK cocok buat yang suka genre mystery-crime and thriller! siap-siap aja dibuat shik shak shok sama plot twists Best dah pokoknya nih buku!!
BRAVOOO! Gila, sih. Awal baca udah tau bakal dibuat puas sama hasil tangan Kak @arsyanendra_wrts. Narasi rapi pol, banyak kiasan menarik yang nggak bikin bosan, dan tentu aja plot yang bikin aku nggak bisa berhenti balik halaman!
Novel tipis ini bercerita tentang festival SMA Aoyama yang dikenal sebagai festival terbaik sepanjang masa. Tapi siapa yang menduga kalau hari spesial itu malah berubah menjadi mimpi buruk saat seorang siswa diserang secara brutal oleh temannya sendiri? Nggak sampai di sana aja, peristiwa mengerikan berikutnya kembali terjadi, dua siswa terjatuh dari atap sekolah. Sebagai anggota Klub Detektif Sekolah, empat sekawan—Itsuki, Eiji, Minami, dan Janice—bekerja sama untuk menyelidiki kasus yang diduga berhubungan itu.
Ini tipe novel yang bisa dibaca dalam sekali duduk, guys. Nggak bikin mata capek karena seperti yang aku bilang, penulisannya bagusssss banget! Banyak quotes menarik yang bisa dikutip juga (padahal genrenya misteri). Latarnya di Jepang, tapi detail banget penjelasannya, berasa baca novel terjemahan. Iya, padahal penulisnya orang Indonesia asli. Gimana nggak kagum? Researchnya juga nggak abal-abal, nunjukkin banget seberapa pintar Kak @arsyanendra_wrts 😍
Sepanjang cerita, aku dibuat nebak-nebak siapa pelaku sebenarnya dan bagian epilog berhasil membuat rahangku jatuh ke bawah. Ya, emang sih di bagian tengah menuju akhir udah ditunjukkin kalau “dia” ini bagian dari “itu”, tapi nggak tau kenapa pas baca bagian epilog aku tetep dibuat melongo. Like, dude, jadi .. lo dalang dari semua kekacauan itu? Jadi aku menyimpulkan kalau “dia” ini memang punya kompas moral yang abu-abu, but that what makes she/he an interesting character.
Siapa sangka berawal dari bunkasai malah ke ungkap kasus yang lebih mengerikan!
Project: Ink dari prolog sudah bisa menangkap perhatian pembaca, sampai-sampai aku penasaran banget! Selama baca aku ngebanyangin ini tuh kaya anime SMA klub detektif sih
Ditulis dengan POV karakter-karakter yang menarik empat sekawan: Itsuki, Eiji, Janice, Minami! Aku paling suka POV Eiji sih soalnya dia juga kocak 🤣
Plot juga bagus terutama chapter-chapter akhir bikin aku ga bisa berhenti baca karena kepo banget haha
Dan juga detail banget soal sandi-sandi kode clue dan info tambahan soal clue nya jadi aku ga bingung dan nambah pengetahuan
Overall aku rekomen buku ini buat kamu yang suka misteri detektif anak SMA!