Jump to ratings and reviews
Rate this book

Ramalan Fudus Ororpus

Rate this book
Penulis Berbakat "Lomba Novel Teenlit Writer 2005"

Perempuan tua aneh itu datang pada suatu siang dan mengacaukan hidup Deryn. "FUDUS OROROR!" katanya dengan suara bergetar mengerikan. Matanya membeliak dan tangannya bergerak-gerak liar. "Naik. Turun. Lurus. Terputus... Oh, nasibmu sangat buruk, Nak! Kau dilahirkan tanpa garis jodoh! Kau ditakdirkan untuk menjadi perawan tua!"

Diramal begitu jelas membuat Deryn bete. Apalagi Rosaline, adiknya yang kutu buku bilang bahwa ramalan Fudus Ororpus adalah ramalan paling tepat di dunia. Celaka nggak tuh! Dan runtutan kejadian berikutnya yang terjadi dalam hidup Deryn sesuai dengan isi ramalan!

Terus, ramalan itu bener nggak sih? Masa Deryn harus ngejomblo seumur hidup...? Ah, nggak kuat...

224 pages, Paperback

First published January 1, 2005

12 people are currently reading
184 people want to read

About the author

Julia Stevanny

1 book4 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
115 (20%)
4 stars
138 (24%)
3 stars
209 (36%)
2 stars
82 (14%)
1 star
25 (4%)
Displaying 1 - 30 of 36 reviews
Profile Image for Viktoria.
135 reviews1 follower
December 27, 2010
Mengisahkan tentang seorang cewek bernama Deryn. Suatu hari rumah Deryn kedatangan nenek tua. Ia meramal seluruh keluarga Deryn. Ramalan untuk ketiga kakaknya dan kedua adiknya memang bagus, sangat bagus, tapi tidak untuk dirinya! Ia diramal ia akan ngejomblo seumur hidup! Bayangkan!

Sementara itu, Deryn naksir sama temen sekolahnya, Arden. Arden yang digilai banyak cowok, bikin Deryn minder. Walau gitu, ia nekat ngasih Arden surat cinta lewat sahabatnya Micha, karena belakangan ia sering mendapati Arden senyum ke arahnya. Tapi ternyata... *jrengjreng* kenyataan memang tak seindah bayangan. Arden itu bukan senyum ke arahnya, tapi ke arah Micha! Deryn murka, apalagi begitu melihat Micha jalan berdua Arden pulang sekolah—sekolah sepi dan ia mengintip mereka diam-diam. Hal ini jelas bikin Deryn tambah ngeri bahwa ramalan si Fudus Ororpus itu memang benar-benar terjadi!

Setelah membongkar hubungan Arden-Micha, Deryn mengalami pertengkaran hebat dengan Micha dan mereka sempat putus persahabatan. Tapi Deryn mengerti, Arden lebih berharga bagi Micha dibanding dirinya, karena itu ia merelakan hubungan keduanya. Tulus dari hatinya.

Tapi Tuhan memang maha adil.
Saat pernikahan Anne (kakak tertua Deryn), Deryn ketemu Farren, cowoknya Rosalie (adik Deryn) yang seumuran dengannya. Setelah itu, Deryn sering menerima bunga mawar plus puisi romantis dari cowok nggak dikenal dengan inisial F.A. Sementara itu, Rosalie sering banget ‘ninggalin’ cowoknya, Farren, di rumah bersama Deryn dengan alasan ingin ke perpustakaan sendirian. Farren juga nggak keberatan, dan dia malah ngerjain tugas-tugas sekolah Deryn (emang dasar cowok rajin dan pinter).

Seiring berjalannya waktu, Deryn menyadari bahwa tulisan-tulisan Farren di bukunya sama persis dengan tulisan puisi di bunga-bunga yang diterimanya. F.A = Farren Alexandro. Deryn kaget, dan ia menulis surat balasan untuk si F.A, agar menemuinya sepulang sekolah. Awalnya ia mengira F.A adalah Farren, tapi ternyata... F.A adalah Frey Alexandro, adik kembar Farren yang emang nggak ada beda dari ujung rambut sampe ujung kaki. Frey ternyata naksir Deryn setelah melihat fotonya saat pernikahan Anne. Dan yep.. bisa ditebak, mereka berdua jadian walau ada sedikit konflik dalam prosesnya ^_^

Lalu suatu hari... Nenek tua peramal itu datang lagi. Ia memberitahu, bahwa nasib Deryn telah berubah. Ia nggak akan menjomblo seumur hidup. Ia telah merelakan orang yang dicintainya, Arden, untuk sahabatnya, Micha. Perbuatan itu nggak gampang dilakukan, tapi Deryn melakukannya dengan tulus. Karena itu, “Dewa” memberikan imbalan berlipat-lipat pada Deryn, dan... garis jodoh Deryn berubah!
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Tika Nia.
223 reviews4 followers
December 15, 2023
Selama ini Deryn selalu ngerasa minder kalo dibandingkan dengan saudara kandungnya. Deryn anak ke-4 dari 6 bersaudara yang semuanya cewek. Menurutnya, semua saudaranya cantik, tinggi, berkulit putih dan mulus. Tapi Deryn ngerasa jadi anomali, kebalikan dari 5 saudaranya yang sempurna.

Pada suatu siang yang nggak terbayangkan, tiba-tiba rumah Deryn didatangi perempuan aneh! Perempuan dengan bola kristal itu meramal nasib Deryn dan saudara-saudaranya. Semuanya mendapatkan ramalan baik: nasib baik dan keberuntungan. Semuanya, kecuali Deryn! Yaaa, Deryn diramalkan akan jadi jomblo seumur hidup! Seketika Deryn nggak bersemangat melakukan apapun.

Nggak cuma itu, di sekolah Deryn juga ada masalah sama Micha. Padahal Micha adalah sahabat satu-satunya. Duuuuh rasanya hari-hari Deryn jadi nggak seru sama sekali 🤧 Memangnya ada masalah apa sih sampe Deryn memusuhi Micha? Terus soal ramalan Fudus itu, Rosaline bilang itu ramalan paling tepat di dunia! Beneran nggak nih???

🔮🔮🔮 baca review buku lainnya di IG ku @tika_nia

Lagi-lagi baca Teenlit gini terasa asyik! Konflik remaja tentang persahabatan, romansa, dan hubungan adik-kakak diceritakan dengan seru di sini! Tingkah laku dan pemikiran Deryn emang khas remaja SMA banget, itu yang bikin seru. Baca ini juga bikin flashback masa SMA! 😅

Page turner! Gaya bahasanya ringan ala anak SMA. Konfliknya dapat dan ngga begitu berat. Menurutku, ceritanya lumayan ketebak tapi tetep seru dan menghibur! Recommended buat pecinta Teenlit dan yang mau cari bacaan ringan 😃
7 reviews
December 23, 2021
bhaique. ini bisa dibilang objektif tidak ya, karena saya menilainya sesuai dengan kesan pertama saya saat membacanya 15 tahun yang lalu, dan saat saya masih SMP. Seingat saya saat itu, ceritanya sangat seru walaupun tentu tidak masuk akal, dan mungkin bertanya "kalau si pemeran utama dengan pacarnya akan menikah, terus Rose dan pacarnya gimana??" tapi yahudahlah ya. terkadang kalo baca novel fiksi emang ada beberapa hal yang harus kita 'yaudahlah ya'.
Gaya bahasa nyaman untuk dibaca, dan ada beberapa bagian yang bisa buat tertawa. saya tidak tahu kalau saya baca sekarang penilaian saya akan tetap sama atau tidak, tapi memang teenlit seperti ini punya target market sendiri yakann, namanya juga TEENlit
4 reviews
July 16, 2018
Novel ini aku baca dulu banget pas masih SMP, buat yg suka novel romance ringan ini cocok bgt. Ringan tapi gregetnya dapet, ada di beberapa bagian yg bikin "Hah? Gila ngga nyangka!"
1 review
May 19, 2021
Novel ini aku baca sewaktu aku masih SMP bagi kalian yang tidak suka membaca buku buku berat, buku ini cukup bagus untuk dibaca, dan ringan!
Profile Image for Audrey.
28 reviews1 follower
February 26, 2018
Buku pas jaman SMA dulu dan ketemu lagi pas pinjem buku dari temen. Ceritanya memang ditujukan buat masa masa remaja, dimana jaman dulu masih banget percaya ramalan, surat-suratan dan curhat sama temen deket.

Pesan moralnya dapet banget : "Nasib seseorang terletak di tangannya sendiri, bukan di tangan orang lain, bukan di tangan siapa pun, bukan di tangan orang yang bisa melihat masa depan sekalipun."
Profile Image for ninis.
47 reviews2 followers
March 18, 2022
Menurutku ceritanya seru dan ringan pastinya, namanya juga teenlit. Halaman bukunya yang sedikit, jadi bisa dibaca dalam sekali duduk. Karena aku masih remaja, aku beranggapan buku ini relate sekali dengan ku, dari permasalahan antar sesama teman, saling berkorban untuk menurunkan ego nya masing masing. Lalu masalah tentang cinta yang bertepuk sebelah tangan alias cinta segita antara deryn dengan micha, WKWK.

YUP! walaupun ini alur ceritanya ketebak banget, kayak pembaca tu bakalan tau ini alurnya bakal mau dibawa kemana. Ada satu yang plot twist sih kalau ternyata farren itu punya kembaraannn!! HAHAHA

Yang jelas aku sangat enjoy membaca cerita ini, suka banget sama cerita yang membawakan tentang pentingnya sebuah sugesti dan berpikir dengan cara yang positif. Senyum2 sendiri kalau mengingat tingkah laku si Fray.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Yuni P Ananda.
18 reviews
April 24, 2013
Aku baca buku ini juga sekitar 3 tahun lalu waktu masih SMP dan aku sekarang udah mau lulus SMA. Kalo Dua Belas Pendar Bintang aku pinjam dari perpustakaan sekolah, buku ini aku pinjam dari temen (nggak modal banget ya?) haha.

Awal-awal baca sih ceritanya menarik dan memang keren banget tapi entah kenapa yang paling berkesan justru bagian mendekati akhir. Aku bahkan sempat lupa sama cerita di awalnya.

Novel ini bercerita tentang Deryn. Deryn itu 5 bersaudara kalo nggak salah dan dia adalah anak tengah-tengah. Katanya sih biasanya anak tengah itu emang paling nggak enak, begitu juga yang dialami Deryn. Dari semua kakak beradik itu Deryn yang paling nggak cantik, nggak pintar, pokoknya paling nggak menarik dari semuanya. Nggak jelek sih tapi ya kalah sama saudara-saudaranya.

Suatu hari ada seorang wanita tua yang lewat rumah Deryn dan adik Deryn yang paling kecil dengan baik hati ngasih minum wanita itu dan ternyata si wanita itu adalah peramal fudus ororpus gitu (lupa mengenai ramalan ini) dan katanya ramalan ini adalah ramalan paling jitu di seluruh dunia (kira-kira gitu). Maka diramallah kelima bersaudara itu.

Dari kakak yang tertua diramal bagus kalo nggak salah mengenai pernikahannya. Yang kedua diramal bagus mengenai pekerjaan. Yang keempat diramal bagus mengenai pendidikan. Yang kelima juga kayaknya. Cuma Deryn yang diramal jelek. Bener-bener jelek! Deryn diramalkan nggak akan punya jodoh. Parah nggak sih? Apalagi kan katanya ramalan fudus ororpus ramalah paling jitu. Terlebih kakak-kakaknya malah makin manas-manasin.

Setelah kejadian ramal-ramalan itu, Deryn berusaha melupakan dan yakin kalo itu cuma bullshit tapi tetep aja kepikiran. Terlebih lagi ketika Deryn suka sama seorang cowok di sekolahnya dan ternyata cowok itu malah sukanya sama sahabatnya bahkan sampe jadian. Miris banget jadi Deryn. Dia jadi ingat lagi sama ramalan itu dan putus asa karena yakin ramalan itu tepat. Deryn juga sempat marah sama sahabatnya karena mengkhianati dia. Jelas- jelas dia suka sama cowok itu kok sahabatnya malah mau jadian sama cowok itu. Tapi mungkin karena dasarnya Deryn emang baik atau apa akhirnya dia mengikhlaskan hubungan sahabatnya dan cowok itu.

Nah, mungkin karena kebaikan hati Deryn itu lah Dewi Fortuna atau dewi apapun lah berbaik hati sama Deryn.

Deryn mulai ada rasa sama cowok lain. Ganteng sih, baik sih tapi masalahnya cowok itu adalah pacar adiknya sendiri! Deryn kelimpungan. Tapi Deryn nggak mau lah, cowok itu pacar adiknya. Jadi Deryn menghindar dari cowok itu.

Belakangan kiriman paket berupa bunga masih ada terus yang awalnya dikira Deryn dari cowok yang disukanya karena inisialnya sama. Sampe suatu hari (lupa persisnya) si Farel, pacar adiknya itu datengin Deryn ke sekolah. Deryn jelas nolak sampai akhirnya Deryn tau kalo cowok yang sama dia selama ini bukan Farel tapi kembarannya, Frey. Frey suka sama Deryn sejak melihat foto keluarga Deryn dan dia tertarik melihat Deryn (agak klise sih sebenernya ya alasannya).

Pokoknya akhirnya mereka jadian dong karena udah nggak ada ganjalan lagi di hati Deryn.

Yang aku suka pastinya romantisnya si Frey ke Deryn lah ya hehe tapi ceritanya yang keren itu juga bikin aku mengingat cerita ini terus. Unik banget. Pesan moralnya pun jelas bahwa kebaikan itu besar banget nilainya. Mungkin emang bener waktu itu Deryn diramal nggak akan punya jodoh. Tapi ternyata garis hidup bisa diubah tergantung cara hidup kita. Kalo kita baik, Tuhan akan kasih hal baik juga nantinya. Walaupun takdir Deryn katanya suram tapi nyatanya perbuatan baiknya berbuah manis :)

Recommended banget deh!

Happy reading :)
Profile Image for Biondy.
Author 9 books234 followers
April 30, 2014
Judul: Ramalan Furdus Ororpus
Penulis: Julia Stevanny
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Halaman: 219 halaman
Terbitan: Juli 2005

Perempuan tua aneh itu datang pada suatu siang dan mengacaukan hidup Deryn. "FUDUS OROROR!" katanya dengan suara bergetar mengerikan. Matanya membeliak dan tangannya bergerak-gerak liar. "Naik. Turun. Lurus. Terputus... Oh, nasibmu sangat buruk, Nak! Kau dilahirkan tanpa garis jodoh! Kau ditakdirkan untuk menjadi perawan tua!"

Diramal begitu jelas membuat Deryn bete. Apalagi Rosaline, adiknya yang kutu buku bilang bahwa ramalan Fudus Ororpus adalah ramalan paling tepat di dunia. Celaka nggak tuh! Dan runtutan kejadian berikutnya yang terjadi dalam hidup Deryn sesuai dengan isi ramalan!

Terus, ramalan itu bener nggak sih? Masa Deryn harus ngejomblo seumur hidup...? Ah, nggak kuat...

Review. Mengandung spoiler.

Man, it's been awhile since the last time I laugh, like the idea, and adore a teenlit.

Novel ini bercerita tentang Deryn, seorang gadis SMA yang tiba-tiba diramal akan menjadi perawan tua. Sialnya, dia memperoleh ramalan Fudus Ororpus, ramalan yang disebut sebagai paling tepat di dunia ini.

Berusaha mengubah ramalan itu, Deryn mencoba untuk 'nembak' Arden, salah satu cowok cool di sekolahnya, karena merasa cowok itu memberikan sinyal-sinyal positif padanya. Sayangnya, dia salah tangkap. Sinyal yang Arden keluarkan itu, dia tujukan pada Micha, sahabat Deryn.

Deryn tambah bete saat dia tahu kalau Micha, yang bilang ke Deryn bahwa dia tidak suka pada Arden, ternyata malah jadian dengan cowok itu. Hal ini membuat Deryn tidak mau bicara pada Micha. Micha yang tidak rela kehilangan sahabatnya, akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hubungannya dengan Arden.

Sampai di sini saya merasa si Deryn ini cewek yang menyebalkan. Bener banget pas Arden bilang ke Deryn: '[...] Gue nggak nyangka, ternyata lo tuh kekanak-kanakan banget. Egois. Perbuatan lo ini... perbuatan lo ini kayak nyuruh orang membuang pialanya ke sungai karena dia berhasil juara pertama, sedangkan lo gagal..." (hal. 127). Tapi hal ini memang menjadi salah satu poin novel ini.

Setelah Deryn akhirnya merelakan Micha dengan Arden, dia bertemu dengan Farren, cowok adiknya yang seusia dengannya. Si Farren ini jauh lebih cakep dari Arden, sampai si Deryn grogi pas pertama kali ngobrol dengan dia.

Mempersingkat cerita, Deryn kemudian mulai menerima bunga mawar dan puisi dari seseorang berinisial F.A. Lewat suatu kejadian, Deryn akhirnya tahu kalau si Farren-lah yang mengirimkan bunga-bunga itu.

Di sini saya kira si penulis akan menempatkan Deryn dalam posisi yang sama dengan Micha. Suka sama seorang cowok, tapi cowok itu adalah pacar dari orang yang sangat dekat dengannya (Rosaline, adiknya yang membantu dia melawan ramalan Fudus Ororpus, dalam kasus ini).

Ternyata dugaan (dan harapan) saya meleset. Penulis terkesan memberi jalan keluar yang mudah. Solusi yang ditawarkan memang sudah ada sedikit bayang-bayangnya, tapi tidak terlalu kuat, sehingga saat twist-nya terbuka, saya hanya bisa menghela napas kecewa.

Secara keseluruhan saya suka dengan novel ini. Gaya berceritanya mengalir. Penokohan oke. Saya suka dengan konflik yang ditawarkan, tapi kurang suka dengan penyelesaiannya. Kalau akhir ceritanya tidak dibuat seperti ini, mungkin saya bakal kasih bintang 5.

Buku ini untuk tantangan baca:
- 2014 New Authors Reading Challenge
- 2014 Young Adult Reading Challenge
Profile Image for Annelice.
200 reviews8 followers
March 19, 2022
Bintang 3,5 deh!

Kalau kita tarik ke masa 16 tahun lalu atau tepatnya tahun 2005 mungkin saya akan memberi bintang 5 atau bahkan lebih mengingat novel dulu genre dan temanya belum sebanyak sekarang dan lagi novel dulu (bahkan juga filmnya) selalu saja ada tokoh yang meninggal.

Fudus Ororpus, sebuah novel yang bercerita tentang seorang gadis yang mencoba melawan ramalan buruknya untuk menjadi perawan tua. Ceritanya sebenarnya ketebak ya kalau si gadis itu pasti pada akhirnya akan mendapat pasangan. Namun... lika-likunya dalam mencari pasanganya itu loh yang membuat saya sempat berdecak "Hah, kok bisa??" Karena memang tidak terduga.

Deryn, seorang gadis berusia 16 tahun yang amat sangat menyukai laki-laki bernama Arden, namun sayangnya cowok yang ditaksirnya tersebut justru menyukai sahabatnya sendiri yang bernama Micha.

Jujur saya sempat terharu dengan kisah cinta segitiga diantara mereka, terutama tentang persahabatan Micha dan Deryn. Bagaimana mereka berkorban satu sama lain, menurunkan ego dan berfikir secara dewasa bersama-sama.

Saya juga sangat suka nama-nama setiap tokoh di novel ini, mulai dari Anne (dan cowoknya Orlando), Juliet (cowoknya bernama Danny), Bianca (dengan Anthony), Deryn (dengan Fray), Rosaline (dengan Farren), Shannia (dengan Peter), dan Micha (dengan Arden). Semua nama tokohnya mengingatkan saya pada nama-nama bangsawan abad pertengahan, elegan.

Namun sayang plot yang disajikan di novel ini terkesan cepat-cepat dan melompat-lompat. Alhasil banyak bagian yang seharusnya bisa dijelaskan lebih detail malah terlewat begitu saja. Seperti bagaimana Micha dan Arden akhirnya pacaran atau apakah Deryn jadi mengikuti mereka berdua sepulang sekolah, itu perlu dijabarkan lagi agar pembaca tidak bingung.

Lalu 1 lagi dibagian terakhir saat peramal datang kembali. Disitu diceritakan bahwa Daryn sedang bersantai bersama keluarga saat tiba-tiba peramal itu datang. Namun anehnya tak ada sedikitpun hal yang menggambarkan keterkejutan kedua orang Daryn melihat penampilan wanita tersebut yang lusuh, dekil dan aneh apalagi kedua orangtuanya tidak pernah bertemu wanita itu sebelumnya. Apa lagi tiba-tiba wanita itu masuk rumah tanpa permisi dalam kedaan pakaian berlumpur.

Sudah masuk rumah orang sembarangan, bikin kotor, penampilan berantakan, bawa-bawa bola dan tongkat pula. Apa orang tuanya nggak kaget mengira itu nenek orang gila atau minimal gelandangan? Wkwkw.

Tapi ya sudahlah. Ceritanya cukup seru kok dan ringan yang pasti. Khas teenlit pokoknya. Dan lagi jumlah halamanya nggak banyak.
Profile Image for mads.
714 reviews43 followers
August 1, 2016
It's funny but I used to love Indonesian teen-lit, now I loathe them. The reason behind that is as a teenager I was surrounded by people who had already paired off with one and another and I remember that this was in Junior High School. I was the huge dork and the awkward goth princess who sweated too much and had weird spotty hair in the eight grade so my romantic life was basically non-existent. I remembering having a crush on like 3 different guys and my chance to actually go on a date with them ranges from very impossible to never in your wildest dream, so I had to escape the real life using this little romance books. It truly helped and at some point I stopped obsessing over guys and read something else that mattered instead. It's not like I cared about these guys, if the opportunity to actually go on a date with them presented itself I would respectfully decline, even though I spent all my waking hours obsessing over them. It's just that I was so bored and every girls in my class seem to be dating a guy or going out with guys or just hang out with them without embarrassing themselves and I was the quirky girl, though, not by choice but I also wanted to be a normal person too.

Anyway.

Sorry I got off the rails for a while there but I just had to mention my pathetic 8 grader life and the reason why I loved teen-lit so much (also forgot to mention that all the girls in my class read them and these books are just simply conversation starters).

Ramalan Fudus Ororpus is one of the most popular teenlit books published in those time, you know. So everyone's reading it, everytime I went to the bookstore I just saw them and at some point I felt like it was drilled into my brain that I had to read it. So I did.

It was fun to read for a teenager, I guess. There's this main character who's like super 'ugly' and one day a psychic who looked like a Hobo asked for a glass or water (or something along those lines) in the MC's house and then she predicted all of their futures and all of her perfect sisters got such amazing prediction while she got the one that flops. Then she has a crush on a guy followed by drama drama drama and I don't remember whether she ended up with her crush or what.

To this day I still have a copy of this book (I've sold all of my other teen-lit books to buy new books, plus I'm running out of space in my bookshelves) and I will probably re-read it again at some point when I'm in a nostalgic mood.

3/5
141 reviews18 followers
January 18, 2015
Baca review selengkapnya di artrevoir.blogspot.com.

Buku ini jelas buku lama, tapi aku beli cetakan keempatnya, Juli 2012. Sebenernya dan emang bener banget, buku ini keren dan absolutely amazing! Aku bahkan gak tau ending-nya kayak begitu, bahkan sangat terlihat mustahil dalam menghindar dari ramalan itu. Aku kalo jadi Deryn sih gak bakal percaya ramalan itu.

Dimulai dengan cerita Deryn, gadis berusia 16 tahun yang belum pernah ditaksir cowok selama hidupnya. Setelah mendengar ramalan itu, Deryn tentu aja langsung panik, dia pun curhat ke Micha, sahabatnya. Micha menghiburnya, dia toh juga belum pernah pacaran. Tapi, sebetulnya, Arden, cowok yang digambarkan kak Julia Stevanny itu perfect banget, sering curi-curi pandang ke Deryn. Langsung deh, dia pun menyukai Arden.

Tapi keputusasaan Deryn dengan nasibnya jadi perawan tua sangat memengaruhi dia. Dia tau bahwa kakak-kakak perempuannya sudah punya cowok semua, dan ternyata juga, Rosaline--adiknya yang paling kutu buku--itu juga punya pacar, Farren. Rosaline sempet ngasih tau kalo ada orang yang pernah diramal oleh Ororor (peramal fudus ororpus) dan ternyata salah. Namanya Robert Welsinki, dia ditakdirkan miskin, eh ternyata malah jadi kaya, karena dia tidak percaya sama ramalan itu.

Puncak problemanya adalah Micha, sahabatnya, pacaran dengan Arden! Persahabatan mereka pun mulai hancur, dan Deryn membenci Micha, sangat membenci cewek itu. Ternyata selama ini, Arden bukan melihat ato curi-curi pandang ke Deryn, tapi tepatnya ke Micha, yang selalu jalan disamping Deryn!

Apalagi, kakaknya yang tertua, Anne, akan melaksanakan pernikahannya. Semua anak perempuan di keluarganya (kecuali adik terkecilnya, Shania) akan datang bersama pasangannya. Dan Deryn masih memusuhi Micha. Terpaksa deh, Deryn datang sendirian ke pesta itu! :(

"Nasib seseorang terletak di tangannya sendiri, bukan di tangan orang lain, bukan di tangan siapa pun, bukan di tangan orang yang bisa melihat masa depan sekalipun." - Mama Deryn, hlm 25.
Profile Image for Ayu.
343 reviews22 followers
December 9, 2011
bayangkan seorang perempuan tua bungkuk dengan dandanan a la gypsi siang itu dateng ke rumahmu dan langsung meramal kalo kamu nggak bakalan punya pasangan selamanya. buruk, kan ? yaaaaaa, buruk banget emang. seburuk-buruknya yang akan terjadi, aku juga gak mau kok kalo aku diramal bakalan nggak punya pasangan hidup. SELAMANYA!

yang dialami sama si tokoh utama dalam buku ini juga kayak gitu (sial men, lupa namanya). jadi tiba-tiba dia diramal sama seorang peramal yang tiba-tiba muncul di depan rumahnya. si cewek utama ini diramal kalo dia bakalan jadi perawan tua. akhirnya, berusaha buat ngelawan sugesti si peramal, si cewek utama nembak Arden, cowok yang udah lama ditaksirnya. apesnya, si Asden ini malah nyukain sahabatnya si cewek utama itu sendiri. makin hancurlah perasaan si cewek utama ini. udah diramal jadi perawan tua, nyukain cowok ganteng udah lama, pas ditembak eh malah ditolak. dunianya si cewek utama malah jadi lebih jungkir balik lagi setelah sahabatnya, yang pernah bilang kalo dia nggak suka sama si Arden, ternyata malah jadian sama si Arden tanpa ngasih tahu si cewek utama itu.

endingnya, si cewek utama ini akhirnya jadian sama cowok, hampir bisa ditebak lah kalo cewek utama ini bakalan dapet cowok. yang nggak bisa ditebak adalah cowok yang jadi pacarnya. aku kira pasti dari temen sekolahnya sendiri atau dari siapapun yang seenggaknya udah kenal sebentar sama si cewek utama ini, tapi ternyata Frey, cowok yang akhirnya jadi pacarnya si cewek utama, tau si cewek utama itu dari sebuah foto. foto pas si cewek utama hadir pas pernikahan kakak kandungnya. dan bagian ini yang bikin aku ngerasa janggal. banget. maksudku, kayak nggak ada pemeran lain aja.
Profile Image for Yustie Amanda.
207 reviews
May 13, 2014
3,5 bintang....

Deryn ini egois tapi maklum juga, siapa sih yang gak sakit hati dibegituin. Bianca sama Juliet nyebelin, Rose misterius! Micha sebenernya nyebelin sampe kayak gitu. tapi yaudalah, sama kayak Deryn, aku berusaha rela, lagian sepertinya sebelum masalah itu ada, dia baik. setelah selesai masalah ini juga baik.

Dannn, aku suka penyelesaian masalahnya, tentang ide dan kenapa . heheheh. keren, bermakna banget ramalannya, hehe.

ok, jadi si Deryn bersaudara ini diramal sama tukang ramal paling manjur sedunia, ketiga kakaknya dan kedua adiknya diramal yang bagus-bagus, tapi kalo si Deryn malah dibilang kalo dia ini bakal jadi perawan tua-_-
untuk menggagalkan ramalan itu, Deryn nekat nembak cowok yg dia suka Arden, tapi cowok ini
2 reviews1 follower
September 25, 2011
I think this book is good.because prove that doing good for others just like to do a good to yourself.

basically, this book tells about a person who predicted will be an old maid. but because she's doing good by giving someone who most she was loved for her friend. so,god will change her destiny,said forecaster FUDUS OROPUS.

beside excess dan moral value,This book also have some weakness.namely,too many characters in this book. this book is thick enough. so it takes some time to read and understand it and also make someone lazy.

although there are some weakness, but this book is still OK. . .
I like it . . .
Profile Image for Bagoes Zzobazde.
2 reviews
October 20, 2013
nama:laila sinia f.s
kelas: X 5
no ab:16
ini resensi saya

RAMALAN FUDUS OROPUS
PENGARANG ; JULIA STEVANNY
PENERBIT ; PT. GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA
TAHUN ;2005
TEBAL ;224

Perempuan tua iti meramal Dryn yang mengacaukan hidup deryn ,dia diramal menjadi perawan tua oleh 'FUDUS OROR' jelas membuatnya bete. apalagi semua saudaranya di ramal yang baik-baik.
namun kegigihannya tidak percaya membawa hasil, dia membuktikan bahwa jika kiata menolong orang dengan tulus suatu saat kita mendapat kebaikan dari kebaikan kita kepada orang lain.
Profile Image for Ninunz Sonelf.
3 reviews
September 30, 2011
I think this Book good

because after I read this book I felt that if we willing to sacrifice our friend, we will get more good replies.

This book have weakness there are....if you read this book not from page 1. may be you would be difficult to understand the story. and this story have many figure in each session.

But this book can teach us about help friend and about what is Love. ^^

I like it.
Profile Image for Soraya Fadhilah.
13 reviews3 followers
April 13, 2013
tertarik beli buku ini gara-gara dia Penulis Berbakat "Lomba Novel Teenlit Writer 2005". Ya lagi lagi saya suka kalap mata sama novel apalagi kalo ada embel-embel "juara bla bla..". Untuk novel teenlit ini lumayan ringan, ceritanya beda dari yang lain.ketebak sih walau awalnya ga keliatan happy ending tapi pasti happy ending juga ujung-ujungnya. baca ini waktu masih smp dulu jadi lumayan worthed buat dibaca lah apalagi kalo kamu masih remaja yang galau dan unyu menye :)
Profile Image for Tiyas Jewels.
2 reviews
October 20, 2013
RAMALAN FUDUS OROPUS
PENGARANG ; JULIA STEVANNY
PENERBIT ; PT. GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA
TAHUN ;2005
TEBAL ;224

Perempuan tua iti meramal Dryn yang mengacaukan hidup deryn ,dia diramal menjadi perawan tua oleh 'FUDUS OROR' jelas membuatnya bete. apalagi semua saudaranya di ramal yang baik-baik.
namun kegigihannya tidak percaya membawa hasil, dia membuktikan bahwa jika kiata menolong orang dengan tulus suatu saat kita mendapat kebaikan dari kebaikan kita kepada orang lain.
Profile Image for Tria Nita Situmorang.
43 reviews7 followers
April 6, 2013
Udah agak lupa sih sama buku ini... Tapi, yang jelas buku ini selalu menempel di otak saya karena judul dan ide ceritanya yang nggak biasa. Ide ceritanya menarik, karakternya Deryn juga lucu, walaupun agak-agak sial juga sih. Saya ingat dulu saya sempat dbikin ketawa sama beberapa bagian cerita di buku ini. :))
Profile Image for arimbi.
17 reviews
March 19, 2015
Awalnya iseng beli di gramedia, judulnya lucu tapi aku kira bakal fiksi bgt gitu ternyata engga. Ceritanya lucu, bagus, seneng, sedih semua ada jadi satu. Aku suka bgt gimana cara frey ngedeketin deryn. Tapi super jahat buat si micha aku ga suka bgt tuh sm dia jadi sahabat kok jahat bgt padahal udah deket lama tapi kok bisa-bisanya :-( tapi BAGUSBGT!
Profile Image for Anak Agung  Candrawati.
4 reviews
January 15, 2016
Ramalan Fudus Ororpus : judul yang unik. alur ceritanya yang simple membuat sy langsung 'tenggelam' dalam ceritanya dan tiba2 sj novelnya sdh habis terbaca. Dengan ending yg agak surprising but still 'happy ending'. This book is one of my favorites.
13 reviews1 follower
November 21, 2009
A story about silly fortune teller, I can tell.. ;P
Profile Image for Aviandha  Riana.
35 reviews
March 14, 2010
hha . kreen kok . *gbsa ngasi reviews banyak2 . soalnya udah agak lupa , iikan novel pinjaman*
Profile Image for Cindy.
11 reviews
March 27, 2012
I don't know why, but I love this book~

Actually It is just a simple story~ But for me, it's so sweet :)
Displaying 1 - 30 of 36 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.