Jump to ratings and reviews
Rate this book

Deep Rooted Tree #1

Deep Rooted Tree #1

Rate this book
Istana Gyeongbok digemparkan serangkaian peristiwa pembunuhan. Satu persatu, para cendekiawan Jiphyeonjeon tewas mengenaskan. Kang Chae Yoon, anggota Pasukan Patroli Kerajaan, ditugaskan menyelidiki kasus ini. Walaupun Chae Yoon cerdas dan bertekad kuat, pangkat rendahnya menghambat penyelidikan, karena ia tidak dapat sembarangan menyentuh orang-orang berpangkat tinggi yang ia curigai.

Dalam penyelidikan, Chae Yoon dibantu oleh ahli autopsi Garion, dayang misterius So Yi, cendekiawan Seong Sam Moon, dan ahli astronomi Lee Sun Ji. Namun, setiap fakta baru yang Chae Yoon temukan memunculkan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban. Selain itu, ada kemungkinan keterlibatan Yang Mulia Raja Sejong. Apakah Chae Yoon akan melanjutkan penyelidikannya meski nyawa menjadi taruhan?


Novel ini telah diangkat menjadi drama dan mendapat berbagai penghargaan (SBS Drama Awards) di tahun 2011, diantaranya Best Drama dan Best Actor.

400 pages, Paperback

First published January 1, 2006

3 people are currently reading
134 people want to read

About the author

Jung-Myung Lee

20 books60 followers
Lee Jung-myung (이정명) has sold hundreds of thousands of copies of his books in his native Korea. One, Deep Rooted Tree, was made into a popular TV series.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
5 (9%)
4 stars
23 (43%)
3 stars
19 (35%)
2 stars
3 (5%)
1 star
3 (5%)
Displaying 1 - 14 of 14 reviews
Profile Image for Jin.
848 reviews148 followers
August 14, 2023
I have re-read this book this weekend and I'm correcting the rating to 4 stars. Full review to follow on the second book.
Profile Image for Aravena.
677 reviews36 followers
June 26, 2019
Bagian dari #BacaSetelahNonton, proyek pribadi saya untuk membaca buku sumber adaptasi film/seri TV yang sudah saya tonton dan meninggalkan kenangan tersendiri.

Edisi #1 dari proyek ini adalah Deep Rooted Tree karya Jung-Myung Lee, yang diadaptasikan ke seri drama Korea pada 2011 dan disutradarai Jang Tae-yoo.


Oke, jadi buku 2 volume (ulasan ini sekalian mencakup kedua volumenya) ini adalah novel Korea pertama yang sukses saya tuntaskan. Dengan total 800-an halaman, Deep Rooted Tree memuat hal-hal berikut:

-Rentetan pembunuhan berantai di era Joseon!
-Plot fiksi sejarah dengan tokoh-tokoh nyata (terutama Raja Lee Deo) yang berperan besar dalam sejarah negeri Korea!
-Limpahan ilmu sains, arsitektur, filosofi hidup, dan terutama fonologi!
-Sub-plot asmara!

Isi yang begitu ‘dahsyat’ itu rasanya akan membuat Deep Rooted Tree menarik dibaca oleh siapa pun… tapi harus saya bilang juga, gaya penuturannya kurang aksesibel. Buat saya yang kurang familiar dengan sejarah dan berbagai istilah Korea, bagian awal hingga pertengahan buku ini terasa cukup melelahkan. Memang, sudah ada banyak catatan kaki dan teknis di edisi terjemahan ini, tapi tetap saja saya lumayan kewalahan dengan puluhan nama tempat dan konsep yang diperkenalkan (*nghafal nama-nama karakternya saja sudah susah! Hahaha….)

Mungkin karena efek alih bahasa, beberapa dialog dan interaksi karakter terasa kurang wajar. Ada nuansa humor atau makna implisit (nuance) yang sepertinya kurang tersampaikan. Jadi, butuh waktu lumayan lama untuk saya memahami watak dan peran para karakter. Satu hal lagi: penikmat cerita detektif atau percintaan konvensional mungkin akan kecewa membaca judul ini, karena pada akhirnya saya merasa kedua elemen tersebut lebih berupa pelengkap atau jembatan menuju tema inti ceritanya.



Terlepas dari semua itu, satu hal yang harus ditekankan: tema intinya bagus sekali.

Ada konflik filosofis klasik di sini, suatu pertentangan antara inovasi progresif dengan kepercayaan tradisional yang sudah mengakar dalam. Bahasa memegang peranan penting, begitu pun dengan ketegangan antar kasta sosial. Ini kisah orang-orang hebat yang terus memperjuangkan hal-hal penting walau diterpa badai,

Bisa dibilang, walau ratusan halaman di pertengahan ceritanya kadang membosankan dan tersendat-sendat, 100 halaman terakhirnya terasa cukup menebus semua itu.

Versi Seri TV



Dengan 24 episode berdurasi kira-kira sejam untuk tiap episode, Deep Rooted Tree versi seri TV banyak menambahkan dan mengembangkan lebih jauh dari buku aslinya. Ada tambahan yang akan terkesan, err… terlalu ‘drama Korea’, tapi tak bisa dipungkiri kalau perubahan itu juga membuat ceritanya lebih menghibur dan aksesibel.

Karena perubahan signifikan pada motivasi dan latar belakang tokoh-tokoh kuncinya, versi seri TV-nya terasa lebih epik, teatrikal, dan mengharu-biru. Sedangkan, versi novelnya lebih jelas dan komprehensif dalam hal pengetahuan teknisnya (yang memang lebih ideal disampaikan dalam bentuk teks ketimbang visual).

Namun, pada dasarnya esensi dan tema ceritanya yang indah dan inspiratif sama, bahwa setiap manusia, terlepas dari latar belakang maupun kondisi fisiknya, punya hak untuk bicara, berkomunikasi, dan saling memahami.
Profile Image for Kartika Nurfadhilah.
159 reviews21 followers
April 28, 2014
Ketika takut menyerang, berarti kekalahan telah tiba . Itu merupakan cara bertahan hidup yang ia pelajari dari puluhan peperangan. Cara paling pasti untuk bertahan hidup bukan karena kemampuan menambakkan anak panah dengan tepat sasaran atau kemahiran memainkan pisau. Caranya adalah dengan tidak takut. Sebanyak apapun musuh yang datang, jika tidak ciut dan takut, pasti seseorang takkan bisa terkalahkan dan dapat bertahan hidup.

Kang Chae Yoon merupakan salah satu anggota Pasukan Patroli Kerajaan yang bertugas menyelidiki kematian misterius beberapa cendekiawan di istana.Kecerdasan, keberanian dan keteguhan hatinya dalam upaya untuk mengungkap kasis pembunuhan membuatnya tidak gentar ditambah dengan bantuan Garion, seorang penjagal daging yang mempunyai keahlian medis karena kegiatannya yang berkaitan dengan menjagal hewan. Berkat bantuan Garion, Chae Yoon mampu mengidentifikasi kasus--membedakan antara kasus bunuh diri dan pembunuhan. Pembunuhan pertama diawali oleh ditemukannya mayat cendekiawan Jipyeonjeon, Jang Seong Su; cendekiawan dengan pangkat rendah ditemukan di dalam sumur yang biasa mengalirkan air suci ke dalam Istana. Pembunuhan kedua yaitu Yoon Phil yang mayatnya ditemukan terbakar ketika terjadi kebakaran di Biro Percetakan Istana. Pembunuhan ketiga yaitu Heo Dam yang mayatnya ditemukan kepalanya dipukul dengan tongkat besi. Perlahan Yoon Chae berhasil menemukan benang merah di semua kasus pembunuhan yang diawali dengan petunjuk yang diberikan oleh Jang Seong Su ketika kematiannya; mengepal kertas berisi kotak ajaib--merupakan permainan angka 'tidak berguna' pada saat itu.

Ketika akhirnya, Kang Yoon Chae selangkah lagi mampu mengungkap kasus pembunuhan; ia menyadari bahwa ada hal yang mampu menghalangi langkahnya dalam mengungkap kasus dan menangkap sang pembunuh. Statusnya sebagai pegawai rendahan membuatnya kesulitan ketika menemui petunjuk sosok yang memiliki status lebih tinggi darinya, akan tetapi bagaimana jika perkiraannya bahwa mU HYUL, Komandan pasukan internal yang bertugas melindungi Yang Mulia dari dekat sebagai kandidat utama berbagai kasus pembunuhan di istana? Lantas, apakah Yoon Chae mampu mengungkap kebenaran sesungguhnya?

*
*
Fyuh, akhirnya novel yang berhasil diselesaikan di semester ini. Ketika judul ini muncul di halaman website toko buku online langganan, aku langsung membelinya--hanya dengan melihat judulnya saja. Bukan tanpa alasan karena judul novel ini adalah judul yang sama dengan drama saeguk yang kusuka, drama heroik (menurutku sih) yang mengambil latar Joseon pada tahun awal berdirinya dinasti ini yang saat itu dipimpin oleh Raja Sejong; yang kemudian menyusun tata huruf KOrea yang disebut Hangul semenjak itu Korea tidak lagi menggunakan huruf CIna dalam kegiatan berbahasanya. Kuakui sih sosok yang paling kharismatik dalam drama tersebut tidak lain memang Raja Sejong. Buku ini menceritakan usaha Chae Yoon dalam menyelesaikan pembunuhan aneh yang melibatkan cendekiawan muda Jipyeonjeon. Jujur saja sih, aku sangat menikmati ketika membaca novel ini, aplaus deh buat yang berhasil menerjemahkannya dengan baik dan rapih. Penulis aslinya sendiri memang lebih memaparkan bagaimana kecerdasan Chae Yoon mampu menangkap semua petunjuk dalam kasus dan mengaitkan satu persatu petunjuk.

Novel bergenre misteri ini cukup layak dibaca untuk orang-orang yang penakut tapi ingin membaca buku tentang pembunuhan (seperti yang nulis :p)-i dan aku lebih menyukai membaca Deep Rooted dibandingan buku yang sedang masuk dalam list 'currently reading' juga yang masih bergenre sama -_-! tapi yasudahlah~ Ngga lupa banyak hal yang bisa diambil dari novel ini, entah itu percakapan ataupun narasi dalam cerita yang terkadang menggambarkan hakikat kehidupan--menurut jaman itu. Dari novel ini juga diperoleh pengetahuan mengenai perkembangan ilmu yang berkembang pada masa itu diantaranya adalah aplikasi rumah kaca untuk menanam di musim dingin. Ah, sudahlah review singkat yang sangat tidak jelas wkwk

" Perang ada dua macam. Yang pertama adalah pertarungan yang mempertaruhkan tanah kekuasaan. Lalu, yang kedua adalah pertarungan yang mempertaruhkan waktu. JIka perang yang mempertaruhkan tanah negeri disebut sebagai perang ruang, maka perang yang mempertaruhkan moral disebut perang waktu."--Shim Jong Su (dalam Deep Rooted Tree Jilid 1)

n.b : review ini ditulis ditengah praktikum penkom :p sembari mengecek taksonomi protein di PDB HAHAHA
Profile Image for Lelita P..
632 reviews59 followers
September 28, 2017

WHY I LOVE THIS BOOK

1. Ini cerita detektif. Ada penyidik, kasus pembunuhan, proses investigasi mencari bukti untuk mencapai pelaku, analisis, dan rasa penasaran yang ditimbulkan akibat misteri pembunuhannya. Genre favorit saya. Begitu membaca premis seperti ini di sinopsis novel apa pun, sebisa mungkin saya akan membaca novel tersebut.

2. Tokoh utamanya. Chae Yoon, orang yang menjadi detektif di sini, adalah detektif yang sangat manusiawi. Statusnya sebagai prajurit rendahan yang susah bergerak di masa ketika kasta sosial sangat dijunjung di masyarakat, apalagi di Istana, menarik simpati saya sebagai pembaca. Rasa frustrasinya karena menemukan jalan buntu, rasa marahnya akan peristiwa-peristiwa pembunuhan itu, dan terutama rasa takutnya pada si pembunuh itu sendiri. Jarang sekali saya menemukan cerita detektif yang detektifnya terang-terangan mengakui betapa dia dicekam perasaan takut dan tegang akan kasus yang dihadapinya; akan si pembunuh itu sendiri. Selain itu, saya suka karakter Chae Yoon yang penyendiri, agak misterius, tapi penuh semangat, blak-blakan, punya rasa keadilan tinggi dan berdedikasi menyelesaikan kasus meskipun terbentur status sana-sini.

3. Segala hal terperinci tentang kehidupan di istana negeri Korea zaman itu (Joseon). Salut banget sama Lee Jyung-myung ssi yang bisa menuliskannya secara detail dan hidup seolah dia menggunakan mesin waktu untuk kembali ke masa lalu dan melihat istana itu dengan mata kepala sendiri. (Atau yang lebih masuk akal, Korea memang sangat rinci dalam hal penulisan sejarahnya.) Yang membawa pada kekaguman luar biasa pada Lee Jyung-myung ssi atas riset yang telah dia lakukan untuk novel ini. Pastinya riset itu sangat mendalam, butuh waktu dan energi. Belum lagi meramu semua informasi sejarah tersebut menjadi suatu fiksi historis. Salut, salut sekali!

4. Hal berikutnya yang membuat saya kagum adalah betapa orang Korea zaman dulu begitu pintar, begitu cerdas sehingga bisa menemukan ilmu dan teknologi yang untuk zaman itu sudah canggih sekali. Berkaca pada zaman sekarang ketika segalanya mudah, sudah ada jawaban untuk hampir semua hal dan teknologi semakin berkembang pesat... mengagumkan rasanya melihat ke masa lalu ketika ilmu-ilmu itu masih awal ditemukan: astronomi, pertanian, anatomi kedokteran, dan lain-lain. Angkat topi bagi orang-orang Korea, terutama Raja Sejong yang membiarkan ilmu pengetahuan praktis dan seni budaya juga berkembang di samping sastra dan filsafat.

5. Intrik-intrik kehidupan istana yang diceritakan di sini. Saya selalu suka cerita semacam itu di drama Korea--terima kasih untuk The Great Queen Seondeok. Sejak itu saya punya soft spot untuk cerita kerajaan Korea, dan novel ini menuliskannya dengan sangat menarik.

***

WHY MY HEAD FROWNED WHEN READING

1. Gaya bahasanya. Beberapa kali membaca novel terjemahan Korea (dan pernah mengeditnya juga), saya tahu gaya bahasa mereka memang seperti itu, tapi sulit rasanya untuk benar-benar terbiasa. Gaya penceritaan mereka memang unik, sayangnya kadang terlalu... melompat-lompat dan abstrak di beberapa bagian. Lebih mirip skrip drama, sih, karena mengedepankan adegan dan dialog. Makanya jadi terasa wajar banyak novel diadaptasi menjadi drama.

2. Nama tokoh-tokohnya. Mengingat novel ini adalah novel fiksi historis kolosal, nama-nama tokohnya sangat banyak dan membingungkan karena seringkali latar belakangnya tidak dijabarkan. Apalagi namanya mirip-mirip sehingga mudah sekali tertukar-tukar. Sejujurnya banyak tokoh yang sekip dari kepala saya gegara hanya terkesan sebatas "numpang lewat" dan namanya terlalu sulit diingat.

3. Selain nama tokohnya, istilah-istilahnya lebih memusingkan lagi. Judul buku, nama tempat/paviliun, dan istilah ini itu... sama sekali tak ada yang nyangkut di kepala saya. ^^;;

***

OVERALL

Sangat suka buku ini dan akan segera membaca kelanjutannya~
Profile Image for Dyah.
1,110 reviews62 followers
July 13, 2015
Actually, I want to give 3.5 stars. It's a MURDER MYSTERY--I have no reason not to love it.

Deep Rooted Tree is a work of fiction, but it's based on history. We'll learn about how difficult it was to create Hangeul, how much blood was spilled during the process, and how great King Sejong was.

*Trivia*
If you're a Running Man fan (like I am) and you've watched episode about Seoul Mission (starring CNBlue), you'll notice that one of their missions is collecting letters that form the word HUNMINJEONGEUM. I know that I've read the word somewhere...then I remember that I read it in this book! In fact, Hunminjeongeum is the title of the forbidden book that has caused the deaths of several people.
Profile Image for cindy.
1,981 reviews156 followers
June 2, 2014
banyak berbeda dari kdramanya. di novel jauh lebih bergenre detektif, penyelidikan kematian berantai yang terjadi di lingkup istana oleh pengawal rendahan bernama Chae Yoon, sedangkan di kdrm lebih bergenre palace intrique - jauh lebih mengutamakan peran Raja Sejong dan langkah2 politik internnya. kisah yang sama dari dua sudut pandang tokoh2 yg jauh berbeda.

kdramanya lebih mudah dicerna, dibuat lebih dramatis, sedang novelnya lebih membutuhkan kesabaran, mengikuti lakon si detektif yg cerdas namun minim kuasa, dalam menguraikan benang ruwet konspirasi dan pembunuhan yg tjd di belakang sang raja.

ripiu lengkap menyusul.
lanjut buku #2 dulu....
Profile Image for Sulis Peri Hutan.
1,056 reviews298 followers
February 26, 2016
review lengkap http://kubikelromance.blogspot.com/20...


Kebenaran ada di dalam kegelapan.
Kegelapan dapat menutupi kebenaran, tapi tidak dapat menghilangkannya.

Satu-satunya drama saeguk (drama sejarah dengan latar belakang sejarah) yang saya suka adalah Jewel in the Palace, yah, dulu waktu SMP-SMA saya menggandrungi korama dan dorama, baru setelah memasuki bangku kuliah minat saya agak berkurang. Saya sangat suka sekali dengan Jewel in the Palace, bahkan menjadi salah satu faktor yang menginspirasi saya untuk menggeluti bidang kesehatan, satu-satunya drama sejarah yang membuat saya betah bertahan di depan televisi. Jewel in the Palace sendiri bercerita tentang dokter kerajaan perempuan pertama dari Dinasti Joseon, yang sekarang kita kenal dengan Korea.

Sedangkan Deep Rooted Tree bercerita tentang terciptanya aksara Korea, atau Hangul. Deep Rooted Tree juga bersetting pada Dinasti Joseon, setelah Dinasti Goryeo lengser, kemudian dipimpin oleh Raja Sejong. Pada pemerintahan Raja Sejong inilah terjadi pembunuhan berantai yang menewaskan lima kaum cendekiawan Jiphyeonjeon, para cendekiawan yang paling disayangi Raja. Pada malam pembunuhan pertama hadir seorang anggota pasukan patroli kerajaan level rendah bernama Kang Chae Yoon, yang kebetulan sedang berjaga. Chae Yoon terkenal penyendiri dan sangat pintar, walau statusnya sebagai pasukan rendahan, Chae Yoon menyimpan analisis yang tajam dan mengagumkan. Awalnya dia ditugaskan oleh atasannya untuk menyelidiki kasus pembunuhan sepele tersebut karena tidak ingin posisinya terancam. Kasus yang tidak dipedulikan oleh siapa pun di tangan Chae Yoon dia mengerahkan segala tenaga untuk menyelidiki dan ingin mengungkap kebenaran.

Cendekiawan Jiphyeonjeon pertama yang meninggal adalah Jang Seong Su, mayatnya ditemukan di sumur istana, pekerjaan utama Jang Seong Su adalah membakar buku. Korban kedua adalah Yoon Pill, mengelola Kantor Percetakan di dalam istana. Dia meninggal karena kebakaran. Kematian ketiga jatuh pada Heo Dam, dia meninggal dengan tongkat besi yang dipukulkan tepat di belakang kepalanya. Tugasnya adalah membuat peta. Korban keempat jatuh pada Jeong Cho dengan teknik pembunuhan suchimhalsimbeop, teknik menusukkan jarum ke ruas tulang belakang yang bisa memblokir aliran darah. Teknik membunuh hanya dengan menggunakan jarum ini adalah teknik akupuntur rahasia pasukan Mongolia.

Semua korban meninggal dengan cara yang berbeda, lokasi yang berbeda. Kesamaanya adalah para korban memiliki tato yang tidak diketahui artinya dan semua cendekiawan Jiphyeonjeon tersebut mempunyai peran penting dalam penelitian rahasia yang sedang mereka kerjakan, misi rahasia tersebut berhubungan dengan buku terlarang. Ada orang yang ingin mengagalkan rencana tersebut.

Zaman baru memaksakan pilihan baru. Akankah orang-orang menerima perubahan yang takkan bisa diputar kembali? Atau, apakah mereka akan menolak perubahan itu demi loyalitas?

Tentu saja bukan hal yang mudah bagi Chae Yoon untuk mengungkap siapa dalang pembunuhan yang sebenarnya, banyak rintangan yang menghadang terlebih dia hanya anggota pasukan rendahan. Berkat bantuan Garion, sang penjagal daging istana yang mempunyai kemampuan mengautopsi mayat berkat keahlian kedokteran yang didapat melalui menjagal daging binatang, Chae Yoon banyak mendapatkan petunjuk, misalnya saja sang korban meninggal dengan cara apa dan berapa lama kejadian yang sudah berlangsung. So Yi, sang dayang istana yang sangat cerdik dengan kotak rahasia tetapi bisu dan mempunyai rumor tidak menyenangkan dengan Raja Sejong. Kemudian Chae Yoon juga dibantu oleh beberapa cendikiawan Jiphyeonjeon, seperti Lee Sun Ji yang membantu dengan kemampuan aritmetika dan astronominya, Seong Sam Moon yang walau dingindan ketus dia adalah sumber informasi tentang apa saja tugas korban yang meninggal di Jiphyeonjeon.

Buku pertama ini kental sekali dengan aroma misteri, bagian sejarah ada tetapi masih samar, misalnya saja ada beberapa foto lokasi pembunuhan di istana Gyeongbok dan di bagian akhir kita akan mendapatkan riwayat Raja Sejong. Cara menganalisisnya cukup rinci sehingga kita akan dibuat penasaran dan ikut menebak siapa pelaku sebenarnya. Yang paling saya suka adalah ketika Garion menganalisis kematian para korban. Yap, tokoh favorit saya di buku ini adalah Garion, si penjagal daging tukang mabuk tetapi sangat ahli dalam bidang kedokteran.

Buat pecinta romance, buku ini tidak mengandung unsur romantis, ada sedikit sekali bumbunya, penulis lebih mementingkan unsur misteri dan thriller daripada yang lain, jadi kalau ingin mencari buku yang bergenre thriller dibalut dengan historical fiction rasa sastra asia, buku ini tepat sekali. Untuk analaisis saya mengenai buku ini tunggu direview yang kedua ya :D

3 sayap untuk si penjagal daging.
Profile Image for Mia.
508 reviews18 followers
February 9, 2018
akhirnya selesai juga baca buku ini. bacanya dengan penuh perjuangan karena diawal baca sempat kehilangan mood. sebenarnya buku ini menarik untuk dibaca, kasus pembunuhannya bikin penasaran pengen tahu siapa pelakunya, apa hubungannya sama teka teki "kotak ajaib", apa benar kalo raja juga ikut terlibat, dll
sayangnya aku seperti terkena gegar budaya, banyak istilah2 yg terlalu sulit untuk dicerna, nama2 tokoh dibuku ini yg panjang dan hampir mirip plus tokoh yg terlibat sangat banyak, jadi bikin bingung. belum lagi harus menghafal nama2 tempat, jenjang jabatan di kerajaan. padahal sebelumnya aku sering membaca karya penulis korea tetapi belum pernah merasa sebingung ini, mungkin juga karena terjemahannya terkesan kaku.
dibuku ini diceritakan bagaimana frustrasinya seorang penyelidik berperingkat rendah dalam menyelidiki kasus2nya, terbentur dengan aturan kerajaan yg kaku, mempersempit dan mempersulit dalam memperoleh informasi. apalagi kalau kasus tersebut berkaitan dengan pejabat berperingkat tinggi, kaum bangsawan dan cendekiawan. perkataan mereka mutlak merupakan kebenaran dan tak boleh dibantah, belum lagi ada ancaman akan kehilangan pekerjaan atau bahkan nyawanya sendiri kalau si penyelidik menyinggung perasaan orang2 yg berkuasa.
sementara untuk si tokoh utamanya, aku kok malah kurang suka ya.. iya sih dia frustasi karena dibatasi geraknya karena terbentur oleh peraturan istana plus pangkatnya yg sangat rendah, tapi kok ya dibuku ini dia terkesan terlalu grusak grusuk, terlalu heboh, terlalu berani cenderung tidak sopan pada para tetua yg dimintai keterangan. orangnya juga terlalu emosian, gampang marah dan merasa paling benar sendiri.
semoga dibuku yg kedua lebih menarik untuk dibaca..
Profile Image for R-Qie R-Qie.
Author 4 books9 followers
June 21, 2017
Kisah berlatar sejarah kerajaan Joseon dalam pemerintahan raja Sejong. Tentang kasus pembunuhan para cendekiawan Jiphyeonjeon. Tokoh utamanya Chae Yoon, anggota Pasukan Patroli Kerajaan yang ditugaskan menyelidiki kasus tersebut. Berbagai petunjuk bermunculan, tapi justru semakin menimbulkan banyak pertanyaan. Keberanian dan jiwa muda Chae Yoon yang masih mudah tersulut emosi, tak jarang nyaris membahayakan dirinya sendiri.

Di awal halaman ada semacam sinopsis tiap bab juga pengenalan karakter tiap tokoh. Mungkin bagi sebagian orang ini bisa membantu menyelami kisah dengan meraba permukaannya dulu. Tapi saya justru khawatir ini akan membocorkan keseluruhan isi cerita dan tidak akan terasa seru lagi. Tapi ternyata tidak. Mungkin karena membaca sekelebatan, sinopsis itu tidak terlalu berpengaruh. Kesulitan terbesar dalam menuntaskan novel ini terletak pada sulitnya membedakan nama orang, nama tempat, nama benda, juga istilah-istilah yang meskipun ada catatan kaki tak mudah menempel dalam ingatan. Nama tempat dikira nama orang, nama benda dikira nama tempat, dst.

Di awal-awal, karena banyaknya tokoh, saya masih meraba-raba 'orang ini yang mana ya? Kedudukannya sebagai apa?' Membuat saya harus kembali ke beberapa halaman sebelumnya untuk mengetahuinya. Terutama karakter yang jarang muncul.

Terlepas dari kesulitan itu, jalan ceritanya menurut saya seru. Saya seakan menonton drama sejarah yang penuh intrik dan misteri. Banyak pula ilmu pengetahuan bertebaran di dalamnya. Endingnya? Bersambung ke jilid 2. :-D
Profile Image for Ana Indriyani.
87 reviews18 followers
December 1, 2016
Novel misteri pembunuhan yang benar-benar saya baca untuk pertamakalinya,,,
termasuk sedikit membingungkan untuk menghafalkan namanya, hehe.
karena banyak nama yang muncul, saya menjadi mikir dua kali untuk mengingat sosoknya...
Deep Rooted tree dengan sub judul cinta dan legenda di balik aksara korea. di novel pertama ini, belum bisa menemukan kisah cintanya, dan belum ada titik terang siapa pelaku pembunuhan.
banyak twistnya,
ketara sekali adat dan budaya korea pada jamannya dimana kasta sangat berpengaruh pada setiap lini kehidupan,
dan saya mendadak jatuh cinta pada Yang Mulia...
ah, good story to begin the next adventure!
Profile Image for Nina.
570 reviews53 followers
May 2, 2020
Istana Gyeongbok digemparkan serangkaian peristiwa pembunuhan. Korbannya adl para cendekiawan Jiphyeonjeon. Kang Chae Yoon, anggota Pasukan Patroli Kerajaan, ditugaskan menyelidiki kasus ini.
.
Pemuda ini terus melakukan penyelidikan, sampai akhirnya dia menemukan kesamaan tanda diantara para korban. Mengerikannya, pembunuhan itu didasarkan pada lima elemen; tanah, air, api, logam, dan kayu.
.
Novel ini bertaburan nama dan istilah Korea. Sejujurnya saya sering lupa ini siapa, itu yg mana. Tapi kasusnya rumit dan saya dibuat penasaran. Sampai buku satu ini ada empat pembunuhan. Sang MC gigih berjuang menyelidiki pembunuhan yg terjadi empat hari berturut-turut. Karakter lain yg menonjol adl si tukang jagal Garion; selain menjagal binatang, dia juga yg mengautopsi semua mayat. Hebat benar dia! Dengan kecerdasannya dia mampu memperkirakan waktu kematian korban, lukanya disebabkan apa, organ dalamnya rusak atau tidak. Apa sih motif sebenarnya dibalik pembunuhan berantai ini?
.
Profile Image for Lan Reynilda.
156 reviews1 follower
April 21, 2019
DNFed on 50%. sorry for not sorry. the story is not interesting at all.
Profile Image for RARA.
7 reviews1 follower
January 24, 2025
Ceritanya lumayan menegangkan dan banyak plot twist, tapiiiiiii selama baca membosankan
Displaying 1 - 14 of 14 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.