Jump to ratings and reviews
Rate this book

Deep Rooted Tree #2

Deep Rooted Tree #2

Rate this book
Chae Yoon akhirnya berhasil menguak rahasia besar dibalik kasus pembunuhan para cendekiawan Jiphyeonjeon. Sebuah rahasia yang dapat menjungkirbalikkan Negeri Joseon dan mengundang amarah Negeri Myeong.

Chae Yoon yang berusaha menyelamatkan nyawa Yang Mulia Raja Sejong malah ditangkap dan dijebloskan ke penjara. Namun sebelum ia dihukum, Chae Yoon masih sempat mengungkap siapa dalang pembunuhan yang sebenarnya. Di tengah ketidakberdayaannya, Chae Yoon teringat Dayang So Yi, wanita yang diam-diam ia cintai … Akankah Chae Yoon meninggalkan dunia ini tanpa sempat menyampaikan perasaannya?


Temukan akhir yang mencengangkan dan mengharukan dari kisah dibalik pembuatan Hangul, aksara Korea yang saat ini kita kenal. Novel Deep Rooted Tree telah diangkat menjadi drama dan mendapat berbagai penghargaan (SBS Drama Awards) di tahun 2011, diantaranya Best Drama dan Best Actor.

410 pages, Paperback

First published January 1, 2006

1 person is currently reading
71 people want to read

About the author

Jung-Myung Lee

20 books60 followers
Lee Jung-myung (이정명) has sold hundreds of thousands of copies of his books in his native Korea. One, Deep Rooted Tree, was made into a popular TV series.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
9 (23%)
4 stars
15 (38%)
3 stars
12 (30%)
2 stars
3 (7%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 12 of 12 reviews
Profile Image for Kartika Nurfadhilah.
159 reviews21 followers
May 1, 2014
" Ada dua motif jahat dalam tindak kriminal. Yang pertama adalah mengambil sesuatu yang diinginkan dari yang memiliki hal itu, yang kedua adalah balas dendam kepada seseorang yang melakukan sesuatu yang semestinya tidak dilakukan,"


Kang Chae Yoon merupakan anggota Pasukan Patroli Kerajaan yang kebetulan mendapatkan tugas untuk mengungkap pembunuhan beruntun yang sudah menewaskan empat cendekiawan Jiphyeonjeon. Kecerdasan dan kegigihannya dalam upayanya untuk mengungkap kasus pembunuhan membawa Chae Yeon kepada berbagai fakta dan konspirasi pelik yang tengah terjadi di dalam istana. Berkat bantuan, Garion; seorang penjagal daging yang membantunya dalam mengotopsi para mayat membawanya kepada satu kesimpulan bahwa para cendekiawan yang dibunuh memiliki benang merah, Lee Sunji; cendekiawan Departemen Astronomi yang membantunya dalam mengungkapkan kebenaran kasus terkait dengan jam waktu Joseon, dan Lee Sam Moon yang membantunya untuk mendapatkan benang merah kasus yaitu kotak angka ajib, punggung kura-kura, dan lima elemen yang terkait dengan Yin dan Yang.

Chae Yoon menyadari bahwasanya titik utama masalah yang mengakibatkan pembunuhan para cendekiawan dalah buku terlarang fenomenal berjudul Goguntheongseo--yang diklaim sebagai buku erotis dan tidak layak dibaca oleh para cendekiawan. Ia yakin bahwa pelaku pembunuhan mengincar buku fenomenal tersebut ketika ia menemukan fakta seluruh korban pembunuhan terkait dengan buku tersebut. Kemudian, seorang dayang Daejeon yang tidak mampu berbicara bernami SoYi;sosok misterius akan tetapi mampu mengambil perhatiannya ternyata memiliki kaitan dengan pembunuhan yang ia tangani. Belum lagi, ia mendengar desas-desus bahwa dayang tersebutlah yang mengakibatkan pertumpahan darah diantara para cendekiawan yang tengah dimabuk asrama serta sosok misterius lainnya yaitu Komandan Internal Pasukan Kerjaan, Mu Hyul yang kerap kali muncul di tempat pembunuhan membuatnya berprasangka bahwa sosok yang paling dekat dengan Yang Mulia Raja.

Ketika akhirnya Kang Chae Yoon berhasil menguak rahasia pembunuhan para cendekiawan, ia menyadari bahwa dirinya dalam bahaya--bukan hanya dirinya saja akan tetapi Yang Mulia Raja pun dalam keadaan bahaya. Chae Yoon yang berusaha menyelamatkan Yang Mulia justru harus menelan pil pahit ketika akhirnya justru dirinyalah yang dipenjara, dan Garion yang selama ini ia percayai justru mengkhianatinya. Lantas, siapa yang harus Chae Yoon percayai di dunia ini? Dan mampukah Chae Yoon mengungkapkan perasaan khususnya kepada dayang misterius, So Yi?
*
*
Yeay, buku pertama dengan lima bintang di tahun ini :D Ngga salah koooo, aku kasih lima bintang soalnya udah lama ngga ngerasain baca buku berasa dikejar-kejar pengen cepet-cepet tahu endingnya, walaupun cepet-cepet tapi aku menikmati saat-saat membaca buku ini. Deep Rooted Tree #2 berhasil mengalihkan konsentrasiku dari tumpukan jurnal yang harus direview, materi esay yang harus ditulis, ngga lupa laporanku tercintah--yang sejenak untuk semalam aku lupakan dan menyelesaikan novel ini. Cerita jilid 2 ini merupakan kelanjutan dari jilid pertamanya, dan semua misteri perlahan-lahan diungkapkan termasuk siapa penulis buku Goguntheongseo yang fenomenal itu~

So far, ada dua tokoh favoritku disini. Yang pertama, Garion; si penjagal daging untuk disajikan kepada Raja yang mempunyai minat khusus dalam kedokteran. Meskipun hanya sebagai penjagal daging dengan status rendahan, Garion ini mempunyai kemampuan yang bahkan melebihi tabib--dan dia juga ternyata merupakan salah satu orang kepercayaan raja. Aku bener-bener tersentuh ketika ia curhat di dalam penjara gitu tentang kehidupannya yang menyedihkan, bagaimana impiannya untuk menjadi seorang tabib dan memahami berbagai reaksi kompleks dalam tubuh; bagaimana ia menghadapi ribuan cercaan yang ditujukan padanya ketika ia mengautopsi mayat (karena zaman itu merupakan hal yang tabu untuk mengopopsi mayat, karena kepercayaan autopsi merusak tubuh suci tempat jiwa berada), dan juga hobi minum alkohol alih-alih digunakan untuk mengautopsi mayat untuk menghilangkan kesedihannya >_> [ p.s Tetua Garion tau ngga sih, kalau tetua terlalu banyak mengonsumsi alkohol itu mampu menghambat proses glukoneogenesis dalam tubuh terutama di dalam hati, tubuh ngga mampu untuk mengkatabolisis piruvat menjadi D-glukosa yang akan dikonvert menjad glikogen dalam hati. Terlalu banyak mengonsumsi alkohol akan menurunkan kadar gula dalam darah, nahloooh (mabok Lehninger ;__;)]

Yang kedua adalah, Yang Mulia Raja Sejong. Ah, ini raja spesial selain Raja Lee Hwon :3 Sejong ini bijaksana sekali, ia mempunyai visi ke depan terhadap bangsa dan negaranya, di mana ia ingin membangun sebuah bangsa yang mandiri terlepas dari kekangan bangsa besar dibelakangnya. Termasuk ketika ia berusaha untuk menemukan waktu jam matahari Joseon karena waktu Joseon dan Myeong berbeda, membuat uang logam Joseon, dan termasuk adalah keinginannya untuk membuat aksara Joseon sendiri sehingga Joseon mempunyai aksara yang mampu dipergunakan oleh seluruh rakyat dan tidak menggunakan lagi aksara Cina yang berjumlah puluhan ribu karena menurutnya hakikat bangsa Joseon dan Myeong sangatlah berbeda. Sosok Sejong yang bijaksana, cerdas itu terlihat dari pemaparan penulis terhadap raja terhormat di Korea sampai saat ini. Dan beliau juga membuatku menangis~ ketika ada plot ia tersudutkan oleh utusan negara Cina yang menuntut untuk menghukum penulis buku Goguntheongseo, dan tiba-tiba dengan heroiknya Mu Hyul datang dan mengatakan sesuatu yang membuat Sejong merasa terkhianati sekaligus sedih.

" Aku tidak khawatir generasi selanjutnya tidak akan mengenalku. Aku bahkan tidak sedih karena rakyat saat ini tidak memahami maksudku. Tugasku hanyalah mengkhawatirkan rakyat yang dipercayakan padaku saat ini,"

Ah, ngga tau harus nulis apa lagi >__< pokonya suka banget sama novel ini apalagi jilid 2nya, dan sehabis beres baca novel ini tuh rasanya pengen nonton lagi dramanya T___T terjemahannya pun bagus dan rapih banget membuat semakin enak dibaca, dan pemilihan frasa yang pas dari bahasa Korea ke Indonesia. Semoga sih, Qanita mau nerjemahin novel Reply 1997 :p
Profile Image for Mohamed Al-Moslemany.
199 reviews99 followers
August 10, 2019
القلق عدو سيء، وأن يكون لديك شيء ما لتقلق بشأنه فهذا أكثر إثارة للخوف، وإذا كان هذا الشيء في ذاته مخيف فهذا موقف مرعب. ولمواجهة المواقف المرعبة يميل عقلي عادة إلى الطيران بعيدا، وأنا كولد غير حصيف أتبعه في كل مرة.
هذه المرة كان القلق العدو كالعادة، وكانت لدي مادة الباطنة لأقلق بشأنها، والباطنة بلا شك مخيفة.
وهرب عقلي ناحية الشرق الأقصى، كوريا، بالتحديد حقبة جوسين التي بدأت من 1392 وحتى 1897 وبخاصة نظام الحكم والسياسة
تكونت الحكومة في حقبة جوسون من فروع مختلفة، الأول هو سلطة الملك الموكل من السماء بحكم الشعب المنقسم بدوره إلى أربع طبقات تبدأ من العبيد وحتى النبلاء والمسؤليين، تحد من سلطة الملك ثانيا قوة المستشارين الذي يسيطرون على جهاز الدولة البيروقراطي ويمثلون أدوات الملك في الحكم، وبجانب المستشارين يوجد ثالثا المؤرخون الذين تتلخص مهمتهم في تسجيل كل ما يقوم به أو يقوله رجال الدولة المسؤليين والملك، يُمنع الملك من الإطلاع على سجلات المؤرخين كوسيلة لتحديد سلطته في الحكم، يقام مجلس الدولة بحضور الملك والمستشارين والمؤرخين وتعرض المسألة محل النظر ويدور نقاش بين الملك ومستشاريه ينتهي بالوصول لقرار يرفع للملك ليوقع عليه.
دين الدولة وعقيدتها وأخلاقها التي تحكمها هي الكونفشيوسية الجديدة التي يقول على حفظها ونشرها المثقفون.
يتم اختيار المستشارين من المثقفين الذين يعرفون الحروف الصينية (التي يحتكر تعملها الطبقة العليا من النبلاء) والكونفوشيوسية كمسؤوليين، يترقى هؤلاء إلى مراكز السلطة بحسب كفائتهم في اتباع الكونفوشيوسية ومعرفتها، لا يتم حكم البلاد من خلال التوريث والسلالات، يتقدم المسؤولون المثقفون لامتحانات ويثبتون كفاءتهم كي يديروا البلاط الملكي.
في جوسون لا يمكن فصل الحرف والسلطة بهذه الطريقة، ماذا يمكن أن يحدث إذا أصبح الحرف أداة ليست في أيدي النبلاء والمثقفين فقط بل في أيدي الشعب بأكلمه؟
تستكشف هذه القصة التاريخية قصة اختراع الملك سيجونغ العظيم للأبجدية الكورية (الهانغول) وصراعات السلطة والبلاط التي حدثت في سبيل هذا الإنجاز العظيم،

هل للقلق فضل في أني أجد نفسي كل مرة في طريق مدهش؟ والباطنة برده؟ مش معقول لا
لعنة الله على القلق وعلى الباطنة
Profile Image for cindy.
1,981 reviews156 followers
June 12, 2014
setelah menceritakan kematian berantai 4 cendikiawan muda di buku #1nya, buku #2 lebih banyak mengulas sisi filosofis dan politis dari berbagai sisi dari pemerintahan Raja Sejong, terkait dengan politik luar negerinya dengan dinasti Ming di Tiongkok dan politik dalam negeri terkait reformasi ilmu pengetahuan dan jatidiri bangsa Joseon yang berusaha dilakukannya. di bbrp bab penjelasannya bikin manggut2 (krn msh terasa dalam cara hidup orang korea modern skrg ini), di bbrp bab lain jd terpikir 'oh gitu to asalnya'. endingnya cukup seru dengan twist yang tersangka-sangka. suka karakter chae yoon ini, krn tipe orang yang berpikiran terbuka tapi juga selalu mempertanyakan dan memperhatikan hal2 dan detil2 kecil. pas banget jd detektif. salam hormat sedalam-dalamnya untuk Great King Sejong yang visinya sangat jauh ke depan, membawa negeri Joseon ke era baru.

mau ngasih 4 bintang sbnrnya untuk kisahnya, tp gak jadi, korting 1 bintang gara2 sedikit kecewa sama romanisasi edisi indonesianya ini.

ripiu lengkap di blog nunggu posbar akhir bulan ini :)
Profile Image for Dyah.
1,110 reviews62 followers
July 13, 2015
My heart swells for King Sejong. No wonder he's the most honored king of Korea.
If a country is considered a tree, then to be a great one it needs to have deep roots. And one of the roots is language.
Profile Image for Ana Indriyani.
87 reviews18 followers
December 21, 2016
amazing!
di novel kedua ini lebih banyak twistnya...
begitu banyak pengorbanan, begitu berat harga sebuah kesetiaan..
dan raja harus berperang sendirian,mungkin setiap pemimpin juga seperti itu.
tidak semua yang terlihat buruk selalu buruk,,
novel ini juga informatif
jjang!
Profile Image for Sulis Peri Hutan.
1,056 reviews298 followers
February 26, 2016
review lengkap http://kubikelromance.blogspot.com/20...

Seperti yang saya utarakan di Deep Rooted Tree #1 buku ini kental sekali dengan aroma historical fictionnya. Bukti-bukti yang ditemukan Chae Yoon mulai menemui ujung permasalahan, dia mencurigai seseorang menyangkut kematian para cendekiawan Jiphyeonjeon. Pencarian Chae Yoon membawa dirinya ke sejarah lokasi-lokasi di istana, masa lalu perempuan misterius yang menggetarkan hatinya, si dayang bisu So Yi, sampai ke masa lalu Raja Sejong. Di buku inilah huruf Hangul tercipta dengan banyak korban yang memperjuangkanya untuk ada.

Chae Yoon punya asumsi kalau para cendekiawan tergabung dalam organisasi rahasia, melihat tato yang ada di tubuh mereka, mereka melakukan tugas rahasia yang sebenarnya tidak boleh dilakukan. Mereka meninggal berdasarkan prinsip lima elemen. Salah satu bukti terkuat adalah ditemukannya tato di setiap tubuh korban yang mengarah pada kotak rahasia. Cha Yoon tidak sengaja menemukan gambar kotak ajaib ketika sedang mempelajari aritmetika, gambar tersebut ada di buku mesum. Gambar kotak ajaib tersebut berisi angka yang melambangkan lima elemen. So Yi lah yang bisa mengungkapkan atau membaca isi dari kotak ajaib tersebut.

Ada dua motif jahat dalam tindak kriminal. Yang pertama adalah mengambil sesuatu yang diinginkan dari yang memiliki hal itu. Yang kedua adalah balas dendam kepada seseorang yang melakukan sesuatu yang semestinya tidak dilakukan.

Chae Yoon pun meminta sekali lagi kepada So Yi untuk mengisi kotak ajaib 3x3 yang dibuat Jang Seong Su (korban pertama) sebelum mati, dia berusaha sekuat tenaga untuk meghapus gambar tersebut tetapi jejak gambar tersebut masih tersisa. Jang Seong Su meninggal karena tahu arti dari gambar tersebut. So Yi pun luluh dengan kerja keras Chae Yoon, dia menuliskan sebuah simbol yang tidak Chae Yoon mengerti, So Yi menyuruhnya untuk menemui Seong Sam Moon. Simbol tersebut adalah simbol-simbol yang menjadi dasar tulisan baru. Simbol-simbol tersebut digabungkan untuk memperlihatkan wujud semua bunyi di dunia.

"Yang Mulia menciptakan aksara baru melalui prinsip Yin dan Yang, serta lima elemen. Aksara merupakan jiwa sebuah negara, wadah untuk menyimpan pengetahuan. Karenanya, aksara bisa membuat orang bodoh menjadi orang bijak dan membuat petani tidak punya pikiran menjadi orang intelek. Jika masyarakat kelas rendahan pun mengenal aksara, zaman yang damai akan tercipta karena semua orang bisa mempelajari ilmu pengetahuan dan ilmu alam yang tidak memiliki batas. Petani bisa meningkatkan hasil panen. Pandai besi bisa memperbaiki cara mengeraskan logam. Prajurut bisa mencatat taktik perang agar selalu menang di setiap perang."

Jika Jonseon mempunyai aksara baru -di mana sebelumnya menggunakan aksara Cina, Negeri Myeong tidak akan tinggal diam, sama saja dengan bentuk perlawanan terhadap Cina. Oleh karena itulah Yang Mulia mendirikan Jiphyeonjeon dan mengisinya dengan cendekiawan muda untuk meneliti aksara baru, beliau memberikan pendidikan rahasia kepada mereka. Tetapi tentu saja ada orang yang tidak setuju, ada orang yang tidak ingin ada perubahan, yang tidak ingin negaranya mempunyai bahasa sendiri, seseorang yang berpikiran kolot dan takut akan perubahan besar.

Aksara tersebut bernama Hunminjeonggeum. Raja Sejong beranggapan kalau aksara Cina tidak selaras dengan bahasa yang mereka gunakan, bahasa mereka berbeda dengan bahasa Cina. Sehingga rakyat menjadi bodoh karena ingin mengatakan sesuatu tetapi tidak bisa menyampaikan maksudnya. Beliau pun menciptakan dua puluh delapan huruf, agar setiap orang bisa melafalkan bahasa mereka dengan mudah dan menuliskannya. Lokasi huruf tersebut sesuai dengan struktur mulut yang berfungsi mengeluarkan bunyi. Total huruf ada tiga puluh, huruf tersebut saling terkait dan bisa digabungkan untuk menuliskan seluruh suara di dunia.

Misteri masih saja ada, dari ketiga puluh huruf tersebut masih ada dua huruf yang belum diketahui, huruf-huruf tersebut juga menunjukan tiga puluh cendekiawan berdasarkan jurnal Kantor Pasukan Patroli Kerajaan, di mana berarti ada dua orang cendekiawan Jiphyeonjeon yang tidak diketahui siapa. Selain mencari pelaku sebenarnya pembunuhan berantai di istana, tugas Chae Yoon bertambah untuk menemukan siapa dua cendekiawan yang identitasnya masih rahasia.

"Dalam pertarungan ada yang berhenti ada yang bertarung sampai akhir. Perang Yang Mulia bukanlah pertarungan dengan mereka yang menolak. Itu adalah petarungan dengan zaman. Pertarungan untuk melepaskan cengkraman masa lalu di pergelangan kaki. Pertarungan dengan masa kini yang ingin mundur begitu saja asal tubuh terpuaskan. Ini adalah pertarungan untuk masa depan yang lebih baik."

Kalau di buku pertama saya suka dengan Garion, maka di buku ini saya terkesima akan sosok Raja Sejong. Saya suka dengan misi besarnya membawa Dinasti Joseon, yang sekarang kita kenal dengan Korea, mempunyai identitas sendiri, mempunyai bahasa dan aksara sendiri, menciptakan ilmu pengetahuan baru. Usahanya memang tidak mudah, dia harus mengorbankan orang yang disayanginya untuk membawa negara yang dia cintai ke peradaban baru, di mana ada saja yaang beranggapan kalau sesuatu yang baru tersebut dapat mengancurkan.

Dari segi cerita, buku ini adalah tipe buku yang harus dibaca dengan seksama, saya tidak bisa membacanya cepat-cepat karena bisa saja saya melewatkan rahasia atau pelaku yang sebenarnya, kita seperti diajak Chae Yoon untuk mengungkap kasus secara bersamaan. Kalau di buku pertama sejarah Hangul masih samar, di buku inilah penjelasan lengkapnya, mulai dari prinsip dasar pembuatan sampai letak huruf tersebut di mulut kita. Lebih kental intrik politik daripada misteri pembunuhan. Sama halnya dengan buku pertama, di buku ini masih disisipkan gambar lokasi istana dan ada catatan kaki yang berisi istilah Korea, di mana cukup menambah pengetahuan kita. Di bagian akhir ada lampiran tafsir Hunminjeongeum atau Hangul, saya tidak mengerti sama sekali, hahahahaha.


Untuk segi cover, saya suka banget! Tumben nih mizan buat cover kece :p Cover buku pertama dan kedua berkesinambungan, cuma warna saja yang membedakan, entah maksudnya apa, hehehehe. Dari segi terjemahannya buat saya tidak ada masalah, saya bisa mengerti dengan mudah. Hanya saja kelemahan saya membaca buku Korea-lit adalah saya kesusahan menghafal nama para tokoh, ini membuat saya bolak balik atau lama berpikir ketika memahami siapa yang dibicarakan. Dari segi typo saya rasa mulus.

Membaca buku ini saya jadi penasaran dengan serial drama televisinya, katanya lebih menyorot masa lalu Raja Sejong dan Chae Yoon. Buku ini benar-benar minim kisah cinta, fokusnya lebih ke sejarah. Dari segi cerita sangat menarik. Karena dengan membaca buku ini kita akan tahu dibalik kisah terbentuknya aksara Korea, di mana Raja Sejong membuat perubahan besar pada masa dirinya berkuasa yang akan mengubah Korea menjadi sekarang ini.

Buku ini benar-benar recomended bagi yang ngaku pecinta drama Korea, K-Pop atau apalah sebutannya. Bagi kamu yang menyukai genre thriller, misteri, historical fiction dan sastra asia.

3.5 sayap untuk Raja Sejong
Profile Image for Lelita P..
632 reviews59 followers
September 30, 2017
INI.
BAGUS.
BANGET.

Terharu membacanya... di banyak bagian. Kata "kagum" seperti merendahkan sepanjang membaca sepak terjang Yang Mulia Raja Sejong. Luar biasa sekali perjuangannya dalam meletakkan dasar budaya Korea saat ini--bukan hanya aksara melainkan yang lain juga--di tengah impitan tekanan sana-sini.

Saya suka sekali novel ini dengan segala intrik istananya, kenyataan yang digambarkan mengenai cendekiawan aliran lama vs cendekiawan ilmu praktis, cara Lee Jung-myung ssi mengemas cerita sedemikian rupa sehingga fakta terbongkar satu per satu, riset supermendalam yang dilakukan untuk menyelesaikan novel ini, karakter-karakternya, kisah cinta antara Chae Yoon dan So Yi.... semuanya saya suka. Novel ini sangat menggugah.

"Aku tidak khawatir generasi selanjutnya tidak akan mengenalku. Aku bahkan tidak sedih karena rakyat saat ini tidak memahami maksudku. Tugasku hanyalah mengkhawatirkan rakyat yang dipercayakan padaku saat ini...."


Setiap negara membutuhkan pemimpin seperti Raja Sejong. :')

Lima bintang untuk kekayaan isi, makna, dan pengetahuan sejarah dalam novel ini.

P.S.: Qanita nggak mau nerbitin The Painter of the Wind? #tetep
Profile Image for Jin.
848 reviews148 followers
August 14, 2023
English titel: Deep Rooted Tree
A tremendous, thrilling story about King Sejong and his scholars. That's how it was marketed but the king himself actually doesn't really have a presence until the end of the dilogy. It's a story told through a young royal guard about the kingdom, the culture and manners at that time mixed with a lot of facts. What moved me most was the love of the king towards his people and the trust of the scholars toward their king. Those who know a bit about Korean history will understand the importance of King Sejong's works and will enjoy this story. If you are not familiar with Korea at all, it may be hard to understand all parts but I encourage to try and read this story nonetheless.
Profile Image for R-Qie R-Qie.
Author 4 books9 followers
June 21, 2017
“Pohon berakar kuat tidak akan goyah diterpa angin sehingga bunganya indah dan buahnya banyak. Air di sumur dalam tidak akan berhenti di musim kemarau dan akan mengalir ke seluruh penjuru desa, sebelum akhirnya menjadi laut ....” (Raja Sejong)



Satu persatu teka-teki rumit terurai di buku kedua ini. Jalan ceritanya semakin menegangkan. Lebih bisa menikmati karena sudah cukup mengenal para tokoh melalui buku pertama. Saya dibuat berkaca-kaca saat membaca adegan Komandan Pasukan Keamanan Internal Mu Hyul menoleh ke Raja Sejong ketika ia dibawa para pengawal utusan Negeri Myeong. Serta dibuat takjub dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di zaman itu.

Profile Image for Mia.
508 reviews18 followers
February 12, 2018
buku ini lebih menarik untuk dibaca daripada bukunya yg pertama.bacanya cepet2 karena penasaran dengan endingnya.jujur buku ini genre nya bukan buku yg biasanya aku baca dan dibuku kedua ini aku masih saja kesulitan mengingat-ingat istilah2 nama jabatan, nama2 bangunan di istana dan juga nama beberapa tokoh didalam buku ini. dibuku kedua ini selain menjelaskan sepak terjang si pelaku pembunuhan juga lebih menjabarkan tentang asal mula aksara korea, bagaimana penulisannya dan cara pengucapannya dan inspirasi dari aksara itu sendiri.
Profile Image for Eve.
Author 27 books65 followers
August 11, 2014
Murder mystery in the Joseon imperial palace. There are characters I wish we could spend more time with, but overall, an engaging read.
Profile Image for Vinia.
19 reviews2 followers
January 29, 2016
Penuh makna, ternyata dibalik terciptanya hangul banyak kisah mencengangkan
Displaying 1 - 12 of 12 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.