Jump to ratings and reviews
Rate this book

Di Seberang Rumah

Rate this book
Hidup Adit jungkir balik ketika ia tiba-tiba mengalami episode psikosis . Membuatnya tidak bisa membedakan imajinasi dan realita. Adit harus memulihkan kesehatan jiwanya dengan pindah ke rumah Nini di Sukabumi. Rupanya, tetangga di seberang rumah Nini juga memiliki riwayat yang sama dengan Adit. Namanya Mona, yang hidup sendiri karena kakaknya kerja di luar pulau, sementara kedua orangtuanya telah lama meninggal. Bersama Mona, Adit mengarungi lika-liku proses penyembuhan luka batin, luka yang tidak terlihat, tapi ternyata ada.

296 pages, Paperback

Published September 25, 2024

Loading...
Loading...

About the author

Wulanfadi

14 books358 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
4 (23%)
4 stars
6 (35%)
3 stars
7 (41%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 7 of 7 reviews
Profile Image for aynsrtn.
621 reviews24 followers
September 14, 2025
“Mudah bagi kita mendeteksi hubungan toksik orang lain, tapi sulit bila itu terjadi pada diri sendiri. Karena semua hubungan melibatkan perasaan. Dan perasaan nggak selalu rasional.”

Benar. Sama halnya dengan kedua protagonis di buku ini. Adit dan Mona sama-sama terjebak dalam hubungan beracun. Sama-sama sakit. Sama-sama menyalahkan diri sendiri atas apa yang terjadi di hubungan mereka. Apakah mereka mampu saling menyembuhkan? Berawal dari tetangga seberang rumah menjadi teman senasib sepenanggungan lalu menjadi teman *uhuk hidup.

Buku ini memiliki porsi ngeselin yang seimbang kepada dua protagonisnya. Kesel poll kepada Adit yang udah jelas depan mata menjadi saksi, tetap aja mau bayarin sang mantan. Gregetan parah kepada Mona yang sudah se-bendera merah itu lho tapi tetap saja kembali kepadanya. Tapi, sialnya, ada alasan di balik setiap adegan ngeselin itu. Adit dan sakitnya serta traumanya yang menganggap bahwa itu salahnya, pacar—mantan edannya—itu seperti itu. Dan Mona yang selalu ditinggalkan dan hanya sang pacar—gelonya—itu yang “setia” menemani membuat Mona rela dimanipulasi.

Penulisnya lihai sekali membuat pembaca seakan berada di wahana rollercoaster. Lalu, romance-nya slowburn paraaahhh. Di 86% cerita, kamu baru menemukan kalimat, “aku sayang kamu.” Jadi, buat yang suka cerita yang bernuansa mental health, pulih pada trauma, dan romance slow burn till they burn you, buku ini cocok buat kamu.
Profile Image for Ryryeo.
35 reviews
June 16, 2026
Rate: 4.5/5✨

Baca novelnya berasa naik roller coaster emosi🎢

Mona dan Adit sama-sama terjebak dalam hubungan toksik, yang juga salah satu penyebab mental mereka terguncang.

Adit mentalnya mulai terguncang setelah papanya meninggal usai bertengkar dengan dia di ponsel dan memergoki pacarnya, Sazkia, yang sudah ia biayai S2-nya dan mau menikah dengan dia sedang bersetubuh dengan sahabatnya sendiri.

Sedang, Mona mentalnya mulai terguncang saat ia juga memergoki Danu berselingkuh di kosnya saat ia akan memberikan kejutan ulang tahun untuknya.

Adit pindah ke Sukabumi, rumah neneknya, bersama mamanya. Di sanalah ia bertemu Mona yang juga tetangga seberang rumahnya.

Hubungan mereka yang awalnya kikuk, karena Mona selalu percaya perkataan Danu bahwa ia monster kikuk dan canggung saat berinteraksi dengan manusia. Pertemuan pertama mereka berlangsung lucu.

Kedekatan Mona dan Adit sempat terhalang oleh keposesifan Danu terhadap Mona. Danu tidak ingin Mona berinteraksi dengan laki-laki lain, sedang ia bebas berselingkuh.

Mona sendiri tidak bisa melepas Danu. Baginya hanya Danu yang bisa menerima dirinya yang sakit, Danu juga bilang begitu.

Danu sendiri seperti penyebab Mona kambuh sekaligus obatnya.

Adit sendiri di saat dirinya mulai membaik di Sukabumi dan bisa menulis lagi malah Zaskia datang lagi dalam hidupnya. Ia kembali terjun dalam hubungan toksik itu lagi.

Tapi aku sangat-sangat lega saat Adit dan Mona akhirnya mampu lepas dari hubungan itu. Pertemanan mereka pun makin erat sampai tak sadar ada benih-benih rasa lebih dari teman tumbuh di antara mereka.

Perubahan hubungan Adit dan Mona tidak terburu-buru, pas sekali menurutku.

Akhir ceritanya aku suka sekali! Epilognya pun!

Bahasa dalam novelnya ringan sekali sekali pun topik yang diangkat cukup berat. Page turner juga malah.

Novel ini juga sukses bikin aku nangis dan tertawa bersamaan😭

Sepertinya aku selalu cocok sama novel-novelnya Wulanfadi🫶
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Raindropsx00.
32 reviews
April 21, 2026
Nggak nyangka bisa nyelesaiin buku ini dalam 2 hari

Bercerita tentang Adit, seorang penulis yang didiagnosa menderita depresi setelah mengalami beberapa kejadian yang cukup traumatis di hidupnya. Akibat hal tersebut, Adit pindah ke rumah neneknya di Sukabumi. Ternyata, di seberang rumah neneknya juga ada seorang anak bernama Mona yang mengalami riwayat yang sama dengan Adit.

Secara garis besar aku bisa menyimpulkan buku ini berkisah tentang dua orang yang berusaha saling menyembuhkan satu sama lain. Baik Adit dan Mona sama sama mengalami depresi dengan episode psikosis yang bisa membuat mereka lupa dengan hal traumatis yang membuat mereka depresi. Selain itu, keduanya juga sama sama terjebak dalam hubungan toksik yang diri mereka sendiri tidak menyadarinya.

Kisah cinta dalam buku ini bisa tergolong slow-burn karena butuh waktu lama baik bagi Adit maupun Mona untuk menyadari perasaannya masing-masing. But honestly it's understandable karena keduanya sama-sama terjebak dalam hubungan toksik sehingga pasti akan sulit untuk membuka hati untuk orang baru dan menjalin hubungan kembali.

Bagian yang aku suka dari buku ini adalah bagaimana penulis menggambarkan bagaimana Adit secara perlahan pulih dari depresinya dan bisa melanjutkan pekerjaannya sebagai penulis. Dari bagaimana dia mulai memahami apa yang terjadi pada dirinya, bagaimana dia belajar menerima takdir, hingga akhirnya bangkit dan mencoba menulis kembali. Tidak instan memang, but slowly but sure, everything will be okay.
Profile Image for blackferrum.
766 reviews58 followers
September 6, 2025
Actual rating: 3,5

Never expected will get this kind of roller-coaster emotions through this book. Tapi beneran berat banget rasanya walaupun peranku ya sebagai pembaca aja. Posisi Adit yang mengalami kejadian paling traumatis bikin dia nggak bisa berbuat apa pun. Pas dia akhirnya sadar kalau dia nggak baik-baik aja kepengin ikutan nangis.

Tapi langkahnya buat sembuh tuh nggak kalah nyuri perhatian. Meskipun udah parah banget, tapi akhirnya pelan-pelan dia mulai bangkit lagi. Proses dia mulai nulis lagi itu lho, bikin terharu banget, hiks.

Mona mengalami hal yang kurang lebih sama dengan Adit, tapi menurutku konflik mereka sama-sama complicated. Dan akhirnya mereka sempat "kalah" karena apa? Yep, cinta.

Well, idk, apakah itu bisa disebut cinta atau perasaan nggak kepengin kehilangan perhatian aja. Dalam kasus Mona, jelas dia cuma butuh seseorang yang bisa mendampingi dia di keseharian. Awalnya agak heran kenapa kakaknya tega ninggalin dia hanya karena keterima kerja, tapi somehow paham juga sebagai abdi negara nggak bisa asal aja mau batalin penugasan. (but tetap greget hehe)

Emang, ya, cinta nggak bisa dipandang sebelah mata aja karena bakal jegal langkahmu kalau nggak dibarengi pikiran yang waras. Denial bukan hal yang asing lagi di dunia percintaan. Hopefully para Mona dan Adit di luar sana bisa bangkit lagi dan menemukan kedamaian dalam hidup :)))
Profile Image for Arutala.
538 reviews1 follower
June 8, 2025
Cerita tentang kesehatan mental di novel ini terasa lebih kalem, tidak provokatif dan sabar saat dibawakan oleh dua tokoh penderita psikosis, Adit dan Mona. Tanpa ada konflik meledak-ledak tanpa amarah yang besar.

Jalan ceritanya linier, santai tapi fokus. Karakter tokoh terkesan lembek dari luar namun punya tekad kuat untuk melakukan perubahan. Datar tapi terencana. Konfliknya minimalis. Api pertikaian antara Danu dengan Mona tidak terlalu meledak, malah cenderung tenang tapi telak.

Novel ini terangkai menarik karena tak hanya memuat kondisi yang sama-sama butuh kekuatan lebih dalam menyelesaikan masalah masing-masing, tapi juga menyuguhkan optimisme bagi penderita depresi itu sendiri melalui dukungan orang-orang terkasih di sekitarnya.
Profile Image for Nene.
78 reviews2 followers
June 9, 2026
Buku sekali baca , karena memang saya suka .. 😍😍
Suka tokoh adit mona nini mama adit kk malik.. 😍😍
Displaying 1 - 7 of 7 reviews