Jump to ratings and reviews
Rate this book

Teheran dalam Toples

Rate this book
"Kau mau jadi ini?" Aku melihat gambar itu. "Ali, kau harus sekolah dulu jika mau jadi ini. Sayangnya, semua dokter harus bisa bicara. Nanti, kalau ada pasien yang sakit, kau mau memberi tahunya dengan apa? ketika kau belajar dan guru bertanya, kau akan jawab dengan apa? kau akan mendeskripsikan penyakit dan bertanya kepada pasien dengan apa?"

**********************************************************

Kesepian yang menghinggapi Leila pada awal masa kepindahannya ke Teheran, Iran, luruh saat bertemu dengan Ali. Ali yang tak mau bicara. Ali yang bagaikan boneka hidup. Ali yang selalu menemani hari-harinya. Dan Ali juga yang membawanya berkenalan dengan Khafsah serta tiga anak laki-laki keluarga Khan: Faris, Ma'arif, dan Djalaluddin. Keenamnya terikat persahabatan yang rumit dibawah langit Teheran. Hinggal, leila memutuskan kembali ke negara asal ibunya, Indonesia

Nasib akhirnya membawa Leila kembali ke teheran lima belas tahun kemudian. Menelusuri jejak masa kecilnya, Leila mendapati segalanya telah berubah.

Lantas apa yang telah terjadi pada kelima sahabatnya? akankah pada akhirnya Ali memperdengarkan suaranya? bagaimanakah perjuangan leila mengumpulkan mozaik masa lalu demi mengisi kekosongan hatinya? Apa yang ia temukan di akhir perjalanannya?

Dengan perpaduan latar Teheran, Indonesia dan Prancis yang apik, kisah demi kisah yang tersaji mengajak anda melakukan perjalanan tentang pencarian makna persahabatan dan cinta. Sungguh menyentuh!

487 pages, Paperback

First published September 1, 2012

10 people are currently reading
54 people want to read

About the author

Aminatul Faizah

1 book4 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
14 (34%)
4 stars
10 (24%)
3 stars
11 (26%)
2 stars
5 (12%)
1 star
1 (2%)
Displaying 1 - 5 of 5 reviews
Profile Image for Marina.
2,042 reviews359 followers
March 13, 2015
novel ini cukup saya kasih 2,8 dari 5 bintang! sebenernya tema ceritanya bagus mengenai persahabatan 6 orang anak di Teheran dan 15 tahun kemudian mereka mengalami perjumpaan kembali namun segala sesuatunya sudah berubah

Novel ini memiliki poin di latar belakangnya yang berubah dari teheran, indonesia dan prancis yang silih berganti..

namun novel ini ada poin minusnya.. sehabis baca novel ini perasaan saya jadi gloomy banget, cerita ini cukup dark-angst dan tragedy buat saya. dan tokoh karakter utama si wnaita leila yang sering merasa jiwanya hampa, terasing dan sendiri yang bikin saya kesal. ini si leila kerjaanya galau mulu, labil, selalu terkenang2 masa lalu. dia rasanya susah berdamai dengan masa lalu, mencoba menatap masa depan dan menjadi wanita yang tegar dan tangguh. inti dari novel ini sih tidak ada segala sesuatunya yang abadi meski itu persahabatan dan cinta tidak harus memiliki
Profile Image for Aprilia.
14 reviews5 followers
August 16, 2014
novel ini sangat menarik, karena melalui novel ini kita bisa belajar tentang Iran dan beberapa negara lainnya. kisah cinta antara Ali dan Leila juga bagus sekali. mereka memulai cerita cinta mereka dari mereka kecil dan belum benar-benar tahu apakah ini memang cinta. sayang tidak happy ending, tapi apa pengertian happy ending, bukannkah mereka saling mencintai tapi karna keadaaan mereka tak bisa bersatu.... selain 2 tokoh utama, 2 tokoh lain yang memberi inspirasi adalah Faris dan Nufus. keikhlasan mereka dalam cinta itu luar biasa. wow, itu sangat menginspirasi,,,, novel yang bagus
Profile Image for Arief Mulyanto.
Author 8 books1 follower
May 24, 2014
Novel ini berkisah tentang persahabatan, keluarga dan cinta. Berlatar di Teheran, Kediri dan Paris. Jalinan persahabatan yang menjadi cinta hingga pencarian teman masa lalu. Lengkap dengan kejutannya. Penuh dengan budaya dan sejarah Iran yang sangat menarik. Bagian cerita yang di Kediri dan Paris tidak menarik.
Profile Image for Mita Oktavia.
Author 1 book10 followers
December 28, 2014
Novel dengan tema yang bagus sebenarnya, namun lama-kelamaan ngebosenin juga. Sorry to say it. Konfliknya seperti berputar-putar hanya disitu saja. Padahal ini novel setebal 400 halaman, seharusnya ada sesuatu lebih yang ditonjolkan.
19 reviews
January 8, 2015
Buku ini bagus. Saya tertarik di awal cerita. Saya beberapa kali meneteskan air mata. Tapi saya kurang dapat rasanya saat di bagian tengah yang latarnya di Indonesia dan Paris. Agak bosan bacanya.
Displaying 1 - 5 of 5 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.