What do you think?


Susuk Tujuh Tubuh
Di kampung kami, Susuk Tujuh Tubuh adalah legenda paling keji tetapi paling ampuh . Untuk memilikinya, kau harus mengorbankan yang paling kotor pada malam Selasa Kliwon, tepat saat bulan mati.
Tem ketetem, ketetem segilung tanah, ngape mata kuceng neng kerelong, uleh ngelei susuk darah. Hap. (Sebutkan namanya) tunduk dan mati padaku.
Melalui narasi yang mengguncang jiwa, Guntur Alam menghidupkan kembali kisah-kisah yang tersembunyi dalam bayang-bayang Sumatra. Dari susuk yang membawa kutukan, rumah berhantu yang menuntut tumbal, hingga makhluk astral yang berdiam di hutan belantara. Buku ini menawarkan perspektif horor yang mencekam dan berbeda dari cerita-cerita Nusantara yang didominasi oleh mitos Jawa.
Tem ketetem, ketetem segilung tanah, ngape mata kuceng neng kerelong, uleh ngelei susuk darah. Hap. (Sebutkan namanya) tunduk dan mati padaku.
Melalui narasi yang mengguncang jiwa, Guntur Alam menghidupkan kembali kisah-kisah yang tersembunyi dalam bayang-bayang Sumatra. Dari susuk yang membawa kutukan, rumah berhantu yang menuntut tumbal, hingga makhluk astral yang berdiam di hutan belantara. Buku ini menawarkan perspektif horor yang mencekam dan berbeda dari cerita-cerita Nusantara yang didominasi oleh mitos Jawa.
- GenresHorror
168 pages, Paperback
Published October 16, 2024
Ratings & Reviews
Friends & Following
Create a free account to discover what your friends think of this book!
Community Reviews
Displaying 1 - 8 of 8 reviews
December 6, 2025
3,5 ⭐ dibuletin ke atas karena penulisannya rapi & enak dibaca. Kumpulan cerita setan tradisional Indonesia dengan kemasan yang juga tradisional. Mengangkat banyak mitos/takhayul yang aku rasa cukup familier di masyarakat kita, misalnya pamali keluar rumah waktu Maghrib, orang yang pakai susuk konon matinya susah, harus hati-hati lewat sumur/jalan/rumah/daerah yang konon katanya angker, dsb. Latarnya di daerah yang masih tergolong pedesaan, kejadian angkernya umumnya terjadi magrib/malam hari, lalu ujung-ujungnya setan berhasil diusir dengan bantuan guru agama. Kumcer ini rasanya memang nggak berusaha mendobrak/mengungkapkan sesuatu yang baru atau kritis lewat cerita-ceritanya, melainkan ya gamblang menceritakan saja kisah-kisah tradisional yang versinya mungkin sudah banyak kita dengar waktu kecil. Lumayan sih buat nostalgia.
Kalau aku, jadi berpikir masyarakat kita zaman dahulu menurunkan cerita-cerita seram ini mungkin salah satunya sebagai upaya menjelaskan cobaan hidup manusia yang sering nggak terprediksi? Manusia sudah berusaha hidup setertib mungkin sesuai norma yang dipercayai, lalu gara-gara kebetulan atau keteledoran sepele tetap bisa jadi porak-poranda hidupnya (yang dalam cerita diwakili sebagai "gangguan setan"). Menarik juga karena di beberapa cerita setannya nggak takut/pergi meski sudah dibacakan doa & ayat suci, seolah bilang bahwa ya begitulah nasib hidup tetap sering nggak masuk akal meski sudah berusaha manusia atasi dengan beragam cara.
Kalau aku, jadi berpikir masyarakat kita zaman dahulu menurunkan cerita-cerita seram ini mungkin salah satunya sebagai upaya menjelaskan cobaan hidup manusia yang sering nggak terprediksi? Manusia sudah berusaha hidup setertib mungkin sesuai norma yang dipercayai, lalu gara-gara kebetulan atau keteledoran sepele tetap bisa jadi porak-poranda hidupnya (yang dalam cerita diwakili sebagai "gangguan setan"). Menarik juga karena di beberapa cerita setannya nggak takut/pergi meski sudah dibacakan doa & ayat suci, seolah bilang bahwa ya begitulah nasib hidup tetap sering nggak masuk akal meski sudah berusaha manusia atasi dengan beragam cara.
September 3, 2026
⭐3.5
Buku ini berisi 10 cerpen horror tradisional Indonesia yang cukup familier di masyarakat kita. Ceritanya udah serem tapi makin serem karna ada ilustrasinya. Aku baca buku ini tuh jadi nostalgia masa-masa sekolah karna dulu sering banget duduk-duduk bareng pas jamkos terus diceritain horror. Pas baca cerpen Pocong Susuk, aku jadi keinget dulu pernah lagi cerita horror depan kelas sama temen2 dan tiba-tiba langsung bau busuk banget kayak kotoran ayam terus kami langsung lari deh bubar. 😭
Terus pernah juga aku malem2 duduk di depan rumah tetangga yg kebetulan dari situ kelihatan jalan raya dan di pinggir jalan itu aku liat si pocica lg lompat2. 😌
Cerpen “Jantung Pisang di Belakang Rumah" paling membekas di aku karna kasian banget Yuk Yati yg lagi hamil, serem pol. Sama cerpen “Genderuwo Itu Jatuh Cinta Kepada Istriku” juga kek hihhh serem karna nyamain wujudnya jadi suaminya. Terus setannya juga ada yg gak mempan dibacain ayat-ayat Al-Qur'an bahkan setannya bisa lanjutin tuh suratnya. Serem. 😫
Aku enjoy sih bacanya dalam artian penulisannya ringan dan mudah dipahami. Horrornya juga dapet tapi bukan yg intens banget gitu soalnya buku ini tuh ditulis pake POV Dodi yg dapet cerita dari orang2 sekitarnya dan ada yg dia alami sendiri juga, kemudian dia ceritain lagi dalam buku ini. Terus katanya di buku selanjutnya bakal diceritan tentang Nyupang 13 Jiwa. Jujur aku penasaran pengin baca, udah ada bukunya belum ya?
Buku ini berisi 10 cerpen horror tradisional Indonesia yang cukup familier di masyarakat kita. Ceritanya udah serem tapi makin serem karna ada ilustrasinya. Aku baca buku ini tuh jadi nostalgia masa-masa sekolah karna dulu sering banget duduk-duduk bareng pas jamkos terus diceritain horror. Pas baca cerpen Pocong Susuk, aku jadi keinget dulu pernah lagi cerita horror depan kelas sama temen2 dan tiba-tiba langsung bau busuk banget kayak kotoran ayam terus kami langsung lari deh bubar. 😭
Terus pernah juga aku malem2 duduk di depan rumah tetangga yg kebetulan dari situ kelihatan jalan raya dan di pinggir jalan itu aku liat si pocica lg lompat2. 😌
Cerpen “Jantung Pisang di Belakang Rumah" paling membekas di aku karna kasian banget Yuk Yati yg lagi hamil, serem pol. Sama cerpen “Genderuwo Itu Jatuh Cinta Kepada Istriku” juga kek hihhh serem karna nyamain wujudnya jadi suaminya. Terus setannya juga ada yg gak mempan dibacain ayat-ayat Al-Qur'an bahkan setannya bisa lanjutin tuh suratnya. Serem. 😫
Aku enjoy sih bacanya dalam artian penulisannya ringan dan mudah dipahami. Horrornya juga dapet tapi bukan yg intens banget gitu soalnya buku ini tuh ditulis pake POV Dodi yg dapet cerita dari orang2 sekitarnya dan ada yg dia alami sendiri juga, kemudian dia ceritain lagi dalam buku ini. Terus katanya di buku selanjutnya bakal diceritan tentang Nyupang 13 Jiwa. Jujur aku penasaran pengin baca, udah ada bukunya belum ya?
January 11, 2026
Tidak mungkin ada asap kalau tidak ada api. Maka ini yang terjadi ketika perempuan yang tersakiti dan direndahkan di kampungnya. Secuil kebencian yang berubah jadi dendam yang besar. Apa pun akan dilakukan meskipun berujung jadi penghuni kerak neraka.
-
Susuk Tujuh kotoran adalah salah satu cerita yang sangat mengerikan. Di mana mitos tentang Susuk tersebut sungguhlah ada, namun jarang jadi pilihan. Dan penulis menuangkannya ke dalam cerita yang membuat bulu kudukku meremang ketika membayangkan kengeriannya.
Ada beberapa cerita yang menarik lainnya, Genderuwo itu Jatuh Cinta Kepada Istriku, Tumbal Rumah Tusuk Sate, Demit Pemakan Darah Haid, Sumur di Belakang Sekolah.
-
Untuk kisah genderuwo yang sampai sekarang bikin merinding. Sosok yang menyerupai suaminya selalu datang ketika suaminya yang asli tidak di rumah.
Hampir semua cerita dalam buku ini pernah terjadi juga di lingkungan sekitarku, jadi mitos-mitos urban itu benar adanya. Kisah yang dibagikan penulis begitu erat dengan mitos supranatural yang diceritakan dari mulut ke mulut.
Atmosfer seramnya dapet banget kayak nembus kertas. Gaya ceritanya enak sampai nggak terasa sudah di cerita terakhir.
-
Susuk Tujuh kotoran adalah salah satu cerita yang sangat mengerikan. Di mana mitos tentang Susuk tersebut sungguhlah ada, namun jarang jadi pilihan. Dan penulis menuangkannya ke dalam cerita yang membuat bulu kudukku meremang ketika membayangkan kengeriannya.
Ada beberapa cerita yang menarik lainnya, Genderuwo itu Jatuh Cinta Kepada Istriku, Tumbal Rumah Tusuk Sate, Demit Pemakan Darah Haid, Sumur di Belakang Sekolah.
-
Untuk kisah genderuwo yang sampai sekarang bikin merinding. Sosok yang menyerupai suaminya selalu datang ketika suaminya yang asli tidak di rumah.
Hampir semua cerita dalam buku ini pernah terjadi juga di lingkungan sekitarku, jadi mitos-mitos urban itu benar adanya. Kisah yang dibagikan penulis begitu erat dengan mitos supranatural yang diceritakan dari mulut ke mulut.
Atmosfer seramnya dapet banget kayak nembus kertas. Gaya ceritanya enak sampai nggak terasa sudah di cerita terakhir.
October 31, 2025
Kalau kamu suka cerita horor ala mitos atau legenda daerah setempat—horor masih kental ala daerah—mungkin buku ini cocok buat kamu. Menurutku, buku horor ini ‘ringan’ dan enjoyable untuk dibaca. Tentu, enjoyable aku maksud bukan … benar-benar enjoyable banget, lebih bisa dinikmati, khususnya penggemar horor.
Sebenarnya, ceritanya bukan ‘wow’ tetapi cukup menarik dan bagus untuk dibaca. Bahkan kadang merinding sendiri membayangkan kita yang mengalami hal-hal seram seperti itu. Apalagi hal horor seperti ini bisa dialami sama siapa saja alias enggak ada hari sial.
Penulisannya menurutku masih agak kurang ‘sreg’ di beberapa bagian, terutama awal-awal. Jadi ada harus membiasakan diri. Untungnya, enggak ada bahasa daerah di sini, mungkin akan susah buatku untuk baca atau butuh adaptasi. Mungkin sensasinya lebih ke merinding dan agak takut daripada meneror.
Sebenarnya, ceritanya bukan ‘wow’ tetapi cukup menarik dan bagus untuk dibaca. Bahkan kadang merinding sendiri membayangkan kita yang mengalami hal-hal seram seperti itu. Apalagi hal horor seperti ini bisa dialami sama siapa saja alias enggak ada hari sial.
Penulisannya menurutku masih agak kurang ‘sreg’ di beberapa bagian, terutama awal-awal. Jadi ada harus membiasakan diri. Untungnya, enggak ada bahasa daerah di sini, mungkin akan susah buatku untuk baca atau butuh adaptasi. Mungkin sensasinya lebih ke merinding dan agak takut daripada meneror.
May 4, 2025
Di buku ini ada 10 cerita yang semuanya serem2, yang gw tau itu rumah tusuk sate, pemakan darah haid, dilarang bermain waktu magrib, kurang lebih urban legendnya sama kyk yang gw pernah denger.
Yang paling serem cerita terakhir, Teror Penghuni Jalan Hutan Karet, kebayang jalanannya kyk gimana :D
Overall seru semua ceritanya, tapi penggunaan koma yang sering salah bikin baca ga enak, klo baca kan suka ngikutin irama tanda baca, jd koma salah tempat bikin irama bacanya aneh bahahahhaha
Yang paling serem cerita terakhir, Teror Penghuni Jalan Hutan Karet, kebayang jalanannya kyk gimana :D
Overall seru semua ceritanya, tapi penggunaan koma yang sering salah bikin baca ga enak, klo baca kan suka ngikutin irama tanda baca, jd koma salah tempat bikin irama bacanya aneh bahahahhaha
November 11, 2024
Paling serem dan miris ceritanya yuk yati yg lagi hamil :") tapi cerita di buku ini serem2 semua sih😭🙏🏻
November 14, 2024
Sudah diirit-irit bacanya biar awet, eh tetep cepat habisnya. Soalnya seseru itu dan ceritanya benar-benar seram buat saya. Urban legend suatu daerah memang nggak pernah nggak menarik
December 14, 2025
seremnya dapet, kasian yang setannya berhasil bikin mati korban .
Displaying 1 - 8 of 8 reviews








