Jump to ratings and reviews
Rate this book

Archipelagos: The Serandji Book of Nusantara #2

Rate this book
Nala dan Sanja menghabiskan waktu liburan semesternya di rumah Ayu yang merupakan anak dari keluarga penyihir murni (Japa). Mereka bertiga kemudian memenangkan tiket liburan untuk menikmati betapa indahnya kerajaan sihir Serandjana serta aktivitas di dalamnya.

Malangnya, dalam kebahagiaan itu, 12 tahanan kabur dari penjara bawah tanah Serandjana hingga berujung pada hilangnya buku Serandji Nusantara yang dicuri membuat ketujuh anak terpilih di Archipelagos yang terdiri atas Nala (penyihir api dari suku Jawa), Ayu (penyihir tanaman dari Bali), Sanja (penyihir binatang dari suku Dayak), Tanra (penyihir air dari suku Bugis), Bastian (penyihir udara dari suku Batak), Drio (penyihir tanah dari Papua), dan Lexan (penyihir senjata dari Maluku) ditugaskan untuk mencari buku itu.

Buku Serandji Nusantara bukan buku sembarangan. Buku ini adalah buku yang berisi tentang banyak sejarah penyihir hebat yang mengakibatkan pertempuran besar oleh Berong keenam yakni Engku Tarno si mantan guru Sejarah yang telah dikalahkan oleh ketujuh anak terpilih saat mereka masih di tingkatan pertama.

Ketujuh Anak Terpilih berharap bisa menemukan buku Serandji Nusantara kembali serta mematahkan ramalan akan kembalinya Berong terakhir dengan kekuatan yang konon lebih hebat dari Berong pertama.

408 pages, Paperback

Published May 29, 2024

20 people want to read

About the author

Sleepinigloo

3 books5 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
0 (0%)
4 stars
7 (46%)
3 stars
7 (46%)
2 stars
0 (0%)
1 star
1 (6%)
Displaying 1 - 7 of 7 reviews
Profile Image for Tika Nia.
239 reviews4 followers
November 10, 2024
Libur telah usai. Saatnya bagi 7 anak terpilih untuk kembali ke Archipelagos, sekolah sihir Nusantara. Mereka tak sabar untuk kembali belajar sihir lagi! Namun berita menggemparkan tersebar ke seluruh Nusantara. Sebanyak 12 tahanan level tinggi kabur dari penjara Kerajaan Serandjana! Bagaimana bisa??

Di tengah situasi buruk itu, ada hal buruk lainnya. Buku Serandji Nusantara telah dicuri! Ketujuh anak terpilih kembali ditugaskan. Kali ini untuk menemukan kembali buku berisi sejarah penyihir yang mengubah dunia. Tak hanya itu, buku itu bahkan pernah digunakan untuk membangkitkan kekuatan Berong, sang penyihir hitam! Mampukah mereka menemukannya?

Ditambah lagi Ramalan Bulan tak berpihak pada 7 anak terpilih. Ramalan itu mengatakan bahwa Berong ke-7 akan kembali!!  Berong yang memiliki kekuatan lebih besar daripada Berong pertama karena mendapatkan kekuatan dari anak I Lagaligo yang berkhianat!!! Apakah ramalan itu benar? Jika iya, mampukah 7 anak terpilih menghadapi Berong terkuat itu? Bagaimana caranya??


✨📚✨ Baca review buku lainnya di IG ku @tika_nia


Novel seri ke-2 dari Archipelagos ini terasa semakin seru! Kali ini konfliknya berlapis-lapis sehingga bukunya pun semakin tebal 😅 Menurutku, gaya penulisannya juga lebih baik. Penambahan catatan kaki di dalamnya juga sangat membantu. 

Sama seperti buku pertamanya, aku menyukai beragam budaya Indonesia yang ditampilkan di sini. Aku juga selalu suka dengan kekuatan dan makhluk-makhluk fantasi di dalamnya! Benar-benar memuaskan imajinasi ✨ Recommended untuk pecinta genre fantasi yang berpadu dengan petualangan, pertarungan, persahabatan, dan sedikit romansa!

Sedikit yang kurang ku suka dari buku ini:
• Tokoh dalam buku ini sangat banyak, bahkan lebih dari 50 nama disebutkan di sini. Aku yang memang dasarnya tidak mudah mengingat tokoh jadi terdistraksi (karena harus bolak-balik menulis nama tokoh yang muncul). Padahal menurutku ada tokoh yang tidak perlu disebutkan namanya jika perannya tidak terlalu penting. Seperti Tea dan Tui, pelayan publik di Wentira yang tugasnya hanya 1x mengantar ke ruang persenjataan saja.
• Masih ada beberapa kesalahan penulisan dan kalimat tidak efektif yang bisa diperbaiki lagi.

Saranku, akan lebih menarik jika di buku selanjutnya ditambahkan Peta Nusantara lengkap dengan lokasi Archipelagos, Pararan, dan semua kerajaan yang diceritakan (Serandjana, Wentira, Dawletoo, Nemangkawi, dan Turangi) ☺️
Profile Image for An Unforgiven Reader.
47 reviews
February 26, 2026
4 🌟. 3,75 tepatnya.

Oke, satu hal yang mau aku bilang adalah TERIMAKASIH KARENA ALURNYA SUDAH TIDAK MEMUAKKAN DAN MEMBOSANKAN SEPERTI ARCHIPELAGOS 1. Mungkin ini terkesan kasar, tapi memang rasanya ekspetasiku dihancurin banget di Archipelagos 1.

Kalaupun mau jujur, alasan kenapa aku masih baca Archipelagos 2 adalah karena buku ini hadiah seseorang yang selalu dengerin aku yapping soal buku (🌹). Kalau mau jujur, aku ga bakal beli buku ini setelah baca Archipelagos 1. Tapi ya, seenggaknya karena ini hadiah, aku bisa tau buku ini bisa nebus kesalahan-kesalahan di Archipelagos 1.

Apa aja kelebihannya?
1. Akhirnya wahai Tuhan Yang Maha Esa, engkau telah menjawab doa saya supaya Archipelagos 2 punya perkembangan cerita yang jauh lebih baik dibanding prequelnya. Pengalihan konflik dari hilangnya Buku Serandji Nusantara ke arah menyelamatkan Ayu dari 8 buronan level 5 itu udah bagus. Selain itu, secara keseluruhan, perkembangan karakternya udah mulai keliatan. Menjelang akhir, syukurlah semua orang sadar apa kesalahan mereka dari buku ke 1; CERITA 7 ORANG PENYIHIR (1 TIM BTW) YANG GAK ADA KERJASAMA SEKALIPUN KECUALI DI PERTANDINGAN TERAKHIR.

2. Finally, ADA JUGA ROMANCE YANG BENERAN DIPUSH. Akhirnya Lexan sama Nala ada dipush. Look, i don't even care about any romance in this book, but if you're gonna add it in the book, MAKE IT GOOD.


Tapi kekurangannya..
1. Lagi-lagi, TYPO. Udah keberapa kali aku nemuin typo dibuku ini. Rasanya jangan-jangan ini temanya sengaja salah lagi. Banyak kata yang editornya kelewat waktu cross check kayaknya.

2. Suasananya masih ga hidup di beberapa scene. Contoh; setelah Nyai Rondo nguamuk dan Nyai Mina berkunjung, GAADA SATUPUN PERCAKAPAN DIANTARA 7 ANAK ITU. CUMA ADA PARAGRAF DARI SISI ORANG KETIGA. Mungkin aku yang pikun, tapi walaupun ada, seingetku cuma 1-2 orang yang berbicara. Jadi aku muak banget sama suasana yang seharusnya bisa dieksplor untuk expand chemistry diantara mereka ber-7 malah disia-siain begitu aja. Same goes with that hospital scene. Look, i don't really care about you saying stuff like the technology in Wentira is great or wtv, atleast you tried explaining about it. Tapi tetep. Lexan bangun.. and.. then done? Gaada ngobrol dulu? Bahkan yang dikapal menjelang mereka mau balik ke Archipelagos itu juga aneh. Lexan barusan kena sihir kuat yang dikeluarin salah satu buronan, DIA TAHAN BADAN SENDIRI, terus dideskripsikan kalau dia gapapa tapi masih lesu/lemah, DAN DIA BALES TINJUAN TANRA??? PLOT ARMOR MACAM APA INI??

3. TANDA KUTIP. Tolong, ini siapa yang ngomongggg??????????? Gemes jadinya ngeliat tanda kutip kosong atau gaada koma/titiknya. BAHKAN AKU GA NGERTI KENAPA KAMU MAU PAKE ?! DI SUATU PERCAKAPAN KALAU KAMU CUMA MAU NGAJAK ORANG MASUK KE RUMAHMU.


"Kok nilainya masih tinggi?" Simply, because the story is atleast well written in some parts. Aku enjoy bacanya, karena aku ga dapet info dump yang tidak berguna dan justru bikin aku tydack ingat dengan apapun dari Archipelagos 1.

Okay. That's it. (Btw, aku belom baca/nonton Harpot, jadi aku kurang tau soal kemiripannya 🙏)
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Dion Yulianto.
Author 25 books196 followers
June 10, 2025
Kalau niatnya membandingkan, kemiripan dengan HP itu ada. Buronan yang kabur, sekolah sihir tersembunyi, pelat bahu, penjemputan calon murid, permukiman yang mirip asrama dan ruang rekreasi, kementrian sihir nusantara, dan tentunya kurikulum pelajaran sihir; semuanya mengingatkan kita pada kisah sihir populer itu. Tapi, di buku 2 ini sudah tampak upaya pengarang untuk membangun kisah yang beda (walau masih ada nuansa avatar 4 elemennya) terutama pada sihir tanaman dan sihir binatang. Alurnya memang agak belibet di beberapa bagian, alias sulit untuk melihat sebuah linimasa dari sekujur novel ini tapi itu tidak mengurangi kenikmatan membacanya. Istilah-istilah yang sangat nusantara, geografi dan elemen budaya lokal juga menjadi poin plus untuk serial ini. Kalau pengarang dapat membuat alur cerita yang berdiri sendiri dengan sihir lokalitasnya, tentu seri ke 3 layak untuk dinantikan terbitnya.
Profile Image for Truly.
2,771 reviews13 followers
October 8, 2024
Kembali mengikuti petualangan Nala (penyihir api dari suku Jawa), Ayu (penyihir tanaman dari Bali), Sanja (penyihir binatang dari suku Dayak), Tanra (penyihir air dari suku Bugis), Bastian (penyihir udara dari suku Batak), Drio (penyihir tanah dari Papua), dan Lexan (penyihir senjata dari Maluku).

Liburan sekolah kali ini berbeda bagi Ayu, Nala, dan Sanja. Nala tak bisa pulang ke rumah karena sudah dikuasai oleh bibinya, Sanja tidak memiliki siapa-siapa lagi. Atas kebaikan hati keluarga Ayu, keduanya menghabiskan liburan di rumah Ayu.

Kebetulan sekali, mereka berkesempatan mengunjungi pelantikan ayah Ayu sebagai pejabat di Kementrian. Kesempatan tersebut sekalian menjadi acara piknik mereka. Malangnya, dalam kebahagiaan itu, 12 tahanan kabur dari penjara bawah tanah Serandjana hingga berujung pada hilangnya buku Serandji Nusantara yang dicuri membuat ketujuh anak terpilihharus menghadapi bahaya besar dalam upaya menemukan buku tersebut.

Jika pada buku pertama bisa dikatakan tokoh utamanya adalah Nala, pada pada buku kedua yang mendapat porsi lebih adalah sosok Ayu. Jangan-jangan bakalan ada 7 buku dengan tiap anak menjadi tokoh dalam setiap bukunya.

Ketika disebutkan tentang sebuah Kerajaan Serandjana di Kalimantan langsung membuat saya teringat pada kota misterius Saranjana, kota gaib dari Pulau Kalimantan.

Urusan mirip HP, jelas masih terasa he he he.


Profile Image for Hippópòtamus.
77 reviews2 followers
December 17, 2025
Seriusan, aku nyesel banget beli langsung semua bukunya tanpa baca buku pertama dulu. Aku udah coba cari cari apa yang bisa kusukai dari seri ini tapi gak nemu! Gak ada karakter yang membekas. Gak ada plot yang terngiang. Adanya apa? Hal hal yang gak penting!
Profile Image for Ayu Wijayani.
129 reviews1 follower
December 28, 2025
3.5 ⭐️
I still quite like it and believe it can be more than this, it just the execution especially the writing is just not doing it. It literally do not do justice to the whole book (idea and concept).
Displaying 1 - 7 of 7 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.