Berdua, kami berdua berdua, kami kemarin berdua, kami hari ini berdua, kami esok berdua, kami kemudian berdua, kami berdua berdua, kami dilahirkan untuk senasib karena kami adalah dua tubuh, satu jiwa.
ISHADI SK Athens, Ohio 1982
***
Ishadi tidak bertendensi menjadi penyair, apalagi sastrawan. Puisi-puisi ini, ia tuliskan untuk mengisi saat-saat, di mana kesepian, kerinduan, dan keharuan itu menekan dada, bukan kepala. Putu Fajar ArcanaEditor Seni & Budaya Kompas Minggu.
Read more: http://www.pengenbuku.net/2014/04/pui... Follow us: @pengenbuku on Twitter | pengenbuku on Facebook
Sekumpulan puisi dari orang hebat seperti Pak Is. Berisi cintanya pada Istri, kepada hidup dan kepada kerabat kerjanya. Puisi yang diberikan kepada anak buahnya yang menikah. Banyak yang ditulis dalam perjalanan. Dan.... saya menunggu Puisi Puisi berikutnya Pak Is..... salam