Jump to ratings and reviews
Rate this book

Cinta di Bawah Tudung Saji

Rate this book
Apa misteri masa depan yang paling dikepoin kebanyakan orang? JODOH! Nobel, Elgreen, Atira, dan Windy, empat cewek cantik yang bersahabat sejak SMA, pernah diramalkan jodohnya oleh seorang kakek misterius lewat isi dulang makanan. Ramalan aneh itu akankah menjadi kenyataan?

204 pages, Paperback

Published October 23, 2024

3 people want to read

About the author

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
0 (0%)
4 stars
1 (25%)
3 stars
1 (25%)
2 stars
1 (25%)
1 star
1 (25%)
Displaying 1 - 2 of 2 reviews
Profile Image for Harumichi Mizuki.
2,468 reviews73 followers
February 4, 2026
Novel unik yang membawa budaya Pulau Bangka Selatan sebagai latar budaya. Ada budaya Hikuk Helawang di sini, budaya makan bersama para warga Desa Nyelanding untuk memeringati 1 Muharam. Kuartet sahabat Atira, Elgreen, Nobel, dan Windy berteduh di sebuah gubuk ketika hujan. Mereka disambut seorang kakek yang rupanya makhluk gaib legenda desa itu, Bujang Nyelanding. Bujang Nyelanding dulu terkenal sebagai pemuda yang sangat dermawan dan penolong. Suatu hari dia didatangi nenek tua yang minta makan. Rupanya nenek itu adalah samaran dari peri Dayang Aluk. Mereka kemudian menikah dan Dayang Aluk memberi syarat yaitu suaminya dilarang masuk dapur. Setelahnya, dongengnya jadi mirip dengan cerita Jaka Tarub dan Hagoromo. Bujang Nyelanding mengintip dapur karena penasaran dan terkejut karena istrinya adalah peri yang bisa mengeluarkan makanan dari sayapnya. Namun, karena sudah dilihat manusia, kesaktiannya lenyap. Ia lalu meninggalkan suaminya. Makanan panas yang dimasaknya lalu dibuang Bujang Nyelanding dan berubah menjadi kolam air hangat. Bujang lalu bermimpi didatanginya istrinya. Istrinya bilang, mereka akan bersatu lagi jika Bujang Nyelanding menyatukan 1000 pasangan dan menyuruh mereka berendam bersama di kolam air hangat supaya cinta mereka abadi.

Nah, Bujang Nyelanding ini lalu meramal jodoh keempat sahabat itu. Mereka disuruh membuka tutup saji dulang. Isi dari dulang itu akan berkaitan dengan jodoh mereka. Isi dulang Windy adalah ikan, dulang Elgreen berisi ayam, dan dulang Nobel adalah nasi ketan. Namun, hanya dulang Atirah yang kosong. Apa itu berarti Atirah tak punya jodoh?

Waktu berlalu, mereka semua sudah dewasa dan punya pekerjaan mapan. Windy jadi asisten dokter jantung, Elgreen jadi make up artist, Nobel jadi pemilik kafe, dan Atirah jadi pegawai PNS. Mereka kemudian bertemu dengan para lelaki sesuai yang diramalkan sang kakek misterius. Bagaimana dengan misteri jodoh Atira? Hal itu juga akan dijelaskan.

Kelebihan penulis adalah kekayaan khasanah cerita yang dimilikinya. Baik kuartet sahabat dan para lelaki yang mereka temui, semua punya background life yang detail, hidup, dan menarik. Sayangnya, banyak bagian cerita yang terasa datar tanpa konflik dan hanya diisi dengan percakapan ringan yang kadang rada cringe.

Meski begitu, aku menantikan karya penulis yang berikutnya. Kelihaiannya dalam memasukkan cerita legenda dari daerah yang jarang dibahas ke dalam cerita berseting modern benar-benar layak untuk ditunggu.
Profile Image for sasa .
75 reviews1 follower
January 13, 2026
Maaf, rasanya seperti baca tulisan anak SMP😬🙏🏻
Displaying 1 - 2 of 2 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.