Tras la creación de la Hermandad del Corazón Sonriente se ocultaban la obsesión de una mujer implacable y la desesperación de un muchacho. El fanatismo de la secta eliminaba uno tras otro a quienes se interponían en su camino, dejando a su paso víctimas como la hija y la mujer de Kamome. Shoko, erigido en el símbolo de la hermandad, y Megumi, que fue arrastrada a la secta para convertirse en su esposa, traman su venganza contra la organización que les arruinó la vida. ¡Su plan culminará en la ceremonia de sucesión! La locura solo se combate con más locura. ¿Quién conseguirá sobrevivir a esta espiral de caos?
Pernah nggak sih penasaran, kenapa ada orang-orang yang percaya, dan mau gabung dengan sekte-sekte aneh?? Well, I found the answer in this manga. Honestly, I had no intention of reading Smiley at first, karena aku ngeri liat covernya:) dan emang bener sih, ceritanya bikin ngeri.
Smiley adalah tipe manga mindscare bergenre seinen, horor psikologis, dan thriller. Ceritanya tentang Yuushi Kamome, seorang pria yang hidupnya hancur setelah kehilangan anak dan istrinya. Suatu hari, dia nerima brosur dari sekte misterius bernama Heart Laughing Society (Shinjo-kai). Dari situlah dia mulai "terseret" ke dalam kegilaan dan manipulasi yang disembunyikan di balik senyuman para anggotanya.
Gila ya, level kegilaan dalam manga ini tuh bener-bener beda. Nggak kayak manga Homunculus yang absurd, tapi lebih ke arah horor yang penuh dgn sisi gelap psikologis manusia. It’s intense. Every character is shown to carry emotional wounds, trauma, and a desperate need to “feel happy” yang akhirnya bikin mereka rentan dimanipulasi. Sektenya sendiri ngehasut dgn menggunakan toxic positivity, cocok banget buat mereka yang: 1. Nggak punya arah hidup 2. Ngerasa gagal 3. Nggak punya siapa-siapa 4. Are mentally and emotionally drained
yang bikin makin nggak nyaman itu ekspresi mereka. Senyumannya tuh ... aneh???? ngerti ngga sih, kek ngeri. Mitei ngegambarin setiap ekspresinya secra detail banget yang tambah bikin perasaan nggak nyaman. Ada satu bagian yang "menarik", praktik aneh di mana anggota sekte harus ketawa terus berhari-hari demi bisa ketemu ketua sektenya. And the twist? Once they’re declared “worthy” they become the next victim
And yet, weirdly enough, I kept reading. Kenapa? Karena alurnya bikin aku penasaran. Bukan cuma soal sektenya, tapi juga misteri yang perlahan terbuka: siapa sebenernya orang-orang di balik sekte ini? Apa motifnya? Dan apakah ada jalan keluar? Horror-nya juga nggak lebay. Tapi justru itu yang bikin kena mental 😭😭😭
Reading this manga was a disturbing yet oddly satisfying experience, sih. Kalau kamu demen genre yang penuh tekanan mental dan batin, cocok baca manga ini. Also … why is it that thrillers and psychological horror manga always have such stunning art?? Like why??? :')