Jump to ratings and reviews
Rate this book

Cabe-Cabean: The Untold Stories

Rate this book
Sepanjang investigasi yang gue lakukan, ternyata banyak banget hal-hal yang belum diketahui orang banyak, bahkan gue sendiri. Ternyata Cabe itu nggak bisa 'dipake', Cabe nggak 'nyari duit', dan Cabe itu bukan prostitusi terselubung. Yang perlu lo semua tau, Cabe itu nggak nge-drugs.

Berdasarkan data di lapangan yang gue temui, ternyata Cabe itu rata-rata anak sekolah; SMP 30%, SMU dan SMK 70%. Nah loh, bisa gitu? Ya bisalah, karena banyak Cabe yang lahir karena sering di-bully di sekolahnya. Ada yang mencari kebebasan dan pencarian jati diri, karena terkekang dalam keluarga yang kolot. Dan ada yang lahir karena faktor tekanan ekonomi (ingin gaya, tapi standar sehingga cari produk yang murahan). Hal yang aneh, ada Cabe yang muncul karena berawal dari curhatan adek-kakak di sekolah. Ini yang lo semua perlu tahu.

Tahu nggak kalau Cabe memiliki perbedaan berdasarkan demografisnya? Tahu nggak kalau Cabe itu punya ciri khas dari gadget, jajanan, hobi, hiburan, tempat nongkrong, musik, karakter, dan fashion-nya? Atau, jangan-jangan malah lo termasuk salah satu di antara mereka tanpa lo sadari, karena lo sering nge-bully mereka?

Gue yakin, sampai saat ini sedikit sekali media yang mengulas apa yang gue jelaskan di atas. Paling Cuma tahu kalo Cabe suka pake tanktop, baju warna terang, tahu gejrot pake tusuk gigi lima, naik motor boncengan bertiga, dan nongkrong di balapan motor liar. Ya, kan! Bahkan, banyak orang dan media yang salah kaprah tentang Cabe itu sendiri. Biar lo nggak salah kaprah, di buku ini akan dijelaskan dari A sampai Z tentang Cabe yang belum lo ketahui dan jarang diungkap. So, silakan kaget kalo lo baca buku ini. Oh iya, di dalam buku ini juga akan dijelasin apa itu Joki, Mami Cabe, Ratu Cabe, dan Terong-terongan.

210 pages, Paperback

First published May 16, 2014

2 people are currently reading
29 people want to read

About the author

Stanley Meulen

9 books16 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
4 (23%)
4 stars
4 (23%)
3 stars
0 (0%)
2 stars
5 (29%)
1 star
4 (23%)
Displaying 1 - 4 of 4 reviews
Profile Image for Dodi Prananda.
Author 18 books41 followers
May 25, 2014
Risetnya tidak mendalam, karena terbukti masih jauh kalah dengan investigasi yang dilakukan Majalah HAI dalam sebuah edisi khusus tentang fenomena Cabe-cabean, misalnya bagaimana pengelompokan Cabe-cabean berdasarkan incaran/ preferensi motor yang dipakai pembalap, bahkan warna (cabe hijau, merah, yang merupakan tingkatan kelas). Itu luput dari hasil riset dua penulis yang agaknya terlalu singkat, dan dugaan saya, narasumber yang diwawancarai bukanlah mereka yang rich information sehingga pengetahuan tentang dunia cabe-cabean tidak menyeluruh.

Banyak logika yang sumbang, seperti kepemilikan ponsel (bagaimana mungkin Cabe-cabean punya iPhone). Bahkan satu fakta penting lolos begitu saja: misalnya di kaki cabe-cabean ada bekas atau tanda kena knalpot motor gara-gara setiap kali dibonceng, ia mengenakan hot pants sehingga tak jarang kaki mereka terkena knalpot.

Yang menarik, adalah bahasa yang dipilih untuk mengemas hasil investigasinya, sehingga menimbulkan efek yang tidak tegang, santai, dan sesekali disuguhi humor. Ingin pula saya apresiasi bahwa ini jadi buku pertama dan mungkin satu-satunya sejauh ini yang bicara mengenai Cabe-cabean, sebuah realitas remaja perkotaan yang ditulis dari sudut pandang berbeda, bahwa berhentilah kita menertawai mereka karena sebenarnya golongan itu hanya dengan cara demikianlah mereka mampu menemukan kebahagiaan saat mereka terpinggirkan di masyarakat.
224 reviews
October 4, 2014
Dari sinilah saya baru tahu, ada ya yg beneran niat nyari tahu soal fenomena ini dan membukukannya. Haha.. bagi kalian yg ingin tahu lebih mendalam soal cabe2an baca buku ini.

Buku ini terdiri dari 4 segmen (kalo ga salah, maaf lupa). Intinya, mulai dari awal bagaimana fenomena ini muncul, identik dengan apa, lalu mulai dilakukan penelusuran lebih mendalam, penulis cuma bertanya ke salah satu anggota geng motor, dan salah satu "cabe" yg jadi 'tetua' dan sangat dihormati cabe2an. Dan terakhir kesimpulan serta pengkategorian cabe-cabean yg beredar di Jkt.

Saya pernah sih baca 10 fakta ttg cabe2an yg beredar di internet, tapi yg lumayan berbobot dari buku ini, ya itu, adanya investigasi ke pelaku yg bersangkutan langsung. Sayangnya, apabila dijadikan sumber penelitian atau survei masih kurang lah. Soalnya cuma dua narasumber yg diinvestigasi, walaupun mereka memang yg paling "berpengaruh" tapi utk penelitian mendalam rasanya masih kurang (iyalah, lo pikir skripsi).

Menggunakan kertas kualitas bagus dan berwarna membuat buku ini tampak oke dan lebih mahal dari yg seharusnya. Hanya saja, bagi yg berminat untuk mengkoleksi ya boleh lah dibeli untuk bahan referensi atau sekedar dijadiin pajangan.
Profile Image for Aesna.
Author 3 books13 followers
July 15, 2014
Saya tidak tahu tujuan dibuatnya buku ini, termasuk kategori apa buku ini (karena tidak lucu sama sekali, atau setidaknya memberikan hiburan), juga kenapa mengangkat tema musiman seperti ini, dan kenapa penerbit rela berinvestasi untuk buku seperti ini.
Displaying 1 - 4 of 4 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.