What do you think?
Rate this book


90 pages, Paperback
Published December 1, 2024
Dosenku berkata,”Tidak ada yang benar-benar normal di dunia ini. Kita cuma berusaha menyesuaikan dengan situasi yang ada.” Caraku dan caramu saat bertemu tukang es teh mungkin berbeda. Gapapa. Asal tidak merendahkan yang lainnya.
Dunia mungkin fana, tetapi memulai menerima disabilitas dan menjunjung kesetaraan dan bukan kasihan apalagi memberi stigma, sangat bisa kita upayakan bersama. Setara mungkin fana, tapi kita masih bisa mengusahakannya. Demikianlah buku ini bersabda. Kalau tidak demikian maksudnya, maafkan saya. Aku masih berusaha percaya bahwa setidaknya, penerimaan dimulai dari diri kita sendiri. Karena kita manusia--- meski termiskin sedunia, apalagi jika naik jadi 12% pajaknya. ✌️
Saat masih mahasiswa, tesisku meneliti soal meningkatkan disability awareness dengan membaca buku---meski buku anak-anak. Semoga buku ini bisa membuka jalan untuk meningkatkan disability awareness dan penerimaan tanpa rasa kasihan. Bhinneka Tunggal Ika kan tidak hanya slogan saat Agustusan.
Aku rasa, Deas akan menyukai buku ini. Bab autis pasti menjadi favoritnya.
Kudos Hambs!
Prof. Asep pasti senang!