Jump to ratings and reviews
Rate this book

Lupus #12

Interview With The Nyamuk

Rate this book
Apa yang kamu ingat tentang Lupus? Pasti permen karet dan rambut jambulnya. Konon, jambulnya itu terinspirasi dari gaya rambut John Taylor, bassist Duran Duran.

Cerita kali ini dibuka dengan Lupus yang kaget setelah dikabari majalah HAI bahwa dia dapat kesempatan buat mewawancarai Duran Duran. Iya, beneran! Persiapan Lupus untuk berangkat ke Hong Kong ini yang seru banget.

Yang lebih mengejutkan, beberapa bulan kemudian Lupus diajak ke Amerika oleh tantenya yang akan mengikuti lokakarya menulis di sana. Teman-teman yang satu geng dengan Lupus pun kemungkinan ikut berangkat. Tapi, apa benar mereka bakal pergi ke Amerika semua?

193 pages, Paperback

First published January 1, 1995

Loading...
Loading...

About the author

Hilman Hariwijaya

114 books219 followers
JAGO NGOCOL SE-INDONESIA
Lahir di Jakarta, tanggal 25 Agustus, bintangnya Virgo, bo! Hilman yang turunan Jasun alias Jawa-Sunda ini punya papa tentara berpangkat kolonel. Mulai ngarang sejak ABG, dengan membuat serial Lupus di majalah HAI yang berhasil mengangat namanya. Ia juga pernah juara ngarang di majalah yang sama. Pernah kuliah di UNAS jurusan Sastra Inggris.

Hilman Hariwijaya dengan Lupus-nya merupakan fenomena dalam dunia penerbitan Indonesia. Lupus#1: Tangkaplah Daku Kau Kujitak, terbit Desember 1986, cetakan pertamanya sebanyak 5.000 eksemplar habis dalam waktu kurang dari satu minggu. Hilman menulis puluhan judul yang meliputi seri Lupus, Lupus ABG, Lupus Kecil, Lupus Milenia, Olga, Lulu, Keluarga Hantu, Vanya, Vladd, Dua Pelangi dan beberapa judul lepas. Beberapa karyanya ditulis bersama Boim,Gusur dan satu bernama Zara Zettira. Tiras total penjualan bukunya mencapai jutaan eksemplar!Jumlah yang luar biasa untuk ukuran Indonesia,mengingat tiras \"normal\" buku lain rata-rata 3.000-5.000 eksemplar,dan itu pun tidak habis terjual dalam waktu satu tahun.

Kisah Lupus menggambarkan gaya hidup remaja. Sarat dengan humor orisinal, terutama unik dalam gaya bahasa dan pilihan kata yang seenaknya. Tapi justru dengan gaya bahasa seperti itulah yang pernah dianggap merusak bahasa Indonesia-Lupus menjadi produk yang khas,disukai dan diakrabi para remaja.

Seri Lupus sudah difilmkan, baik di layar lebar maupun dalam bentuk sinetron. Sedangkan seri Lulu, Olga, Vanya dan Vladd serta beberapa cerita lepas lainnya telah disinetronkan.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
61 (13%)
4 stars
118 (26%)
3 stars
214 (47%)
2 stars
49 (10%)
1 star
6 (1%)
Displaying 1 - 15 of 15 reviews
Profile Image for avizena zen.
231 reviews5 followers
May 11, 2023
Bukunya Bang Hilman (alm) selalu lucu.

Lupus yang sedang magang di sebuah majalah remaja pria kegirangan karena dia mewawancarai anggota Duran-Duran, band yang ngehits kala itu (jadul banget yaa). Apalagi wawancaranya di luar negeri.

Sepulangnya dari wawancara dia mengusili temannya (dengan alasan butuh uang buat ganti beli tiket pesawat). Segala penitu, saputangan, dibilang barang bekasnya Duran-Duran, sampai diserbu oleh teman-temannya dan dibeli dengan harga mahal.

Ada juga cerita-cerita lain yang menghibur.
Profile Image for Nella Nailul.
22 reviews6 followers
Read
May 7, 2010
Hampir semua judul lupus udah kebaca! Jd cukup salah satu aja lah yng dicantumin.
Jokes2 yang ada di dalamnya emang bikin orang nggak cepet lupa.
Kalo sekarang baca buku ini dibaca lagi pasti komentar yg keluar "wiidiiiiih, lapanpuluhan bangeeet". Hahaha
Leluconnya yang segar emang membawa hilman ke kesuksesan, nggak heran kalo seri Olga penyiar itu jugalris manis.
Sayangnyaa hilman nggak se produktif dulu.
Seinget saya,dulu th 2000 berapaaa gitu,lupus keluar lg. Dengan lebih tipis dan nggak terlalu meyakinkan.
Saya nggak tahu,apa karena ini bukan jamannya lupus lagi?
Yg jelas gaya lupus,hobi lupus, jokes lupus semua jadi trend saat itu
Profile Image for Yuan Astika Millafanti.
317 reviews8 followers
March 22, 2022
Lupus: Interview with The Nyamuk • Hilman • GPU • 1995 • 224 hlm.

"Dan kini dengan tiadanya teman-teman Lupus di sisinya, Lupus baru menyadari betapa berartinya seorang teman." - Hlm. 73

Jangan mengaku generasi Y jikalau kamu tidak kenal Lupus! Siapa, sih, yang tidak kenal Lupus--remaja lelaki yang khas dengan jambul dan permen karetnya? Lupus adalah sosok yang melegenda tahun '80--'90-an. Tokoh ini tidak hanya muncul dalam buku seri Lupus, Lupus Kecil, dan Lupus ABG, tetapi juga dikenal melalui acara serial di layar kaca.

Selaku wartawan Majalah HAI, Lupus mendapatkan kesempatan terbang ke Hongkong untuk mewawancarai Duran Duran--grup musik favoritnya. Tahukah kamu siapa Duran Duran? Nick Rhodes dan John Taylor membentuk grup musik ini tahun 1978. Sepanjang masa karier mereka, grup musik ini beberapa kali mengalami pergantian personel.

Kalau kamu fans berat Nick Rhodes, John Taylor, atau bahkan grup Duran Duran, buku ini tentu sayang untuk dilewatkan begitu saja. Selain menceritakan aktivitas Lupus selama di Hongkong, pembaca disodori hasil wawancara Hilman dengan Nick di penghujung buku.

Jujur saja, aku tidak mengenal personal Diran Diran, apa lagi fans mereka. Grup musik ini lahir lebih dulu dibandingkan aku. Masa remajaku pun juga jauh dari karya mereka. Namun, membaca buku ini tetap asyik, kok! Kita akan diajak berjalan-jalan ke Hongkong sembari menyimak perjalanan Lupus sebagai wartawan. Kita juga diajak berjalan-jalan ke Amerika. Kita juga diajak berjalan-jalan ke Yogyakarta bersama teman-teman Lupus.

Karya almarhum Hilman memang selalu mampu menghiburku. Leluconnya yang khas mampu memantik gelak tawa. Membaca kembali buku ini setelah lewat dari dua dekade tentu menguarkan momen masa silam. Kalau sekarang anak-anak muda akrab dengan kata gaul khas Jaksel, kita akan tahu diksi apa yang hits pada eranya Lupus. Aku geli sendiri membaca beberapa kata, tebak-tebakan, atau bahkan plesetan yang memang beken di masanya. Apakah kamu juga menyukai Lupus atau karya Hilman yang lain? Yuk, bagikan kisahmu!

--
Profile Image for Novella Dwisri.
213 reviews11 followers
March 21, 2022
Surat gokil dari Anto, Boim, Gusur, & Fiffi cukup menghibur saya yang agak bosan dengan tingkah Lupus di sini..
Saya nunggu cerita detektifnya salah tempat ya(?)
Isi buku ini emang komedi sehari² dari Lupus yg hobinya jailin teman²nya dan baca buku sampe niat juga buka jasa detektif tapi itu jasa detektifnya gulung tikar karena gak dapat kasus buat diselidiki secara mendalam olehnya..
Selama pemanggilan kembali akan hal-hal menarik dari membaca kisah Lupus di buku ini justru hilang aja rasanya semua yg dibaca mungkin karena kecewa buku yang katanya ada kisah Lupus jadi detektif ini tidak benar-benar kisah Lupus menyelesaikan kasus apa-apa.. Kasus Paul yg terkesan gawat tapi penyelesaian akhirnya gitu aja.. Kasus barang2 bengkel yg hilang di bengkelnya abangnya Boim juga gantung. Sayang sekali entah saya terlalu berekspetasi tinggi ya
Profile Image for Faj.
238 reviews
August 28, 2023
Apa yang kamu ingat tentang Lupus? Pasti permen karet dan rambut jambulnya. Konon, jambulnya itu terinspirasi dari gaya rambut John Taylor, bassist Duran Duran.
Cerita kali ini dibuka dengan Lupus yang kaget setelah dikabari majalah HAI bahwa dia dapat kesempatan buat mewawancarai Duran Duran. Iya, beneran! Persiapan Lupus untuk berangkat ke Hong Kong ini yang seru banget.
Profile Image for Fachmi Fachmi.
146 reviews6 followers
May 23, 2018
Ceritanya seru, apalagi saya membacanya pada saat ini. Mas Hilman dapat membawakan kesan kesederhanaan dalam kisah ini. Apa lagi dikasih bonus interview sama Duran Duran.
Profile Image for Lila Cyclist.
864 reviews71 followers
May 29, 2014
Apa yang kau ingat tentang Lupus selain permen karet dan rambut jambulnya? Kalo saya, saya ingat anak SMA tengil ini fans berat Duran Duran, grup new wave era lapanpuluhan, dan fans berat John Taylor, bassist grup ini. Saya ingat karena saya dulu juga fans berat grup ini dan mengoleksi poster close up nya John Taylor hahaha....

Novel ini dibuka dengan judul Interview with Duran Duran. Hah? Beneran? Eh, ternyata bener lo. Ceritanya Lupus diminta redaksi Hai untuk terbang ke Hongkong untuk wawancara dengan Duran Duran yang akan manggung disana.

Persiapan ke Hongkong ini yang menjadi bumbu yang harusnya lucu, seperti uang membeli tiket yang harus pinjam kantor, hingga Lupus harus kerja sampingan di bengkel kakaknya Boim yang ternyata ada malingnya, hingga groginya Lupus sebelum wawancara dengan Nick Rhodes. Sayangnya, saya sudah ngga menganggap banyolan Lupus ini lucu. :(

Review lengkap nunggu posbar besok yaaa :D
Profile Image for Nisa.
215 reviews5 followers
February 13, 2013
This is one of the books that I have read multiple times. Not because I really like it, but more because when I was a kid, I was so influenced by my big brothers. I even wanted to read the same kind of book they did! (And to memorize it, it seemed)

But I'm glad I took the chance to read the Lupus series.. It provided me with jokes like this, "Why does mosquitoes go buzzing?"; "Because it drinks blood. If it drinks gasoline it will go 'brrrmm'..."

Or this one: "Why is curly chilies more expensive than ordinary chilies?"; "Curly chilies need the money to go to salon to curl their hair.."

(-_-)
Profile Image for Annisa.
104 reviews15 followers
August 29, 2008
This is one of the books that I have read multiple times. Not because I really like it, but more because when I was a kid, I was so influenced by my big brothers. I even wanted to read the same kind of book they did! (And to memorize it, it seemed)

But I'm glad I took the chance to read the Lupus series.. It provided me with jokes like this, "Why does mosquitoes go buzzing?"; "Because it drinks blood. If it drinks gasoline it will go 'brrrmm'..."

Or this one: "Why is curly chilies more expensive than ordinary chilies?"; "Curly chilies need the money to go to salon to curl their hair.."

(-_-)
Profile Image for Yudhie.
19 reviews1 follower
October 6, 2007
Buku ini salah satu seri lupus yang lumayan tebal..., Plesetan dari film amrik yang berjudul Interview wtih the vampire, gw sendiri dah agak2 lupa sama isinya .. tapi kalo gak salah bercerita tentang misi lupus dkk untuk mencari pacar baru...
kalo ada yang inget tolong koreksi yah...

Profile Image for Adhyaksa.
11 reviews
July 16, 2014
Typical serial Lupus yang lainnya tapi yang satu ini lebih segar.
Displaying 1 - 15 of 15 reviews