Jump to ratings and reviews
Rate this book

Gashale

Rate this book
Asga, Head of Marketing, 28 tahun

Masha, Freelance Subtitle Translator, 27 tahun

Rale, Pemilik bengkel mobil merangkap mahasiswa, 28 tahun

Ketiganya adalah YouTuber terkenal yang memiliki kanal Gashale . Hubungan mereka spesial. Rale menganggap Masha adiknya, sebagai pengganti adik kandungnya yang sudah meninggal. Asga dan Masha adalah sahabat yang diam-diam saling memendam perasaan. Asga dan Rale menganggap satu sama lain sebagai saudara laki-laki yang tidak pernah mereka punya. Hidup mereka berjalan penuh keakraban dan keakuran.

Petaka dimulai saat Asga mulai mendekati Masha dan mendobrak batas persahabatan mereka. Perasaan mereka tidak lagi bisa terbendung. Keduanya menjalin kasih, tapi menyembunyikan hubungan mereka dari Rale karena lelaki itu sangat protektif terhadap Masha.

Ternyata, Asga bukan sekadar laki-laki tampan yang punya karier mentereng. Masa lalu kelam mengikutinya sampai ke masa kini, dan Masha baru tahu perihal itu saat rahasia Asga terbongkar. Kebenaran pahit merusak hubungan mereka dan melukai mereka bertiga sekaligus.

Situasi semakin pelik saat masalah mereka bocor dan viral di media sosial. Apakah cinta yang Asga dan Masha rasakan cukup kuat sehingga dapat menyelamatkan hubungan mereka? Lalu, bisakah mereka bertiga kembali akrab seperti dulu lagi?

272 pages, Paperback

Published December 10, 2024

25 people want to read

About the author

Herania

2 books2 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
4 (33%)
4 stars
7 (58%)
3 stars
0 (0%)
2 stars
1 (8%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 6 of 6 reviews
Profile Image for Liliyana Halim.
310 reviews242 followers
March 18, 2025
3.75 ⭐️
Selesaiiiii! Novel ini manis tapi kayak kurang greget gitu kalau buatku pribadi 🙏🏼
.
“Ini aku ngoming berdasarkan pengalaman ya. Hubungan kalian bakalan jadi toksik banget. Nightmare banget deh pokoknya kalau udah ketergantungan. Balas chat lambat dikit, berantem. Ditinggal bentar, berantem. Susah atur waktu buat ketemu, berantem. Nggak banget. Pacaran bukan solusi mengatasi kesepian yaa, Adik-adik aku.” (Hal 15).
.
“Kalau lo bosan atau ngerasa sepi di rumah, lo bisa chat atau telepon gue. Nggak usah takut ganggu, sesibuk apa pun pasti gue sempetin balas atau angkat.” (Hal 41).
.
“Kadang untuk bahagia kita perlu ngambil risiko.” (Hal 97).
.
“…. Kalau lo memang nggak suka sama gue, berhenti bersikap manis sama gue. Itu malah bikin gue makin susah ngelupain lo.” (Hal 100).
.
“Pak Fa bilang ke gue, hati itu nggak bisa dipaksain, perasaan datangnya suka nggak terduga. Kalian dekat banget selama ini, wajar kalau kalian sama-sama jatuh cinta. It’s not a mistake. I should’ve seen it coming, but I didn’t.” (Hal 259).
Profile Image for Amaya.
749 reviews58 followers
February 12, 2025
Antara cowok dan cewek mustahil bisa berteman tanpa ada perasaan. Awalnya Asga, Rale, dan Masha bisa menampik pernyataan yang sering diperdebatkan itu. Bagi Rale, Masha sudah seperti adiknya sendiri. Sedangkan, Asga adalah saudara lelaki yang nggak Rale punya. Asga juga menganggap Masha sebagai sahabatnya, sampai akhir-akhir ini perasaannya semakin tidak bisa dikendalikan.

Gashale adalah channel YouTube yang dijalankan oleh tiga orang; Asga, Masha, dan Rale. Nama channel yang diambil dari tiga pemiliknya itu sukses menarik banyak orang karena menyajikan konten yang "berisi". Selama hampir tiga tahun, semuanya berjalan lancar, sebelum dua di antara mereka saling jatuh cinta.

Pas nulis reviu ini, refleks bilang, "Tuh, kan! Akhirnya jatuh cinta juga!" tapi percayalah, maksudnya senang-senang saja mereka pacaran karena Asga is a good boy. Masha juga cewek baik-baik, nggak neko-neko. Masalahnya ada di Rale yang protektif banget ke Masha karena udah kayak adiknya sendiri.

Eh, serius, kayak begitu jadi masalah? Tapi Masha bukan adiknya Rale beneran, kan? Nah, di sini ada back story-nya. Adik kandung Rale meninggal karena kecelakaan. Beberapa tahun kemudian, Rale ketemu Masha yang lagi sendirian di Jakarta karena orang tuanya tinggal di luar negeri. Mereka akrab dan Rale menemukan beberapa kesamaan di diri adik kandungnya, Gina, dengan Masha.

Ceritanya nggak rumit kalau nggak ada plot twist yang bikin pembaca (khususnya aku) pengin bolongin tembok. Baik Asga, Rale, dan Masha punya keterkaitan langsung dan nggak langsung. Mereka ini kayak kumpulan orang terluka dan saling menyembuhkan.

Paham banget sama sikap dan keputusan Rale di akhir karena yah, dia kan terluka, ya. Dukanya masih belum sembuh even bertahun-tahun berusaha menghindar dari sumber masalah. Ini membuktikan kalau waktu nggak cukup bisa menyembuhkan tanpa ada tindakan.

Kasihan sama Masha sebenarnya. Cuman apa ya, dia ada juga karena Rale butuh semacam trigger buat bangkit lagi. Pokoknya mereka bertiga ini saling melengkapi banget, lah.

Di buku ini cuma dikasih 2 sudut pandang; Asga dan Masha. Awalnya sempat mikir kayaknya nggak adil kalau Rale nggak dikasih porsi juga, tapi kayak kata buddy read-ku, kayaknya bakal stres banget kalau baca pov Rale, secara dia, kan *silakan baca sendiri*.

Sejak baca Mana Hijrah?! aku udah suka sama tulisan Kak Herania. Pas dapat kesempatan buat baca dan mengulas buku ini, jelas bahagia banget. Walaupun voice cowok di sini masih kurang menonjol, tapi cukup terbantu dengan adanya penanda sebutan "aku" buat Masha dan "gue" buat Asga. Sama satu lagi kekurangannya, kurang panjang ceritanya *cry cry*. I need more :p

Ini teori konspirasi semata, tapi apa emang sengaja nggak ada pov Rale karena bakal ada kisahnya sendiri? *berteori apa nodong* xD

Anyway, yang butuh bacaan romance gemas, tapi juga bikin nangis, bisa baca buku ini!
Profile Image for Ayu Istiyani.
94 reviews6 followers
December 22, 2024
Tertarik baca ini awalnya dari judulnya, sepertinya unik.

Dan ya, menceritakan Asga, Masha, Rale yang memiliki channel youtube bersama. Dan Gashale adalah singkatan nama mereka. Awalnya saya pikir cerita ini hanya akan berputar pada cinta segitiga, tapi ternyata tidak. Banyak juga plot twist di sini. Saya sempat terganggu dengan mereka yang tinggal dalam satu rumah, kalo mau diibaratkan kos campur pun, Masha satu-satunya perempuan di situ. Tapi, seiring berjalannya cerita, saya cukup bisa menerima karena yaa mungkin di beberapa tempat yang lain, hal itu lumrah saja.

Saya tim Asga Masha karena gemess sih, tapi sayangnya Asga cukup menyimpan banyak rahasia yang melibatkan mereka bertiga. (Kalo rahasianya diceritakan disini takut jadi spoiler). Sikap Rale ke Masha, protektifnya beneran seperti abang-abangan yang melindungi banget adek perempuannya.

Begitu sampai di konflik, sulit rasanya untuk ga menyelesaikan baca saat itu juga. Lumayan padat, ada keterkaitan antara satu tokoh dengan yang lain. Jadi bisa dibilang, meskipun tokohnya agak banyak, semuanya punya peran. Dan Refal emang bener-bener sih.

Saya suka dengan closurenya. Permasalahan yang jadi konflik utama, how to deal with the past, dikemas dengan sangat baik. Sangat manusiawi gimana Rale marah, gimana dia ingin menjauh, konsultasi ke psikolog, sampai akhirnya mau kembali ke keluarga, adik dan sahabatnya.

Suka banget sama sweetnya Asga dan Masha, juga care nya Rale ke Masha. Terharuuu banget pas mereka bertiga baikan 😍😍
Profile Image for aynsrtn.
505 reviews16 followers
February 9, 2025
Kapan lagi membaca buku romance yang mengandung plot twist(s) seperti ini? Jika melihat dari sampul buku dan blurp-nya terlihat bahwa buku ini bergenre love triangle trope, namun ternyata tidak sesederhana itu. Buku ini tidak hanya berkisah tentang romansa, namun memuat perihal yang lebih kompleks; persahabatan, keluarga, dealing with trauma, dan berduka.

Actual rating: 4.5⭐

Trigger warning: panic attack (graphic) & implied self harm

Gashale merupakan akronim dari Asga, Masha, dan Rale. Mereka membentuk channel youtube bernama Gashale tentang konten edukasi dan keseharian mereka. Rale sudah menganggap Masha seperti adiknya sendiri dan Asga pun menyayangi Masha—pada awalnya sebagai sahabat. Semua baik-baik saja hingga salah satu dari mereka mulai tak bisa menyimpan perasaan lebih dari sekadar teman. Dan ternyata ada rahasia besar juga yang siap menjadi boomerang di antara mereka.

Buku ini menyajikan porsi "kesal" yang adil kepada ketiga tokoh utamanya. Uniknya, meskipun kesal, tapi alasan mereka bersikap demikian itu sungguh understandable. Sebab semua ada alasannya, semua ada background masalah yang menyertainya—bukan konflik yang tiba-tiba ada dan membuat mereka bertingkah "mengesalkan".

Bercerita dengan dua sudut pandang yaitu Asga dan Masha. Pembaca menjadi mengerti mengapa Asga terkesan menyabotase kebahagiaan, Masha menjadi "penengah" antara Asga dan Rale namun di sisi lain pun ia bingung harus bagaimana, dan cerita Rale dari kacamata Asga dan Masha. Ya, tokoh Rale tidak menjadi narator di sini. Apa karena sudut pandang Asga sudah cukup amat depresif dan "gelap" ya, jadi kalau ditambah suara Rale malah nanti ga seimbang? Karena meski Asga dan Masha ada sisi "gelap"-nya, tapi Masha lebih "terang" daripada Asga dan Rale.

Adegan yang paling aku suka saat mereka membuat konten do make up with my boyfriend(s). Bayangin deh jadi Masha di-makeup-in sama duo cowok ganteng, hehe. Lalu, tokoh Refal ini sukses bikin ku sebagai pembaca mencak-mencak setiap dia muncul. Duh, Bang ... anda itu fairplay dan kompetitif lho di lapangan bulu tangkis, tapi kok di hubungan personal malah ngeselin parah. Tapi, aku merasa apa yang jadi concern Refal ini sebenarnya baik. Dia nggak suka Masha—sekarang mantannya, dulu pas dari masih jadi pacar—tinggal bareng dengan Asga dan Rale. Meskipun itu katanya demi kebutuhan pembuatan konten dan anggap saja kosan campuran, tapi ya tetap aja perempuan tinggal bersama dengan dua laki-laki dewasa itu bukan hal lumrah di society kita. Sayangnya, cara Refal mengungkap concern-nya ini yang salah, apalagi kesananya dia jadi bastard asshole.

Dan plot twist(s)-nya wow ... pake s ya karena twist-nya nggak hanya satu. Saat semua ter-spill bikin tercenung beberapa kali saat baca. Rollercoaster banget mengaduk hati pembaca. Aku berharap ada sekuel sih, jadi bisa mendengar "suara" Rale langsung dari Rale-nya sendiri. Ya, siapa tahu next buku mengisahkan Rale dan lovey dovey-nya yang ia temui di Ubud [ini cuma khayalan aku sebagai pembaca, haha].

Akhir kata, Gashale ini buku paket komplit yang memadukan romansa, persahabatan, dan keluarga dengan segala dinamikanya. Terima kasih buat Kak Hera yang sudah mengizinkan aku untuk membaca bukunya. Sukses selalu <3

Sukaaak!! 💐
Profile Image for Ovy Rama.
115 reviews3 followers
January 9, 2025
GASHALE || Herania || Penerbit PT. Elex Media Komputindo || 265 Hlm || Cetakan Pertama, Thn. 2024


Q : Bagaimana reaksi dan sikap kalian kalo ternyata sahabat kalian itu adalah penyebab kalian kehilangan seseorang yang sangat berarti dalam hidup kalian?


Aku pribadi akan bereaksi sama seperti reaksi yang ditunjukkan Rale (salah satu tokoh di novel GASHALE) setelah tau fakta menyakitkan yang selama ini ditutup rapat sama sahabatnya.


Aku lupa bulan apa persisnya melihat Kak Nia mengupload pengumuman bahwa akan menerbitkan novel keduanya, yaitu GASHALE. Di situ aku terpesona sama cover novel GASHALE. Covernya secakep itu. Dan pas baca blurbnya aku langsung penasaran sama kisah GASHALE.


GASHALE ini berkisah tentang Asga, Masha dan Rale yang seorang YouTuber terkenal dengan kanal bernama "GASHALE". Mereka memiliki hubungan yang spesial. Rale menganggap Masha adiknya, sebagai pengganti adik kandungnya yang sudah meninggal. Asga dan Masha adalah sahabat yang diam-diam saling memendam perasaan. Asga dan Rale menganggap satu sama lain sebagai saudara laki-laki yang nggak pernah mereka punya.


Hidup mereka berjalan indah sampai saat Asga mulai mendekati Masha dan mendobrak batas persahabatan mereka. Ternyata, Asga menyimpan masa lalu kelam. Saat rahasianya terbongkar, itu melukai mereka bertiga sekaligus. Situasi semakin pelik saat masalah mereka bocor dan viral di media sosial. Bagaimana nasib GASHALE setelah semua itu? Penasaran? Kalo iya bisa langsung baca novelnya!!


Gaya penulisan Kak Nia nggak usah diragukan lagi ya, sangat cocok sama seleraku. Aku bersyukur banget bisa baca novel kedua Kak Nia ini. Apalagi naskah novel ini tuh termasuk yang paling spesial buat Kak Nia karena dikerjakan mengejar deadline lomba sembari demam, meriang dan malaise karena COVID-19.


Awal-awal baca novel ini, aku dibuat flashback ke masa setelah lulus dari bangku putih abu-abu. Aku dan salah satu sahabatku pernah ada rencana untuk bikin konten di YT. Namun, sampai detik ini, rencana itu hanya tinggal wacana aja karena kesibukan kami masing-masing yang membuat susah untuk bertemu.


Konflik yang kali ini digunakan Kak Nia untuk novel keduanya aku nggak berani menyimpulkan related untuk semua orang, tapi konflik novel ini sangat related di kehidupanku sendiri tentunya dengan versi berbeda. Ada yang posisinya aku sebagai pihak ketiga atau yang melihat kejadian tersebut dan yang mengalaminya masih memiliki keterikatan denganku. 


Konflik novel GASHALE ini kompleks banget, masalah percintaan ada, masalah pekerjaan, masalah persahabatan dan masalah keluarga. Semuanya saling terikat dengan benang merah yang dirangkai sangat apik sama Kak Nia. Kak Nia bikin pembaca seperti bisa menebak apa yang akan terjadi selanjutnya, padahal itu hanya trik jebakan yang bikin pembaca akan terkejut dan nggak menduga sama sekali. 


Termasuk novel fast paced dan dengan konflik yang sekomplek itu tentunya bikin aku selalu waspada untuk membalik halaman per-halamannya. Aku terlalu takut dengan apa yang akan terjadi pada GASHALE. Namun, jika aku memilih untuk menghemat bacanya atau berhenti dulu meski hanya untuk melakukan aktivitas lain, aku malah kepikiran dan penasaran sama kelanjutannya.


Novel ini menggambarkan bagaimana kehidupan konten kreator atau influencer beserta dengan netizen-netizennya. Orang lain akan menganggap bahwa menjadi konten kreator atau influencer itu enak trus, bisa punya privilege sendiri yang nggak bisa didapat oleh yang bukan konten kreator. Padahal pekerjaan apa pun itu pasti ada enak dan nggak enaknya. Kita kan nggak tau apa yang udah mereka korbankan, apa yang udah mereka lalui, bagaimana perjuangan mereka, dan sebagainya.


Novel yang membahas netizen tuh selalu berhasil bikin berdebar karena takut sama pembahasan gila mereka dan kesal karena mereka tuh kebanyakan pada langsung ngejudge, langsung mengetik apa pun yang ingin mereka ketik. Memang nggak semua seperti itu, masih ada yang bijak dalam bermedia sosial, tapi tetap aja ada yang berkomentar negatif hingga memperkeruh keadaan. Dan netizen yang suka banget menggiring opini negatif, susah diberitau untuk bijak dalam berkomentar, yang suka memperkeruh keadaan, dan sebagainya tuh bikin aku pengen nyubit ginjal mereka saking kesalnya.


Tokoh di novel GASHALE bisa dibilang banyak. Tokoh utama dan tokoh pendukung saling berkolaborasi membangun cerita. Bener-bener nggak ada kesan tokoh tempelan di novel ini karena meski nggak sesering itu muncul, tapi punya pengaruh yang lumayan besar untuk novel ini. 


Tokoh yang kusuka jelas GASHALE. Asga, Masha dan Rale tuh sama-sama punya masa lalu yang nggak mudah. Aku salut banget sama mereka yang berhasil melalui itu semua. Aku suka banget sama interaksi mereka yang kelihatan begitu hangat. Mereka itu udah layaknya sebuah keluarga. 


Dio dan Farhan yang bener-bener profesional dalam bekerja. Aku sempat takut mereka akan berulah, tapi mereka bukan tipe orang yang berkhianat. Malah memberi support layaknya adik memberi dukungan ke Abang dan Kakaknya.


Bizar. Dia ini sahabatnya Asga sekaligus karyawan di kantor keluarga Asga yang tiap tindakannya tuh selalu kudukung. Bizar beneran setulus itu dalam bersahabat. Selalu siap sedia membantu dalam keadaan apa pun. Nggak pernah ngejudge masa lalu sahabatnya. Baiknya kebangetan deh kalo untuk urusan sama sahabatnya. Meski begitu dia punya hobi nyimpan nomer ponsel perempuan dan dari kebiasaannya itu dia termasuk yang berjasa dalam membantu menjembatani permasalahan agar lekas selesai dengan baik.


Dari novel ini banyak banget tokoh yang bikin aku kesal banget, Om Rendra. Ada scene dia maksa Masha untuk ngobrol sama mantan Masha yang pengen kutendang sampai ke kutub utara. Om Rendra pun termasuk orang tua yang selalu memaksakan kehendak ke anaknya, tipe yang nggak mau citra atau nama perusahaannya jelek.


Refal. Atlit sekaligus mantan Masha yang pengen banget kutendang sampai ke kutub utara. Tiap Refal muncul aku selalu gedeg banget. Dia ini problematik dan playing victim. Tipe cowok red flag yang suka ngajak balikan padahal dia yang mutusin, belum lagi dia bikin pasangannya feeling lonely, dan nggak support apa kesukaan serta apa yang pasangannya lakukan.


Pak Marco dan Bu Nada. Aku tau banget mereka juga kehilangan sosok yang penting dalam hidup mereka, tapi nggak pernah membenarkan apa yang mereka lakukan dengan melimpahkan kesalahan ke orang yang nggak bersalah dan tentunya orang tersebut sama-sama merasa kehilangan.


Aku suka banget sama perkembangan karakter dari setiap tokoh di novel ini. Hampir semua tokoh mengalami perkembangan cukup signifikan dan mengarah ke dalam hal positif. Setiap tokohnya tuh dijelaskan dengan detail, tapi nggak ada kesan seperti baca biodata.


Novel ini diceritakan dari sudut pandang orang pertama tokoh Asga dan Masha secara gantian dan nggak bikin bingung sama sekali ini lagi POV siapa. Meski diceritakan dari 2 pemikiran tokoh, aku pun tetap bisa ikut merasakan apa yang dirasakan oleh tokoh lain. Bisa mengerti apa yang mereka pikirkan juga.


GASHALE sendiri novel bergenre romance yang mana romancenya termasuk ke dalam romance yang masih sopan, nggak cringe atau alay, tapi tetap bikin baper tiap ada scene romantis. Apalagi salah satu tokoh utama di novel ini tuh  seeffort itu buat pasangannya. Saat tau effort dia buat pasangannya tuh rasanya kepengen sosok seperti dia ada di setiap rumah.


Pekerjaan setiap tokohnya pun cukup rinci dibahas oleh Kak Nia di novel ini. Meski Asga, Masha dan Rale memiliki kanal YT, tapi mereka punya pekerjaan yang cukup menjanjikan. Aku rasanya pengen bisa bekerja seperti Masha. Ada satu scene dari novel ini tentang Masha dan pekerjaan pasangannya, di mana dia lupa sama pekerjaan pasangannya itu bikin aku tersadar kalo pasanganku sendiri bekerja di bidang yang sama dengan pasangan Masha.


Cara-cara Kak Nia dalam mengolah konflik yang ada bener-bener bikin tebakanku ada yang benar dan ada lumayan banyak yang meleset. Aku kira udah akan seperti yang ada di pikiranku, ternyata masih banyak kejutan yang Kak Nia siapkan di halaman selanjutnya. Itu kenapa tadi kubilang kalo mungkin di awal kelihatannya langsung diungkap rahasia apa yang dimiliki GASHALE. Ternyata kejutannya berlapis-lapis. Lapisan kue lapis aja rasanya kalah sama konflik dan kejutan yang dipersiapkan Kak Nia di novel ini.


Saat masa lalu kelam Asga dibahas, aku malah jadi ingat dengan kasus yang dialami sama anak sepupuku. Kejadiannya sama banget sama yang dialami oleh Asga.


Aku suka banget sama resolusi yang dipilih Kak Nia dalam novel ini. Kerasa banget melegakan hati, realistis dan baru ini aku nangis pas baca di bagian novel memasuki resolusi. Lho kenapa nangis? Nangis hanya karena satu panggilan kesayangan yang sering Rale pakai untuk Masha. Di situ air mataku langsung terjun bebas.


Aku belajar banyak hal dari novel GASHALE ini, belajar untuk nggak menghalalkan segala cara untuk mendapatkan apa yang aku mau, belajar untuk mengikhlaskan kepergian seseorang yang begitu penting dalam hidup kita karena itu semua udah takdir, belajar untuk nggak egois, belajar untuk nggak jadi seorang pengecut, belajar untuk nggak menyalahkan orang lain atas takdir yang sudah diberi Tuhan ke kita, belajar untuk memaafkan karena lebih baik memaafkan daripada harus menyimpan dendam, belajar untuk memperjuangkan hubungan, belajar menjadi konten kreator yang baik atau nggak ngebet untuk viral dengan membuat konten yang malah berakibat fatal seperti prank, belajar untuk menjadi netizen yang budiman dalam bermedia sosial dan masih banyak lagi moral value dari novel ini yang bisa kuterapkan dalam kehidupan sehari-hari.


Aku cinta banget sama cover novel GASHALE. Aku pun betah berlama-lama melihat cover novelnya yang bikin aku rasanya pengen punya rumah seperti itu. Layout isi novelnya pun nggak kalah menarik, di beberapa halaman juga ada bubble chat dan potongan screenshoot beberapa sosmed. Aku juga suka dengan pemilihan font untuk judul di tiap babnya. Ukuran font untuk isi ceritanya pun masih oke di mataku, nggak bikin mataku cepat lelah. Namun, aku beberapa kali masih menemukan typo di novel ini. Meski begitu typo yang tipis-tipis itu nggak bikin aku terganggu selama baca kisah GASHALE.


Novel Gashale ini untuk versi cetaknya bisa dibeli melalui marketplace kesayangan kalian dan untuk versi digitalnya udah ada di Gramedia Digital dan Playbooks. Sempat cek di Playbooks lagi ada diskon yang lumayan.


Aku rekomendasikan novel ini buat kalian pecinta novel romance, buat yang suka baca novel dengan konflik yang kompleks serta penuh kejutan, buat yang suka baca novel yang mengangkat tema konten kreator atau influencer beserta para netizen, buat yang lagi menggeluti dunia konten kreator atau influencer dan buat yang posisinya lagi susah memaafkan seseorang siapa tau habis baca ini jadi memilih memberi pengampunan dibandingkan memendam amarah dan dendam.
Profile Image for Chacha.
90 reviews6 followers
December 12, 2024
Bukunya nagihh pas baca. Baper sama Asga dan Masha. Dan sayang sama Rale. Recommended to read pokoknya.
Displaying 1 - 6 of 6 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.