GASHALE || Herania || Penerbit PT. Elex Media Komputindo || 265 Hlm || Cetakan Pertama, Thn. 2024
Q : Bagaimana reaksi dan sikap kalian kalo ternyata sahabat kalian itu adalah penyebab kalian kehilangan seseorang yang sangat berarti dalam hidup kalian?
Aku pribadi akan bereaksi sama seperti reaksi yang ditunjukkan Rale (salah satu tokoh di novel GASHALE) setelah tau fakta menyakitkan yang selama ini ditutup rapat sama sahabatnya.
Aku lupa bulan apa persisnya melihat Kak Nia mengupload pengumuman bahwa akan menerbitkan novel keduanya, yaitu GASHALE. Di situ aku terpesona sama cover novel GASHALE. Covernya secakep itu. Dan pas baca blurbnya aku langsung penasaran sama kisah GASHALE.
GASHALE ini berkisah tentang Asga, Masha dan Rale yang seorang YouTuber terkenal dengan kanal bernama "GASHALE". Mereka memiliki hubungan yang spesial. Rale menganggap Masha adiknya, sebagai pengganti adik kandungnya yang sudah meninggal. Asga dan Masha adalah sahabat yang diam-diam saling memendam perasaan. Asga dan Rale menganggap satu sama lain sebagai saudara laki-laki yang nggak pernah mereka punya.
Hidup mereka berjalan indah sampai saat Asga mulai mendekati Masha dan mendobrak batas persahabatan mereka. Ternyata, Asga menyimpan masa lalu kelam. Saat rahasianya terbongkar, itu melukai mereka bertiga sekaligus. Situasi semakin pelik saat masalah mereka bocor dan viral di media sosial. Bagaimana nasib GASHALE setelah semua itu? Penasaran? Kalo iya bisa langsung baca novelnya!!
Gaya penulisan Kak Nia nggak usah diragukan lagi ya, sangat cocok sama seleraku. Aku bersyukur banget bisa baca novel kedua Kak Nia ini. Apalagi naskah novel ini tuh termasuk yang paling spesial buat Kak Nia karena dikerjakan mengejar deadline lomba sembari demam, meriang dan malaise karena COVID-19.
Awal-awal baca novel ini, aku dibuat flashback ke masa setelah lulus dari bangku putih abu-abu. Aku dan salah satu sahabatku pernah ada rencana untuk bikin konten di YT. Namun, sampai detik ini, rencana itu hanya tinggal wacana aja karena kesibukan kami masing-masing yang membuat susah untuk bertemu.
Konflik yang kali ini digunakan Kak Nia untuk novel keduanya aku nggak berani menyimpulkan related untuk semua orang, tapi konflik novel ini sangat related di kehidupanku sendiri tentunya dengan versi berbeda. Ada yang posisinya aku sebagai pihak ketiga atau yang melihat kejadian tersebut dan yang mengalaminya masih memiliki keterikatan denganku.
Konflik novel GASHALE ini kompleks banget, masalah percintaan ada, masalah pekerjaan, masalah persahabatan dan masalah keluarga. Semuanya saling terikat dengan benang merah yang dirangkai sangat apik sama Kak Nia. Kak Nia bikin pembaca seperti bisa menebak apa yang akan terjadi selanjutnya, padahal itu hanya trik jebakan yang bikin pembaca akan terkejut dan nggak menduga sama sekali.
Termasuk novel fast paced dan dengan konflik yang sekomplek itu tentunya bikin aku selalu waspada untuk membalik halaman per-halamannya. Aku terlalu takut dengan apa yang akan terjadi pada GASHALE. Namun, jika aku memilih untuk menghemat bacanya atau berhenti dulu meski hanya untuk melakukan aktivitas lain, aku malah kepikiran dan penasaran sama kelanjutannya.
Novel ini menggambarkan bagaimana kehidupan konten kreator atau influencer beserta dengan netizen-netizennya. Orang lain akan menganggap bahwa menjadi konten kreator atau influencer itu enak trus, bisa punya privilege sendiri yang nggak bisa didapat oleh yang bukan konten kreator. Padahal pekerjaan apa pun itu pasti ada enak dan nggak enaknya. Kita kan nggak tau apa yang udah mereka korbankan, apa yang udah mereka lalui, bagaimana perjuangan mereka, dan sebagainya.
Novel yang membahas netizen tuh selalu berhasil bikin berdebar karena takut sama pembahasan gila mereka dan kesal karena mereka tuh kebanyakan pada langsung ngejudge, langsung mengetik apa pun yang ingin mereka ketik. Memang nggak semua seperti itu, masih ada yang bijak dalam bermedia sosial, tapi tetap aja ada yang berkomentar negatif hingga memperkeruh keadaan. Dan netizen yang suka banget menggiring opini negatif, susah diberitau untuk bijak dalam berkomentar, yang suka memperkeruh keadaan, dan sebagainya tuh bikin aku pengen nyubit ginjal mereka saking kesalnya.
Tokoh di novel GASHALE bisa dibilang banyak. Tokoh utama dan tokoh pendukung saling berkolaborasi membangun cerita. Bener-bener nggak ada kesan tokoh tempelan di novel ini karena meski nggak sesering itu muncul, tapi punya pengaruh yang lumayan besar untuk novel ini.
Tokoh yang kusuka jelas GASHALE. Asga, Masha dan Rale tuh sama-sama punya masa lalu yang nggak mudah. Aku salut banget sama mereka yang berhasil melalui itu semua. Aku suka banget sama interaksi mereka yang kelihatan begitu hangat. Mereka itu udah layaknya sebuah keluarga.
Dio dan Farhan yang bener-bener profesional dalam bekerja. Aku sempat takut mereka akan berulah, tapi mereka bukan tipe orang yang berkhianat. Malah memberi support layaknya adik memberi dukungan ke Abang dan Kakaknya.
Bizar. Dia ini sahabatnya Asga sekaligus karyawan di kantor keluarga Asga yang tiap tindakannya tuh selalu kudukung. Bizar beneran setulus itu dalam bersahabat. Selalu siap sedia membantu dalam keadaan apa pun. Nggak pernah ngejudge masa lalu sahabatnya. Baiknya kebangetan deh kalo untuk urusan sama sahabatnya. Meski begitu dia punya hobi nyimpan nomer ponsel perempuan dan dari kebiasaannya itu dia termasuk yang berjasa dalam membantu menjembatani permasalahan agar lekas selesai dengan baik.
Dari novel ini banyak banget tokoh yang bikin aku kesal banget, Om Rendra. Ada scene dia maksa Masha untuk ngobrol sama mantan Masha yang pengen kutendang sampai ke kutub utara. Om Rendra pun termasuk orang tua yang selalu memaksakan kehendak ke anaknya, tipe yang nggak mau citra atau nama perusahaannya jelek.
Refal. Atlit sekaligus mantan Masha yang pengen banget kutendang sampai ke kutub utara. Tiap Refal muncul aku selalu gedeg banget. Dia ini problematik dan playing victim. Tipe cowok red flag yang suka ngajak balikan padahal dia yang mutusin, belum lagi dia bikin pasangannya feeling lonely, dan nggak support apa kesukaan serta apa yang pasangannya lakukan.
Pak Marco dan Bu Nada. Aku tau banget mereka juga kehilangan sosok yang penting dalam hidup mereka, tapi nggak pernah membenarkan apa yang mereka lakukan dengan melimpahkan kesalahan ke orang yang nggak bersalah dan tentunya orang tersebut sama-sama merasa kehilangan.
Aku suka banget sama perkembangan karakter dari setiap tokoh di novel ini. Hampir semua tokoh mengalami perkembangan cukup signifikan dan mengarah ke dalam hal positif. Setiap tokohnya tuh dijelaskan dengan detail, tapi nggak ada kesan seperti baca biodata.
Novel ini diceritakan dari sudut pandang orang pertama tokoh Asga dan Masha secara gantian dan nggak bikin bingung sama sekali ini lagi POV siapa. Meski diceritakan dari 2 pemikiran tokoh, aku pun tetap bisa ikut merasakan apa yang dirasakan oleh tokoh lain. Bisa mengerti apa yang mereka pikirkan juga.
GASHALE sendiri novel bergenre romance yang mana romancenya termasuk ke dalam romance yang masih sopan, nggak cringe atau alay, tapi tetap bikin baper tiap ada scene romantis. Apalagi salah satu tokoh utama di novel ini tuh seeffort itu buat pasangannya. Saat tau effort dia buat pasangannya tuh rasanya kepengen sosok seperti dia ada di setiap rumah.
Pekerjaan setiap tokohnya pun cukup rinci dibahas oleh Kak Nia di novel ini. Meski Asga, Masha dan Rale memiliki kanal YT, tapi mereka punya pekerjaan yang cukup menjanjikan. Aku rasanya pengen bisa bekerja seperti Masha. Ada satu scene dari novel ini tentang Masha dan pekerjaan pasangannya, di mana dia lupa sama pekerjaan pasangannya itu bikin aku tersadar kalo pasanganku sendiri bekerja di bidang yang sama dengan pasangan Masha.
Cara-cara Kak Nia dalam mengolah konflik yang ada bener-bener bikin tebakanku ada yang benar dan ada lumayan banyak yang meleset. Aku kira udah akan seperti yang ada di pikiranku, ternyata masih banyak kejutan yang Kak Nia siapkan di halaman selanjutnya. Itu kenapa tadi kubilang kalo mungkin di awal kelihatannya langsung diungkap rahasia apa yang dimiliki GASHALE. Ternyata kejutannya berlapis-lapis. Lapisan kue lapis aja rasanya kalah sama konflik dan kejutan yang dipersiapkan Kak Nia di novel ini.
Saat masa lalu kelam Asga dibahas, aku malah jadi ingat dengan kasus yang dialami sama anak sepupuku. Kejadiannya sama banget sama yang dialami oleh Asga.
Aku suka banget sama resolusi yang dipilih Kak Nia dalam novel ini. Kerasa banget melegakan hati, realistis dan baru ini aku nangis pas baca di bagian novel memasuki resolusi. Lho kenapa nangis? Nangis hanya karena satu panggilan kesayangan yang sering Rale pakai untuk Masha. Di situ air mataku langsung terjun bebas.
Aku belajar banyak hal dari novel GASHALE ini, belajar untuk nggak menghalalkan segala cara untuk mendapatkan apa yang aku mau, belajar untuk mengikhlaskan kepergian seseorang yang begitu penting dalam hidup kita karena itu semua udah takdir, belajar untuk nggak egois, belajar untuk nggak jadi seorang pengecut, belajar untuk nggak menyalahkan orang lain atas takdir yang sudah diberi Tuhan ke kita, belajar untuk memaafkan karena lebih baik memaafkan daripada harus menyimpan dendam, belajar untuk memperjuangkan hubungan, belajar menjadi konten kreator yang baik atau nggak ngebet untuk viral dengan membuat konten yang malah berakibat fatal seperti prank, belajar untuk menjadi netizen yang budiman dalam bermedia sosial dan masih banyak lagi moral value dari novel ini yang bisa kuterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Aku cinta banget sama cover novel GASHALE. Aku pun betah berlama-lama melihat cover novelnya yang bikin aku rasanya pengen punya rumah seperti itu. Layout isi novelnya pun nggak kalah menarik, di beberapa halaman juga ada bubble chat dan potongan screenshoot beberapa sosmed. Aku juga suka dengan pemilihan font untuk judul di tiap babnya. Ukuran font untuk isi ceritanya pun masih oke di mataku, nggak bikin mataku cepat lelah. Namun, aku beberapa kali masih menemukan typo di novel ini. Meski begitu typo yang tipis-tipis itu nggak bikin aku terganggu selama baca kisah GASHALE.
Novel Gashale ini untuk versi cetaknya bisa dibeli melalui marketplace kesayangan kalian dan untuk versi digitalnya udah ada di Gramedia Digital dan Playbooks. Sempat cek di Playbooks lagi ada diskon yang lumayan.
Aku rekomendasikan novel ini buat kalian pecinta novel romance, buat yang suka baca novel dengan konflik yang kompleks serta penuh kejutan, buat yang suka baca novel yang mengangkat tema konten kreator atau influencer beserta para netizen, buat yang lagi menggeluti dunia konten kreator atau influencer dan buat yang posisinya lagi susah memaafkan seseorang siapa tau habis baca ini jadi memilih memberi pengampunan dibandingkan memendam amarah dan dendam.