Jump to ratings and reviews
Rate this book

Backstreet

Rate this book
Satu sekolah dengan kakak laki-laki memang enak, tapi banyak juga nggak enaknya. Seperti itulah yang dialami Mabela, cewek kelas 10, yang kakaknya di kelas 12.

Beberapa hari setelah menjadi murid baru, Mabela menemukan fakta bahwa Roni (kakaknya) sering berkelahi dengan Aldo. Padahal sejak TK sampai SMP, Aldo dan Roni berteman baik. Entah kenapa, kemudian Roni membenci Aldo dan mereka jadi musuh bebuyutan, tanpa seorang pun tahu penyebabnya.

Masalah jadi tambah ruwet karena Mabela mulai menyukai Aldo, tapi nggak berani mengekspresikan perasaannya. Dia takut Roni marah. Jadi, Mabela cuma bisa curhat ke Tiny, sahabatnya.

Ketika Aldo tahu bahwa adik musuh bebuyutannya bersekolah di tempat yang sama, muncul ide untuk membalas perlakuan Roni. Tanpa sepengetahuan Roni, Aldo pedekate ke Mabela, dan gayung pun bersambut. Aldo dan Mabela pacaran backstreet!

Lalu, mau sampai kapan Mabela dan Aldo menyembunyikan hubungan mereka? Apa yang terjadi kalau Roni tahu? Dan bagaimana perasaan Mabela saat niat Aldo yang sebenarnya terbongkar?

192 pages, Paperback

Published January 29, 2025

7 people want to read

About the author

Kezia Evi Wiadji

25 books48 followers
Kezia Evi Wiadji yang memiliki hobi traveling dan berkebun, sejak tahun 2011 menulis berbagai kisah tentang semangat hidup, inspirasi, dan pesan. Kezia berusaha melakukan yang terbaik, selama Tuhan memercayakan talenta menulis ini kepadanya.

Kezia dapat dihubungi melalui:
Instagram: keziaeviwiadji_official
Twitter: KeziaEviWiadji
Facebook: Kezia Evi Wiadji


Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
1 (12%)
4 stars
5 (62%)
3 stars
2 (25%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 5 of 5 reviews
Profile Image for Fikriah Azhari.
362 reviews147 followers
May 6, 2025
❝Seimut-imutnya Mabela, malas juga ngajak jalan. Bisa-bisa kena masalah sama Roni.❞

AWAS‼️ PAWANGNYA GALAK‼️⚠️🤯🤫

Orang-orang yang naksir Mabela mungkin pada milih mundur duluan setelah tahu Mabela adalah adik dari Roni, siswa kelas 12 yang hobinya berantem dan sebaiknya dihindari sebisa mungkin. Berurusan sama Roni sendiri aja bisa bawa petaka, apalagi kalau sampai berani nyentuh adik kesayangannya itu, duh... nggak dulu deh ya kalau masih mau hidup tenteram.

Entah keberanian dari mana yang Aldo dapatkan, cowok itu justru nekat mendekati Mabela! Tentu saja semuanya dilakukan di belakang Roni, mengingat fakta bahwa Aldo dan Roni adalah musuh bebuyutan! Tapi memangnya sampai kapan Aldo dan Mabela mau main petak umpet dari Roni? Aldo ini sebenarnya punya sembilan nyawa, atau justru udah nggak sayang nyawa?

***

HOW CUTE!

Rasanya ikut kembali jadi anak sekolahan sepanjang baca cerita Aldo-Mabela-Roni ini! Tahu dong ya gemesnya remaja yang lagi mulai suka-sukaan? Nah, karakter Mabela nih berhasil jadi potret anak SMA kasmaran yang malu-malu tapi mau!

Mulai dari semangat jam olahraga karena jadwalnya bareng sama kelas cem-ceman, histeris sendiri dapat chat sampai minta saran ke temen buat balas apa biar nggak kelihatan ngebet banget, sampai jantung melonjak kegirangan diajakin nge-date!

Tapi bener kata orang “Adek, cinta tak selamanya indah, dek”, semuanya berjalan dengan risiko kena amukan Roni kalau mereka ketahuan! Mabela-Aldo yang uji nyali, aku yang ikutan ketakutan... Belum lagi ketika terungkap Aldo punya motif sendiri, duh! Aku sempat nggak suka dia!

Waktu tahu alasan di balik tabiat Roni, hatiku langsung kretek kretek 💔 bikin sadar selain sebagai teman yang ditakuti, kakak yang disayangi, Roni tuh juga sosok anak dalam keluarga, dia masih anak-anak meskipun garang. Aku jadi pengin puk-puk dia karena sudah jadi kakak yang keren! Bonding-nya dengan Mabela terasa banget, mereka beneran saling mengasihi.

Backstreet cocok buat teman-teman yang kangen baca cerita remaja ringan dan dibuat senyum-senyum sendiri saking gemesnya!
Profile Image for aynsrtn.
489 reviews15 followers
June 6, 2025
Tidak menyangka di usia segini masih cocok juga baca teenlit. Seru. Bikin ketawa sekaligus gemes dengan tiga serangkai: Mabela, Aldo, dan Roni. Lucu lihat kucing-kucingan Mabela dan Aldo. Gemes lihat Roni selalu mode senggol bacok terus ke Aldo. Pengen nakol juga ke Nina, ini anak kalau mau temenan mah temenan aja, kenapa mesti caper. Terus pengen nyelip ih di persahabatan Mabela dan Tiny, mereka ini dumb and dumber, tapi juga jiwa setia kawannya kuat banget (feat. Peter—sang backburner).

Kisah ini berawal dari Aldo dan Roni yang udah temenan dari kecil, terus tetiba jadi rival sparing. Nah, masalahnya Mabela, adiknya Roni, suka sama Aldo, musuh bebuyutan sang kakak. Gayung bersambut, deketlah Mabela sama Aldo tapi backstreet dari Roni.

Cerita remaja yang ringan, tetapi ternyata terselip kisah seorang anak yang ingin lebih diperhatikan orang tuanya, tak ingin terus dibandingkan dengan anak tetangga, dampak perceraian kepada anak, dan anak yang kehilangan sosok orang tuanya. Jadi, cerita ini nggak hanya kisah cinta monyet anak SMA aja.

!!agak spoiler!!
Ada plot twist-nya di akhir. Nggak nyangka ternyata mereka [...]. Yang lucu bagian Peter—sang backburner nih yang nggak jadi sama Mabela soalnya kakaknya galak, haha. Terus kakaknya juga prefer sama orang yang nggak takut sama dia [baca: bisa diajak berantem].

Satu sih yang kurang. Kurang panjang, hehe. Ini kalau dibuat 300 halaman lebih, aku OK banget sih :D
Profile Image for Dedik Ariyanto.
45 reviews1 follower
April 19, 2025
Kisah remaja manis dan mengemaskan akan selalu membawa nostalgia, utamanya buat pembaca dewasa, sedang pembaca remaja akan dibuat "baper" Begitulah novel ini, menyuguhkan kisah remaja yang manis dan lucu.

Premisnya adalah sahabat yang menjadi musuh bebuyutan, juga rasa cinta yang tumbuh karena niat membalas dendam lawan.

Alurnya tak terlalu meliuk, tapi punya getaran-getaran yang membuat pembaca bertahan. Bahkan tak akan mudah meletakkan buku ini begitu saja. Gambaran karakternya, solid. Bangunan cerita juga kokoh, tak terlalu tinggi tapi kuat pondasinya, yang mana menjadikan novel remaja ini  nyaman untuk menemani hari yang cerah.

Sudut pandang orang ketiga, memberikan suasana yang menjenangkan saat mengikuti Mabela, Roni dan Aldo. Interaksi mereka yang menggemaskan, juga jalan ceritanya yang natural mengalir. Ikut geregetan saat intrik antar tokoh mulai bersinggungan. Dan lagi, dengan bahasa yang ringan menghanyutkan pembaca hingga tak menyadari bahwa cerita cowok zona merah dan cewek gila ini perlu diwaspadai.

Memang tak ada adegan yang terlewat brutal. Tapi, perkelahian antara Roni dan Aldo itu cukup banyak di sini, tidak hanya itu saja setiap masalah selalu diselesaikan dengan perkelahian. Aku harap, ada sedikit peringatan dan bimbingan orang dewasa akan hal ini. Ada tokoh sampingan yang menurutku perlu banyak diberi kesempatan, karena kehadirannya memberikan warna yang cukup terang.

Dialog ringan, latar yang pas menjadikan novel remaja ini mudah untuk disukai. Apalagi alurnya yang padat tak terlalu bertele-tele. Pengenalan karakternya juga instan, meski begitu pembaca akan mengenali tokoh-tokoh ini dan segera larut dalam dilema. Seperti karakter Mabela yang tampak menyebalkan diawal, sebab Mabela tahu kalau Aldo adalah musuh Roni, tapi malah bermain Api, begitu juga saat Mabela dengan sombongnya membenci teman sekelasnya yang toksis.

Hal ini tampak wajar. karena penulis memang menghadirkan cerita yang menyerupai keadaan yang sebenarnya. Bukan karangan yang penuh imajinasi, hingga karakternya tampak sempurna.

Aku pikir ini hal yang baik, mengingat cerita remaja yang bisa masuk di logika itu tak banyak, seringnya melampaui batas logika. Maksudku, ada macam cerita yang memilih untuk membuat karakter yang diluar batas, hingga adegan-adegan yang dirasa kurang sesuai dengan remaja. Dalam buku ini tak terjadi seperti itu. Gambaran normal remaja seusia SMA dengan berbagai macam masalahnya.

Aku pikir akan ada banyak kisah manis percintaan remaja yang menjalani "Backstreet" diam-diam berpacaran. Rupanya tidak seperti itu, lebih banyak kehangatan rasa yang disajikan, seperti persahabatan dan persaudaraan.

Roni yang tampak melindungi sang adik, Mabela. Mabela yang diam-diam mencari tahu asal mula permusuhan Roni dan Aldo. Ujungnya adalah benang merah kasih sayang tentunya buku ini lebih berfokus kepada itu, bukan cinta yang membara.

Kalau dipikir lagi, buku ini menyimpan pesan penting yang mana tampak sederhana namun kuat, yaitu tentang bagaimana cara kita dalam menghadapi masalah yang muncul karena pertikaian orang tua. Orang tua Mabela dan Roni bercerai dan itu mengubah sudut pandang Roni, saat menghadapi keluarga dan pertemanan.

Apalagi kalau sudah berurusan dengan membandingkan keluarga satu dengan yang lain. Nilai moral ini yang ingin disampaikan oleh penulis. Kebijakkan orang tua dalam mengasuh anak, serta peran keluarga dalam menjalani masalah yang ditimbulkan.

Begitu juga dengan Aldo, rasa untuk membalas dendam atas perlakuan buruk Roni, dengan memainkan perasaan Mabela. Semua itu hanya karena satu hal paling krusial yang sering kali diremehkan. Tentang kejujuran. tentang bagaimana mengolah rasa benci, dendam, juga akibat jika itu masih menjadi raja di hati.

Dieksekusi dengan cara yang tepat. Lega setelah ikut bersembunyi, plong setelah bergulat dengan narasinya yang mendayu dan nyatanya apa yang dilakukan setiap tokohnya memiliki pembenaran masing-masing.

Satu hal yang perlu digaris bawahi di sini. perkelahian itu tindakan yang kurang dibenarkan. Apapun alasannya, entah karena rasa cemburu, butuh perhatian, rasa iri dan dendam begitu pula pelajaran penting lain, harus bisa memahami dan menghargai perasaan orang lain.

Ada satu hal lagi yang membuatku janggal dan bertanya. Aldo dan Roni sering bertengkar di sekolah tapi tak ada sanksi berat buat mereka. Sementara ada tokoh sampingan yang justru mendapatkan sanksi berat, karena ulahnya yang toksis. Aku berharap, lebih memilih dua karakter setral ini yang harus menanggung akibatnya.

Terlepas dari itu, aku suka dengan buku yang tak terlalu tebal ini. Kisah yang akan membawa pembaca ke masa SMA yang penuh lika-liku. Proses mencari jati diri dan cinta, juga peliknya kehidupan keluarga yang mulai dipertanyakan keberadaannya. Sebab seorang anak akan menghadapi masa-masa bimbang, terlebih lagi jika keluarga tersebut tak utuh.
Profile Image for Ratnani El Ratna Mida).
Author 11 books14 followers
April 9, 2025
Backstreet || Kezia Evi Wiadji || Gramedia Pustaka Utama || Cetakan Pertama 2025

Bagaimana jika kamu menyukai seseorang yang tidak seharusnya kamu sukai? Tapi hatimu hanya terpaut padanya, dan sulit untuk tidak mengaguminya. Bahkan diam-diam kamu terus memperhatikannya. Inilah sedikit gambaran kisah yang akan kita nikmati dalam novel Backstreet.
Mabela senang bisa satu sekolah dengan kakaknya, Roni. Masalahnya cowok incaran Mabela, Aldo yang dulunya sahabat kakaknya sekarang jadi musuh bebuyutan. Mereka bahkan sering berkelahi.
Namun suatu hari Aldo mulai mendekati Mabela, mereka mulai jalan bareng meski harus sembunyi-sembunyi. Bagaimana kisah mereka setelahnya?

Buku ini kisahnya lucu dan ringan. Khas anak SMA gitu. Ada tentang persahabatan, keluarga, persaingan hingga masalah kisah merah jambu yang menarik dan bikin ngingik. 😅 Baca buku ini jadi senyum-senyum sendiri, karena jadi bernostalgia di masa putih abu-abu. Apalagi pas bagian Mabela chatingan dengan Aldo.😆 Memang semenyenangkan itu sih masa SMA, penuh cerita.
Dari segi penokohan, setting cerita dan kisahnya menurutku diramu dengan apik dan seimbang. Bumbu masalah keluarga yang dialami para tokoh dalam cerita ini juga wajar terjadi. Alami dan tidak dipaksakan.

Buku ini jumlah halamannya juga tidak terlalu tebal, jadi ketika membaca buku ini nggak terasa tahu- sudah mau ending. Suka banget sama cover bukunya yang lucu dan unyu. 😍
Kemudian yang tidak kalah menyenangkan ketika membaca buku ini, kita juga akan menemukan banyak pesan-pesan tersirat yang dekat dengan keseharian kita. Misalnya tentang pentingnya bersikap jujur, atau tentang dampak menyimpan kebencian pada seseorang.

Kemudian, selesai membaca ini saya jadi menyadari bahwa berkadang dari hal-hal kecil yang sepele atau sederhana dan bahkan tidak pernah kita duga, ternyata hal itu mampu membuat seseorang merasa terluka bahkan menyimpan amarah. Karenanya penting bagi siapapun untuk selalu menjaga lisan. Bahkan termasuk orang dewasa.
13 reviews
April 1, 2025
Novel ini worth it untuk teman membaca di hari raya maupun hari kerja yang penuh tekanan, karna humornya dapat, kejadiannya juga mudah dipahami dan pesan moral tentang keluarga ngena banget cuyy, apalagi waktu mamanya minta maaf, heartwarming bgt❤️
Displaying 1 - 5 of 5 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.