Jump to ratings and reviews
Rate this book

Upside Down

Rate this book
Setelah menjalani perceraian yang pahit, Misha bertekad membesarkan anaknya seorang diri. Dia tidak ingin terlibat dengan laki-laki lagi. Satu kali pernikahan yang gagal sudah cukup memberi pelajaran. Dia tidak berniat mengulangi kesalahan yang sama. Namun, menyingkirkan laki-laki yang bertekad masuk ke hidupnya ternyata tidak semudah yang dia pikir

326 pages, Paperback

Published November 1, 2024

3 people want to read

About the author

Titi Sanaria

32 books205 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
2 (25%)
4 stars
3 (37%)
3 stars
3 (37%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 2 of 2 reviews
Profile Image for Carol.
8 reviews1 follower
January 6, 2025
Khalid dan Misha memutuskan menikah setelah nyaman berteman selama 1 tahun. Tidak ada kata "cinta" yang pernah terucap dalam hubungan mereka selama ini. Alasan mereka menikah karena Misha menganggap Khalid bisa menjadi suami yang bertanggung jawab dan Khalid melihat Misha sebagai seseorang yang menjanjikan keamanan juga kesetiaan yang tidak didapatkan dari mantan tunangannya.

Mereka memulai sebuah pernikahan dengan fondasi yang rapuh sehingga ketika dihadapkan pada suatu masalah, Misha tidak merasa perlu berpikir dua kali dan langsung melepaskan ikatan pernikahannya. Misha juga tidak mau memberikan kesempatan kepada Khalid "Sang Pengkhianat" untuk membela diri karena menganggap apa yang terlihat di "matanya" merupakan sebuah kebenaran mutlak.

Tak lama kemudian, Misha mendapati fakta kalau dirinya sedang hamil. Oleh karena itu, Misha berpikir ulang tentang perceraiannya dan bermaksud memberikan kesempatan kedua bagi pernikahan mereka demi calon buah hati. Kemudian Misha pun menemui Khalid untuk berbicara sekaligus memberi tahu tentang kehamilannya tetapi apa yang "disaksikannya" menghapus bersih semua keraguannya untuk bercerai.

Setelah perceraian yang pahit itu, Misha menyusul Oma ke Surabaya dan bekerja sebagai Manager HR di sebuah hotel bintang lima milik keluarga sahabatnya, Ribka. Misha sangat menikmati kehidupannya yang damai bersama sang Oma dan putri kecilnya, Ara.

Tetapi pertemuan dengan Khalid di hotel tempatnya bekerja mulai mengusik ketenangan hidupnya. Misha yang awalnya mengira Khalid hanya melakukan kunjungan singkat di kota tersebut mulai merasa was-was ketika mengetahui bahwa Khalid ternyata arsitek yang di tunjuk untuk pembangunan gedung baru di hotel tempatnya bekerja. Sejak saat itu, Misha melakukan segala upaya untuk menghindari Khalid karena tidak ingin rahasianya terbongkar.

Sementara itu, Khalid yang terus mencari tahu tentang kehidupan Misha akhirnya berhasil menemukan tempat tinggal Misha dan bertemu dengan Oma yang selama pernikahan mereka dulu memang sangat dekat dengannya.

Oma dan Ribka terus berusaha membujuk Misha agar bersedia menemui Khalid dan berbicara selayaknya orang dewasa serta mengurai benang kusut di antara mereka. Karena bagaimanapun bentuk hubungan mereka saat ini, Khalid dan Ara berhak untuk mengetahui keberadaan satu sama lain.

Misha yang masih menyimpan kemarahan, sakit hati dan luka atas perceraiannya memilih untuk mengabaikan semua nasihat tersebut sampai suatu peristiwa tidak memberikan pilihan lain kepada Misha selain menghubungi Khalid dan membongkar identitas Ara.

Peristiwa tersebut akhirnya menjadi titik balik hubungan mereka dan menguak semua tabir kesalahpahaman di masa lalu. Apakah nantinya mereka memutuskan untuk membangun kembali rumah tangga yang sempat karam atau memilih opsi co-parenting dalam membesarkan Ara?

🌷🌷 My Point of Views 🌷🌷

Apabila ada yang bertanya apakah saya menyukai pemeran utama dalam cerita ini?

Jujur.....jawabannya adalah TIDAK

Terlalu banyak waktu yang terbuang sia-sia hanya untuk mempertahankan ego setinggi Gunung Himalaya dan berujung penyesalan. Permasalahan yang seharusnya bisa diselesaikan dalam waktu singkat apabila Khalid & Misha mau bersikap DEWASA.

Ara juga tidak perlu kehilangan haknya untuk merasakan kasih sayang sang Ayah, Kakek, Nenek dan tante-nya sejak lahir.

🌷🌷

Khalid, lelaki DEWASA yang diharapkan bisa bersikap tegas tapi tetap menjadi pemegang kendali rumah tangga sebagai pemimpin malah terkesan menganggap remeh masalah mereka. Dia membiarkan istrinya keluar dari rumah saat bertengkar padahal masalah dalam rumah tangga seharusnya segera diselesaikan dan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.

Khalid yang tumbuh dalam keluarga harmonis di didik untuk bersabar dan mengalah ketika berhadapan dengan keluarga. Sifat cinta damai dan menjauhi konfrontasi yang seharusnya menjadi modal yang bagus ketika berumah tangga malah membuat rumah tangganya berantakan. Mungkin Khalid "tidak tahu" bagaimana menerapkan perlakuan berbeda terhadap istri, Ibu dan adik-adiknya.

🌷🌷

Misha, anak kecil dalam tubuh wanita dewasa. Misha kecil menjadi saksi hidup bagaimana orangtua-nya sendiri memilih mengedepankan emosi saat terbentur masalah. Walaupun tidak sampai ada kekerasan fisik tapi dia juga beberapa kali menjadi korban adegan "piring terbang" ketika pertengkaran semakin memanas.

Misha merasa lega saat orangtuanya bercerai saat dia kelas V SD. Berada di tengah-tengah orangtua yang sepertinya saling membenci membuatnya selalu tegang dan tidak nyaman.

Setelah bercerai, Ibunya memilih melanjutkan kuliah Pasca Sarjana di Australia sehingga Misha harus ikut Ayahnya. Umur kebersamaan mereka tidak panjang karena sang Ayah memutuskan menikah lagi dengan wanita yang membawa dua orang anak dari pernikahan sebelumnya. Sayangnya sang istri dan anak-anaknya menganggap Misha sebagai saingan dan beban yang harus disingkirkan sehingga akhirnya dia diantarkan ke rumah Oma dari pihak Ibu-nya yang super sibuk walau tetap menyayanginya.

Tumbuh dengan "Inner Child" terluka menjadikan Misha dewasa sebagai pribadi yang getir, pesimis, egois, impulsif, keras kepala dan overthinking. Tidak mengherankan ketika Misha lebih memilih "lari" saat dihadapkan dengan kejadian di luar rencananya daripada "stay" untuk menyelesaikannya.

🌷🌷

Saya tidak bisa merasakan chemistry antara Khalid dan Misha. Semua hubungan mereka terkesan buru-buru mulai dari awal memutuskan menikah, bercerai sampai berbaikan. Tidak ada adegan atau kejadian yang menggambarkan pasangan yang saling mencintai. Hubungan mereka lebih cocok di sebut sebagai "partner" hidup.

🌷🌷 My Favourite Quotes 🌷🌷

Pepatah lama yang mengatakan bahwa air tenang itu menghanyutkan ternyata benar. Permukaan air yang tak menampakkan riak bisa saja menyembunyikan arus yang deras dibawahnya. Jangan pernah percaya pada kemasan yang sengaja diciptakan untuk menarik perhatian. Misha -- 100

Takdir merupakan sesuatu yang harus kita terima dengan lapang dada karena kita tidak akan bisa menentangnya, Sha. Kita bisa membuat perencanaan detail tentang hidup dan hal-hal yang ingin kita lakukan di masa depan tapi akhirnya mau sedetail atau serunut apapun, semua rencana kita akhirnya takluk sama takdir. Pertemuan kamu dan Khalid saat ini termasuk dalam takdir itu. Kamu nggak bisa menghindar karena takdir nggak selalu datang dengan opsi yang bisa di pilih. Oma -- 108

Janda itu hanya status, Sha. Value seorang perempuan nggak ditentukan oleh statusnya. Nggak ada jaminan kalau seorang gadis lebih baik daripada janda. Toh kegagalan mempertahankan rumah tangga bukan semata karena kesalahan perempuan. Dalam kasusmu, itu murni kesalahan Khalid yang selingkuh. Aku juga akan melakukan hal yang sama kalau berada dalam posisimu. Berkhianat adalah kesalahan fatal. Orang yang melakukannya nggak pantas mendapatkan kesempatan kedua. Ribka -- 143

Kawan yang baik itu adalah kawan yang bisa kasih perspektif yang mungkin saja dilewatkan oleh temannya yang bertindak impulsif karena di bakar cemburu. Aku benaran baru ngeh kalau kekuatan cemburu itu luar biasa dahsyatnya. Nggak hanya bisa bikin kepala terbakar, tapi juga bisa bikin rumah tangga jadi abu. Ribka -- 186

🌷🌷 My Last Word 🌷🌷

It's all about my own opinion.
You may like or dislike it.
Just please put respect towards each others
🙏🙏🙏
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for nasya.
847 reviews
December 27, 2024
Sedikit bosan sih sama ceritanya, karena menurutku kayak muter-muter gitu. Karakter Ara malah menurutku mirip karakter Pelita anaknya Hara, jadi merasa nggak ada perbedaan antara mereka, padahal di cerita yang beda, ya walaupun karakter anak-anak emang gitu-gitu aja sih, dan dua-duanya juga sama-sama nggak ada sosok ayah, tapi ya aku jadinya malah bayangin Pelita. Mungkin akan seru juga kalau ditambah cerita alasan Adiba dan Khalid putus, terus awal mula hubungan dan kenalan Khalid sama Mischa
Displaying 1 - 2 of 2 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.