Jump to ratings and reviews
Rate this book
Rate this book
Misteri masih berlanjut. Terlalu banyak yang memenuhi kepala. Mereka tak henti bertanya-tanya.
Ke mana perginya Sakaki?
Mengapa Tuan Rumah mengurung kami?
Apakah kami sekejam itu?

Satu per satu peristiwa terus terjadi ....

Kali ini siapa yang telah menghilang?
Apa ada orang lain yang tertinggal denganku?
Kalau aku tertinggal di sini sendirian, sampai kapan aku harus menanggung segala beban ini?

Dia benar-benar tertinggal seorang diri. Hingga akhir, giliran dirinya untuk mengalami hal yang sama seperti teman-temannya tidak pernah datang.
Salju yang berwarna putih turun. Bel di gedung sekolah berbunyi. Lalu, waktu yang selama ini membeku, akhirnya mulai bergerak. Namun, mengapa ada yang perlahan memudar?

“Apa kau sudah ingat sekarang? Setelah melalui banyak hal ini.”

360 pages, Paperback

Published January 8, 2025

1 person is currently reading
19 people want to read

About the author

Mizuki Tsujimura

91 books818 followers
Associated Names:
* Mizuki Tsujimura
* 辻村深月 (Japanese)

Tsujimura is an award-winning novelist, she is best known for her mystery and children novels. She studied at Chiba University and won the Naoki Prize in 2012 for Kagi no nai Yume wo Miru (I Saw a Dream Without a Key), and in 2018 she won the Japan Booksellers' Award for her novel Kagami no Kojo (Lonely Castle in the Mirror).

Japanese name 辻村 深月

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
2 (12%)
4 stars
11 (68%)
3 stars
3 (18%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 6 of 6 reviews
Profile Image for Riri.
435 reviews28 followers
March 18, 2025
Surprisingly, the grand sweeping finale did not land for me.

It was going really well up to Sugawara’s chapter, but once the revelation began it just felt so… weak? We finally figure out who committed suicide and their motive for doing so, but the circumstances around it made me dislike Mizuki a lot. I get that she’s meant to be a flawed character. I also understand teenagers are very sensitive to issues that may seem trivial to adults. Those are fine. The problem is that everyone pampers her to a baffling extent. What she did was a real nuisance, and yet she never got called out on it because she’s the “victim”. Instead of making me sympathize with her, it got me thinking that maybe Haruko has a point after all.

That doesn’t mean I didn’t enjoy how the story wrapped up though, because I did. This volume reveals a lot of things, but honestly I was more surprised about Hiro-kun’s (and by extension, Mii-chan’s) identity than Sugawara’s. I also really liked the very long chapter dedicated to Sugawara’s background. The way it links to the present was so satisfying to follow. But just as a note… Southeast Asians don’t typically have blue eyes, unless they’re of mixed blood.

I enjoyed this series a lot, but it does require a lot of patience.
Profile Image for Tiii.
151 reviews1 follower
March 14, 2025
Untuk cerita seri ke 3 sama 4 nya, saya sarankan untuk pembaca harus benar-benar menyiapkan banyak kesabaran extra sama rasa jenuh yang kosong alias, nonton dulu yang lucu lucu atau komedi sebelum lanjut menyelam ke masing masing kisah suram yang di alami tiap tokoh nya.

Walau saya agak butuh waktu panjang, akhirnya saya bisa namatin ke 4 nya. Semakin seri buku berganti, akan semakin banyak cerita tiap tokoh nya di jelaskan.

Alur nya adalah masa lalu, masa kini di latar dunia nyata dan dunia khayalan.
Sejauh ini saya baca khayalan 😭 tapi memang ini fantasi sih, syukurlah. Tapi penulis sama penerjemah nya keren.
Profile Image for Shanifiction.
221 reviews71 followers
April 25, 2025
A School Frozen in Time seri keempat berkisah tentang tiga orang siswa terakhir yang terjebak di sekolah secara misterius.

Di novel terakhir ini satu persatu misteri terungkap. Kini mereka ingat siapa yang bunuh diri dan kenapa. Tapi hal itu ternyata belum cukup untuk membebaskan mereka.

Bagaimanakah akhirnya mereka berhasil keluar? Apakah semuanya selamat?

_______
Akhirnya seri ini tamat! 😭😭
Aku bisa tidur nyenyak karena gak lagi penasaran siapa yang bunuh diri. 😭🤯

Aku puas dengan novel terakhir ini, karena misterinya semua terungkap. Setiap clue yang bertebaran di novel ke 1-3 bakalan tersusun jadi puzzle yang lengkap di sini.

Terlalu sibuk nebak2 siapa yang bunuh diri bikin aku shock pas dapet plot twist lain dari ceritanya! Benaran gak disangka2. 🤯

Setiap tokoh mendapatkan ending yang pas. Aku suka banget karena gak ada yang ngegantung jadinya. Gak bertanya-tanya gimana nasib setiap tokohnya. Apa lagi setelah semua hal mengerikan yang mereka lalui.

Aku sangat merekomendasikan seri ini. Jarang aku nemu novel yang ceritanya tuh tentang sisi gelap kehidupan remaja. Isu kayak bullying, mental health, suicidal thoughts, tekanan buat jadi siswa berprestasi atau ujian kelulusan dikemas dalam cerita penuh misteri yang membuat ceritanya tambah mencekam.

Siapa yang sangka dibalik covernya yang cantik-cantik ini ternyata ceritanya sekelam itu? 😢
Profile Image for Tyas.
Author 38 books88 followers
January 21, 2025
Hmmmm.... sayang sekali, buku terakhir ini justru bagi saya yang paling lemah dari keempat buku yang ada. Bukannya memberikan pemecahan dan hasil akhir yang 'nendang', justru penutup cerita menjadi terasa datar. 'Kejutan' tentang jawaban sesungguhnya tentang 'Siapa yang bunuh diri waktu itu?' mungkin memang lumayan mengejutkan, tapi setelah lelah mengikuti cerita berpanjang-panjang, perasaan yang menghinggapi saya lebih ke "Oooh, ya sudah".

Tidak bisa disangkal, Tsujimura Mizuki kalau menulis memang kerap bertele-tele dan kurang fokus. Di awal volume 4 ini saja saya bingung kenapa sampai harus mendedikasikan 140 halaman lebih untuk latar belakang Sugawara. Memang sih, akhirnya isi dari 'kitab Sugawara' ini ternyata berkaitan dengan pemecahan misteri yang kita ikuti sejak volume 1, namun tetap saja saya pikir ada bagian-bagian (juga di bab-bab lain) yang sebenarnya bisa disunting agar lebih ringkas. Bahkan, ketika hendak mengakhiri buku ini, Tsujimura masih juga bertele-tele, bahkan sempat-sempatnya menambahkan karakter baru yang tidak penting, yang seandainya tidak dimunculkan pun juga tidak berpengaruh apa-apa.

Yang rasanya masih bisa disunting lagi bukan hanya teks asli, melainkan juga - keluhan saya sejak volume 1 - terjemahannya. Terjemahan A School Frozen in Time ini merupakan pengingat, bagi saya juga, bahwa menjadi penerjemah itu bukan hanya harus paham maksud tulisan di bahasa asli, namun juga harus bisa menulis dalam bahasa sasaran dengan baik. Di sepanjang buku ini, bahkan di sepanjang serial ini, banyak kalimat yang aneh, subjeknya keliru, alirannya kuranga enak dibaca, juga pilihan kata-kata yang kurang pas. Misalnya, berkali-kali penerjemah menggunakan 'tersenyum masam' bahkan dalam situasi dan konteks yang sepertinya tidak pas (alias karakter yang dimaksud memang tersenyum, namun sepertinya bukan 'masam'). Ada pula kata-kata seperti 'orang-orang pribumi' yang saya kira seharusnya 'penduduk lokal'.

Secara keseluruhan, mengikuti serial ini memang cukup menyenangkan, seru rasanya terutama di buku-buku awal. Hanya saja, semakin ke belakang, serial ini rasanya makin kehabisan bensin (namun terus berusaha berjalan terseok-seok melebihi jarak yang seharusnya).
Profile Image for Islam Muhammad.
10 reviews
September 27, 2025
Ini adalah ulasan seri buku secara keseluruhan. Sangat seru mengikuti cerita ke-8 murid yang terjebak dalam "gedung sekolah" ini secara perlahan. Tidak pernah sebelumnya aku dapat merasa relate kepada banyak tokoh sekaligus, ke-8 tokoh ini memang ditulis dengan penuh perhatian dan menurutku mereka sangat dimanusiakan, dengan karakternya masing-masing yang unik. Latar belakang dan hidup tokoh-tokoh inilah yang membuat seluruh cerita menjadi bermakna dan membekas. Bagiku ini memang bukan seri novel misteri dan hanya di bagian resolusi saja terdapat beberapa hal yang kurasa tidak pas. Menurutku perasaan tenang, melankolis, dan terkadang menegangkan selama membaca keempat buku ini lah yang membuat seri ini sangatlah bagus.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Faizah Lentera.
267 reviews2 followers
January 15, 2026
Akhirnya (nyaris) seluruh potongan teka-teki tersusun seutuhnya. Misteri sosok yang bunuh diri terungkap di buku keempat seri a School Frozen in Time. Tidak terlalu mengejutkan karena aku sudah cari spoiler sebelumnya. Hehe, terlalu penasaran :D

Walau sudah tahu siapa sosok itu sebelum baca buku ini, aku tetap kagum sama ceritanya. Ternyata intinya bukan "siapa?", tapi lebih ke "bagaimana?". Baca seri a School Frozen in Time bikin selalu menduga banyak teori yang akhirnya salah besar.

Sesuai dengan makna harfiahnya. Akulah yang membunuh orang itu.
Displaying 1 - 6 of 6 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.