Mereka adalah pencinta cerita detektif terbesar di Indonesia. Dan inilah kisah pertama mereka.
***
Net Detective Indonesia (NDI),sebuah organisasi detektif swasta, memiliki misi mengungkap kasus-kasus misterius yang terjadi di Indonesia. Karena kekurangan personel, mereka memutuskan untuk merekrut anggota baru. Lewat sebuah proses unik yang tidak disadari oleh orang yang diincar, terpilihlah lima orang anak muda: Dias yang begitu manis, Val yang cengengesan, Loka yang gila baca, Gilang yang mudah marah, dan Badai yang gemar menganalisis.
Masalahnya,yang mereka hadapi bukanlah kejahatan biasa. Yang mereka hadapi adalah aneka kasus pelik yang penuh lika-liku dan tipu daya tingkat tinggi. Bisakah mereka bersatu dalam sebuah tim yang kompak? Mampukah mereka merangkai aneka petunjuk yang berceceran menjadi senjata untuk menguak kasus-kasus yang mereka hadapi? Seberbahaya apakah kasus yang mereka hadapi? Bagaimanakah cara kerja mereka? Secerdik apakah mereka?
Mampukahkehadiran mereka menjadi awal yang baru bagi NDI?
Seru, sedih, dan ada bagian rumit Rate 4 dari 5 bintang WARNING! Agak spoiler tapi gak spoiler banget . ada 5 orang "detektif" disni... Dias/Ai, Val, Gilang, Loka, dan Badai. Kalo disuruh milih aku lebih nyaman ke Loka. Aku suka karena dia suka baca buku dan bikin nyaman orng sekitarnya. Aku suka bagian matematikanya tapi justru "kasus sulap"nya Loka bikin pusing dan gue gak paham wkwkwkw tapi interseting lah... . Ada dua kasus yang menyedihkan dan berakhir buruk yaitu kasus bagian Dias/Ai dan Gilang. Di "Pembunuhan di Lift" aku juga kaget karena kukira Gilang mati saat kasus terakhirnya... . Penulis berhasil membuat Kasus Dias yang berlatar di Jepang dapat terasa aura Jepang banget, ngeri2 sedap dan endingnya misterius. Dias juga awal2 mengalami paranoid karena kasusnya, aku ngerasa kasihan, untungnya di kasus berikutnya dia ketemu Val si ceria sehingga suasananya agak membaik. Lucu juga baca pertemuan mereka wkwkwk. Sejuurnya aku kagum ke Dias karena dia bisa bahasa asing dg baik. . Paling asik baca bagian Badai. Ksusnya tuh seru dan lebih familiar penanganannya serta analisisnya. . Interaksi mereka berlima tuh lucu dan menarik. MOHON JANGAN BAPER WKWKWK satu persatu kasus terhubung yg dimuai dari "Pelakunya Parakang?" sampai "Claire de Lune". Di "Project X", semuanya terungkap oleh Badai yg menyimpulkan semuanya dg arogan . Mereka berlima dtawari untuk bergabungnya ke NDI dan menangani kasus lain yang mungkin ada di buku kedua... . Di buku ini juga ada Riddle yang jujur, diantara semua yang paing aku gak ngerti adalah riddle 1 meskipun udah baca kunci jawabannya. :D Bagian akhir buku ada kata2 (hlm 341) " tidak ada seorang pesulap pun yang suka jika trik muslihatnya dibuka dan justru mengungkap kebenaran dari sebuah tipu musihat adalah tugas kita (detective)". Itu kata2nya kok mirip percakapan antara Kaito kid dan Conan... *** Mantapslah Rekomendasi bagi kalian para pecinta mystery/detective
“Jangan remehkan sekecil apa pun suatu kejadian, pastilah akan terhubung dengan benang merah yang bisa saja menjadi kunci pemecahan suatu kasus”.
Net Detective Indonesia (NDI), adalah sebuah organisasi detektif swasta yang memiliki misi mengungkap berbagai kasus misterius yang terjadi di Indonesia. Karena kekurangan personel, mereka memutuskan untuk merekrut anggota baru.
Titik awal simpulan benang merah pertama berada di Kota Makassar. Kota yang terkenal dengan Pantai Losari dan Pisang Ijo-nya.
Badai A. Rashad, biasa dipanggil Dai. Seorang arsitek yang memiliki analisis tinggi dan hobby bahkan terinspirasi menerapkan teknik menganalisis dari bacaan fiksi populer genre detektif sepanjang masa, Sherlock Holmes. Stefan Valentino. Seorang murid SMP tapi banyak yang menganggapnya masih SD karena bertubuh pendek. Sedikit ceroboh, ahli dalam mengotak-atik computer, dan suka cengengesan walaupun lawan bicaranya sudah menampakkan aura marah. Aimee Dias Vany, seorang mahasiswi jurusan bahasa di Bandung tapi berhasil mendapatkan beasiswa untuk mengeyam pendidikan di Jepang. Manis, memiliki daya analisis yang tinggi, dan untuk ukuran wanita ya menurutku dia pemberani. Lalu, ada Harsana Loka. Sosok yang (mungkin) ganteng, pengangguran, tapi senang berkutat dengan buku, ahli logika, dan genius dalam trik matematika. Selanjutnya, seorang mantan polisi yang membenci polisi. Gilang Wijaya. Gampang terpancing emosinya, profesi menjadi seorang tukang angkot, dan pernah merasakan hitam-kelamnya dunia kriminal. Pengalamannya yang pernah menjadi polisi memberikannya keahlian dalam penyelidikan. Tapi ada satu peristiwa yang membuatku tidak menyukai tokoh ini. Dia terlalu pengecut, karena tidak bertindak apa-apa atas penculikan yang terjadi di depan matanya.
Dengan berbagai karakter, kekurangan, dan keahlian khusus diatas. Mampukah mereka bekerja sama sebagai tim ?
Mampukah mereka merangkai aneka petunjuk yang berceceran yang mereka sudah tangani menjadi satu senjata untuk menguak kasus yang lebih besar di depan mata ? *** “Jangan hanya melihat , tetapi cobalah untuk mengamati”
Diatas adalah kutipan dari Sherlock Holmes yang ada dalam novel ini. Benar memang ! Karena banyak kasus sekarang yang hanya melihat kita bisa langsung final menyimpulkan suatu masalah.
Overall. Aku suka dengan novel detektif ini. Dulunya aku selalu beranggapan bahwa novel detektif dalam negeri itu, kurang bagus. Karena dasarnya, aku tuh menilai bahwa novel detektif itu bagus, jika saat menyelesaikan membaca dan menutup covernya pun. Isi ceritanya akan diingat terus. And, ini salah satu novel yang memenuhi penilaian aku itu. ^_^
Terlebih lagi, salah satu tokoh diatas digambarkan sebagai pencinta Sherlock Holmes. Hohoo, aku juga suka tokoh fiksi itu.
“Sherlock Holmes! Oh demi Tuhan, Anda benar-benar tidak pernah membaca salah satu kisah yang begitu menggemparkan dunia ini ?. . . . Aku heran di dunia sekarang ini masih ada yang tidak mengenal sosok Sherlock Holmes yang luar biasa itu”
Oh iya, jika aku jadi guru Bahasa Indonesia. Mungkin, aku kasih nilai 87 untuk penulisan didalamnya. Karena penggunaan huruf capital sebagai awal kalimat banyak sekali yang salah. Sempat ada beberapa paragraph (percakapan) yang font-nya gak beraturan. Kalo typo-nya sih gak sampe lima kata kok (aku nemunya sih gitu).
Bocoran sedikit. Walaupun temanya detektif , ada sedikit bumbu cinta loh didalamnya.
Butuh waktu lumayan lama buat menyelesaikan buku ini. Bacanya di sela-sela pelajaran matematika soalnya. Hihi....~
Tiga bintang untuk sebuah buku yang... lumayan oke. Dari segi penulisan sudah bagus, meskipun sudut pandang masih terasa agak kaku. Tapi aku pernah baca, penulisnya juga baru masuk dunia kepenulisan ya? S'okay, semuanya masih belajar, termasuk saya~ (nggak ada yang nanya btw)
Untuk pemecahan kasus... hmm, di sini ini nih yang rada... maksa. Entah kenapa, kurang ngalir aja dan terasa cepat sekali (mungkin untuk menyingkat perkenalan para tokoh?). Sampai di sini, ada dua kasus yang aku bener-bener nggak paham, yaitu kasusnya si Val sama Loka (o'on ya...). Terus, untuk perkenalan tokohnya juga agak kepanjangan sih kalo menurutku. Tapi gimana lagi ya, wong emang tujuannya mau menonjolkan karakter para tokoh yang berbeda (lha....)
Btw, misterinya bagus banget. Aku ngiri sama Loka, Badai, Dias, Val, sama Gilang, terlebih sama penulisnya! Gimana sih caranya bikin kasus serumit dan se-surprising itu? Gimana caranya menyembunyikan clue biar nggak terlalu kentara? Lima orang yang bener-bener cerdas. Aku merasa bego banget sehabis baca ini TT_TT
Dan btw... otaknya Loka sama Val terbuat dari apa? Mau dong tukeran otak sama mereka.
Mari berkenalan dengan 5 anggota baru Net Detective Indonesia (NDI), sebuah organisasi detektif swasta, memiliki misi mengungkap kasus-kasus misterius yang terjadi di Indonesia. Mereka adalah Badai yang selalu melihat suatu hal dari banyak sisa dan memiliki kemampuan analisa yang tinggi, Loka sang kutu buku yang menolak kuliah tapi memiliki kemampuan berpikir yang tinggi, Gilang sang pemarah tapi baik hati, Ai si manis pandai penyuka es krim dan teka-teki,Val si remaja ABG namun kritis pada banyak hal.
Tidak seperti perkumpulan atau organisasi yang lain, kelima anggota baru tersebut direkrut dengan cara yang unik, mereka dibuat sedemikian rupa sehingga tanpa sadar telah berada ditengah sebuah misteri yang menantang kemampuan mereka untuk memecahkannya.
Awalnya aku kira ini kumpulan cerpen, tetapi ternyata lebih dari itu. Setiap tokoh dalam cerpen di awal,akhirnya saling bertemu dan bekerja sama dalam mengungkap suatu kasus yang lebih rumit. Heh, ini buku detektif pertama selain Sherlock Holmes yang aku baca. Jarang baca buku detektif juga sih, jadi maklum beberapa riddle malah cuma membuatku bingung dan gagal paham XD Kalau dilihat dari judul dan ending buku ini, sepertinya bakalan ada sekuelnya.. :)
konsepnya sih menarik, tp detail kasusnya masih terasa kasar dan kadang penjelasannya dipaksakan. benang merah antar kasusnya jg kurang bertautan, selain kasus badai di plg awal, perkenalan tiap tokohnya tidak bersambung dgn kisah utama. setelah setengah buku, baruuu kasus-kasusnya saling kait, jadinya klimaks yg terjadi kurang meledak *apaan sih itu gilang... asal nuduh tanpa alasan tanpa bukti*
Awalnya bingung karena plotnya acak2an tapi ketengah baru ngerti. Tiap bab ceritanya berbeda-beda dengan tokoh yang berbeda pula dan makin kebelakang satu persatu tiap karakter dalam cerita bertemu untuk menangani suatu kasus besar... Kerennnn, berharap banget ini dilanjutin lagi.
Tiap bab berbeda tokoh utama dan berbeda kasus hingga akhirnya satu per satu mereka bertemu dan terhubung suatu kasus besar. Keren banget!. Berharap lanjutannya cepat ada~
berupa beberapa kasus yang digabungkan menjadi 1, konsepnya menarik dengan beberapa riddle / teka - teki didalamnya. Cocok untuk para penggemar teka -teki dan misteri.
Alur awal dan timelinenya runut, narasi enak. Tp di tengah2 terkesan terlalu buru2 dan serba dipaksakan. Kebetulan punya ini, kebetulan bisa ini, dan hal repetitif dan tidak efektif lainnya. Karena deskripsi yg terlalu diulang2 dan terlalu panjang, jd mudah ditebak ujung dan akhirnya. Meskipun begitu, berharap bisa baca novel lain dr salah satu penulisnya. Berharap lbh baik dan lebih bagus ceritanya. Semangat 💪🏻🥰 3 ⭐
Buku ini mengajak kita jadi detektif beneran lewat pemain-pemainnya yang berbeda kasus 🥰 keren sumpah apa lagi diakhirnya sangat-sangat diluar nalar 🤣🤯🤯
Bingung pertamanya, plotnya diacak-acak. Tapi sampai tengah-tengah baru 'ngeh' apa maksudnya. Paling suka aku sama plotnya, sama tokoh-tokohnya yang punya karakter beda-beda, pengen jadi salah satu dari mereka.... Keren