Jump to ratings and reviews
Rate this book

Swarnadwipa

Rate this book
Novel pertama dari seri Cerita Pilar Bumi, berkisah tentang perjalanan Rakata. Argapraja di tanah Swarnadwipa. Kehilangan besar yang ia alami jadi titik awal dari sebuah perjalanan panjang menuju satu gunung api yang paling bersejarah. Ditinggalkan dan meninggalkan jadi dua mata koin yang berputar dan harus ia pilih.

Apa yang sebenarnya ia cari? Ketenangan? Sebatas hiburan diri? Ingatannya tentang pertanyaan sang ayah jadi penggerak langkahnya. “Apa emasmu?” Maka itulah yang ia cari dalam perjalanan.

Langkahnya berawal dari Pematangsiantar, menuju Samosir-Toba, mencari kisah masa lalu dari dua orang paling hebat yang pernah ia tahu. Sebuah tempat di Sumatra Barat kemudian menjadi peraduan keduanya. Jadi tempatnya memahami apa yang sebenarnya hilang dalam dirinya. Hingga tujuan akhirnya, menuju gunung api yang menyimpan banyak memori masa kecil dan mimpi-mimpi besar….

———————————————————————

Swarnadwipa akan membawamu pada perjalanan untuk mencari. Serta pelajaran tentang tanda-tanda bumi juga diri sendiri. Buku ini akan mengajakmu melihat keluar sekaligus menelisik ke dalam. Menggugah pikiranmu untuk juga ikut bertanya; ‘apa emasku?’

395 pages, Paperback

Published November 1, 2024

Loading...
Loading...

About the author

Vilda Sintadela

4 books3 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
5 (83%)
4 stars
1 (16%)
3 stars
0 (0%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 3 of 3 reviews
Profile Image for im.yaannn_.
19 reviews5 followers
April 24, 2025
Secara alur, aku suka banget karena mengambil alur maju-mundur dengan sudut pandang orang pertama. Tipikal buku page turner, penuh insight, juga seru karena beneran kayak di ajak berpetualang. Apalagi pas scene di gunung Kerinci itu, beuhh sensasinya beneran dapet. 👍🏻

Aku suka sekali dengan karakter Rakata di sini, bener-bener di bikin hampa, tanpa arah dan tujuan. Ada juga Abak Aji, Timur dan Arung yang menurutku karakter paling mencolok yang justru jadi masterpiece di buku ini.✨

Overall, aku suka sekali dengan cerita di buku ini, menggabungkan ilmu geologi, vulkanologi, serta menyelami diri. Sangat fresh dan penuh inspirasi. Tapi aku kurang suka di bagian pembuka yang banyak menceritakan masa lalu dibanding masa kini. Juga di bagian ending yang terkesan sedikit terburu-buru.

Aku belum nemu benang merah ceritanya bakal kayak gimana, karena perjalanan Rakata masih berlanjut. Dan aku juga penasaran akhir dari perjalanan Rakata dalam mencari tanda serta jati dirinya. So, nantikan review di buku selanjutnya. 👏🏻🙌🏻
Profile Image for Bilal Maftuh.
11 reviews
January 25, 2025
Keren, banyak pembelajaran yang bisa di petik dari perjalanan rakata mencari tujuan hidupnya
Profile Image for Dewi Hambali.
75 reviews12 followers
February 27, 2026
"Bacalah dengan ketidaktahuanmu." (P. 357)

🌋
Novel pertama dari serial Cerita Pilar Bumi, namun aku malah baca ini belakangan didahului 2 bukunya yang lain.

Jika Rakata & Rinjani dan Dwipantara menggunakan pov Rinjani, Swarnadwipa ini kita berhadapan dengan pov Rakata. Menarik sih, ditambah lagi Rakata merupakan sosok yang dingin dan penuh tanda tanya, membaca ini jadi lebih paham kenapa karakter tersebut terbentuk.

Buku ini mengisahkan perjalanan Rakata sewaktu ia tinggal di Sumatera, dulunya pulau ini disebut Swarnadwipa atau Pulau Emas. Kehilangan kedua orang tua secara mendadak menjadi titik balik Rakata untuk mencari jati diri dan makna hidup. Ia berkelana ke Samosir, Lembah Harau, mendaki Gunung Kerinci, hingga kembali ke rumah masa kecilnya di Pulau Sebesi, di mana Gunung Anak Krakatau berada. Baca buku ini udah berasa jalan-jalan langsung, deskripsi untuk situasi dan tempat terasa sangat detail. Jadi pengen berkunjung langsung ke tempat-tempat tersebut, deh.

Unsur budaya dan agama sangat kuat diangkat di buku ini. Baca buku ini jadi ingat pepatah Arab yang pernah disampaikan suamiku:

من عرف بعد السفر استعدّ
"Barang siapa yang tahu akan jauhnya perjalanan, ia akan bersiap." Betapa pentingnya menentukan tujuan dalam hidup, agar bekal tak sia-sia.

Perjalanan yang memberi banyak makna, bukan hanya bagi Rakata tapi juga buat pembaca. Setiap tokoh yang ditemui memberi pelajaran berharga. Tokoh favoritku di buku ini, yaitu Arung dan Timur, meski tanpa orang tua, mereka tetap semangat dalam menuntut ilmu. Berguru pada Abak Aji membutuhkan mental yang kuat, dan mereka mampu.

Menggunakan alur campuran di tahun 2008, meskipun keterangan waktunya jelas, jujur aku sedikit kebingungan menjalin rangkaian cerita hidup Rakata. Tapi aman sih, gak ada plothole di sini. Ah, aku pengen baca ulang Rakata & Rinjani rasanyaa.

Masih mengangkat tema besar tentang vulkanologi, dengan baca buku ini aku jadi banyak ilmu baru tentang gunung api, tentu penyampaiannya tetap ringan, kok. Isu lingkungan dan kerusakan alam cukup dihighlight di sini, sangat relate dengan berita akhir-akhir ini. #saverajaampat

Membaca ini rasanya terpantik semangat kami untuk berpetualang, berjalan, mencari, dan menemukan 'emas' kami. Namun, bekal saja tidak cukup, butuh tujuan yang jelas agar tak salah arah.

Swarnadwipa, here we come.

🌋
Swarnadwipa • @vilda.sintadela • Cetakan 2, 2024 • Mirra Buana Media • 393 hlm
⭐️ 4,5/5
Displaying 1 - 3 of 3 reviews