Sebagai pelatih, Vira menghadapi dua pertandingan besar. Tim SMA Charisty akan menghadapi Turnamen Basket SMA se-Jawa-Bali dan tim Putri Srikandi akan menghadapi pertandingan ekshibisi melawan tim WNBA, Dallas Thunder.
Masing-masing tim dan pertandingan memiliki masalah pelik. Tim SMA Charisty harus menghadapi tim-tim tangguh dari berbagai kota di Jawa dan Bali. Jalan Vanya dan teman-temannya untuk meraih juara tidaklah mulus. Apalagi salah satu peserta turnamen adalah SMA Altavia Bandung yang telah berulang kali menjadi juara dan sudah pasti menjadi lawan terberat yang akan dihadapi SMA Charisty.
Sementara itu, menjelang pertandingan, tim Putri Srikandi sama sekali belum solid. Bianca, Hera, Stella, dan Rida masih terjebak pada permusuhan serta persaingan masa lalu. Bukan hanya itu, masalah pribadi Vira dengan Kak Aji berimbas pada tugasnya sebagai pelatih. Mampukah mereka mengatasi masalah dan berkonsentrasi menghadapi pertandingan terpenting dalam hidup mereka ini?
Namaku unik, terdiri atas: Luna, dan Torashyngu. Tentunya itu bukan nama asliku. nama asliku adalah (hee..hee..hee.. masih rahasia. tebak sendiri yaa...) Dalam bahasa Spanyol, Luna berarti "bulan". Sedang Torashyngu,walau kayak nama Jepang, aq produk lokal loh. Aq pilih nama Torashyngu gw doyan banget segala hal berbau Jepang, dari mulai masakan Jepang, musik, hingga dorama. Penyanyi favoritku Ayumi Hamasaki, BoA, dan sedikit Laruku. Sedang film Jepang kesukaanku : YOMIGAERI (bagi penggemar J-movie wajib nonton nih film. Ceritanya bagus banget! Touching dan romantis!), sedang dorama banyak yang aq suka, tapi paling terkesan waktu nonton LOVE GENERATION-nya Takuya Kimura dan Takako Matsu. Ceritanya berupa cerita cinta sederhana, tapi bagus banget. Beberapa ceritaku bahkan terinspirasi dari J-Movie dan dorama yang pernah aq tonton, walau aq gak bakal jiplak abis-abisan, gak kayak sinetron kita yang doyan banget ngejiplak punya orang (Udah gitu gak mau ngaku lagi...)
Game Over sukses mengakhiri serial Lovasket dengan apik. Novel ini memiliki akhir yang sama sekali tak terduga. Luna sukses membuat pembaca menjerit tertahan ketika membaca chapter terakhir. Ada beberapa hal memang yang sangat disayangkan. Pertanyaan "kenapa harus berakhir begini?" juga sempat terlintas di pikiran. Apalagi menyangkut kisah asmara Vira. Tapi, bukankah hidup memang seperti ini, kawan? Tak semua kisah berakhir layaknya fairy tale. Luna menawarkan realitas yang pada akhirnya menemukan kebahagiaannya tersendiri. Satu yang bisa aku ambil, "mendapatkan sahabat sejati itu sulit, perlu banyak proses. Tapi, setelah kau mendapatkannya, yakinlah hidupmu akan jauh lebih indah". :')
Dan berakhir sudah semua seri Lovasket kubaca dari SMP sampe sekarang :'))) Suka sama persahabatan Vira dkk. Beruntungnya Vira punya banyak temen, dari yang awalnya musuh jadi temen, bahkan sahabat.
Pilihan endingnya juga tepat (yang waktu pertandingan final tim Vira melawan Dallas Thunder)
Endingnya ternyata ga nyampe di situ aja, spoiler dikit ya.. TERNYATA ADA CERITA MEREKA 20 TAHUN KEMUDIAN, melainkan dari sudut pandang yang berbeda. Coba tebak dari sudut pandang siapa?
Suka sih secara keseluruhan. Ada hal yang ngeganjel dikit, but it's okay :)
WAH, benar-benar GAME OVER nih sekuelnya! Buru-buru baca karena takut keburu lupa sama cerita disekuel sebelumnya dan gegara ending yang gantung bangetan.
Untuk porsi ceritanya sendiri menurut Saya terbilang fair yah, buat SMA Charisty even buat Puteri Srikandi; meskipun dengan ending masing-masing buat keduanya. Friendship-nya emang lebih kerasa banget untuk serial Lovasket sendiri ((YKWIM)) jadi kalo nyari romance ala remaja yang unyu2 sih bukan disini tempatnya karena porsinya terbilang seiprit sekali.
Dan thankyou Keanu, sudah bikin cerita yang menarik! XOXO, Another VE. . . . (( bukan Ve anak Vira sepupu kamu yaa ))
Tak hanya sampai disana, perjuangan Vira masih berlanjut. Laki laki yang dicintainya, tiba-tiba datang membawa undangan pernikahan. Dengan sebuah alasan yang sungguh tak pernah Vira sanggup fikirkan.
Daaarrrrr! Bagai petir menyambar di siang bolong.
Di sisi lain, kedua tim asuhannya membutuhkan kefokusan dirinya menjelang pertandingan masing masing.
Oh yes, jadi si Vira berperan menjadi pelatih juga di team yang dibuat Bianca dalam pertandingan melawan WNBA dari Amrik.
So, akankah Vira bisa membagi pikirannya dan tetap bisa fokus berperan dalam pelatihannya? Akankah teamnya akan menang ?
Woooww ~ serial Lovasket ini bener bener kereeeen. Ini buku terakhir. Dan percayalah, saya rela melepas sekuelnya dengan puas.
Kadang kan ada tuh ya yg nggak kelar endingnya bikin kita mikir, penasaran dan sebel sendiri 🤭
Benar-benar sebuah game over yang dramatis ya hahaha, tapi pertandingan antara tim putri srikandi dan dallas thunder cukup menegangkan. Apalagi bagian vira yang tiba-tiba berdiri hahaha, menarik.
Saya sangat suka perkembangan karakter stella di sini. Menurut saya, dia-lah tokoh yang mengalami perkembangan karakter yang sangat signifikan dan menarik. Terasa sekali perbedaan stella semasa SMA dan saat dia telah dewasa.
Buku terakhir dari series lovasket ini seru, tapi lagi-lagi kenapa sih, harus ada drama klise yang sebenarnya ngga perlu ditulis. Plus ada juga bagian cerita dari buku sebelumnya yang hingga akhir buku ini pun, saya ngga menemukan jawabannya.
satu yang aku tau dari awal buku pertama sampe ini adalah, banyak scene antara dua tokoh yang kemudian diskip dan muncul disaat yang tepat😂 sebetulnya kangen liat vira main basket, ya walau di ending ada, tapi itu hanya 5 menit terakhir😔 waktu vira buka jaket tuh sumpah jerit2 sendiri. awalnya aku kira dia bakal ngeluarin skill yang keren kayak di buku 1-3 ternyata engga:( dan waktu di akhir pertandingan vira mempertanyakan keputusannya lempar bola itu aku tiba2 sedi banget😭😭
This entire review has been hidden because of spoilers.
“Untuk dekat dengan seseorang, lo nggak perlu ngerti jalan fikirannya” (P. 196) “Sahabat sejati itu susah dicari” Inilah akhir dari LOVASKET saga! GAME OVER!
Sebuah akhir yang indah, dengan ending yang nggak bisa ditebak. Keeren lah pokoknya. Tentang sebuah arti persahabatan, kekuatan, dan kepercyaan. If you believe, you can do it!!
Aku suka persahabatan Vira dkk. Paling menegangkan saat pertandingan antara DT Vs PS, serasa kayak nonton pertandingan basket beneran. Padahal bentuknya tulisan, berasa nyata. Ditunggu untuk Lovasket Zero
This entire review has been hidden because of spoilers.
nice story.... i love it, tentang persahabatan juga asmara di kemas secara apik. Finally, lovasket series berakhir... say good bye with vira and friends. Walaupun agak kesal dgn hasil akhir pertandingan. But, ceritanya gak menye-menye ya beginilah kisah tentang kehidupan. Jungkir balik dulu baru happy ending. But, vira and friends ya gk slalu mndptkan kemenangan.
Akhirnya sampai juga di buku terakhir dari seri Lovasket ini. Apa lagi yang dibahas disini? Oke mari kita acak2 nih buku.
SMA Charisty menjadi juara saat melawan SMA Altavia, dan di sisi itu Putri Srikandi pun menghadapi Dallas Thunder. Hanya aja mereka kalah dengan perbedaan 1 angka. Ternyata, yang selama ini direncanakan Bianca adalah untuk ambil keuntungan. Jadi dengan pertandingan itu dia ingin membuktikan ke pihak Dallas Thunder bahwa dirinya hebat dan layak masuk ke tim DT. Hanya saja di pertandingan, Bianca cidera dan dilarikan ke rumah sakit..
Yang gk disangka2 Rida, Vanya, dan Stella yang dipilih untuk bergabung ke tim DT. Hanya saja Vanya dan Stella menolak. Vanya memutuskan ingin kembali ke girlband nya, Venus, dan Stella tetap menjaadi wanita karir.
Oh iya disini juga dibahas tentang Vega yang ingatan nya kian pulih, dan dia kembali bersekolah di SMA Charisty lagi. Untuk ending, agak ngingetin sama Harry Potter. Mereka semua udah dewasa dan menikah, dan juga punya anak. Agak gk disangka2 sih sama ending nya.
Gk tau kenapa, agak kurang greget aja seri terakhir Lovasket ini. Niken dan Rei, perannya banyak menghilang. Jadi gk dibahas lagi tentang mereka. Begitu juga dengan Vega, dibahasnya hanya sekilas aja. Amel juga gk dibahas sama sekali, hanya pas di ending aja baru dibahas. Entahlah, banyak banget kekurangannya dan bikin gue gk puas sama endingnya. Tapi for all, gue tetep suka sama cerita ini. Banyak pelajaran yang bisa diambil. Basket menyatukan segalanya #eyaakkkk Persahabatan, cinta, sakit hati, musuh, semua lengkap di cerita ini. Lovasket salah satu teenlit favorit sepanjang masa.
Oke, yang jadi pertanyaan. Apakah ada novel lanjutan lain yang membahas tentang anak2 mereka? *digetok*
Ending yang dapat saya terima dengan ikhlas. Kalau enggak, entar ceritanya sampai semua tokoh meninggal baru bisa diikhlasin. Walaupun seharusnya berisi Love dan Basket (Filosofi judul novel ini. Baca di halaman terakhir.), tapi yang mendominasi memang Basketnya. Sama seperti seri-seri sebelumnya. Atau memang yang dimaksud 'Love' di sini adalah kecintaan terhadap basket.
Beberapa hal yang sangat di sayangkan, clue saya ternyata hanya benar 1 dari 5. Imajinasi saya terlalu liar.
Vega benar-benar kembali ingat namun frekuensi kemunculannya nggak seperti di no. 5. Disini bahkan nggak ada yang scene khusus menceritakan dirinya, padahal saya sangat berharap kepulihannya dijelaskan oleh penulis. Sehingga 'efeknya' di cerita ini dapat membuat penasaran dan berasumsi tentang alur selanjutnya.
Ada dua bagian yang sangat menyentuh saya, yaitu ketika munculnya Dian untuk menjelaskan 'sesuatu' pada Vira dan ketika kemenangan SMA Charisty. Melihat bagaimana usaha pemain SMA Charisty tang dibuktikan dengan deskripsi demi deskripsi jalannya pertandingan, memvuat saya ikut merasa bangga. Ini yang keren dari Lovasket! Penjelasan sebuah pertandingan secara rinci hingga membuat pembaca seperti berada dan menjadi saksi sebenarnya.
Kemudian soal konflik yang dibuat Bianca, saya merasa kecewa sekaligus kagum kepada penulis. Kecewanya karena konfliknya tidak terlalu besar, kagumnya karena benar-benar tidak mudah diprediksi.
Membaca Lovasket seperti mengikuti cerita detektif, selalu ada teka-teki dan jalan cerita yang tidak mudah ditebak. Sama seperti karakter Vira. Poin plus sekali mengingat isi cerita seluruh seri hanya soal basket.
Happy ending for this , akhirnya setelah minta ortu anter ke toko buku kesampean juga dan langsung deh ngacir beli buku ini , karena jelas belom ada ebooknya.
paling suka saat Vira ikut maen , dan seperti biasa alurnya juga bagus mengalir dan suka banget gaya menulis kak luna , pookoknya buat ending ini keren banget ....
For the love I have for this series from the very first book, I gave the final book a full-five stars. Thank you for accompanying my early teenage years with the amazing read. Love Lovasket<3