Novel ketiga Alit Susanto yang telah selesai aku baca. Cukup senang semakin baik gaya penulisannya. Di Novel ini bercerita bagaimana Bang Alit menjalani kehidupannya, keluarga, cinta, sahabat. Di tulis dengan bahasa sederhana.
Tapi..... Aku benar-benar minta maaf. Di awal-awal bab, banyak kalimat yang dimasukan ke dalam novel ini seperti plot dalam stand up comedy. Aku pribadi sudah sering ngebaca kalimat itu. Beberapa juga garing. Seperti cara berkenalan dengan seorang cewe. Dan banyak lainnya. Mungkin Bang ALit lagi tahap mengembangkan teknik menulis nya.
Jujur harus aku akui, gaya penulisannya mencontoh gaya Radutyadika. Tapi, Radit memang belum bisa terkalahkan mengumbar sisi komedi daqlam hidupnya yang dapat beliau tulis dalam sebuah novel.
Favorit part di buku ini saat Bang Alit menceritakan kisah LDR nya. ARgh! kesel ngebaca nya. Tapi, manusiawi juga kalau kita memang ngebutuhin sosok nyata yang benar bisa hadir dalam jarak dekat untuk berbagi kisah yang kita alami sehari-hari. Cuma kesel juga kenapa Bang ALit tega sampai akhirnya memutuskan buat selingkuh, padahal seharusnya Bang ALit bersyukur dapat pacar yang benar-benar baik. Pelajaran berharga buat yang lain (Baik itu cewe maupun cowo), kalau sudah tidak nyaman dengan suatu hubungan, lebih baik akhiri aja, daripada nyakitin pada akhirnya.
AKu kasih 3 bintang buat Relationshit kali ini, semoga Bang ALit terus dapat berkembang dalam teknik menulis nya. Bukan cuma ngadain Roadshow berbagi teknik menulis ke pembaca, kalau dirinya sendiri belum bisa mengembangi teknik penulisannya.
Selamat Membaca!