Jump to ratings and reviews
Rate this book

Oishii Jungle

Rate this book
Terkadang kita memerlukan kehadiran wisatawan asing untuk bisa melihat dan menyadari keindahan negeri kita

Demi menonton drama kabuki di Kabuki-za, Tokyo, Shasa bersusah payah mewujudkan keinginan sekaligus menjawab tantangan Akiko-berpetualang ke tempat yang tidak akan terlupakan seumur hidup.

Dibantu Era, partner in crimenya dan Heru, teman sejak SMP, Shasa membawa Akiko dan Kenji berpetualang melihat kehidupan orang utan di pedalaman Kalimantan. Tepatnya di Taman Nasional Tanjung Puting. Bagi shasa yang terbiasa berlibur ke luar negeri dengan fasilitas bintang lima, liburannya kali ini benar-benar menguji mentahnya. Di pulau Borneo, semuanya serba berbeda.

From a big city to the jungle, apakah sebuah ikatan persahabatan akan mampu menjadi sumber energi bagi Shasa untuk mengatasi semua kesulitannya?

Unknown Binding

First published January 1, 2014

2 people are currently reading
21 people want to read

About the author

Erlita Pratiwi

15 books3 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
8 (33%)
4 stars
5 (20%)
3 stars
9 (37%)
2 stars
2 (8%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 8 of 8 reviews
Profile Image for Reader patrisia.
11 reviews
July 8, 2023
lagi lagi kalimantan! oishii jungle ini ceritain pengalaman travel adventure shasa dkk; ada era— sahabat shasa, heru— teman SMP, dan akiko juga kenji— siblings from japan yg jg temen shasa. dari sekian bnyk tempat, mereka sepakat utk ke kalimantan; taman nasional tanjung puting but liat orang utan! dari jakarta ke pangkalan bun, sampai di pelabuhan kumai, lanjut dan berhenti di tanjung harapan lalu sampai ke tanjung puting. perjalannya seru banget 😭👍🏼 teksnya ga bertele tele, riil kek liburan langsung hwhw. enih novel sedikit bernuansa jepang, mungkin penulisnya suka kejepangan sih; sampe tiap bab tuh sih shasa suka banget makanin snack jepang uda kek iklan! tp gpp w jd tau macam snack jepang— tinggal jastip aj ntr haha. personal, w suka baca novel g bergenre travel palagi di indo, jd ngerti bbrp spot y harus dikunjungi, gmn transportnya, gmn cantiknya, gmn budayanya; fun fact waktu nyebrang ke sungai sekonyer kt wajib basuh muka di! trs jd tau gmn sejarahnya; orang utan jg pnya penguasa dan perebutan tahta, istrinya jg bergilir 🥲👍🏼 tp yg plg menarik tu gmn kulinernya hwhw, ad sayur rotan dan kepiting purba (idup 250 taonan)!! so far- 5/5 sii 🥂✨

baca oishii jungle bener bener ringan! tapi ga remehan, isi ceritanya beneran briliant, semuanya full knowledge, suka bgt cara penulisannya, kt seakan dibawa langsung liburan. gada kata berhenti utk baca, gada kebosanan. tiap kata yang dirangkai benar benar enak dibaca, langsung paham sooooo I LOVE THIS ONEEE 🥵💖
Profile Image for Joy.
21 reviews4 followers
February 23, 2022
blind-buy waktu lagi diskonan gramedia, tapi ternyata bagus jugaa. Ceritanya bikin yang baca jadi pengen deh ngerasain ke Tanjung Puting. Friendship yang diceritain juga seru.
Profile Image for Wardah.
953 reviews172 followers
June 19, 2014
3,5 bintang sebenarnya.

Akhirnya saya beli Oishii Jungle setelah ngebet habis baca review-nya dan tidak beruntung dari ikut GA dua kali. Akan tetapi, saya tidak menyesal membelinya. Serius.

Oishii Jungle bercerita tentang perjalanan Sasha ke Taman Nasional Tanjung Puting (saya yakin pada banyak yang ga tahu, HAHA #nyombong). FYI, Taman Nasional ini ada di Kalimantan (coba googling aja deh) dengan luas yang semakin terancam karena ulah manusia (ihiks, lagi-lagi).

Awal mula Sasha, sang gadis yang terbiasa hidup serba tersedia ini bisa terdampar di Tanjung Puting adalah karena tantangan Akiko, sahabat Jepangnya, untuk membawanya menikmati petualangan di tempat yang tidak akan terlupakan. Bersama dengan Era, partner in crime-nya, dan Heru, seorang teman SMP-nya, Sasha pun membawa Akiko (yang datang bersama kakaknya, Kenji) menikmati petualangan di Tanjung Puting.

“Mumpung masih muda, ayo, hiasi hidup dengan berbagai macam warna. Biar nanti kalau udah tua, kita punya banyak cerita buat anak cucu.” (hlm. 23)

Saya suka temanya. Well, cerita tentang persahabatan yang dibumbui cinta jelas sudah biasa. Namun, cerita yang membawa keindahan alam plus local wisdom-nya? Nah, jelas tidak biasa. Apalagi yang dibawa-bawa adalah Taman Nasional yang benar-benar hutan gitu sampai datang ke sana harus naik perahu kelotok! AAAH, SAYA PENGEN KE SANA JUGAAA.

Mengapa warga negara asing lebih peka dengan keberadaan hewan-hewan yang nyaris punah itu? Mengapa bukan warga negara ini yang terpikir untuk menyelematkan mereka? (hlm. 138)

Taman Nasional Tanjung Puting pertama kali ada karena jasa warga negara asing yang menyadari bahwa orang utan adalah spesies yang sebentar lagi bisa punah. Bagaimana tidak punah jika warga lokal punya hobi makan daging orang utan (setop, jangan komentar, saya juga bergidik pas tahu ini T_T). Duh, kutipan di atas itu nge-jleb banget. Masa kita yang warga negara ini, besar di sini, hidup dari hasil alam di sini, dididik di sini, eh malah tidak peduli. *meratap*

Membaca Oishii Jungle itu seperti menemukan bunga di padang ilalang. Belakangan semua novel yang saya baca berlatar luar negeri. SAYA BOSEEEEEN. Meskipun dihiasi oleh pernak-pernik serba Jepang (habis si Sasha ini hobinya makan kudapan Jepang dan ada tokoh orang Jepang-nya), Oishii Jungle tetap bercita rasa lokal.

Saya suka novel ini. Cakep. Asyik. Seru buat dibaca. Review lebih lengkap di sini: http://melukisbianglala.wordpress.com...
Profile Image for Yuniar Saraswati.
2 reviews
July 4, 2014
Seperti dua novel kak Erlita P. yg sebelumnya, judul Novel ketiga ini gak kalah kawaii: “Oishii Jungle”, judul novelnya aja sudah menarik perhatian. Eh? Emang hutan bisa dimakan gitu? Lol.

Ternyata abis baca resensi dari kak Luckty, novel ini menceritakan petualangan seorang gadis hedonis dari Jakarta yang pergi ke Tanjung Puting, Kalimantan Tengah bersama teman-temannya demi menjawab tantangan Akiko.

Novel kak Erlita yg ketiga ini beda banget dengan novel-novel sebelumnya. Karena daya tarik ceritanya bukan pada makanan tapi proses dari petualangan & petualangan yang terjadi di Tanjung Putting dan beberapa kejadian setelahnya. Tapi tetap kak Erlita jago banget kalo deskripsiin makanan sampe bikin aku ngiler.

Novel ini juga memiliki trivia yang berkaitan dg dua novel sebelumnya.

salah satu trivia itu:

“Aku memilih meja yang terletak di sudut. Meja VIP. Begitu istilah di antara pengunjung setia Kaguya’s Corner” –hal 180 (kalo ini ceritanya si Shasa lagi di Kaguya’s Corner yang jualan Takoyaki Soulmate itu lho:3 )

Oh, iya gara-gara novel ini aku jadi pengen banget makan ikan Lais, Udang Galah…


Deskripsi setting di novel ini juga OK, lumayan detail. yang pasti gak akan ngerasa seperti baca ensiklopedia kok. Karena deskripsinya ok, bisa membuat kita seolah ikut pergi ke Tanjung Putting


Menurutku, kekurangan utama di novel ini sih sepertinya masih di konflik. Konfliknya kurang greget... tapi ini bukan salah kak Erlita, mungkin lebih ke seleraku aja sih.

Secara langsung-gak langsung moral value di novel ini, mengajak kita untuk lebih mencintai negeri Indonesia. Tapi pesan-pesan itu dibungkus dalam kerangka cerita yang menyentuh hati jadi gak terkesan menggurui.


So, aku ngasih 3,7 (kalo dibulatkan jadi 4 sih...) dari 5 bintang untuk novel yang… honto ni Oishii ;)
Profile Image for Ruru.
47 reviews4 followers
June 23, 2014
Empat bintang untuk novel ini! Mungkin malah 4,5 untuk ukuran novel yang ringan?

Di antara Takoyaki Soulmate, Miss Bento, dan novel ini, saya paling suka novel ini~

Tema yang diangkat sebetulnya tetap sederhana, sama seperti yang lainnya. Tentang persahabatan dan cinta masa muda. Kayaknya udah jadi ciri khas Kak Erlita deh bikin novel yang sederhana begini. Bedanya, dibanding dua novel yang lain, novel ini menurut saya lebih 'bernyawa' dengan latar Kalimantannya.

Bacanya asyik banget. Bisa ngebayangin gimana di sana. Kak Erlita sukses gambarin suasana di sana, apalagi dari sudut pandang Shasa. Saya yang biasanya paling gampang melewati bagian-bagian deskripsi tempat, jadi lebih masuk ngebayanginnya karena digambarkan dari sudut pandang orang pertama (yang nggak biasa dengan pedalaman).

Dan yang bikin saya lebih suka novel ini dibanding dua novel lainnya adalah porsi romensnya. Yang ini masalah selera sih pastinya, tapi buat saya, saya lebih suka cerita yang romensnya terselip manis begini dibanding yang jelas.

Menurut saya, kalau Takoyaki Soulmate itu 'nggak masalah setting di mana (Jepang atau Indonesia)' dan Miss Bento itu rasanya lebih ke-Jepang-an, di Oishii Jungle ini justru lebih terasa Indonesianya. Tetep sih ya ada Jepangnya. Tapi ini beneran bikin pengin ke Tanjung Puting!

Recomended untuk yang pengin baca novel ringan tapi tetep manis dan berisi.

Review lebih lengkap akan menyusul di blog~
Profile Image for Nur Lailatur Rahmah.
9 reviews8 followers
August 15, 2014
Cerita novel ini bagus dan menarik karena menggunakan setting cerita yang menunjukkan eksotika Indonesia yang hampir terlupakan oleh penduduk Indonesia sendiri. Saya pikir memang ada benarnya juga kebanyakan dari kita itu seperti Shasa dalam novel ini, tahu luar negeri tetapi tidak tahu negeri sendiri, sehingga memang benar jika dibutuhkan wisatawan asing bagi kita untuk menyadari keindahan negeri kita.

Ada cerita dari dua novel sebelumnya, yakni Takoyaki Soulmate dan Miss Bento, jadi berasa kalo ketiga novel ini 'berteman' atau 'saling mengenal' satu dengan yang lain, hihi

Tapi menurut saya novel ini masih menggantung. Berhasilkah Shasa menonton pertunjukan Kabuki? Saya pikir masih perlu sedikit penjelasan tentang itu pada bagian akhir. Bukankan Shasa bersusah payah menjawab tantangan Akiko dengan tujuan untuk menonton Kabuki? Bisa jadi Shasa berhasil pergi menonton Kabuki karena Akiko telah mendapat jawaban dari tantangan yang diberikannya, bisa juga Shasa tidak jadi pergi karena ada twist lain di akhir cerita.

Secara keseluruhan sudah bagus sih, tapi pengen rame kayak Takoyaki Soulmate, gambarnya itu loh bikin laper! hehe. Saya kasih 4.0 pas!
Displaying 1 - 8 of 8 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.