Jump to ratings and reviews
Rate this book

Desa-Desa di Borobudur: Manusia, Alam, Masyarakat

Rate this book
Desa-desa di Borobudur adalah ruang percakapan antara manusia, alam pegunungan, dan candi.

Alam terus berubah. Ada gunung, sungai, tetumbuhan, ikan, dan bocah-bocah berlarian memainkan layang-layang di antara kerja para pemanen padi. Manusia lalu-lalang di sekitar candi. Satu sama lain saling berjumpa, menyusun masyarakat yang bergerak dalam hidup kesehariannya. Masyarakat yang bergerak melalui disiplin pengrajin, kerja kuliner, budi daya tanaman, olah seni dan rasa hormat pada para leluhur di desa masing-masing serta melalui dolanan yang dimainkan anak-anak di pelataran rumah ketika bulan purnama.

Borobudur menjadi bercahaya. Candi dan masyarakat pedesaan saling bertegur sapa.

112 pages, Paperback

First published January 1, 2014

4 people want to read

About the author

Dorothea Rosa Herliany

38 books18 followers
Dorothea Rosa Herliany (lahir di Magelang, Jawa Tengah, 20 Oktober 1963) adalah seorang penulis dan penyair Indonesia.

Setamat SMA Stella Duce di Yogyakarta, ia melanjutkan pendidikan ke Jurusan Sastra Indonesia, FPBS IKIP Sanata Dharma, Yogyakarta (kini Universitas Sanata Dharma) dan tamat dari sana tahun 1987.

Ia mendirikan Forum Ritus Kata dan menerbitkan berkala budaya Kolong Budaya. Pernah pula membantu harian Sinar Harapan dan majalah Prospek di Jakarta. Kini ia mengelola penerbit IndonesiaTera di Magelang.

Ia menulis sajak dan cerpen. Kumpulan sajaknya: Nyanyian Gaduh (1987), Matahari yang Mengalir (1990), Kepompong Sunyi (1993), Nikah Ilalang (1995), Mimpi Gugur Daun Zaitun (1999), dan Kill the Radio (Sebuah Radio, Kumatikan; edisi dwibahasa, 2001). Kumpulan cerpennya: Blencong (1995), Karikatur dan Sepotong Cinta (1996).

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
0 (0%)
4 stars
0 (0%)
3 stars
0 (0%)
2 stars
0 (0%)
1 star
1 (100%)
Displaying 1 of 1 review
Profile Image for Geral.
59 reviews1 follower
August 22, 2025
Sebenernya isi bukunya bagus, informatif, dan menggambarkan dengan jelas bagaimana kehidupan masyarakat di sekitar Borobudur yang setiap harinya berinteraksi dan bergantung pada alam. Bahkan hal tersebut juga didukung dengan beberapa footage yang ada, semakin memperlihatkan keasrian kehidupan perdesaan di sekitar Borobudur. Namun, penempatan font dan gambar yang terasa kurang tepat mengurangi kenikmatan pembaca, terutama saya pribadi—mungkin karena membaca dari ipusnas (digital) sehingga perasaan membacanya jadi berkurang.
Displaying 1 of 1 review

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.