Yang keluar dari mulut Fellix: "Enak aja, jangan mentang-mentang gue cucu pertama ya, terus langsung gue yang jadi pewaris utama!" Yang keluar dari mulut Otis: "Bagaimana kalau aku langsung menolak saat ini juga?" Yang keluar dari mulut Owen: "Siapa sih yang ngasih Kakek ide konyol kayak gini? Nentuin pewaris utama HG dari perjodohan? Damn, perjodohan yang dibalut sayembara makan gratis. Kurang gila apa coba?!" Yang keluar dari mulut Dylan: "Dan sekarang kita di sini karena Kakek mau bahas perjodohan ini. Gila, gue masih delapan belas tahun! Masa iya, udah ancang-ancang mau dikawinin?" *** Dora berhasil ikut acara 30 Days for Finding Food! Bagi seorang big foodie seperti Dora, ikut acara wisata kuliner gratis semacam itu adalah kebahagiaan terbesarnya--tentunya selain berburu kuliner bareng soulmate-nya, Ronald, yang baru saja tiada. Thanks God, ia tergolong perempuan yang darilahir punya bakat kurus, jadi nggak perlu beli timbangan cuma buat mengawal berat badannya sebulan ke depan. Akan tetapi, masihkah semua itu bisa ia juluki sebagai kebahagiaan kalau perjalanan kulinernya kali ini adalah perjodohan terselubung?
Memang (makan) itu kebutuhan, tapi, makan adalah salah satu hal yang benar-benar bisa bikin hati gue tenang dan nyaman (h.47)
🍱🌭🍴LOVE IS THE ANSWER🍔🍨🍰 ✍🏻 Penulis: Jenny Thalia Faurine 📕 Penerbit: Penerbit Cakrawala 📆 Tahun Terbit: 2014 📑 Halaman: 260 🔖 Genre: Romance, YA
Akhirnya Dora mendapatkan keberuntungan juga. Dia berhasil lolos seleksi dan menjadi kontestan pada event 30 Days for Finding Food! Sebuah event wisata kuliner gratis selama 30 hari🥳 Dora yang hobi makan + bakat kurus jadi sangat bersyukur😅
Selama menjelajahi tempat-tempat kuliner milik Haimanjaya Group, Dora selalu dipertemukan dengan 4 cowok yang itu-itu aja! Mereka adalah Fellix, Owen, Otis dan Dylan. Dua orang yang baik hati, dan 2 lainnya yang menyebalkan!!!
Dora yang terlampau polos menganggap itu hanya kebetulan. Hmmm padahal sebenarnya kakek Haimanjaya sengaja menjodohkan salah satu di antara 4 cucunya itu dengan Dora! Upps, jadi event ini hanyalah perjodohan terselubung 🤧
Lalu bagaimana reaksi Dora saat mengetahui fakta tentang perjodohan itu? Dan adakah cucu Haimanjaya yang berhasil mendapatkan hati Dora? Yuuuk langsung baca bukunya aja😉
🍴🍔🍨🌭🍰🍴 Menurutku novel ini lumayan seru dan menghibur. Membacanya benar-benar berasa kayak ikut wisata kuliner bareng Dora!!! Dan, aku jadi gampang lapar deh kayaknya🤭 Recommended buat penggemar genre YA! Dan recommended juga buat yang mau buka bisnis makanan, ada banyak referensi tempat makan lhoo di sini😅
Emmm, sedikit pandangan pribadiku nih, menurutku cover novel ini akan lebih menarik jika menggunakan warna yang lebih cerah. Atau bisa juga pake yang di halaman 3 itu. Jadi kelihatan lebih serasi dengan nuansa pink pada layout halaman-halaman berikutnya😊
Cukup ringan kalau ingin mencari buku sebagai hiburab untuk sekedar penghilang penat atau teman duduk minum teh hehehe. Tapi ada beberapa point yg membuat saya akhirnya hanya memberikan 3 bintang, di antaranya adalah masalah umur Dora yang menurut saya terlalu muda untuk dapat mengutarakan banyak quote2 berat serta kisah percintaan yg lumayan berat juga. Sampai2 saya sedikit bergidik membayangkan kalau benar anak umur 16 sekarang pemikirannya sudah setua Dora, apalagi tentang masalah "relationship". Kecuali kalau memang si Dora ini disetting memang bersikap dewasa dan memiliki jauh pemikiran ke depan, maka tidak akan aneh jika penulis menyisipkan banyak pesan2 melalui dia. Tapi sayangnya yang saya lihat tetaplah gadis remaja yang "keberatan" pikiran ( aduh jadi susah ngejelasinnya). Buuut, untungnya ada kehadiran 4 cowok F.O.O.D yang yummy :D, jadi saya cukup bisa mempertahankan diri membaca sampai halaman terakhir. Semangat untuk penulisnya!! semoga karya2 selanjutnya lebih baik ya. (Oh ya, saran saya..sebaiknya hindari menyisipkan kata2 yang berpotensi menggurui apalagi kalau penulis sendiri belum mengalami masalahnya secara langsung). :)
"Kalau perasaan nyaman di dekat dia-sengeselin apapun orangnya, kalau lo selalu kangen dan nggak nyaman kalau dia nggak ada, kalau senyumnya aja bisa bikin lo pusing ngamanin dia supaya nggak ada cowok yang macem-macem sama lo, kalau itu semua bener namanya perasaan sayang sama seseorang-well, sepertinya gue emang suka sama dia."
"I love you more than words can wield the matter, Dearer than eyesight, space, and liberty."
First of all, i'm kinda skeptic once i found this book on my cousins shelves for obvious reason: 1. It's a teenlit. And I am obviously out from the age range target for this genre. I didn't think that this kind of story would fit my taste. 2. Back then, I read a bunch of this genre and found more tasteless stories than tasty ones for my liking.
But soon, as I adapt with this story... I enjoy it. Not the kind of enjoyment that forced me stay for hours reading without a rest. But, the simplicity and classical of this genre worked just fine.
The climax was simple and answered the whole question. I love the last 1/3 part of the story where the story seems like to mature by itself.
Well, ini novel aku dapatkan dari ikutan PO penulisnya. Awalnya sih beli ini karena "Daripada beli satu tapi ongkir berat, mending beli beberapa aja deh."
Dan.... buku ini tidak mengecewakan lah. Penjabaran tempat makannya detil dan yang baca bisa ikut merasakan apa yang dirasakan oleh tokoh utamanya, Dora. Tapi sejak awal aku baca nama Dora, langsung kebayang Dora the Explorer itu (gatau kenapa gak bisa hilang aja meskipun si tokoh utamanya sudah menegaskan kalau dia gak sama kayak tokoh kartun itu). Endingnya tidak mengecewakan karena aku emang tipikal orang yang berpikiran "lebih baik ketemu cowok galak dan kelihatan gak peduli daripada cowok yang terlihat baik. Setidaknya yang galak dan gak peduli itu selalu mengatakan kejujuran."
Tapi aku selalu tertukar dengan Owen dan Otis, enta kenapa. Apalagi mereka sama-sama galak dan aku harus baca ulang lagi (hal yang gak pernah aku lakukan saat beli novel) agar tahu mana Otis mana Owen. Mungkin ada baiknya yang galak-galak ini jangan berawalan yang sama :") (maaf otakku kalau disuruh hafal nama itu susah)
Keren! Gak nyangka endingnya Dora sama Owen. Awalnya ngira Dora sama Fellix, tau taunya deket-deket ending ngira sama Otis, endingnya ternyata sama Owen. Haha. Keren lah! 4 jempol buat Love is the Answer!
aku suka buku ini! membuat jatuh cinta ke semua tokohnya. terutama F.O.O.D !! mereka memiliki karakter yang berbeda-beda. jalan ceritanya juga tergolong unik. rasanya ingin terus membaca sampai tuntas!
Hwaaa kereeen. Penulis masih muda dan udah banyak aja karyanya :). Well, ceritanya ringan. Asyik pas dibaca. Idenya juga okey. Cerita teen-romance yang dibalut dengan kuliner. Well done!!