Karya utama bidang Tafsir al-Quran yang julung-julung kali diterbitkan komplit dalam 30 juzu', ditulis oleh al-Marhum Prof Dr Hamka, seorang tokoh agama dan penulis yang telah menghasilkan karya-karya dalam berbagai-bagai bidang penulisan. Tafsir Al-Azhar merupakan karyanya yang teragung dimana al-Marhum telah mencurahkan segala daya dan tenaganya dalam menghasilkan karya yang terbesar itu.
Tafsir Al-Azhar dapat dianggap sebagai sebuah ensiklopidi agama yang tentunya menandingi karya-karya tafsir dalam bahasa Arab dan lainnya, merupakan sebuah buku rujukan yang harus dipunyai oleh setiap Muslim yang berbahasa Indonesia dan Melayu.
Diterbitkan dalam dua edisi, kulit tipis dan tebal, merupakan sebuah tafsir yang lengkap sejauh ini.
Haji Abdul Malik Karim Amrullah, known as Hamka (born in Maninjau, West Sumatra February 17, 1908 - July 24, 1981) was a prominent Indonesian author, ulema and politician. His father, syekh Abdul Karim Amrullah, known as Haji Rasul, led and inspired the reform movement in Sumatra. In 1970's, Hamka was the leader of Majelis Ulama Indonesia, the biggest Muslim organizations in Indonesia beside Nahdlatul Ulama and Muhammadiyah. In the Dutch colonial era, Hamka was the chief editor of Indonesian magazines, such as Pedoman Masyarakat, Panji Masyarakat, and Gema Islam.