Jump to ratings and reviews
Rate this book
Rate this book
Hati-hatilah pada Gerbang Malam!

Punya mama baru yang bersuara gagak. Plus kakak baru yang suka mengoleksi serangga menjijikkan. Lalu, Papa yang dulu hanya memperhatikannya, kini juga memperhatikan Mama dan kakak baru. Selain itu, mereka pindah ke rumah tua terpencil yang terkesan angker. Tetangga baru mereka adalah nenek cebol yang menyeramkan. Lengkap, deh! Bagaimana Mimi tidak cemberut suram menghadapi semuanya?

Tetapi, Mimi segera menemukan bahwa ada kesuraman yang lebih mengerikan daripada semua itu. Berawal dari sebuah peti tua yang ditemukan di ruangan tersembunyi di balik pintu tak bergagang di ujung koridor.

Dan, gerbang malam pun membuka....

160 pages, Paperback

First published July 14, 2014

6 people are currently reading
39 people want to read

About the author

Nabila Anwar

13 books13 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
8 (18%)
4 stars
16 (36%)
3 stars
15 (34%)
2 stars
2 (4%)
1 star
3 (6%)
Displaying 1 - 13 of 13 reviews
Profile Image for Iraa ☘️.
120 reviews
February 23, 2025
Awal minat karna covernya yg cantik dan penasaran sm mid grade horor lokal rasanya kyk gimana.

Tidak terlalu sesuai harapan tp msh worth dibaca, penokohan karakter pembantu (kakak, papa, dan mama) terasa flat, aku pling suka interaksi antara Nek Uti sm Mimi, dialog mimi banyak yg buat aku ketawa, dia tuh tengil bgt, kadang usilnya keterlaluan tp ya namanya jg anak2, aplg lg dlm masa perubahan besar dlm hidupnya.

Plot hantunya biasa aja, rada plothole jg soalnya gak dijelasin asal muasal hantu itu dan apa hubungannya sm masa lalu Nek Uti.

Overall lebih cocok dibaca anak 8-13 thn'an.

3.5 - 3.75
Profile Image for Ririn.
734 reviews4 followers
August 3, 2014
Look at that cover! ;D Jujur, itu alasan pertama saya membeli buku ini. Buku ini bagian dari seri yang disebut Weird and Wicked Stories, buku horor/misteri untuk anak-anak. Mungkin semacam Goosebumps dengan cita rasa Indonesia kali ya... setiap buku berdiri sendiri jadi tidak perlu dibaca berurutan. Buku yang pertama saya beli adalah karya Nabila Anwar, Peti Misteri. Alasannya, karena kovernya menurut saya paling bagus XD

Jujur, cara bertutur penulis di buku ini BAGUS BANGET. Meskipun ceritanya anak-anak banget, dan misterinya ya begitulah (mungkin akan lebih greget kalo saya masih bocah), tapi cara penulis berkisah, aduuuuh sedikit sekali penulis yang bisa menulis karakter yang dapet banget dan juga merangkai kata-kata dengan simpel (kan buku anak-anak...) tapi ciamik (halah, gatau cara ngejelasinnya, tapi pokoknya bagus XD)

Peti Misteri berkisah tentang Miranda alias Mimi si anak tomboy yang hobi main skateboard yang baru saja pindah rumah. Mimi tinggal bersama ayah, mama tiri, dan kakak tirinya. Karakter si Mimi ini nyolot abis, bandel, dan super nyebelin XD tapi saya paham kenapa penulis menggambarkan demikian. Mimi tidak suka dengan mama dan kakak barunya itu jelas. Ia juga sebal karena papanya tampak berubah setelah mengenal mama barunya. Nah, di sinilah hebatnya si penulis yang memegang teguh prinsip show, don't tell. Penulis ga berpanjang-panjang menuliskan kenapa si Mimi begini dan begitu, si mamanya kenapa sih sampai si Mimi sebel banget dst dsb. Wajar dong, kalau anak kecil yang manja seperti Mimi merasa posesif dan tidak terima dengan kehadiran orang baru dalam keluarganya? Di buku ini sedikit demi sedikit kita ditunjukkan bahwa Mama Mirna yang ketawanya seperti gagak itu ternyata baik hati dan tidak sombong, bahwa Kak Rizky berusaha menjadi kakak yang baik (walopun saya nggak ngerti apa bagusnya ngoleksi serangga? Apa gak kasian sama serangganya? jadi awalnya saya pikir Rizki agak-agak psikopat XD). Jadi semua keburukan mereka adalah manifestasi dari kekhawatiran Mimi bahwa papanya tidak lagi menyayangi dia, bahwa keluarga barunya akan merebut papanya *ambil tisu*. Lalu ada Nenek Uti yang meskipun agak deus ex machina tapi kadang berfungsi sebagai perwakilan pembaca yang ingin menggetok kepala si Mimi XD

Yang menurut saya agak janggal justru sikap papanya Mimi. Di awal ada yang agak gak sreg di saya, kesannya dia kok menyalahkan Mimi dan terlalu berpihak. Apa dia segitu inginnya mendapatkan approval keluarga barunya sampai mengorbankan perasaan si Mimi. Tapi kayanya ini gak berpengaruh sama plot ke depannya, jadi abaikan saja XD

Nah lho, nulis panjang lebar ternyata isinya cuma karakterisasi doang XD jadi ceritanya tentang apa? Awal kisah, Mimi dan keluarganya pindah ke rumah tua milik paman Mama Mirna. Mimi yang sebenarnya ogah banget pindah ngambek dan berulah. Sampai suatu ketika ia menemukan sebuah peti misteri di rumah itu. Peti itu membawa Mimi ke tempat lain yang sangat indah, di mana ia bertemu dengan Nyinyi Mata Ari. Si Nyinyi memberinya bola yang dapat mewujudkan keinginan apa pun. Dan tentu saja semua yang didapat dengan mudah tidaklah seperti yang kita bayangkan... jreengg!!! Silakan dibaca sendiri ;)

Iseng-iseng ngerapiin series Weird and Wicked di goodreads. Biar enak kalo lanjut buku yang dua lagi (walopun belum beli yang pertama...)
Profile Image for Mark.
1,284 reviews
September 14, 2014
Mimi terbangun karena cubitan kecil di lengan kanannya. Seekor binatang kecil baru saja mencicipi kulitnya. Refleks, Mimi mengusir binatang itu. Setelah itu, ia baru sadar, dirinya masih terkurung dalam peti berat itu.
Berapa lama aku tertidur?
Mimi menekan pelipisnya yang terasa berdenyut. Berusaha melihat ke sekitarnya dan mencari cara untuk keluar, tetapi matanya hanya melihat kegelapan. Tubuh bagian kirinya sakit karena tertidur dalam posisi miring dengan kaki tertekuk.
“Kak Rizky! Buka!” Suara Mimi bergema di dalam peti dan menyakiti telinganya sendiri. Sekarang perutnya yang lapar ikut-ikutan menyiksanya.
Merasa kesal dan putus asa, Mimi kembali menendang-nendang seluruh dinding peti. Menendang-nendang sampai tungkainya nyeri. Menendang-nendang terus sampai ... KRAKKK!!
Mata Mimi terpejam.
Profile Image for Shandy Yeo.
134 reviews4 followers
August 1, 2014
Judul: Peti Misterius
Penulis: Nabila Anwar
Publikasi: Indonesia, Juli 2014

Tidak semua novel punya tokoh utama yang bersifat baik, menyenangkan, dan tahu sopan santun. Contohnya saja novel ini, tokoh utama novel ini sifatnya buruk. Anak-anak dapat belajar dari novel ini tentang akibat sifat-sifat yang buruk. Hal lain yang dapat dikutip dari novel ini, yaitu kadang kala tidak semua orang yang tidak kita sukai adalah jahat, kita hanya perlu belajar menerima. Begitu juga orang yang terlihat baik belum tentu tidak berniat jahat. Novel-novel yang punya pesan moral kuat terutama literatur anak sangat saya rekomendasikan. Novel ini jelas memiliki kriteria tersebut.
Profile Image for Ann Crane.
18 reviews3 followers
September 11, 2014
cerita yg sweet utk cerita anak-anak, tapi kurang kelam buat sayah ^-^
.
cover nya yg pertama bkin saya jatuh cinta, tp trnyata ceritanya jg lovely ~ <3
sayang banyak typo di akhirnya... krn proses n kebahagiaan nya diseleseikan dgn bola mata itu kah? :D #plak
Profile Image for Dyah.
1,110 reviews63 followers
February 25, 2015
The main character is Mimi... an ungrateful little girl! LOL :P
She's soooo obnoxious.
The story looks a bit like Coraline, and that's why I like it.

Oh, and I love the hamster, Aro... he's so smart :D
Profile Image for Ratih Cahaya.
413 reviews7 followers
February 5, 2019
Mimi benci sekali dengan segala hal baru yang ada di hidupnya. Mama baru, Kakak baru, rumah baru, dan Papa yang tidak lagi hanya memperhatikan dirinya. Namun, di dalam Peti Misterius, Mimi mendapatkan sebuah bola ajaib yang bisa mengabulkan apa pun keinginannya. Jadi, Mimi meminta semua orang membenci Kak Rizky, kakak tirinya, dan suara Mama Mirna menghilang. Namun, Mimi harus membayar mahal untuk hal-hal yang dia inginkan itu.

Suasana suram cukup tergambar dalam cerita ini. Rumah tua yang sudah lama tidak dihuni, nenek tetangga yang omongannya terdengar seperti melantur dan punya bola labu yang bisa bergerak sendiri, dan mitos-mitos tentang anak-anak yang hilang dan tak pernah kembali.

Sebagai orang dewasa normal, menghadapi tingkah Mimi yang menyebalkan dan susah diatur tentu saja bikin ingin marah. Papa yang tadinya cukup sabar menghadapi Mimi jadi agak keras kepadanya. Berbeda dengan Mama Mirna yang tetap baik dan penuh perhatian kepada Mimi meskipun dia memang bawel sekali.

Review selengkapnya di https://ratihcahaya.blogspot.com/2019...
Profile Image for Agnes Bemoe.
19 reviews2 followers
April 9, 2022
Kurang bisa menikmati buku ini. Mungkin terlalu pop untuk pembaca seumuran saya (saya yakin, anak-anak mungkin lebih bisa menikmatinya). Saya juga kurang begitu bisa menerima pendekatan cerita ini pada perilaku toksik yang timbul dalam keluarga.

Namun demikian, saya yakin, ini sebuah buku pop yang pasti akan disukai anak-anak.
Profile Image for Laven.
347 reviews15 followers
August 30, 2022
Kalau kalian cari buku yang tokoh utamanya nggak sopan, nah ini dia bukunya. Kurang menegangkan dibanding dengan Rahasia Lukisan, namun nggak kalah serunya. Cocok untuk menadi selingan bacaan karena kisahnya ringan.
Profile Image for Muhajjah Saratini.
289 reviews9 followers
February 2, 2016
Menarik. Malah jadi penasaran dengan 3 buku yang lain (baru baca yang 1 dan 3).
Ulasan menyusul, yes.
Displaying 1 - 13 of 13 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.