Jump to ratings and reviews
Rate this book

Hellevanger

Rate this book
Rachel Saunders komt bij in een vreemd bos. Ze is alleen en het is nacht. Ze blijkt ook gewond te zijn en het ergste van alles: ze kan zich niets herinneren.
Na enige tijd komen er wel herinneringen terug, maar alles wat de laatste drie weken is gebeurd, tot het ontwaken in dat bos, blijft een raadsel.

Rachels vriend Jonathan Lauder spoort haar op en vertelt dat ze vorige week zonder hem vanuit Engeland is vertrokken en naar Schotland ging, om de begrafenis
bij te wonen van haar beste vriendin Jenny Dougal. Zij stierf onverwacht door een ongeluk.

Na de uitvaartdienst was Rachel twee dagen als van de aardbodem verdwenen, tot ze de derde dag weer opdook, met kortetermijn geheugenverlies.

Ofschoon ze niets meer weet van de begrafenis, beweert Rachel met grote stelligheid dat Jenny niet dood is. Ze moet haar vinden, voor het te laat is.

Jonathan gelooft er niets van dat Jenny nog zou leven, maar hij wil wel weten wat er met Rachel gebeurd is. Als ze op een speurtocht gaan naar de dagen toen zij spoorloos was, en daarmee ook de oorzaak van haar geheugenverlies, stuiten ze op een geheim en een verschrikking die elk voorstellingsvermogen te boven gaat…

304 pages, Paperback

First published September 1, 2004

4 people are currently reading
71 people want to read

About the author

Jack Lance

23 books25 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
20 (14%)
4 stars
37 (26%)
3 stars
58 (41%)
2 stars
21 (15%)
1 star
4 (2%)
Displaying 1 - 28 of 28 reviews
Profile Image for Hana Bilqisthi.
Author 4 books279 followers
February 7, 2017
Buku pembuka awal tahun 2017 yang seru :D
Aku tidak menyangka. Ini horror padahal,bukan genre favoritku.
Atau mungkin karena ada unsur detektif jurnalisme dan psikologi nya ya?
Hana Book Review

Review lengkap di blog Hana Book Review
Profile Image for Fikriah Azhari.
362 reviews147 followers
March 20, 2017
“Tiba-tiba tanah yang dipijaknya amblas dan ia pun terperosok. Bahunya membentur benda keras dan ia berteriak kesakitan. Ia terjerumus lebih dalam lagi, terungkal, dan sesaat kemudian kepalanya serasa dipukul palu. Ia jatuh telentang, menatap langit senja keabuan dengan satu tangan terjepit di bawah tubuhnya.” – halaman 8.


Rachel Saunders menghilang, tak lama setelah pemakaman sahabatnya yang tewas dan membuat Rachel cukup terpukul. Jenny Dougal adalah sahabat Rachel sejak ia kecil, bahkan mereka satu asrama semasa kuliah, Jenny juga beberapa kali berkunjung ke Inggris saat Rachel telah bekerja di sana. Dan hilangnya Rachel dengan penuh misteri, membuat Jonathan Launder, kekasihnya itu terbang langsung ke Skotlandia.

Rachel kemudian muncul kembali tiga hari setelahnya, dari hutan dan nyaris ditabrak oleh seorang pengendara mobil yang kemudian menolongnya. Kondisinya saat itu cukup mengenaskan, belum lagi dengan dirinya yang bahkan tidak bisa mengingat siapa namanya, darimana ia berasal, dan sedang apa ia sampai bisa seperti ini. Jiwa Rachel seperti 'terguncang'. Kemudian setelah ia menenangkan diri, kilasan memori pun berputar dalam pikirannya. Ia pun menelpon Jon dan mengatakan lokasinya saat ini.

Jon pun datang ke lokasi yang telah dikatakan Rachel sebelumnya. Terkejut dengan keadaan Rachel yang sama sekali tidak mengingat kejadian-kejadian beberapa minggu sebelumnya, juga fakta bahwa dirinya datang ke sini untuk menghadiri pemakaman Jenny, bahkan Rachel memercayai bahwa Jenny belum meninggal.

Review lengkap : http://wearenoveladdict.blogspot.co.i...
Profile Image for Blančitos.
387 reviews
October 9, 2023
Jestli toto měl být thriller, tak jsem čínský bůh srandy. Ne vážně, toto byl děs běs... Za mě nejhorší byla překombinovanost děje a absolutně nelogické (mnohdy klišoidní) chování postav.
Profile Image for Rizky.
1,067 reviews89 followers
February 5, 2017
18 - 2017

Review juga bisa dibaca disini http://rizkymirgawati.blogspot.co.id/...

"Di manakah dia? Apa yang terjadi? Ia tidak bisa mengingat apa pun. Sama sekali. Apakah dirinya telah melintasi batas antara mimpi dan kenyataan? Apakah ia baru terbangun dari mimpi buruk? Di manakah dia?" (Halaman 9)

Dark Memory adalah karya Jack Lance yang baru pertama kali kubaca. Novel ini cukup populer dan sudah diterjemahkan dalam 13 bahasa, dan kali ini aku berkesempatan membaca versi terjemahan dalam Bahasa Indonesia.

Dark Memory mengisahkan mengenai kehidupan Rachel Saunders. Hidupnya tiba-tiba saja berubah. Dia ditemukan dalam kondisi yang cukup mengenaskan oleh seorang pengendara mobil bernama Stephen Mackenzie. Rachel tidak ingat apa-apa, bahkan siapa namanya pun dia tidak mengingatnya sama sekali. Stephen pun akhirnya memutuskan untuk membawa dirinya pulang karena tidak tega meninggalkan Rachel yang tampak kebingungan.

Setelah Rachel sedikit lebih tenang, akhirnya dia mampu mengingat sedikit tentang dirinya. Dimulai dari nama, masa kecilnya dan orang terdekatnya sekarang. Tetapi, anehnya Rachel sama sekali lupa kenapa dia bisa berakhir di hutan dan apa yang terjadi dengan dirinya selama beberapa hari terakhir. Rachel dinyatakan menderita amnesia jangka pendek.

"Aku bisa mengingat masa kecil dan orang tuaku, tapi tidak ada yang kuingat tentang kejadian semalam atau bagaimana aku bisa berada di hutan. Seperti ada lubang dalam ingatanku. Aku ingin tahu seberapa besar lubang itu." (Halaman 49)

Di lain sisi, Jonathan Lauder, kekasih Rachel panik karena Rachel menghilang. Rachel sama sekali tidak bisa dihubungi beberapa hari terakhir. Karena khawatir, Jon pun akhirnya menyusul Rachel ke Skotlandia. Karena Rachel terakhir berada di sana, menghadiri pemakaman sahabatnya, Jenny Dougal.

"Seakan hidupnya baru dimulai hari ini, dan segala yang ada sebelum hari ini adalah mimpi buruk. Terkadang kenyataan dan mimpi sulit sekali untuk dibedakan." (Halaman 85)

Ingatan Rachel yang sedikit demi sedikit pulih akhirnya membuat dia bisa kembali mengingat Jon. Rachel pun menghubungi Jon dan singkat kata mereka pun akhirnya menyelidiki apa yang sesungguhnya terjadi. Rachel yakin sekali bahwa kejadian yang menimpanya berkaitan erat dengan Jenny dan Jenny belum meninggal serta butuh pertolongannya. Mereka pun mulai menghubungi orang-orang terakhir yang berinteraksi dengan Rachel atau berhubungan dengan Jenny Dougal. Apa yang terjadi sesungguhnya?

Aku tidak menyangka aku akan sangat menikmati membaca Dark Memory. Padahal novel ini sama sekali bukan jenis bacaan favoritku. Aku bukanlah penggemar kisah thriller atau misteri, tapi novel ini menjadi pengecualian.

Sejak melihat covernya yang mencekam dan membaca blurbnya, aku sudah tertarik sekali membacanya. Apalagi tahun ini aku menantang diriku sendiri untuk lebih banyak membaca buku dari berbagai lintas genre, dan akhirnya aku memutuskan untuk membaca novel ini.

Sejak halaman-halaman awal, aku sudah dibuat penasaran dengan kisah Rachel Sauders. Jack Lance benar-benar berhasil mencuri perhatianku, aku pun dibuat membaca halaman demi halaman novel ini hingga tamat. Aku benar-benar terpikat dengan bagaimana Jack Lance membiusku dengan gaya menulis yang begitu lincah dan mengalir, suasana mencekam pun sukses dibangun dengan sangat baik.

Aku dibuat penasaran dengan alasan kenapa Rachel bisa berakhir di hutan, kemudian harus menderita amnesia jangka pendek. Kemudian aku diajak menemani Rachel dan Jon melakukan penyelidikan untuk mengetahui apa yang sesungguhnya terjadi. Aku seperti diajak untuk menemukan satu demi satu keping puzzle yang hilang dalam kehidupan Rachel dan menemukan kesimpulan apa yang terjadi sebenarnya.

Aku dibuat bertanya-tanya apakah monster yang senantiasa membayangi Rachel itu nyata atau hanya sekedar ilusi? Apakah benar Jenny masih hidup atau memang itu hanya bentuk penolakan Rachel atas meninggalnya sahabat yang paling dicintainya? Hingga kemudian aku dibuat menebak-nebak apa yang terjadi selanjutnya.

Karakter Rachel dan Jon benar-benar terbangun dengan kuat. Aku bisa merasakan segala ketakutan, kesedihan hingga kebingungan Rachel atas apa yang menimpanya. Sulit rasanya untuk membayangkan jika aku berada di posisi Rachel. Untungnya, walaupun novel ini bertemakan thriller dan misteri, Jack Lance tetap menyisipkan kisah romansa Rachel, baik dengan Jon maupun orang-orang sebelumnya.

"Begitulah semestinya cinta. Rachel mengingatkan dirinya sendiri. Tetap saja tidak cukup, dan ia tahu masalahnya ada pada dirinya, bukan Jon. Menaruh kepercayaan sebanyak itu pada orang lain sampai rela menyerahkan dirimu seutuhnya, secara terbuka, dan tanpa syarat ... apa dirinya mampu menanggung kepercayaan semacam itu di hatinya?" (Halaman 178)

Aku benar-benar dibuat terkesan dengan Jonathan. Chemistry Jonathan dan Rachel begitu terasa sekali. Jonathan benar-benar memainkan peran sebagai kekasih yang baik, dia yang mendampingi Rachel di saat-saat terberat bahkan ikut terlibat di dalamnya menguak semua tabir masa lalu.

Semakin lama membaca, aku semakin penasaran mau dibawa kemana kisah ini. Jujur, aku cukup terkejut dengan endingnya, karena ketika aku berpikir semua akan berakhir dan menemukan kepingan puzzle yang hilang, ternyata aku masih akan menemukan hal lainnya lagi.

Membaca novel ini akan membuatmu begitu larut saat membacanya, seakan kamu merasakan sendiri semua yang terjadi dalam novel ini. Salut buat penerbit dan penerjemah novel ini, karena terjemahannya begitu mengalir, seakan aku membaca novel bahasa Indonesia saja.

Aku jamin, kamu tidak akan berhenti membaca hingga halaman akhir sampai kamu menemukan sendiri semua jawaban dari kisah ini. Apalagi buat kamu pecinta kisah thriller dan misteri, aku rekomendasikan novel ini untuk kamu baca.

Secara keseluruhan, novel ini akan membuatmu memahami bahwa ketakutan itu harus dilawan. Jangan sampai ketakutan itu membuatmu menghindari hal-hal baik yang seharusnya kamu dapatkan. Biarkan masa lalu menjadi pelajaran berharga untuk kamu melangkah lebih baik lagi dalam kehidupanmu.

4 bintang kusematkan untuk Dark Memory yang telah mencuri perhatianku sejak halaman pertama :)

"Apa itu kesadaran? Di mana batas antara mimpi dan kenyataan? Tanpa disadari, batas itu sudah kaulewati. Kau meninggalkan dunia lain di belakangmu. Kau menjadi sadar akan sekelilingmu dan dirimu sendiri. Kau adalah matahari yang menepis kegelapan." (Halaman 338)
Profile Image for Ratna Sari.
308 reviews12 followers
December 25, 2016
"Ini bukan kelelawar, Jon... ini sesuatu yang jahat. Ini nyata dan aku pernah melihatnya. Ada bersamaku!" - Rachel (hal. 141)

Rachel kehilangan ingatan jangka pendeknya saat ia menghilang beberapa hari setelah pemakaman sahabatnya, Jenny. Bersama Jonathan, kekasihnya, Ia mengumpulkan beberapa ingatan dari orang-orang yang bertemu dengannya sebelum ia menghilang. Keadaannya diperburuk dengan perasaan yang diyakininya bahwa Jenny belum meninggal. Apakah Rachel bisa menemukan potongan-potongan puzzle ingatannya? Dan menemukan monster yang menghantuinya setiap malam?

Dari awal, di bagian prolognya, buku ini sudah menarik perhatianku. Karna penulis menceritakan keadaan yg mencekam dari Rachel, tokoh utamanya. Namun, memasuki bagian 1, Amnesia, alurnya terkesan melambat.
Cerita mulai menarik lagi setelah muncul beberapa tokoh yang Rachel & Jonathan selidiki, dan potongan-potongan ingatan Rachel mulai terkumpul. Terlebih penulis menggambarkan tokoh-tokoh tersebut dengan detail.
Oh ya, penulis memberikan "kejutan" tentang rahasia Rachel. Omaygosh. Serius aku gak nyangka.
Sayangnya, aku ngerasa endingnya kurang gereget.

"Apa itu kesadaran? Di mana batas antara mimpi dan kenyataan? Tanpa disadari, batas itu sudah kaulewati. Kau meninggalkan dunia lain di belakangmu. Kau menjadi sadar akan sekelilingmu dan dirimu sendiri. Kau adalah matahari yang menepis kegelapan." (hal.338)
Profile Image for Barbara.
192 reviews33 followers
September 9, 2015
For quite a big part of the book the suspense kept me reading. I was really curious about this monster and what it would turn out to be. But as soon as I knew who this monster was I kind of lost interest in the story. I kept reading because there were only a few chapters left, but I wasn't as interested as I'd been at the beginning. Also the grammar started bothering me again. I just can't stand writers who use fancy words when there's no need too. It's like saying automobile when the whole world just calls it a car.
Anyway, it's definitely not a bad book. It's got a lot of suspense and mystery and that got me hooked. But to me the ending was a bit disappointing. I've had that with the last Stephen King book as well, so it might just be me. I think that if you like Stephen King than you should definitely try this book.
Profile Image for Sanne.
9 reviews
April 2, 2019
Ik kan met zekerheid zeggen dat ik een Nederlandse auteur heb gevonden waar ik wél weg van ben!
Tot nu toe vond ik grotendeels de Nederlandse auteurs allemaal op gelijkwaardige wijze schrijven, over gelijkwaardige onderwerpen. Voor mijn idee waren de verhalen niet origineel.
Dit was totaal niét het geval bij Hellevanger.
Het verhaal was origineel, las snel weg en de spanning bleef zich tot en met hoofdstuk 45 constant opbouwen. De laatste twee hoofdstukken maakten een voldane afbouw waarin alle puntjes nog eens op de i werden gezet.
Hoewel er op meerdere punten in het boek spellingsfouten aanwezig waren (vergeten van een letter of een verkeerde letter in een woord waardoor de zin niet klopt), maakt het verhaal zeker niet minder.

Zeker een aanrader! Een krachtig staaltje schrijven van eigen bodem.
Profile Image for Gea.
1,138 reviews9 followers
September 21, 2013
Ik ben een liefhebber van dit genre dus ik heb met volle teugen genoten.
Profile Image for Siwilih Nurdayati.
33 reviews
August 9, 2019
Novel thriller dengan mengambil latar belakang psikologi dan investigasi jurnalistik bikin penasaran dengan jalan cerita dan akhirnya (bagaimanapun kita pasti akan menebak dong apa yang terjadi sebenarnya..). Aku suka dengan latar belakang tempatnya yaitu Skotlandia yang menurutku adalah negara penuh misteri dan tempat kelam dengan hutan-hutannya.

Novel ini menceritakan Rachel Saunders yang kehilangan ingatan jangka pendeknya sejak pemakaman sahabat terdekatnya Jenny Dougal. Dengan bantuan sang kekasih Jonathan Lauder, yang selalu setia menemaninya menelusuri jejak sebelum dia kehilangan ingatan.

“Yang kita tahu pasti hanyalah bahwa kau tadi malam ada di hutan.”

Jonathan yang selalu setia menemani penulusuran Rachel untuk mengetahui apa yang yang dikerjakan sahabatnya sebelum meninggal atau bahkan ini yang mengantarkan kepada kematiannya?
Latar belakang pekerjaan mereka berdua yang membuat semua penelusuran lebih terperinci. Penyelidikan yang mereka lakukan semakin membawa kepada masa lalu Rachel yang berusaha dia kubur dalam-dalam, yang akhirnya terkuak semuanya.
Sikap Jonathan yang selalu mendukung kekasihnya dalam setiap langkahnya walaupun dia masih belum mempercayai semua argument Rachel, itu bikin meleleh saudara…

Apa yang sebenarnya terjadi dengan Rachel dan sahabatnya? Masa lalu apa yang membuat Rachel mengalami mimpi buruk setiap malam?

Profile Image for Kitty Wibisono.
211 reviews5 followers
August 29, 2017
Finally, I'm done reading this thriller book!


Rasanya kasihan sekali melihat Rachel yang kebingungan karena amnesianya. Sementara itu, Jon nampak begitu mencintai Rachel dengan tulus. Semua tindakan Jon memang secara jelas menyatakan perasaannya yang sesungguhnya kepada Rachel. Awww... Rachel, you are one of a lucky gal!

Sebenarnya ketiadaan Jenny-lah yang menjadi pemicu semua hal yang terjadi dalam diri Rachel yang sekarang. Bagaimana ia akhirnya kehilangan sebagian dari ingatan terdekatnya. Bagaimana ia dihantui "makhluk mengerikan" yang terasa begitu nyata, bukan sekedar muncul dalam mimpi-mimpi buruknya. Mengapa "makhluk mengerikan" itu begitu mengincar keberadaan Rachel?

Semua ini terjawab tuntas kalau kita membaca buku ini dari awal hingga akhir. Aku suka dengan penulisan buku ini yang menyimpan beberapa twist di dalamnya. Kejutan benar-benar diberikan di akhir kisah, dan di awal kisah mungkin bagi sebagian pembaca akan terasa sedikit lambat dan membosankan.

Beberapa typo juga masih kutemukan sepanjang aku membaca buku ini. Semoga cetakan berikutnya bisa lebih diminimalisir sehingga tidak mengurangi keasyikan membaca.

Profile Image for Sunny.
169 reviews3 followers
July 1, 2018
Cerita buku ini oke banget. Seru, menegangkan, dan bikin penasaran. Makanya nggak butuh waktu lama untuk menghabiskan membaca 338 halaman buku ini. Biarpun ceritanya tentang sebuah pencarian namun tidak membingungkan. Pencarian Rachel dan Jonathan seru banget. Mereka ke sana-ke mari demi menemukan kebenaran.

Bagian yang bikin geregetan pasti ada. Rachel Saunders digambarkan sebagai tokoh yang ‘berani’ dan sedikit nekad. Makanya jadi kesal karena dia kok bisa-bisanya pergi sendirian saja sehingga menemukan banyak kejadian menyeramkan. Padahal ada pacarnya dan pacarnya telah menawarkan diri untuk menemani dan membantu.

Sedangkan tokoh Jonathan Lauder digambarkan sebagai sosok yang penyabar banget namun cinta mati dengan Rachel. Apapun rela dilakukannya buat Rachel. Sayangnya Rachel susah banget membuka diri.

Buku ini mendapat penghargaan International Best seller Author of Mystery & Suspense thriller Novel. Dan penghargaan itu nggak bohong. Bukunya beneran keren!
62 reviews2 followers
March 18, 2023
Benar-benar penggabungan dari horror dan thriller yang sukses. Horrornya dapat—bikin aku sering waswas kayak ada yang berdiri mengawasi di belakangku, atau kayak ada yang melintas cepat di belakangku. Thrillernya juga bikin greget dan jantungan.
Profile Image for Ann.
512 reviews10 followers
April 13, 2024
Het is best een ok verhaal. Maar er komen wat rare zinnen en woorden in waar ik me echt aan stoor. Zoals "ik kan me nergens aan herinneren" en "twijfeloos". Op het einde begint de schrijver ineens vooruit te lopen op het verhaal, volledig zonder reden.
Profile Image for Astrid de Beer.
135 reviews3 followers
March 3, 2022
Leest als een trein! Je wilt gewoon weten wat er nou precies is gebeurt, dus blijf je die bladzijdes omslaan
Profile Image for Merz87.
145 reviews
April 18, 2022
Novel ini sangat menegangkan dan berbau horor..Alur cerita tidak dapat ditebak..
Profile Image for yanti.
117 reviews2 followers
January 15, 2017
Menegangkan..menahan nafas dari awal sampai akhir.
Kisah ini sungguh tidak terduga endingnya..
Penulis mahir sekali memainkan ceritanya,menggiring pembaca untuk masuk di dalamnya dan membentuk opininya sendiri

Sesaat saya sempat ikut merasakan ketakutan dan ketegangan yg di alami Rachel.

ini bukan sekedar kisah horor ttg makhluk yg menyeramkan..ini lebih dari itu, memory yg gelap dan trauma yg terpendam itu lebih menyeramkan dari monster manapun.

Btw..di sela2 kisah yang menegangkan ada percikan keromantisan antar jonathan dan Rachel..mendadak jatuh cinta sama Jon :)

Review lengkap https://jendeladuniaku2015.wordpress....
123 reviews
February 7, 2017
Selengkapnya https://redbluestory.wordpress.com/20...

Seingat saya sih ini buku dari Belanda pertama yang saya baca. Ada sedikit rasa penasaran gimana aslinya buku ini ditulis dalam bahasa Belanda. Karena bagiku terjemahan buku ini bagus. Hanya saja mungkin karena Jack Lance memang bercerita dengan tempo cepat sehingga membuat cukup banyak informasi yang sulit untuk diresapi.

Kalau kalian baca buku pasti pernah dong merasakan penulis sedang bercerita dengan cepat? Nah itu yang kurasakan ketika membaca novel ini.

Plotnya cepat tapi sekaligus juga diulur. Nggak cap-cus gitulah. :3

Selain ini buku asal Belanda yang pertama saya baca, ini juga buku horor pertama yang kubaca setelah nggak tau apa long time ago aku pernah membaca buku horor. Sebuah kemajuan.

Kukira ini pure thriller. Pembunuhan-pembunuhan tanpa melibatkan makhluk gaib atau makhluk di luar pikiran rasional orang skeptis seperti saya.

Untung saja horor di sini nggak sehoror film The Conjuring atau Mirror atau film-film horor Indonesia. Ini lebih baik untuk kesehatan jantung saya.

"Di sana ada sesuatu yang bukan berasal dari sini."—hlm. 191

Ada tema lain selain horor dan thriller, tema paikologis. Tema ini selalu disematkan penulis dalam menceritakan Jon dan Rachel yang sedang menguak masa lalu. Rasanya saya seperti kembali membaca Alter Ego karya Rani Puspita. Sedikit hal soal psikologi ini mirip. Tentang bipolar yang berlaku keji. Bedanya di Dark Memory itu ada unsur makhluk gaib, kalau Alter Ego nggak ada.

"Jangan menyalahkan dirimu. Tidak ada gunanya dan tidak adil."—hlm. 326

-RECOMMENDATION-
Buat kalian yang sudah dewasa dalam artian bukan hanya umur tapi psikologis *menjurus ke arah "sana"*, buat kalian yang suka cerita misteri, psikologis, detektif, horor/supernatural, hingga thriller yang sedikit berdarah, kalian cocok baca buku ini!

Ditambah setting Inggris-nya, bisalah nambah pengetahuan kalian soal daerah-daerah di sana. Jadi, yuk baca bukunya! Siapa tahu bakal ada filmnya!
Profile Image for Lilbookworm.
25 reviews2 followers
November 21, 2020
lagi-lagi kita akan diajak untuk meraba-raba terkait awal cerita. Kayaknya Jack Lance nggak mau memudahkan pembaca di awal cerita, yups karena awal cerita tiba-tiba kami diajak untuk ikut tokoh asing yang sedang berlarian di hutan untuk menghindari sesuatu. Belum lagi dia hilang ingatan dan benar-benar clueless terkait keadaannya. Bingung nggak tuh pembaca. Tapi akhirnya kami mendapat pencerahan karena di sini diperkenalkan tokoh utama laki-laki, Jonathan alias Jon, yang sedang terburu-buru untuk pergi ke Skotlandia, karena pacarnya tiba-tiba hilang kontak. Hmm.

https://journalcreativeworld.blogspot...
Profile Image for Connie53.
1,235 reviews3 followers
August 1, 2012
Hmm, Gelezen voor de Augustus challenge op de Ff-leesclub. (thema Hemel en Hel).
Ik heb het daar ** 1/2 ster gegeven, maar dat kan hier jammergenoeg niet.
Het begint als een thriller met tegen het einde wat zwakke horror momenten. Het verhaal is bij tijd en wijle wel spannend, maar er zitten een aantal onlogische dingen in, die mij stoorde. En dat maakt het een prettig tussendoortje, maar meer ook niet.
Profile Image for Natascha.
534 reviews25 followers
July 22, 2016
Meh. Nicht schlecht, aber auch weit von super entfernt. Der Titel und das Cover (der dt. Ausgabe) sahen sehr vielversprechend aus, aber... Die Spannung baut sich nur mäßig auf und das Ende ist eher antiklimaktisch. Die Hauptfigur ging mir schon nach wenigen Kapiteln auf den Keks, hatte überhaupt keine Tiefe und ich empfand sie einfach nur als "unecht".

Natürlich wollte ich wissen, worum es eigentlich ging, deshalb blieb ich dran. War aber mehrmals kurz davor einfach aufzugeben.
Profile Image for Alfath F. R..
234 reviews4 followers
February 24, 2017
Melihat cover novel ini saya dihadapkan pada dua dugaan: ini novel misteri atau novel supernatural/horor? Jujur, saya tidak akan melanjutkan membaca sampai habis cerita yang memiliki 'tanda-tanda' penyelesaian misteri ada hubungannya dengan hantu atau kutukan atas sesuatu. Endingnya pasti berulang pada target lain tanpa ada solusi. Namun akhirnya ada satu karakter lain yg menunjukkan petunjuk bahwa saya perlu menuntaskan bacaan demi menemukan apa sosok yg menakutkan bagi si tokoh utama.
Profile Image for Maaike.
156 reviews18 followers
September 20, 2014
Stars: 2,5
Niet echt wat ik ervan verwacht had. Op zich wel spannend en een redelijk verhaal, maar het was niet mijn soort boek, met vage visioenen en geheugenverlies.
Displaying 1 - 28 of 28 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.