Jump to ratings and reviews
Rate this book

Bule Hunter: Kisah Para Perempuan Pemburu Bule

Rate this book
Buku ini adalah sebuah catatan jurnalistik yang "basah" dari seorang wartawan muda yang energik dan jelita. Enak dibaca dan mengalir layaknya cerita novel tentang sesuatu di sekitar kita namun dianggap biasa: kisah para perempuan Indonesia yang mempunyai hubungan khusus dengan para laki-laki bule.

Ada tiga kata yang paling mewakili bagaimana hubungan itu terjadi: Money, Sex, and Love. Oleh penulis, semua itu dituturkan secara blak-blakan nyaris tanpa tedeng aling-aling.

Buku ini pada akhirnya lebih dari sekedar catatan jurnalistik biasa. Ia sebuah perlawanan (penulis) atas stereotip negatif terhadap para perempuan Indonesia yang lebih suka menjalin hubungan dengan laki-laki bule. Sebuah buku yang berani dan layak diapresiasi.

312 pages, Kindle Edition

First published August 1, 2014

10 people are currently reading
135 people want to read

About the author

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
12 (34%)
4 stars
8 (22%)
3 stars
5 (14%)
2 stars
5 (14%)
1 star
5 (14%)
Displaying 1 - 8 of 8 reviews
Profile Image for ✶meow for heals✶.
260 reviews880 followers
how-about-no
February 15, 2018
Ada pria-pria berkulit putih yang suka fetishising dan exoticising wanita Asia macamnya Why White Men Like Asian Women .

Tapi ada pula wanita-wanita Asia yang suka mengagungkan pria berkulit putih. Both types are equally disgusting. These are their stories.
Profile Image for Syafira.
4 reviews27 followers
February 28, 2016
Judulnya cukup catchy, membuat saya berpikir bahwa buku ini akan berisi kisah wanita Indonesia yang menjalin cinta dengan pria kulit putih dan dikupas dari berbagai sisi. Kenyataanya, harapan saya terlampau tinggi. Halaman demi halaman yang diceritakan hanya kisah tak jauh dari urusan selangkangan.

Padahal dari hubungan cinta multikultural dan multiras seperti ini bisa muncul masalah-masalah yang jauh lebih kompleks, tidak hanya soal seks melulu - misalnya kesenjangan berbahasa, kesulitan si wanita mendapat visa ke negara si bule, kesulitan si bule mengurus izin tinggal dengan birokrasi rumit di negara ini, perbedaan agama, orang tua si wanita yang tidak sreg dengan mantu bule. kesulitan wanita Indonesia beradaptasi tinggal di negara sang bule, perbedaan selera makanan dan masih banyak lagi. But instead, this book just sounds like an angry horny woman, boasting about how she needs sex badly (be it with a bule or not) and not wanting to be judged by society.

Sebagai wanita yang menikah dengan pria dari ras kaukasoid, saya rasa buku ini seharusnya bisa berisi lebih variatif. Apalagi diklaim sebagai "Catatan Jurnalistik" oleh penulisnya. Bahasa yang digunakan tergolong ringan, saking ringannya saya jadi sulit menentukan apakah buku ini fiksi atau non-fiksi. Kalimat-kalimat yang digunakan di Intro juga banyak pengulangan di bab-bab berikutnya.

Ah well, mungkin buku ini sudah sesuai dengan judulnya "Bule Hunter". Jadi kalau isinya sebagian besar menerangkan bahwa kemampuan bercinta handal dan penis besar bukan semata-mata kelebihan pria bule yang membuat wanita Indonesia ingin memburu mereka, harap dimaklumi saja.
Profile Image for Famega Putri.
Author 1 book12 followers
September 27, 2014
Saya beli buku ini karena penasaran dengan klaim "catatan jurnalistik" dan karena penulisnya mantan jurnalis. Jadi saya pikir bukunya akan basah dan berisi...tapi ternyata tidak. Buku ini seperti menulis gosip tentang beberapa bule hunter dengan tingkat pengetahuan sekadar "katanya", penuh dengan opini (opini penulis melalui opini si tokoh tapi apakah tokoh ini si penulis atau siapa) dan generalisasi.

Secara teknis editingnya buruk, font raksasa dan kenapa sih harus pakai spasi ganda?
Profile Image for Patricia Evelyn.
2 reviews63 followers
September 19, 2015
*Review ini bersifat subjektif dari saya sendiri, mungkin yang lain tidak merasa hal yang sama.

Cerita awalnya lumayan menarik, tetapi semakin dilanjutkan makin membosankan dan terkesan berputar putar di satu topik. Ditambah dengan bahasa yang digunakan penulis walaupun blak-blakan tapi tidak membuat saya terhibur dengan bacaan ini. Buku ini seakan membaca diary gossip yang awalnya menarik lalu menjadi membosankan. Isi cukup vulgar jadi tidak cocok untuk yang masih remaja.
18 reviews
January 18, 2020
Isi buku cocok buat yang baru baca-baca buku, tak ada yang mengejutkan, informasi yg disampaikan seolah dipaksakan biar kelihatan keren, tapi garing.

plot-nya mudah ketebak dan sering diulang-ulang, membosankan.

Kulitas cetaknya bagus, begitupun editing dan layout-nya lumayan bagus.
Profile Image for Alya N.
306 reviews12 followers
August 23, 2014
Rating empat karena buku ini lumayan narik minat baca.

Trims ya Kak Oktofani plus Team Bule Hunter buat bukunya hehehe. Udah dibaca dan sekarang saatnya buat mereview!

Pertama buka halaman-halaman awal, what I can detect is: paragrafnya pendek-pendek, which is sooo alhamdulillah karena paragraf yang berisi narasi panjang itu amatlah membosankan. Syukurlah buku ini nggak begitu


Satu persatu kisah yang diungkap penulis juga membuat ceritanya jadi cukup ngalir. Gaya bahasa yang digunakan tidak terpaku harus baku meskipun ini buku non fiksi. Great choice, I think, karena ngebuat yang baca jadi lebih enjoy. Gaya bahasa yang santai membuat sense "metropolitan" (sesuai dg kondisi narasumber dan penulis sendiri yang anak Ibu Kota bangetttt)-nya jadi ngena. Walaupun bertebaran kata-kata yang lumayan vulgar, sebenarnya buku ini tetap sopan karena nggak menggambarkan adegan-adegan make love make out dan sejenisnya. Buku ini meminjam istilah-istilah itu dan menggunakannya properly :).

Dan quote di halaman 151 bagus loh. "...tidak ada kesempurnaan absolut pada manusia..." :)

Tapi di bagian bab ketiga, adrenalin gue dalam membaca buku ini perlahan mulai menurun. Mungkin karena isi bab-nya yang, menurut gue nih yaa, membahas hal-hal yang terkesan sama dengan di bab sebelumnya. Tapi, begitu ampai di bagian "It's Not a Fairytale" sampai ke ending, kembali dibuat menanjak.

Well, sebaiknya di cover belakang ditambahin warning sign "18+", mengingat buku ini kan tidak diperuntukkan untuk 17 ke bawah (idih sok tua gue, mang umur lo berapa si, Al? Baru juga 19). Tapi sebenarnya, dengan membaca tagline "money sex n love" nya aja harusnya udah paham ya. Tapi ya gapapa, apa salahnya ditambahin warning sign.

Typo...hmm...di halaman akhir 302 "kecaduan" yang harusnya "kecanduan". Yang rada banyak itu typo antar kalimat yang ga dipisah pake spasi. Jadi sesudah tanda titik (.), langsung kalimat berikutnya, ga pake spasi. Dan itu lumayan banyak :(.

3,8 of 5.
Profile Image for Tika W.
75 reviews7 followers
August 18, 2014
Bule Hunter adalah catatan jurnalistik Elisabeth Oktofani tentang perempuan Indonesia yang memiliki ketertarikan tersendiri pada pria Kaukasoid alias bule. Meskipun memiliki konotasi negatif, penulis sukses menguliti Bule Hunter dari kisah percintaan, 'perduitan', hingga urusan ranjang secara total, vulgar, tanpa 'tedheng aling-aling'.

Dalam catatan ini, penulis meminjam perjalanan Cetta sebagai benang merah dari satu cerita ke cerita lainnya. Cetta yang bersuamikan bule, bertemu perempuan pecinta bule dari berbagai tipe. Mulai dari 'f*ck buddies', teman kencan, selingkuhan, sampai percintaan dibahas semua di sini.

Sebagai sebuah catatan jurnalistik, penulis menyajikannya dengan gaya yang ringan, dan lepas. Tak heran bila Bule Hunter enak dibaca penikmat fiksi maupun non-fiksi.

Buku ini tidak cocok dibaca FPI. Haha.. Bukan apa-apa, pembenaran gaya hidup yang diungkapkan tentu saja berasal dari sudut pandang penulis. Sebelum membaca, ada baiknya bebaskan pikiran dan nikmati kisahnya. Entah karena latar belakang penulis atau apa, ukuran yang dipakai buku ini kerap merujuk pada budaya dan stereotip Jawa, khususnya Jawa Tengah.

Secara keseluruhan, Bule Hunter layak dibaca sebagai referensi tata pergaulan dengan warga negara asing. Tapi hati-hati, banyak perempuan berkeliaran di dalamnya. Mungkin kamu akan larut bersama perempuan-perempuan itu, atau malah terhempas oleh pesona mereka. ;-)
Profile Image for Marina.
2,042 reviews361 followers
June 4, 2015
** Books 268 - 2014 **

Buku ini merupakan catatan jurnalistik dari seorang wartawan yang bernama Elisabeth Oktofani yang membahas masalah kisah para perempuan pemburu bule di Indonesia. Buku ini dibagi menjadi 3 bagian yaitu Gold digger, Sex addict dan cinta. Jadi udah ketebak kan isinya akan seperti apa? kisah wanita yang mengejar bule berdasarkan kekayaannya dan butuh kaya secara instan, kisah wanita yang mengejar bule untuk melampiaskan hasrat duniawinya yang tidak terpenuhi dan benar2 wanita yang jatuh cinta kepada bule.

Buku ini mengupas tiga hal diatas dari sudut pandang Cetta Padma Rini yang akan mengisahkan masing2 perjalanannya bertemu dengan wanita-wanita yang memiliki tujuan berbeda terhadap bule. Buku ini mengangkat tema yang cukup menarik untuk saya dan bersiap-siaplah buku ini akan membongkar hal-hal yang masih terlihat tabu untuk dibicarakan gamblang selain itu membutuhkan pemikiran kita untuk open-minded dalam mencerna isi buku ini.

2,6 dari 5 bintang untuk buku ini! :)
Displaying 1 - 8 of 8 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.