Jump to ratings and reviews
Rate this book

Senja di Karimun Jawa

Rate this book
“Bagaimana caranya agar aku bisa mengejarmu, Bintang? Agar aku bisa berada di sebelahmu?” Senja menatap lurus ke depan. “Untuk apa?” “Mengejarmu.” “Untuk?” “Kamu bisa seperti ini, sama seperti Ayah. Sedangkan aku?” Senja menggenggam erat pasir putih Pantai Ujung Gelam. “Aku selalu berharap bisa berada di sampingmu. Sejak dulu. Sejak kita berlari bersama keliling lapangan, tapi selalu saja aku nggak bisa. Mengejarmu hanya memberiku harapan kosong dan membuatku terjatuh.” Senja sudah tak sanggup lagi. Pencarian keberadaan lokasi pengabdian dan penelitian sang Ayah membawanya tiba di Karimunjawa. Membuatnya ikut menjadi sukarelawan dan mengajar anak-anak bersama Bintang dan sukarelawan lainnya. Dari sana Senja tahu arti pendidikan bagi mereka yang tinggal di daerah terpencil. Keindahan alam yang tak sebanding dengan ketertinggalan hidup mereka. (

176 pages, Paperback

First published May 26, 2014

2 people are currently reading
28 people want to read

About the author

Mira Tri Rahayu

3 books1 follower

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
5 (22%)
4 stars
2 (9%)
3 stars
6 (27%)
2 stars
8 (36%)
1 star
1 (4%)
Displaying 1 - 5 of 5 reviews
Profile Image for Yuni.
88 reviews48 followers
January 16, 2015
Sumpah, narasi di novel ini ajaib, euy! magic abis!
banyak benda bisa muncul dari udara kosong dan orang-orangnya bisa mendadak pindah dari satu tempat ke tempat lain. atau jangan-jangan, tokoh-tokoh di sini memang magician, wizard, sorcerer? soalnya mereka bisa menyuguhkan pertunjukan sulap!

nih contoh-contohnya (karena lagi happy hampir TGIF):
di-spoiler tag biar ringkas
Dan betewe, itu sihir-sihir dari bab 2 aja. buku ini masih penuh sihir-sihir dan kejutan-kejutan. fun!

GAYA BERCERITA full of magic
Author's favorite word: memperhatikan. dijamin, deh, baca buku ini, kata itu pasti muncul once every few pages. kalau lagi nganggur, silakan dihitung, and do tell me berapa kali kata itu dipakai :D (dan itu seharusnya memerhatikan, yah *eyd nazi kumat*).

Reka ulang (semoga bukan dari adegan sebenarnya):
Senja duduk di dipan kayu di halaman rumah Pak RT. Lapang di depannya, anak-anak kecil bermain lempar tangkap granat bola sembari tertawa riang.

So? I didn't tell, but do all you readers assume that Senja sedang memerhatikan anak-anak itu bermain? Sungguh, aku nggak tahu apa kekhawatiran Miss Writer sampai-sampai dia ragu para pembaca bakal ngerti orang yang punya mata pasti bisa memerhatikan. seperti halnya orang hidup yang punya hidung pasti bisa menarik udara untuk bernapas. nggak harus, kan, dia ngasih tahu setiap saat?

KARAKTER familiar
Rasa-rasanya sih, ya, karakter-karakter di buku ini jenis karakter yang bakal aku buat di novelku sendiri... sepuluh tahun lalu waktu masih zaman-zaman hobi baca teenlit (yep, I did like teenlit in the far away past that now seems like a dream).

Karakternya dua dimensional abis. cetakan dari buku "Panduan Singkat Menulis Karakter si Fulan dan Fulani".

SENJA: cewek ceria nan unyu nan memesona. titik.
Kekurangan? Buat apa? Memangnya perlu? Dia pemeran utama. everyone shall love her.

BINTANG: pemuda teladan harapan bangsa. titik.
Kekurangan? Nggak butuh juga, dong. bahkan timing-nya kalau lagi marah selalu pas dan bikin kagum (si pemeran utama, maksudnya, not me). namanya juga love interest pemeran utama, masa iya boleh dia punya cela? dan pasti si Bintang ini hobi banget baca "Buku Saku Pandu Pramuka" edisi tiga serangkai.

ADUH-ENTAH-SIAPA-NAMANYA-ITU-LUPA: teman pemeriah suasana. titik.
Kekurangan? nama aja lupa, apalagi kesan tentang personality-nya.

So? Is there any character-depth in this novel? Don't bother--the author didn't.

PLOT no urgency, light conflict
Yakin, deh, Miss. Writer pasti pernah tinggal dan jadi pengajar di Karimunjawa terus pengin banget nyeritain pengalamannya di sana. cuma kalau dalam bentuk buku travelling, mungkin kurang asyik. maka jadilah novel ini yang plot-nya sama sekali tanpa urgensi dan emosi. yang penting tulis pengalaman tinggal di Karimunjawa dan betapa indahnya pantai ini, pantai itu, tempat ini, tempat itu, yang deskripsinya itu juga... er, oke.

dan kalau memang dugaan di atas tepat sasaran, I know why Senja being the way she is -- all bubbly and happy go lucky. Penyebabnya adalah... (drumroll please, background music-nya jangan lupa: 1st movement dari Beethoven Symphony no. 5 biar nampol) kemungkinan besar ada kasus author's insertion di sini. Gas-wat! dan si Bintang itu bisa jadi tipe cowok idealnya si penulis. ups. I'm totally getting ahead of myself here.

Btw, buat yg belum ngeh apa itu author's insertion, plis go googling. ini penyakit paling parah yang mungkin menjangkiti penulis, setelah tentunya writer's block.

TRIVIA
(Hal. 21) "Dari kaca rumah, tampak anak kecil..." -- err...? you mean... jendela berkaca?

(Hal. 79) "Mereka mengambil buku paket mereka yang ada di meja kosong di dekat jendela." -- fun magic is fun! :D

Sedikit info: dalam aturan penulisan cetak miring untuk istilah atau kata asing, yah... itu kata-katanya aja yang dicetak miring. tanda bacanya nggak ikutan karena tanda baca itu nggak ada pribumi-non-pribumi. Jadi, di halaman 77 dll, instead of "Yes!" it should be "Yes!"

Dan BTW, bintang itu siapa, sih? bukannya dia cuma bekas murid ayah Senja? kenapa dia juga ikutan panggil ayah Senja dg sebutan 'Ayah'?

OVERALL
Buku ini sesuai harapan. karena aku pilih buku ini di Gramed untuk ngepasin budget dan lagi butuh bacaan tipis nan ringan. Keseluruhannya, buku ini penuh hiburan, terutama di magic department.

udahan, ah. udah malam. saatnya bercocok tanam di kebun belakang untuk menghalau rumah dari serangan zombie.

ciao!

Drop your kritik n saran for me^^:
https://www.goodreads.com/story/list/...
Profile Image for Frans Xavierus.
2 reviews
March 20, 2025
REview: Senja di Karimun Jawa
Rating: ⭐⭐⭐✨ (3.5/5.0)

1. Identitas Buku
• Judul: Senja di Karimun Jawa
• Penulis: Mira Tri Rahayu
• Tahun Terbit: 2014
• Penerbit: Gramedia Widiasarana
• Jumlah Halaman: 167
• Genre: Drama; Petualangan; Pengabdian

2. Analisis dan Evaluasi

✅ Kelebihan:
• Deskripsi Latar yang Memukau: Mira Tri Rahayu berhasil menggambarkan keindahan Karimunjawa dengan detail, sehingga pembaca bisa merasakan atmosfer pulau tersebut.
• Tema yang Relatable: Kisah tentang perjalanan, pencarian jati diri, dan hubungan keluarga membuat novel ini terasa dekat dengan kehidupan nyata.
• Gaya Bahasa yang Ringan dan Mengalir: Novel ini mudah dibaca, cocok bagi pembaca yang menginginkan cerita yang tidak terlalu kompleks.

❌ Kekurangan:
• Alur Terbilang Klise: Konflik dan perkembangan cerita cukup bisa ditebak, terutama bagi pembaca yang sudah sering membaca novel fiksi romantis.
• Pembangunan Karakter yang Bisa Lebih Dalam: Beberapa karakter pendukung terasa kurang mendapatkan eksplorasi yang cukup mendalam.
• Konflik dirasa kurang memuncak apalagi saat peran Senja bertemu dengan Ayahnya pertama kali, tidak menggambarkan susasan yang semestinya. Bila merujuk ke bagiam Senja yang merindukan Ayahnya, mungkin akan lebih baik bila dibuat sedikit dramatis, seperti memeluk dan menangis.

3. Ringkasan, Kesimpulqn dan Rekomendasi
Novel ini mengisahkan perjalanan Senja, seorang mahasiswi yang mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Karimunjawa. Dalam perjalanannya, Senja tidak hanya menghadapi tantangan dalam mengabdi kepada masyarakat, tetapi juga harus bergulat dengan kenangan masa lalu, terutama hubungannya dengan sang ayah.

Di pulau yang indah itu, Senja bertemu dengan orang-orang baru yang mengubah hidupnya. Keindahan Karimunjawa menjadi latar belakang yang memperkuat suasana emosional dalam novel ini, baik dari segi romansa, persahabatan, maupun konflik personal yang dialami oleh tokoh utama.

Ceritanya sungguh jelas, penggambaran latar suasana dan latar tempat sanagt memudahkan pembaca untuk berimajinasi dan membayangkannya. Namun, kekurangan dari buku ini saat klimaks dimana dirasa kurang memuncak. Namun hal ini, cukup dipuaskan dengan penggambaran tempat-tempat yang memanjakan imajinasi. Lebih banyak membahas tentang pengabdian, penggambaran pulau Karimun Jawa itu sendiri dan persahabatan. Namun tidak dikupas secara detail terkait peran Bintang yang asal muasalnya dari mana, peran Ayah yang kenapa harus berdiam dan melaksanakan pengabdian yang begitu lama di pulau tersebut.
Profile Image for Yoyovochka.
312 reviews7 followers
July 11, 2024
Inti ceritanya sebenarnya bagus, cuma di bagian eksekusi masih kurang karena permasalahan yang jadi inti itu sendiri malah dibahas secuil saja, sementara sisanya tentang acara jalan-jalan Senja di Karimun Jawa. Bagus untuk bacaan ringan.
Profile Image for Aliftya Amarilisyariningtyas.
113 reviews7 followers
September 21, 2014
Bisa jadi passion tidak akan pernah didapati ketika kita mencarinya. Bisa jadi justru passion sendirilah yang nantinya akan datang kepada kita tanpa pernah sebelumnya kita mencarinya. Begitulah yang terjadi dengan Senja. Siapa yang menyangka bahwa misi pencariannya tak hanya berhasil membawanya bertemu dengan ayahnya.

Singkat cerita, novel ini berkisah tentang seorang gadis bernama Senja yang mana sudah lama tidak bertemu dengan Ayahnya. Kerinduan yang tak bisa lagi dipendamnya berujung pada keputusannya untuk mencari sang Ayah. Bersama seorang temannya ia kemudian pergi ke Karimunjawa. Tak disangka sesampainya di sana ia justru bertemu dengan sahabat lamanya juga. Hari-hari yang dijalaninya di sana tak hanya sekedar berwisata keliling pulau itu saja. Ia juga ikut mengajar di sebuah sekolah dasar yang masih jauh dari kata layak, baik dari segi fasilitas, tenaga pengajar, ataupun bangunan.

Perjumpaannya dengan sang ayah sendiri baru ‘benar-benar’ terjadi ketika ia hendak pulang. Meski sebentar, namun mampu mengurangi sedikit kerinduan dan memberi ketentraman pada hatinya. Selepas dari perjalanannya ke Karimunjawa itulah baru kemudian ia menyadari bahwa tak hanya arti akan kehidupan saja yang ia temukan di sana, pada akhirnya perjalanannya itu juga menemukannya pada passionnya. Mengajar.

Secara garis besar, novel yang merupakan buah hasil inspirasi dari pengalaman KKN si Penulis ini bertemakan mengenai pendidikan. Tema yang masih terbilang jarang untuk novel-novel yang banyak beredar dipasaran. Bagi saya, pengangkatan tema tersebut merupakan poin plus dari novel ini. Meski memang cerita yang diangkat di dalamnya hanya fiktif, namun secara tersirat pembaca di sini diajak untuk menengok kembali dunia pendidikan negeri ini. Terutama di daerah-daerah terpencil yang jauh dari pusat pemerintahan, seperti Karimunjawa. Meski memang Karimunjawa sendiri mulai tersohor karena tempat wisatanya, namun siapa yang sangka bahwa pendidikannya masih jauh dari kata setara dengan yang di kota-kota besar.

Satu hal yang menjadi catatan kecil di sini, bahwa konflik yang ada pada novel ini menurut saya sendiri masih terlalu datar. Emosi yang berusaha untuk dibangun di dalamnya belum mampu untuk menghantarkan emosi yang sama kepada para pembacanya. Selebihnya untuk masalah teknis sama sekali tidak ada masalah. Sampulnya di design dengan simple, tidak ‘neko-neko’. Dan satu hal lagi, saya juga suka dengan judulnya. Judul yang diambil tersebut dapat memunculkan dua arti. Pertama, dapat ditafsirkan bahwa Senja sedang di Karimunjawa. Kedua, dapat juga ditafsirkan sebagai senja (ketika matahari tenggelam) di Karimunjawa.

Selamat membaca!
Profile Image for Lievadiar.
147 reviews17 followers
June 4, 2017
Covernya cerah ceria, agak ketipu dikit sama judul. Eh, ga juga ding, hehe. Senja ingin berada di samping Bintang. Tapi Bintang terlampau jauh untuk digapai. Begitu pemikiran Senja. Ia merindukan Ayah juga Bintang, yang menghilang dari hidupnya. Kabarnya Ayah berada di Karimunjawa untuk penelitian. Ketika itu Rudi mengajaknya travelling ke Karimunjawa. Maka tak disia-siakannya tawaran itu, demi bertemu Ayah! Siapa sangka takdir juga mempertemukannya dengan Bintang di sana. Namun tak hanya liburan dan pertemuan dengan 2 lelaki penting dalam hidupnya yang ia dapatkan di sana. Berbagai pengalaman luar biasa Senja dapat di Karimunjawa, yang membuat ia merenungkan apa sebenarnya panggilan jiwanya.

Di awal sih kayak berasa jadi turis yang dipandu oleh penulis sebagai guide :p

Bukunya tipis tapi maknanya dalem dan banyak pelajaran yang bisa didapat, love it! 💕💕💕
Displaying 1 - 5 of 5 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.