Ternyata...BAGUS. Ini gegara dari beberapa K-Lit yang gue baca itu banyakan kurang sreg begitu nemu yang cocok langsung suka wkwk. Menurut gue Suspicious Oriental Medicine Clinic ini juga cocok dibuat jadi drama korea. Kayak pas baca buku ini tuh gue bisa bayangin versi dramanya apalagi model ceritanya emang seperti kumcer dengan beberapa bab yang semua ceritanya saling berkaitan.
Tokoh utama buku ini adalah dokter pengobatan tradisional bernama Kim Seung-bum yang walau ahli dan kompeten tapi juga arogan, kasar sama mata duitan. Berharap dengan menyuap direktur RS tempatnya kerja bakal bikin dia jadi wakil direktur, Seung-bum malah didepak apalagi dia juga bikin keributan dengan ngejotos rekan sejawatnya. Akhirnya Seung-bum pun pergi ke kota Uhwa untuk buka kliniknya sendiri barengan perawat bernama Jung-mi yang aslinya naksir Seung-bum dan masih menoleransi sikap keras kepala si dokter. Masalahnya, di kota Uhwa sudah ada toko obat tradisional terkenal milik bu Go Soo-yung dan pertemuan pertama Seung-bum dengan Soo-yung ini ga berjalan dengan mulus. Namanya kota kecil, gosip pun meruak. Belum apa - apa penduduk kota udah males duluan mau berobat ke klinik Seung-bum apalagi sikapnya Seung-bum sangat kasar. Seung-bum yang putus asa pun akhirnya nekat ke toko Soo-yung buat tahu kenapa sih tokonya nenek itu ramai banget. Sampai akhirnya Seung-bum mendapati kalau dia bisa lihat hantu dan para hantu ini ternyata selain jadi faktor banyaknya pelanggan toko Soo-yung, mereka juga ternyata nantinya akan berpengaruh sama hidup Seung-bum.
Kalau hantu lagi gentayangan di dunia berarti ada masalahnya yang belum selesai. Itulah yang didapati Seung-bum dari para hantu yang ke toko Soo-yung. Salah satunya Gong-sil, seorang (?) hantu wanita yang selalu lapar dan minta cemilan terus - terusan ke Seung-bum. Walau awalnya ceritanya lucu dan bikin senyum, begitu pertengahan cerita, tone ceritanya mulai agak gelap apalagi saat masa lalu beberapa hantu terungkap. Dalam perjalanannya menjadi dokter obat tradisional yang baik (dan mengalahkan Soo-yung), Seung-bum akhirnya banyak menolong para hantu. Awalnya kan dia nolong karena pengen dapat uang dari jumlah pasien yang banyak. Siapa yang menyangka kalau masa lalu Gong-sil sangat keras yang bikin hantu itu jadi lapar terus. Lalu Soo-yung sendiri juga ternyata punya rahasianya sendiri yang nantinya juga akan ngaruh sama masa depan Seung-bum serta keberlangsungan kliniknya di kota Uhwa.
Bagi gue kekuatan buku ini emang di perkembangan karakter, terutama karakter Seung-bum. Dengan banyaknya karakter baik manusia maupun hantu yang diperkenalkan, cerita memang lebih berfokus ke perkembangan karakternya Seung-bum dan interaksinya dengan Soo-yung, Gong-sil, penduduk setempat dan para hantu. Gue sukanya, Seung-bum ga lantas tahu - tahu berubah jadi orang baik. Perkembangan karakternya itu perlahan - lahan. Awalnya dia emang mata duitan dan juga kasar saat memeriksa pasien, tapi lambat laun akhirnya Seung-bum mau intropeksi diri. Soo-yung pun yang awalnya kelihatan kayak benci sama Seung-bum pun juga punya alasannya sendiri. Gue pribadi suka sama kisah Gong-sil karena akhirnya jadi jelas kenapa Gong-sil selalu lapar dan hubungannya dengan suaminya yang sangat rumit. Jadi saat Gong-sil akhirnya memecahkan masalahnya, gue turut bahagia juga buat si hantu. Tokoh - tokoh lain juga cukup memorable tapi agak kurang perkembangan karakternya. Ada sedikit romansa juga antara Jung-mi sama Seung-bum tapi bukan fokus utama cerita. Si Jung-mi emang kelihatan banget naksir ke Seung-bum, tapi gimana dengan perasaan dokter ke Jung-mi? Nah, jawabannya sih, baca aja bukunya hehe.
Terjemahan buku ini enak dibaca tapi kalau ada yang bikin gue bete itu adalah ukuran FONT-nya!! Gile ya, fontnya imut - imut dengan kemungkinan pakai size 9 kalau ga 10. Jadi bikin cepet capek juga bacanya. Dengan tebal 280an halaman, gue mikir kalau ini pakai font size yang biasanya, mungkin aslinya sekitar 400-an halaman. Gue mah lebih mending kalau font sizenya itu yang nyaman di mata jadi lebih enak juga bacanya. Emang terkesan remeh sih, tapi font size itu beneran ngefek buat kenyamanan baca apalagi gue baca versi fisiknya. Harganya juga ga murah lho ada di kisaran 100rebu wkwk. Surprisingly, meski ada typo tapi ga terlalu banyak dan ga ada saltik yang fatal.
Meski fontnya super imut, tapi syukurlah ceritanya sendiri bagus. Ada unsur horrornya sedikit dari penampakan para hantu tapi bukan yang bikin merinding. Malah reaksi Seung-bum pas hadapin para hantu ini yang bikin ceritanya lucu. Ada momen haru birunya juga tapi juga ada adegan yang cukup triggering. Penulisannya sendiri tumben ga terlalu random, malah menurut gue termasuk rapi dengan karakter - karakter yang semuanya punya personalitas bukannya yang bland atau datar - datar saja. Gue sendiri rekomendasikan Suspicious Oriental Medicine Clinic kalau nyari K-lit dengan genre fantasy yang ringan, memadukan unsur medis obat - obatan tradisional dengan interaksi para tokohnya yang cukup hangat plus ada beberapa bagian yang cukup bikin terharu saat baca.
Ceritanya warm. Hangat. Sekaligus menyedihkan di saat yang sama. 🥹
Saya benar-benar menyukai bagaimana perubahan setiap tokoh disini. Sangat realistis. Juga, saya sangat suka alur cerita yang tak terlalu cepat dan tak terlalu lambat. Alur dibuat pas tanpa terburu-buru.
Konsep yang dipakai sangat unik. Fresh. Entahlah, saya tak terlalu bisa menjelaskan dengan detail karena takut memberi spoiler.
I love Seung-bum and Soo-jung duo 🤍 seperti ibu dan anak. Saling melengkapi... (iykyk)
Non amo molto i romanzi orientali, quelli giapponesi li trovo troppo freddi ma questo, coreano, ho provato a leggerlo e l'ho letto tutto d'un fiato. È scritto (e tradotto) bene, ha una storia apparentemente leggera ma dolce. I personaggi sono ben delineati anche caratterialmente ed è interessante vedere una società tanto diversa dalla nostra ma anche così simile. Bello, bello, bello!
Novel ini tuh tipe bacaan ringan dan menyenangkan. Aku suka banget karakter dokter Seung-Beom ini, walaupun dia emang sombong dan arogan, tapi dia tuh clumsy. Kocak bener deh pokoknya tingkah dokter Seung-Beom ini.
Pun, hadirnya hantu-hantu disini sama sekali bukan untuk menakuti. Para hantu yang 'diobati' Seung-Beom ini justru ini membuat hati hangat dengan kisah-kisah mereka semasa hidup, dan luka batin yang mereka bawa ketika meninggal.
Ditulis dengan gaya bahasa yang ringan, bikin bacanya jadi nyaman dan page-turner banget. Pokoknya gak kerasa tiba-tiba selesai aja. Diselingi dengan unsur humor ini lumayan bikin aku senyum-senyum tipis. 🤭
Para hantu memiliki luka batin yang terpendam atau keinginan yang belum terpenuhi. (p.115)
Setelah dipecat dari Rumah Sakit Tradisional Jaeil karena telah memberikan suap kepada direktur rumah sakit agar ia bisa menjadi wakil direktur, Seung-bum memutuskan untuk mendirikan kliniknya sendiri di Kota Uhwa. Sayangnya, perangainya yang kemerusung, doyan misuh-misuh, mata duitan, dan sumbu pendek, malah membuat prahara dengan Bu Soo-jung, pemilik toko obat yang menjadi saingan klinik Seung-bum. Sialnya, gara-gara kesetrum, Seung-bum malah memiliki “anugerah” dapat melihat hantu. Dari sana, hidupnya tak lagi sama. Seung-bum mengetahui bahwa Soo-jung tak hanya mengobati pasien manusia, tetapi juga hantu. Hiiii …
Paket lengkap. Komedi, yes. Heartwarming, yes. Mendapat ilmu akupuntur dan pengobatan tradisional, yes. Sedih, yes. Bahagia, yes.
Karakter Utama yang [tidak] lovable, tapi disitu uniknya. Biasanya nih kita dihadapkan pada karakter utama yang hijau sehijau hutan amazon. Tetapi, Kim Seung-bum, dokter berusia 33 tahun ini jauhhhhh dari kata greenflag. Hidupnya hanya untuk uang, uang, dan uang. Suap ke direktur RS biar dia naik jabatan, kalau ngasih obat yang mahal ke pasien biar dia untung. Mana kalau ke pasien kebanyakan misuh-misuh. Dan sangat sumbu pendek.
Tapi, disitu uniknya. Karakter yang “tak biasa” dari Seung-bum membuatnya justru sangat manusiawi. Dan yang paling juara adalah pengembangan karakternya. Selama membaca buku ini, aku turut merasakan lambat laun sikap dan perangai Seung-bum menuju sebuah ke-lovable-an (meskipun tetap sering kemerungsung—kayaknya ini ciri khas beliau, haha).
Para Hantu dengan segala ceritanya. Pasien yang diobati di sini tidak hanya manusia lho. Kalau shift pagi-siang itu untuk pasien manusia, sedangkan untuk shift malam untuk pasien hantu. Penanganannya pun berbeda dari menangani pasien manusia. Jika hantu masih berkeliaran di dunia manusia, maka masih ada urusan “duniawi” yang belum selesai. Dan Seung-bum dibantu (baca: diomelin) Soo-jung membantu menyembuhkan luka batin para hantu itu.
Ada hantu yang meninggal saat perjalanan ke kantor, bahkan udah jadi hantu aja masih mikirin kerjaan dan bosnya, hiks. Ada hantu yang seneng makan cemilan, soalnya pas hidup selalu kelaparan dan hidup dalam dunia patriarki, hiks. Ada hantu dokter yang ingin mengoperasi pasiennya, tapi dia keburu meninggal, dan masih banyak lagi. Para hantu dengan segala ceritanya justru mengajarkan kehidupan kepada mereka yang masih memiliki kesempatan untuk hidup di dunia.
Ilmu Akupuntur dan pengobatan tradisional. Aku baca profil penulisnya, ternyata beliau adalah perawat dan bekerja di bidang kesehatan. Wow, baca ini jadi tahu tentang akunpuntur, titik-titik dalam tubuh, campuran obat herbal tradisional khas Korea Selatan. Selain itu juga ada kolaborasi antara pengobatan tradisional dan pengobatan medis. Penyakit yang dibahas pun cukup detail.
Lima momen yang aku suka di buku ini. - Seung-bum yang baru datang bukannya digelar karpet merah, malah (tanpa sengaja) disiram air bilasan pel - Kisah antara Seung-bum dan Jung-mi (uwuuuu) - Kisah Gong-sil dan suami (tepatnya operasi pencurian "itu") - Kisah Soo-jung dan pencariannya (nangissss bangettt) - Setiap kali Soo-jung ngomelin Seung-bum (berasa emak yang lagi marahin anak lakiknya yang bandel, hihi).
Rekomendasi. Buku cocok bagi kamu yang: - Menyukai asian literature terutama dari Korea Selatan - Menyukai cerita heartwarming, agak horor, yang dibalut ilmu medis tradisional - Menyukai romance sebagai sub-plot dalam cerita horror-heartwarming
🌹 4.5 bintang untuk ngelamar perempuan di rumah duka.
"𝐊𝐚𝐥𝐚𝐮 𝐁𝐮 𝐆𝐨 𝐦𝐞𝐧𝐲𝐞𝐦𝐛𝐮𝐡𝐤𝐚𝐧 𝐬𝐚𝐭𝐮 𝐡𝐚𝐧𝐭𝐮, 𝐡𝐚𝐧𝐭𝐮 𝐢𝐭𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐚𝐬 𝐛𝐮𝐝𝐢 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐰𝐚 𝐬𝐞𝐩𝐮𝐥𝐮𝐡 𝐩𝐚𝐬𝐢𝐞𝐧 𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚. 𝐁𝐞𝐠𝐢𝐭𝐮𝐥𝐚𝐡 𝐜𝐚𝐫𝐚 𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐲𝐚𝐫𝐧𝐲𝐚." 𝐁𝐚𝐛 - 𝐒𝐚𝐭𝐮 𝐇𝐚𝐧𝐭𝐮 𝐁𝐢𝐬𝐚 𝐌𝐞𝐧𝐝𝐚𝐭𝐚𝐧𝐠𝐤𝐚𝐧 𝐒𝐞𝐩𝐮𝐥𝐮𝐡 𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 - Suspicious Oriental Medicine Clinic Bae Myeong-eun Elex, Edisi Digital, 2026 Penerjemah : Dian Susanti Tebal 290 Halaman Baca di PYC Library - "𝐏𝐚𝐫𝐚 𝐡𝐚𝐧𝐭𝐮 𝐦𝐞𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤𝐢 𝐥𝐮𝐤𝐚 𝐛𝐚𝐭𝐢𝐧 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐭𝐞𝐫𝐩𝐞𝐧𝐝𝐚𝐦 𝐚𝐭𝐚𝐮 𝐤𝐞𝐢𝐧𝐠𝐢𝐧𝐚𝐧 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐛𝐞𝐥𝐮𝐦 𝐭𝐞𝐫𝐩𝐞𝐧𝐮𝐡𝐢." 𝐁𝐚𝐛 𝐒����-𝐫𝐚 - Apa yang harus kamu obati ketika dihadapkan pada pasien hantu? Sedangkan mereka tidaklah sakit atau merasakan sakit.
Asian lit pertama yang bikin aku suka banget dengan ide cerita yang diangkat. Selain ceritanya yang hangat dan disisipkan humor dalam menghadapi berbagai macam karakter manusia dan hantu. Apalagi hantunya nggak menakutkan, hanya kondisinya saja yang mengenaskan sebelum meninggal.
Kim Seung-bum, seorang dokter ahli pengobatan tradisional di salah satu rumah sakit di Seoul. Mimpinya harus kandas karena gagal menjadi wakil direktur rumah sakit tersebut dan memilih membuka klinik baru di Kota Uhwa. Dia berpikir dengan Membangun klinik di depan toko obat tradisional, maka perlahan-lahan bisa menarik pasien-pasien toko obat tersebut pindah ke kliniknya, nyatanya dia salah. Kliniknya tetap sepi, hingga rasa penasaran membuatnya datang mengintip menjelang malam hari karena pasien terus berdatangan. Seung-bum sontak terkejut, karena semua pasien itu bukan manusia, melainkan hantu. - Alur cerita dan konfliknya seru. Karakter seung-beom yang mudah emosi dan mata duitan kerap membuat ibu Go, pemilik toko obat geram dan kesal bukan main. Selalu merecokinya dengan duduk di dalam tokonya. Di lain sisi, karena suatu kecelakaan mata batinnya seung-bum terbuka dan bisa melihat hantu. Awalnya pengelihatan tersebut membuatnya takut, tapi kini terbiasa. Karakter Go Soo-Jong, nenek tua yang telah lama berinteraksi dengan para hantu, membuat seung-bum ingin mencari celah bagaimana menarik pasien hantu ke tempatnya, karena ada hantu Gong-sil yang memberikan masukan. Manusia pasti memiliki penyakit yang terkadang tidak hanya bisa disembuhkan hanya dengan obat. tapi harus saling percaya, ketulusan dan bukan hanya demi uang dan validasi semata. Para hantu juga sama seperti manusia, mereka pun memiliki hal yang belum selesai di dunia, dan itu yang ingin diobati. - Salah satu yang aku suka adalah perkembangan karakter seung-bum yang terlihat jelas sekali tiap perubahannya. Sosoknya yang muda, 33 tahun yang mudah emosi, meledak-ledak, tidak mau kalah, egois dan mata duitan berubah menjadi lebih baik seiring melayani para hantu dan mengenal lebih dekat sosok Ibu Go. Meskipun cara cara bicaranya kadang sinis pada Seung-bum. Namun, dia senantiasa tak lelah mengingatkan Seung-bum kalau menghadapi manusia dan para hantu itu tidak sama, membaca karakter mereka. Membuatku yang awalnya nggak suka sama Seung-bum, kini lebih empati padanya. Karena dia benar-benar berjuang. Walaupun kadang selentingan pikiran pundi-pundi uangnya akan semakin banyak, yang kadang bikin kesal. Belum lagi Seung-bum memiliki asisten wanita, Lee Jung-mi, berparas cantik, peduli dan sabar menghadapi emosi Seung-bum yang meledak-ledak. - Terjemahannya enak banget. Gaya ceritanya menarik. Kali pertama baca karya penulis satu ini dan langsung suka beserta ide juga tema ceritanya yang diangkat. Pesan yang disampaikan penulis melalui karakter Ibu Go dan Seung-bum bagai bumi dan langit. Ketamakan, egois dan ambisi akan luruh oleh ketulusan dan kesabaran. - Aku baca buku ini dalam format Epub yang nyaman banget pas baca karena tulisannya memenuhi layar.
This entire review has been hidden because of spoilers.
It has been a really long time since I’ve read a book that’s just makes you feel good. Even the genre itself is called “Feel good”.
So the story is basically about a guy who gets caught for his коррупция лол. И из-за этого его выгоняют с больницы которая специализируется на восточной медицине. Потом главный герой, чтобы всем доказать какой он “отличный доктор” уезжает загород и открывает саою частную клинику там. ‘Клиника восточной медицины Сынбом’ которая названа в его честь. Рядом с его клиникой есть лавка травок в котором одна старая женщина тоже занимается восточной медициной. И с первого дня когда они встретились главный герой поссорился с ней из-за своего высокомерия. Но это всё не самое главное, потом выясняется что главный герой и та женщина которая присматривает за лавкой, обе могут видеть призраков. И так начинается наша история. Потом нам показывают их day to day life and some loree. It is really cozy, slice of life book.
Книга очень легко читается. Признаюсь у меня эта книга заняла где-то две недели но на самом деле всё это можно было закончить за два дня максимум. У меня была физическая копия и там 300 страниц но шрифт большой, есть разные рисунки, много полупустых страниц и из-за этого на самом деле сама книга не такая уж большая по объему. Книга чувствовалась как глоток свежего воздуха после сложного произведения Лермонтова.
Думаю книга по пятибалльной шкале где-то 3.7 или может даже ближе к четырём но как будто бы все шло очень быстро. В книге было три сюжетных проблем которые ну как бы хорошо что решились быстро но может быть надо было добавить побольше проблем или растянуть уже существующие проблемы. It really needed that expansion of the plot. We need more expansion on the characters. And the sudden romance between the MC and the female interest of the MC was not cool.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Selama baca ini rasanya benar-benar kayak lagi nonton drama. Terus aku juga keinget kdrama Hi Bye, Mama! soal hantu-hantu yang urusan di dunianya belum selesai atau masih memiliki keinginan.
Pas Seung-bum dikejutkan sama hantu selalu lucu, reaksi dia itu loh. Interaksi Seung-bum sama Soo-jung itu meskipun debatt terus tapi kerasa banget hangatnya, kayak ibu sama anak gitu. Terus ada Bibi Gong-sil juga, hubungannya sama Seung-bum lucu tapi erat juga. Seung-bum sama Jung-mi ini akshaksk banget, tipis banget kisah cinta mereka tuh, tapi Jung-mi tulus banget dan untung Seung-bum peka.
Petualangan Seung-bum menanggani keinginan hantu-hantu itu seru sekali. Apalagi yang patung Buddha itu, aku nggak nyangka banget.
Paling kerasa banget itu perkembangan karakter Seung-bum. Dia yang awalnya ketus dan pedulinya cuman uang dan uang, pas buka klinik di Uhwa dan ketemu Soo-jung dan hantu-hantu karakternya jadi melembut.
Suka sekali sama epilognya soalnya lucuuuu!!!
Aku sangat merekomendasikan ini bagi percintaan k-drama!!!
Bukunya bagus, bikin aku mewek di akhir-akhir 🥲🥲 Sampai kembali bergadang untuk habisin buku ini..
Sebenernya untuk trope cerita, alurnya sudah rada template, ya. Fokusnya ke character's journey, jadi tokoh utamanya bukan tipe karakter yang bisa disukai dengan mudah. Beberapa prinsip dibuat keliru karena itu perubahan itu yang akan di-achieve di ending cerita. Tapii, yang kucari memang bukan kebaruan cerita, tapi kehangatan yang diciptakan 🥹 And this book shows it well.
Di tengah harga buku yang membengkak di negara tercinta ini, I think this book is worth the price 🤗
Seung bum jadi karakter favorit ku nih. Dia itu sebenarnya baik cuma kurang pintar mengambil hati orang lain. Dan ngomongnya terlalu ceplas ceplos juga. Tapi berkat ketemu para hantu eh malah jadi lebih lembut dan peduli. Lucu sih. Sangking pengen bantuin para hantu eh kadang malah sial sendiri. Hihi
Hubungan sama nenek Soo Jung juga jadi harmonis. Yang tadinya rival malah jadi cucunya sendiri. Endingnya sangat mengharukan. Tapi sangat pas
Medicina orientale, arrivismo, denaro, fantasmi, delitti e castighi: c'e' un po' di tutto in questo romanzo coreano che forse resta un po' troppo vincolato alla lingua e alla cultura del suo paese per poter essere meglio valutato. La lettura scorre ma in maniera discontinua e senza troppo diventare avvincente. Ni.
super consigliato! una lettura bella, scorrevole, apparentemente leggera ma piena di significato. Dovremmo imparare a liberarci da soli dal nostro hun.
Karakternya Seung-beom ini sebenarnya ngakak walau di awal dia galak dan arogan tapi dia pinter rawat pasiennya. Apalagi kalo udh berduaan ama bibi Gongsil ngakak deh wkwkwk. Deskripsi hantunya menurutku cukup seram tapi fokus utamanya disini bukan tentang itu, nanti Seung-beom diminta memenuhi keinginan si hantu yg belum terwujud. Walau menurutku novelnya terasa flat sampai akhir tapi cukup seru karena ada komedinya.
La storia è dolce e inquietante al punto giusto. I personaggi sono un po’ unidimensionali, soprattutto il protagonista, che è insopportabile e monotematico per il 95% del libro. Ma ci sono tanti personaggi secondari che danno colore. Alcuni dialoghi sembrano poco realistici, forse a causa della difficile traduzione. Soprattutto, ci sono un sacco di parolacce senza motivo, che non mi aspettavo essendo abituata allo stile giapponese più sobrio… Ogni tanto sembrava veramente di leggere il copione di una soap coreana. Avrei preferito meno “slang” e più atmosfera culturale, che invece è appena accennata.