Jump to ratings and reviews
Rate this book

Fantasteen: Lucid Dream

Rate this book
KALIAN YAKIN, MASIH INGIN SEPERTI AKU?


Aku menceritakan hal ini kepada teman-temanku, tapi mereka malah ketakutan. Kemudian, mereka mulai mengataiku sinting. Dan parahnya, kini aku sendirian. Teman-temanku yang manusia ternyata lebih mengerikan daripada makhluk halus yang kuhadapi. Masih lebih baik satpam tanpa kepala yang kutemui di koridor, atau guru IPA yang kepalanya di laboratorium ... atau ... siswa yang lehernya tergantung di ruang musik. Satu-satunya manusia yang waras adalah Chris. Dia tercipta sama denganku. Bahkan, kemampuan supernaturalnya lebih keren daripada aku. Kami berdua sepakat untuk menguak rahasia kemampuan aneh kami. Namun, semakin banyak kami mencari informasi, semakin banyak makhluk halus gentayangan yang menyerang kami. Haruskah kami lanjutkan? Eh, tunggu .. apa itu di belakangmu?

168 pages, Paperback

First published September 1, 2013

88 people are currently reading
1199 people want to read

About the author

Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

28 books1,431 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
446 (46%)
4 stars
370 (38%)
3 stars
112 (11%)
2 stars
18 (1%)
1 star
14 (1%)
Displaying 1 - 30 of 203 reviews
Profile Image for Zulfy Rahendra.
284 reviews76 followers
December 24, 2016
Entah kenapa ini ceritanya yang paling embuh buat saya. Ceritanya sederhana banget, gampang diikutin (saya kelar baca ini sekali duduk), tapi agak terlalu kentara 'boong'-nya. Terlalu mimpi. Jadi malah ga kena spookynya ke saya. :((

Khas Ziggy-nya, yang kasih cukilan cukilan informatif, masih ada di sini. Ga kayak Teru-Teru Bozu yang spesifik bahas urban legend sama forklore Jepang atau Ghost Dormitory yang cuma bahas Stolen Generation, info-info di buku ini cenderung random. Dan info itu, saya nangkepnya, ga dilebur di dalam cerita tapi dibentuk jadi tokoh Christhoper Locket yang jenius. Dia ini kayak akun @infolengkap dalam bentuk manusia. Mau ga mau saya agak kecewa. Abis kayak maksa mau informatif tapi kurang halus caranya. :((

Kebantu banget sama twist keren di akhir bukunya. Masih aja jago abis bikin cerita mbaknya ini..
Profile Image for Rif.
279 reviews35 followers
January 21, 2015
Berlebihan nggak sih kalau aku beri 5 bintang untuk buku ini? Akhir tahun lalu aku beri 4 bintang untuk "Teru Teru Bozu", dan buku ini.. menurutku lebih bagus daripada itu. 4,5 deh(?)

-----EDIT-----
Ini cerita tentang seorang anak perempuan yang kehilangan penglihatannya akibat sebuah kecelakaan. Anak itu kemudian menjalani operasi kornea mata(?) yang menyebabkannya dapat melihat hantu-hantu. Karena kemampuan barunya tersebut, ia pun dijauhi oleh teman-temannya, di-bully, dan menjadi paranoid. Hingga akhirnya, keluarganya memutuskan untuk pindah rumah.

Di kota barunya, anak itu menemukan seorang teman yang memiliki kemampuan serupa. Bedanya, si teman itu hanya bisa mendengar suara hantu. Masalahnya adalah..

...banyak tanda 'koma'. Nggak separah di "Teru Teru Bozu" sih, tapi berikut contohnya:
"Benar-benar, deh, kenapa, sih, kalau kamu berlari di koridor sesekali saja?" - hlm. 109
"Aku, sih, tidak kaget, jadi kubiarkan dia duduk di sana sebentar, sementara aku mulai melangkahi orang-orang yang terluka dan pingsan." - hlm. 147

Selain koma, ada hal yang lebih mengesalkan: catatan ilustrasi (hlm. 116 dan 138). Ilustrasinya sih oke, tapi catatan di ilustrasinya itu lho!

Di luar hal itu, ceritanya lumayan.. banyak plot twist. Suka karena plot twist-nya bertingkat!
Profile Image for Aldrina.
84 reviews15 followers
March 10, 2022
Lucid Dream bercerita tentang seorang anak indigo bernama Nadine Harper yg mengalami kecelakaan mobil hingga menghilang kemampuan melihatnya, hingga suatu saat Nadine dapet pendonor kornea. Nadine sekeluarga pindah ke daerah baru, hal tersebut menyebabkan Nadine harus pindah sekolah. Di sekolah baru Nadine bertemu Chris, dan mereka mengalami banyak kejadian menarik..

Lucid Dream berisi kegiatan sehari2 Nadine setelah dapet donor kornea; gimana kegiatannya di sekolah dan pengalaman supranatural apa yg dia alami.

Mnrt w buku ini ga seserem itu, tpi emang cukup grafis. Alurnya juga bisa dibilang cepat sehingga pembaca ga bosen. Selain kejadian2 menarik, banyak jg trivia menarik dan kutipan omongan orang di buku ini yg banyak diutarakan sama Chris.

Chris jg tokoh yg menarik. Selain digambarkan sbg bocah indigo, penulis menggambarkannya sebagai anak bocah genius yang nyentrik di kalangan murid sekolah tsb.

Sepanjang pengalaman membaca, pembaca akan disuguhkan kegiatan berburu hantu dan pengalaman penglihatan mahkluk tak kasat mereka di sekitar lingkungan sekolah, diselingi perjuangan mereka mengungkap apa yg terjadi di hari operasi kornea mata itu (iya, di cerita Chris jg diceritakan pernah operasi kornea mata)

Memasuki bab2 akhir, pembaca akan disuguhkan dengan rentetan penjabaran yang sebenarnya dan ending yang menurut w cukup memembagongkan.
Profile Image for Regina Putri.
11 reviews
December 7, 2014
Keren banget ceritanya
Ending nggak terduga,disaat kita terlena sama ke-so sweet-an dalam cerita
Buku horor yang nggak seberapa nyeremin,lebih ngajak pembaca berpikir sama menyelidik
Alurnya gampang diikutin,suasananya hidup,tokohnya punya karakter kuat sama khas
Nadine Abigail Herper punya kemampuan lihat hantu habis operasi mata.Dia habis kecelakaan,kayaknya ada sesuatu sama donor matanya.
Christopher Locket teman barunya juga punya pengalaman sama,bisa lihat hantu setelah dapat donor mata bahkan bisa dengar suara hantu.
Mereka pun cari tahu apa penyebab mereka jadi begitu dan cara keluar dari masalah sama hantu-hantu.
Banyak quote keren yang jarang kutemui dibuku2 yang biasa kubaca,ada sisi pengetahuannya juga dibidang sains.
Asyik deh bacanya,nggak ngebosenin,seru juga.
Meski ngeselin banget,tapi endingnya bener2 nggak terduga
Tahu kan artinya Lucid Dream?Berkaitan erat sama ceritanya.Silakan baca,nggak bakal rugi.Soalnya bisa dapet hiburan sekaligus ilmu baru :)
Profile Image for Lia.
255 reviews1 follower
November 25, 2021
Bukan Ziggy namanya kalau tidak membuat cerita yang sangat mencengangkan 😂. Meskipun bisa dibilang bahwa aku terlambat membaca buku ini (buku ini rilis 2013, tahun aku baca 2021), tapi vibes dan ciri khas Kak Ziggy dari dulu sampai sekarang masih terasa sekali.

Buku Lucid Dream ini sendiri memiliki cerita yang sangat ringan, menegangkan dan akhir ceritanya bikin kaget karena nggak nyangka banget 😂. Jadi, jangan berekspetasi apa-apa saat membaca buku ini, ikuti alurnya saja dan kalian pasti akan mampu merasakan sensasi terkejut seperti yang aku rasakan 🤣.

Dengan senang hati aku akan merekomendasikan buku ini ke semua orang!~ yuk dibaca yuk!
Profile Image for zah.
485 reviews
July 1, 2020
3.7 stars.

whoa ... mengejutkan. pertama kali aku ngelirik buku ini, itu waktu kelas 9 SMP. Saat itu, aku cuma meminjam buku temanku, dan ternyata ada bagian yang cetakannya tiba-tiba hilang, dan itu di bagian-bagian akhir pula. Sedih banget padahal mau tahu akhirnya bagaimana. Sekarang, memoriku saat pertama kali baca pulih kembali, dan akhirnya aku tahu gimana buku ini berakhir. WOW. aku ga nyangka kalo si penulis bisa buat plot twists yang cukup engaging dan sukses bikin aku gabosen-bosen buat lanjut baca sampai kelar on one sitting.

i don't want to spoil anything in case you haven't read it yet, but you should. Iya sih, buku ini emang ditargetkan khusus buat kalangan anak muda, khususnya remaja karena ya ... pertama, karakter-karakternya juga muda, bahasa yang digunakan juga ringan banget dan gaul kadang-kadang bagi yang enggak terbiasa dengan kosakata yang berat, juga plotnya simple, ga ribet dan on point!

bagi yang belum, coba baca ya !! hehe^^
Profile Image for way.
22 reviews1 follower
December 14, 2016
best horror ever! alurnya bener bener nggak ketebak. pokoknya keren abis! tokohnya semuanya loveable banget (paling wubwi buat chris honey gosh!) pokokny suka banget. segalanya tertata rapi mulai dari alur sampai kebahasaan. KAK ZIGGY DEBES!!!!!
Profile Image for Laven.
347 reviews15 followers
November 12, 2022
"Ketika kita berdua berpisah, dalam kesunyian dan dalam tangis, separuh patah hati untuk mengakhiri tahun-tahun ini, pipimu memucat dan dingin, lebih dingin lagi ciumanmu; sungguh ketika itu dapat diramalkan kesepian seperti ini..."

Ketika akhirnya semuanya bisa dimengerti, perasaanku masih nggak tega. Karena aku ingin mereka berdua bertemu lagi, tapi ternyata buku ini menambah jajaran buku kak Ziggy dengan ending asdfghjkl.
Profile Image for Nitaf.
143 reviews2 followers
July 15, 2023
Entah kenapa walau dikasih twist-twist kayak gitu, aku ngerasa penyampaiannya kerasa flat aja.
Tapi aku suka sih sama karakter Chris yang doyan ngasih trivia itu.
Profile Image for Unn Lovegood.
259 reviews1 follower
Read
July 9, 2024
@unn.withbooks

well.. it's not great, but not that bad.
plot twistnya mantap sih.
Profile Image for Eve.
5 reviews
June 9, 2022
Novel ini sangat bagus dan kelihatan sekali kalau persiapaan nya sudah matang. Novel ini telah membuat saya terkagum apalagi plot twist yang ada di akhir cerita. Jadi untuk teman-teman yang mau baca, AYO! Saya sangat rekomendasikan buku ini.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Zia Nazaliah.
146 reviews4 followers
March 13, 2024
Sumpah, salah satu buku fiksi misteri-horror favorit aku keknya!! aku suka banget sama plot twistnya!!! 🤤. Kek awalnya ga kebayang ternyata akhirnya bakal gitu.... ceritanya seru dan bikin nagih baca, kak Ziggy emang keren banget siii :") aku suka banget dengan buku yang membawa "sesuatu" yang baru didalamnya. Disini banyak banget istilah² baru dari si chris. Buat yang belum tahu, lucid dream itu adalah ketika seseorang sadar bahwa ia sedang bermimpi. Disini diceritakan kisah mengenai Nadine Harper dan Christoper Locket tentang petualangan ghosbusternya, penglihatan indra keenam mereka dengan melihat hantu, dll.

• Kutipan:
🔍 KAMUS CHRISTOPER LOCKET 🔍
🔮 Zugzwang = istilah untuk menggambarkan situasi saat tidak ada pilihan menguntungkan.
🔮 Serendipity = keberuntungan yang menyenangkan.
🔮 Zemblanity = keberuntungan yang tidak menyenangkan.
🔮 Pandikulasi = meregangkan badan dan menguap dalam satu seri.
🔮 Groaking = memperhatikan orang makan dan berharap akan diberi.
🔮 Philtrum = jarak antara hidung dan bibir
🔮 Filip = menjentikkan jari.
🔮 Rapport = hubungan yang terbentuk karena dua orang merasa punya banyak kesamaan.
🔮 Propinquity = hubungan yang terbentuk karena dua orang sering bertemu.
🔮 Hypnagogia = keadaan kamu tidak sepenuhnya sadar, namun tidak tidur.
🔮 Hati fungsinya untuk menyaring racun. Kamu jatuh cinta karena hipofisia - dan bisa juga gravitasi. Perasaan dikontrol oleh otak; hipofisis yang bertanggung jawab memproduksi endorfin dan membuatmu senang.
🔮 Ingatan dipenuhi perasaan; perspektif dipengaruhi perasaan.
🔮 Buat setiap detik berharga.
🔮 Mencken berkata, hidup manusia selalu tidak masuk akal dan sering menyakitkan, meskipun pada akhirnya tetap saja mereka menarik.
🔮 William hazlitt = seni kehidupan adalah untuk tahu cara untuk sedikit menikmatinya dan untuk banyak menanggungnya.
🔮 Itulah alasan kenapa Tuhan membiarkanmu lahir lebih dahulu karena aku tidak akan tahu cara menjalani dunia tanpa ada kamu didalamnya. Tidak peduli seberapa jauh kita terpisah sebelum bertemu, keberadaanmu di dunia adalah apa yang membuatku tetap bertahan hidup. Meskipun kita berpisah jauh, kamu yang meyakinkanku untuk tetap bertahan. Kita akan bertemu dan bertahan menjalani hidup dengan semua penderitaan yang kualami, akan jadi harga yang pantas untuk dibayar demi pertemuan kita.
Profile Image for senyumcerah.
12 reviews1 follower
January 20, 2022
Another ziggy book

Cuman kali ini cuma dapat 3.5 bintang.

Ceritanya keren sih untuk buku anak-anak. Menceritakan tentang Nadine yang tiba-tiba bisa ngeliat hantu setelah mendapat donor mata waktu dia kecelakaan di umur 5 tahun. Kemudian pas SMP dia ketemu Chris yang juga punya indera keenam seperti dirinya. Namun, ternyata dua anak ini punya keterkaitan satu sama lain.

Twisted pertama ngga terlalu ngagetin sih, twisted kedua lumayan. Tapi karena ekspektasi saya sudah tinggi, jadinya twisted-nya terasa biasa aja. Tapi kalau dibaca anak-anak remaja pasti masih bisa bikin ternganga-nganga.

Untuk kesan horornya gak begitu kerasa lebih kerasa petualangannya(?). Banyak pertanyaan habis baca ini, hehe. Tapi twisted-nya itu yang jadi kekuatan dari buku ini karena doi juga terkenal karena hal tersebut.
Profile Image for R-Qie R-Qie.
Author 4 books9 followers
April 24, 2020
Nadine kehilangan penglihatannya setelah mengalami kecelakaan saat berusia lima tahun. Namun tak lama ia mendapat donor kornea mata yang membuatnya tak hanya bisa kembali melihat tapi juga kemampuan baru melihat makhluk halus. Ia pindah ke sekolah baru mengikuti penugasan ayahnya. Tak seperti di sekolah lama di mana ia dikucilkan karena melihat hantu, di sekolah baru tak ada seorang pun yang tahu kemampuannya kecuali Chris, cowok hiperaktif yang juga memiliki kemampuan supernatural. Keduanya pun bekerjasama menguak rahasia di balik kemampuan mereka.

***

Kisah sederhana yang dikemas cerdas dan menarik. Ciri khas Ziggy membuat pembaca menemukan kosakata dan istilah-istilah tak familiar melalui narasi maupun dialog. Karakter para tokohnya kuat. Di awal alurnya terbilang tenang tapi tetap membuat penasaran. Hingga tiba pada peristiwa yang terbilang aneh dan terkesan mendadak. Membuat saya bertanya-tanya: kok gini, sih? Tapi kemudian semua terjawab melalui plot twist berlapis sampai ke ending. Empat bintang.

***
11 reviews
April 3, 2021
Sekali duduk rasanya sulit lepas dari tiap halamannya saking bikin penasaran. Alurnya sulit ditebak, banyak plot twist, narasinya tidak membosankan, dialog-dialog antar tokoh nya mengalir. Saya benar-benar seperti menyaksikan sosok Nadine dan Chris yang benar-benar nyata, dan menyelami perasaan mereka berdua. Tentang ketakutan yang dua anak itu alami, hal-hal menyeramkan yang mereka saksikan, duka mendalam, dan tentu saja betapa manisnya persahabatan yang benar-benar tulus. Dua orang yang merasa saling terhubung lalu terlibat dalam konflik supranatural yang mendebarkan sekaligus menegangkan.

Chris usia 14 tahun benar-benar berhasil membuat saya terpikat. Kepribadiannya unik. Dia dewasa tapi juga jenaka. Dan itu terjadi tentu saja karena dia jenius. Kemudian Nadine, yang diawal cerita sempat saya anggap sebagai tokoh protagonis ternyata menyimpan banyak misteri yang di akhir membuat saya tidak habis pikir. Ah gila sih mba Ziggy bisa meramu imajinasi, pengetahuan dan pesan moral dalam sebuah cerita yang apik seperti ini.
Rate 5/5.
Profile Image for Clavis Horti.
125 reviews1 follower
April 16, 2024
Nadine merasa seperti terjebak dalam skenario film horor hidup ketika serangkaian kejadian misterius mulai mengelilinginya pasca kejadian tragis itu. Alih-alih menjadi teman seperjuangan, reaksi teman-temannya justru mengejutkan: mereka menjauh dan meninggalkannya dengan stigma sebagai si sinting Nadine. Paradoksnya, kehidupan sosialnya yang nyata jauh lebih menakutkan dibandingkan dengan makhluk gaib yang kini mulai menampakkan diri di kehidupan Nadine.

Namun, takdir berputar ketika keluarganya memutuskan untuk pindah, membawa Nadine ke sebuah kota baru dengan kejutan yang lebih besar. Di sana, dia bertemu Chris—orang yang tak hanya memiliki keunikan serupa dengannya, tapi juga kemampuan supernatural yang lebih dahsyat.

Didorong oleh rasa penasaran dan tekad yang kuat, Nadine dan Chris memulai perjalanan penuh tantangan untuk mengungkap rahasia di balik keanehan yang mereka miliki. Namun, apa yang mereka temukan justru membawa mereka ke dunia yang lebih gelap dan berbahaya. Di tengah pencarian mereka, makhluk halus berbahaya menunggu di setiap sudut, dan tentunya dengan niat yang tidak ramah. Akankah mereka berhasil memecahkan misteri ini, ataukah mereka akan terjebak dalam kegelapan selamanya?

Fantasteen: Lucid Dream karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie adalah sebuah karya yang menakjubkan, berhasil menarik perhatian saya sejak halaman pertama. Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie berhasil menciptakan sebuah alur cerita yang memikat dengan gaya bahasa yang unik, segar, dan sangat mudah dipahami. Kata-kata yang digunakan terasa begitu hidup, mengalir dengan alami dan menarik pembaca untuk tenggelam lebih dalam ke dalam cerita.

Buku ini berhasil menciptakan atmosfer yang begitu mendalam, sehingga saya merasa sulit untuk meletakkan buku ini bahkan hanya untuk sejenak. Setiap bab, setiap adegan, dan setiap dialog di dalamnya memiliki daya tarik tersendiri, membuat saya ingin terus meneruskan perjalanan membaca hingga menemukan akhir cerita yang memuaskan. Rasanya seperti berada dalam sebuah mimpi yang begitu nyata, di mana waktu berlalu begitu cepat dan Anda tidak ingin bangun.

Selain itu, buku ini juga sangat cocok bagi mereka yang mencari bacaan yang dapat dinikmati dalam sekali duduk. Alurnya yang cepat dan penuh dengan twist membuat pembaca tidak dapat berhenti mengikuti setiap petualangan yang dihadapi oleh tokoh utamanya. Setiap halaman penuh dengan kejutan, misteri, dan pertarungan antara realitas dan imajinasi.

Buku ini menawarkan nuansa yang berbeda dari karya-karya lokal kebanyakan. Dalam Fantasteen: Lucid Dream, Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie berhasil menciptakan sebuah atmosfer yang begitu internasional, meskipun buku ini adalah karya orisinal Indonesia. Setiap elemen, mulai dari tokoh, latar, hingga plot cerita, dirancang dengan sangat mendetail dan otentik, menampilkan kualitas yang sering kali kita temukan dalam buku-buku terjemahan. Namun, yang menarik adalah fakta bahwa buku ini bukanlah hasil terjemahan, melainkan benar-benar karya asli dari seorang penulis Indonesia yang berbakat.

Keunikan ini, menurut saya, adalah salah satu daya tarik utama dari buku ini. Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie tampaknya memiliki keahlian khusus dalam menciptakan narasi yang bisa menembus batas-batas kultural, sehingga dapat dinikmati oleh pembaca dari berbagai latar belakang. Hal ini saya temukan juga dalam karya lainnya, seperti My Name is Luca: Gadis Kecil yang Dicintai Kegelapan, yang menampilkan nuansa yang mirip dengan buku-buku terjemahan, namun tetap mempertahankan esensi khas dari karya-karya lokal.

Dengan label Fantasteen, yang merupakan kumpulan novel bertema fantasi dan horor yang spesifik ditujukan untuk remaja berusia 13 hingga 18 tahun, buku ini memang ditargetkan untuk menghentak jiwa para pembaca muda. Namun, menurut saya, daya tarik buku ini tidak hanya terbatas pada kalangan remaja saja; buku ini mampu memikat hati pembaca dari berbagai usia.

Gaya bahasa yang digunakan dalam buku ini begitu segar, dinamis, dan penuh energi, menghidupkan setiap halaman dengan cerita yang memukau. Pembaca akan terbawa dalam aliran cerita yang cepat, tanpa jeda yang membosankan. Plot cerita yang menegangkan dan penuh aksi berhasil diselipkan dengan sempurna dengan elemen-elemen fantasi dan horor yang memikat, menciptakan sebuah kombinasi yang memikat dan memastikan bahwa pembaca akan terus berada di tepi kursi mereka.

Saat saya memulai petualangan membaca Fantasteen: Lucid Dream, saya sama sekali tidak memiliki ekspektasi apa yang akan saya temui. Namun, begitu saya mulai menyelami alur cerita, saya disambut oleh sebuah dunia yang begitu unik dan mengejutkan. Kreativitas dan imajinasi penulis benar-benar membuat saya terperangah. Setiap halaman penuh dengan kejutan, dan bahkan hingga ke titik terakhir, buku ini berhasil mempertahankan momentum ketegangan dan kejutan, memastikan pembaca terus terlibat dan terhibur.

Sebagai seorang pembaca, saya benar-benar menikmati setiap momen dalam buku ini dan merasa terhubung emosional dengan karakter serta alur cerita yang ditampilkan. Oleh karena itu, bagi siapa saja yang mencari petualangan literasi yang menarik, inovatif, dan penuh kejutan, saya sangat merekomendasikan Fantasteen: Lucid Dream.
1 review
May 17, 2015
Awalnya aku agak bingung dgn alurnya ... tp setelah aku baca ulang .... aduh ... nyeremin + keren sekali ceritanya :3 ...
Profile Image for rass.
16 reviews
July 4, 2021
Kagett!!!! O-O^
Aku udh terlanjur larut dalam ikatan kemistri—bener ga ya tulisannya begini?—antara Chris dan Nadine. Loh, tapi kok plot twist? Hahaha. Klimaksnya seruu btw.
Aku kasih rate 4, meskipun masih ada beberapa bagian yg kurang nendang dan kurang bikin deg-degan, tapi overall ceritanya asik dan nagih.
Oiya, setelah selesai baca, karena masih ada sisa waktu peminjaman—iya, aku baca di iPusnas—aku berinisiatif baca ulang buat lebih mahamin cerita dan segala twist-nya, dan ya.. cukup make sense dan bikin "Oalah.. ternyata begini" dan "iya juga ya.." wkwkwk.
Aku mau share beberapa bagian dari buku ini yang cukup menyita perhatianku. Mungkin akan sedikit spoiler, jadi silahkan di-skip aja ya.

- "Tidak peduli berapa banyak lampu yang kuhidupkan, semuanya tetap gelap. Tapi kini, aku punya alasan lain untuk takut."
"Itu. Anak yang duduk di ruang tunggu itu.
Sebelah kepalanya remuk."

- "Guru bahasa masuk dan memperkenalkan diri—Bu Moore. Tepat ketika dia menyelesaikan perkenalan dirinya, pintu terbuka lagi dan seorang anak lelaki masuk. Dia memakai kacamata besar, dan yang mengejutkan, lensa kacamatanya berwarna hitam. Ransel tersampir di pundaknya. Tangan kanannya dilapisi sarung tangan masak dan memegangi roti, sementara tangan kirinya memegangi obor masak. Sepertinya, dia tidak sadar membawa kedua benda itu di tangannya. Tapi begitu sadar, dia langsung menyalakan obor dan membakar rotinya dengan buru-buru—Bu Moore tampak cemas—kemudian buru-buru dia memakan rotinya."

- "Jutaan makhluk halus berjalan di bumi; tidak terlihat, ketika kita terbangun dan ketika kita tertidur.” Dia tersenyum, meletakkan apelnya di meja. “John Milton, Paradise Lost IV, 677-678.”

- Ketika aku berjalan pergi, aku bisa mendengar dia berteriak, “BUANG SEMUA MAKANAN CINA DI MEJA! KITA DAPAT MAKANAN BUATAN RUMAH! ATAU KITA MAKAN SAJA DUA-DUANYA! KITA SPARTAAA!”

- “Fajar kelabu merekah, sangkakala pemburu terdengar di bukit, burung dengan sayap cahayanya mengguncang embun yang terang—apakah kaumasih tidur? Sudahkah kaulupa seberapa cepat kita harus mengakhirinya? Sudahkah kaulupa hari ini kita harus berpisah? Mungkin untuk bertahun-tahun dan mungkin untuk selamanya; mengapakah kau terdiam, suara hatiku?” Chris terisak. “Louisa Crawford.”

- "Ya, Christopher Locket, kamu memang genius. Kamu genius dalam seni kehidupan. Kamu bisa menanggung luka—banyak, banyak luka. Dan kamu akan menanggung lebih banyak lagi luka—dalam mimpimu."

*Worth to Read!
Profile Image for Sal sczophrn.
66 reviews4 followers
January 8, 2023
Ini buku sudah pernah aku baca saat aku masih di bangku SMP. Saat itu aku masih belum tahu dan mengerti dengan konsep lucid dream. Salah satu alasan yang membuatku membaca buku ini karena aku memang saat itu berburu buku Fantasteen. Aku membacanya dari perpustakaan daerah, kurasa. Aku lupa di mana tepatnya aku meminjam buku ini karena beberapa minggu lalu aku mencoba mencarinya lagi di perpustakaan yang sama tetapi hasilnya nihil.

Kemudian akhir-akhir ini aku merasa ingin membaca cerita ini lagi. Kurasa karena aku sudah sepenuhnya paham dengan konsep lucid dream. Tapi sungguh, perjuangan mencari buku ini ternyata lumayan sulit. Aku mencarinya di olshop tetapi sudah tidak dijual dari official store nya dan akhirnya aku menemukannya di iPusnas. Butuh beberapa minggu untuk mengantre dan butuh keberuntungan untuk mendapatkannya.

Tapi satu hal yang membuatku cukup bingung ketika melihat cover dari buku ini. Seingatku, buku dengan judul Lucid Dream ini berbeda; memiliki cover dimana terdapat visualisasi 3 orang, yaitu dua laki-laki dan satu perempuan. Setelah membacanya pun aku merasa tidak ingat pernah membacanya cerita semacam ini meski samar-samar aku tahu cerita/plot ini. Tapi ingatanku seakan mengatakan hal lain. Aku juga mencari buku dengan judul yang sama tetapi dengan cover yang berbeda tetapi nihil juga. Entah ingatanku yang sudah rusak atau semacam Mandela Effect saja.

Alasan aku ingin membaca buku ini adalah karena aku sebelumnya terobsesi dengan lucid dream. Hingga beberapa bulan belakangan, aku sudah tidak bisa melakukannya lagi. Mungkin sejak kesibukan kuliah. Kata psikologku, lucid dream yang aku lakukan cukup berbahaya karena lama-kelamaan aku juga jadi tidak bisa membedakan dunia asli dan dunia mimpi, seperti film Inception, mungkin.

Tapi tentang buku ini, aku cukup menikmatinya. Aku habiskan dalam satu malam saja, karena tidak terlalu tebal. Tulisan dari Ziggy juga cocok denganku. Bisa dibilang buku ini merupakan buku Ziggy yang pertama kali aku baca. Meski ending dari cerita ini agak membingungkan. Aku sendiri punya teori sendiri tetapi aku tidak yakin teoriku ini bermaksud sama seperti yang penulis ingin sampaikan.

Overall, cerita ini cukup menyenangkan. Detail dari penggambaran juga lumayan bisa dibayangkan. Meski banyak tanda baca yang berantakan, mungkin karena aku membacanya melalui e-book di iPusnas. Karena pada bab awal aku sempat membacanya di Playbook dan semua tanda baca dan penempatan juga masih bagus.
Profile Image for tïmmyrèvuo.
204 reviews2 followers
February 1, 2024
Ziggy never fails to dazzle me! With each book, this author keeps me hooked and surprised. Her perspective is pure genius, often told through the innocent eyes of children yet brimming with profound insight. How utterly delightful!

Enter Nadine, our protagonist, with a twist—she sees the world through a sixth sense gifted by a corneal injury. But receiving a donor's eye unveils a chilling reality: she can now see eerie entities lurking around. Nadine's fear spreads like wildfire, drawing bullies to her side until fate intervenes with a move to a new city. Here, she encounters Chris, who shares her supernatural gift with a twist—he hears heartbeats, thoughts, and spirits' voices. Their bond kickstarts a journey of self-discovery and the unraveling of their extraordinary abilities.

Let me pause and insert a shriek here because, goodness gracious, this book had me peeking through my fingers! The vivid descriptions made me stay, my heart racing, and occasionally check over my shoulder. Nadine finding solace in her newfound friends warmed my heart, especially in a world where acceptance can be scarce.

Every nuance of this tale had me utterly captivated. From the spine-tingling tension to the nail-biting fear and even the occasional squirm of discomfort as Nadine and Chris unearthed their pasts. And just when I thought I had it all figured out, bam—plot twist alert! That heart-wrenching moment near the end, where separation loomed, had me clutching the pages. I was convinced Nadine wasn't real—until the author pulled off the ultimate mind-bender. Nadine, the mastermind behind it all? Madness! I had to re-read those final chapters thrice to let it all sink in. Talk about a plot twist that knocks your socks off!

But it's not just the plot twists that hooked me; it's the characters themselves. Chris's unwavering loyalty is a testament to Ziggy's prowess in crafting relatable and compelling protagonists. Even when Chris's stubborn denial frustrated me, I couldn't help but empathize with his plight—a victim of love's blindfold and the intricacies of fate.

This book, oh, it's a gem! And to think it's teen-lit—where was Ziggy when I was a teenager? I'd have been head over heels, collecting his books like rare treasures. Bravo, Ziggy, you've crafted another masterpiece that'll linger in my mind for years.
Profile Image for zheitama.
11 reviews2 followers
November 19, 2019
“Mungkinkah ini yang terjadi? Mungkinkah ini semua cuma mimpi?”

Judul yang tentu telah memberitahukan konflik sesungguhnya dalam cerita ini. Setting pembuka menunjukkan Nadine ‘Abigail’ Harper berusia lima tahun, dengan penceritaan dongeng anak kecil bahagia di tengah-tengah keluarga sempurna. Selanjutnya, arah cerita dibanting, dan indra keenamnya membuat kontras dua sisi usia, pun tidak sesuai dengan judul yang saya terka-terka. Kenapa jadi penuh penampakan dan penggambaran makhluk tak kasatmata?

Sesudahnya, Nadine pindah sekolah dan bertemu Christopher Locket. Adiknya bernama Robin, dan ibunya (yang telah meninggal) bernama Winnie—sayang, ayah mereka tidak bernama Pooh. Karakter Chris yang hiperaktif, kelewat aneh, dan jenius menjadi bumbu tersendiri di balik pengelihatan seram Nadine. Dan—oh, dia juga punya lebih banyak indra dibanding Nadine.

Tidak tahu harus berkomentar dari mana, entah saya membacanya ketika sedang tidak ingin atau memang ceritanya tidak sesuai ekspektasi saya. Banyak lubang pada cerita, mulai dari Nadine yang seharusnya bisa melihat kakeknya sejak awal, juga bagaimana hantu-hantu itu berusaha menyadarkan Chris. Akhirnya memang dibuat kontradiksi, tetapi sosok Chris yang seharusnya tidak ada, malah tetap terbangun dari koma. Sebetulnya Chris dan Robin mengalami mimpi yang sama, tetapi keduanya memiliki konklusi yang berbeda.

Terlepas dari lubang-lubang pada plot, Lucid Dream memiliki gaya berkisah yang mengalir dan mudah dibaca bagi seluruh kalangan. Penokohan Chris yang konyol, taburan kelakar, diikuti ‘normal’nya Nadine adalah aspek-aspek yang saya sukai dari novel ini. Twist di akhir memang menarik, tetapi tidak serta-merta membuat saya ‘wah!’ begitu. Setidaknya, Ziggy menyampaikannya dengan ringan dan mudah dipahami, namun tetap khas, sesuai dengan cita-citanya untuk menjadi penulis anak. 3.8 dari 5 untuk Lucid Dream dan tangan terampil Ziggy!
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Tika Nia.
226 reviews4 followers
October 10, 2022
"Bagaimana kalau aku yang merupakan bagian dari mimpi? Bagaimana kalau aku tidak nyata, tidak eksis di dunia?"

💭 LUCID DREAM 💭
✍🏻 Penulis: Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie @zeabrizkie
📕 Penerbit: Dar! Mizan (Fantasteen) @darmizananak
📆 Tahun Terbit: 2013
🔖 Genre: Horror, Fantasy, Mistis
📱 Baca di apk @ipusnas.id

Kecelakaan itu terjadi saat Nadine berusia 5 tahun. Sejak saat itu, tiba-tiba Nadine memiliki kemampuan luar biasa. Dia bisa melihat makhluk astral! Lantas dia dianggap aneh dan dikucilkan saat menceritakan itu pada teman-temannya. Lebih parah lagi, beberapa temannya tega menyiksanya. Sungguh Nadine menjadi korban bullying sejak masa kanak-kanak!

Ketika SMP, Nadine dan orang tuanya pindah ke kota lain. Tentunya Nadine memiliki harapan baru atas kehidupan yang lebih baik di kota ini.

Harapannya terwujud ketika Christopher Locket mengajaknya berkenalan. Cris adalah seorang indigo yang mampu mendengar suara hantu, suara hati dan suara-suara lain dalam radius yang jauh. Satu lagi, Cris juga bisa melihat makhluk astral seperti Nadine!

Apakah ini keberuntungan yang menyenangkan atau keberuntungan yang tidak menyenangkan? Ternyata mereka sama-sama bisa melihat makhluk astral setelah transplantasi mata! Dan itu sama-sama terjadi saat mereka berusia 5 tahun. Apakah ini kebetulan saja?

Rasa penasaran membuat Nadine dan Cris mencari tahu tentang ini. Mereka membaca banyak buku dan menanyai hantu-hantu di sekolahnya.

Apakah mereka berhasil menemukan jawabannya? Apakah keputusan untuk bertanya pada hantu adalah keputusan yang benar? Sebelumnya mereka sama sekali tak pernah berbicara dengan hantu.

💭💭💭
Menurutku Ziggy begitu pandai merangkai kata sehingga novel ini terasa ringan. Secara keseluruhan aku sangat menikmati alur ceritanya. Plot twistnya benar-benar menjadi kejutan, tak terpikirkan! Walaupun aku bukan penggemar genre horror, tapi menurutku ini novel yang menarik (sekaligus tidak terlalu menyeramkan)😄
Profile Image for Gayatri.
94 reviews4 followers
August 21, 2021
Banyak yang bilang bagus, akhirnya penasaran buat baca.

Nadine yang mengalami kecelakaan mobil menyebabkan ia buta dan akhirnya mendapatkan donor kornea mata. Entah kenapa dengan kornea matanya yang baru, Nadine mendapatkan kemampuan melihat makhluk halus atau biasa disebut indigo. Masih di fase menjadi indigo noob, Nadine sering cerita ke teman2nya mengenai hal yang ia alami namun, seperti yang sudah diduga saudara2, Nadine dibilang aneh, bahkan gila. Merasa stress, Nadine pun pindah sekolah dan bertemu Christopher Locket yang membuat hidupnya tambah stress. Ternyata oh ternyata, Chris pun memiliki kemampuan serupa yang lebih kuat, yaitu ia bisa mendengar suara2 yang berjarak sangat jauh sekalipun dan memiliki empati yang tinggi karena bisa merasakan emosi dan perasaan seseorang. Duo noob ini kemudian berpetualang untuk memecahkan asal mula kemampuan mereka.

Lagi-lagi terkesima dengan gaya bercerita kak Ziggy, bisa membawakan gaya penulisan ala anak muda tapi ga lebay. Seperti biasa, dengan plot twist di akhir cerita, ngerasa ditipu dan emosi sih.

Can we appreciate the chemistry between Nadine and Chris? Kalo kamu tahu atau kenal dengan tipe orang jenius yang saking jeniusnya suka bicara ngalor ngidul, Chris adalah tipe bocah yang seperti itu, tapi di satu sisi aku kagum karena jadi tau banyak hal2 unik, bahkan ga penting yang dijelaskan oleh Chris. Such a cutieeee🥰

Genre horrornya kerasa banget di pertengahan ke akhir, dikejar2 arwah mulu. Penggambaran sosok tiap setannya bikin merinding, ditambah ilustrasi yang diselipkan di beberapa bagian, keren!

"Keberanian berada di antara kepengecutan dan kecerobohan, Plutarch,”
Displaying 1 - 30 of 203 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.