Jump to ratings and reviews
Rate this book

The Second First Love

Rate this book
Setelah 4 tahun memendam penyesalan karena nggak berani menyatakan cinta pada Matsunaga, cinta pertamanya, akhirnya Yuzu bertekad untuk melupakan dan mulai mencari cinta baru. Tetapi ternyata, Matsunaga muncul kembali di hadapan Yuzu sebagai murid pindahan!!

Bagaimanakah kelanjutan dari cinta pertama yang terulang kembali ini? Apa kali ini Yuzu akan memperjuangkannya?


Editor's Note:
-Genre remaja putri, roman dan kehidupan sekolah.

200 pages, Paperback

First published August 20, 2014

1 person is currently reading
3 people want to read

About the author

Toma Fuyuori

37 books1 follower

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
1 (12%)
4 stars
2 (25%)
3 stars
4 (50%)
2 stars
1 (12%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 3 of 3 reviews
Profile Image for duniamimpigie Anggi.
Author 2 books54 followers
December 24, 2014
Setelah vakum (?) sekian lama, akhirnya si Gie baca shoujo manga lagiiii!!
Tapi, dibilang shoujo pun rasanya... saya kurang sreg. Mungkin memang iya di Jepangnya tuh ini genre shoujo, tapi kalau di Indonesia rasanya... hmmmmmmmmmmmmm... agak terlalu hmmmmmmmm... begitulah :v *apa coba*
Artwork... mmmm... gak ada yang spesial. Bahkan kalau saya ditawari komik berbeda dari mangaka berbeda pula, saya rasa saya gak akan bisa ngebedain dari punya dia .____. *jahat*
Untuk cerita, saya akui mangaka ini--meski ini karya debut--lumayan bisa ngeramu. Dia tau kalau cerita-ceritanya klise, namun dia gak berusaha "menutupi" keklisean itu dengan adegan maksa biar gak klise.
.
Btw, saya mulai akan serius, ya.
Saya makin yakin kalau ini kurang cocok untuk disamain genre-nya dengan shoujo-shoujo semacam karangan Taamo, Mizuno Minami, Shigeru Takao, Midorikawa Yuki, Fukuyama Ryoko, dkk... sewaktu saya baca di freetalk mangaka-nya (ada di dalam komik ini, total dua halaman) saya jadi tahu kalau serial ini tuh dimuat di majalah Cheese!. Bagi yang belum tahu, Cheese! itu di Jepang memang memuat cerita-cerita romance yang hampir semua tokohnya masih sekolah (SMP/SMA), tapi udah bermesra-mesraan tingkat akut yang sampai... eeeer... ke ranjang. *tolonglah, si Gie malu sendiri ngomong (ngetik) soal beginian*
Untungnya, di sini gak ada adegan ranjang sih... eeeerr... ada khayalan-khayalan begituan sih, tapi... yah, eeeer... mungkin lebih bahawa karena adegan ciuman panas yang nyerempet-nyerempet ke situ banyaaaaak bangeeeeet huwehuwehuwehuwehuwehuwehuwe *entah kenapa merasa berdosa?*
Masalahnya, Elex pun menggolongkan ini sebagai "komik remaja putri" :""((
Padahal jelas-jelas di komik ini tuh ada tokoh yang beranggapan bahwa cewek SMA yang masih perawan itu aneh :"""(
.
Perbedaan di sini dan di Jepang adalah bahwa di Jepang, meski sudah digolongkan "shoujo", mereka tetep memisahkan genre shoujo itu ke "divisi-divisi" majalah yang berbeda sesuai dengan tingkat seberapa dewasa konten ceritanya. Karena shoujo itu bisa SD-SMP-SMA-kuliah (kalau di Indonesia, seenggaknya saya menggolongkannya begini). Urutan majalah di Jepang (saya mengabaikan asal penerbitnya, ya): Nakayoshi/Ciao (SD-SMP)-Lala (SMP-kuliah)-Cheese (SMA-kuliah).
Komik-komik terbitan Cheese di Indonesia banyak yang dilabeli "dewasa" padahal. Makanya, pendapat pribadi saya sih amannya kalau ngambil komik dari Cheese, mending dilabeli dewasa deh, wahai penerbit di Indonesia :)
.
Ditambah lagi... duh, saya agak menyayangkan sensorannya yang terasa "setengah hati". Seperti yang saya bilang di atas, ada adegan khayalan si tokoh lagi... eeeer... yah, di ranjang dengan pasangannya, tapi saya cek kok gak disensor yaaaaaaa??? Apa mata saya terlalu sensitif setelah dua tahun berkutat sebagai editor komik dewasa? .______. Adegan ciumannya yang panas-panas itu pun kadang sensor kadang enggak ahahaha... Malah justru yang menurut saya lumayan panas gak disensor sementara yang biasa-biasa aja malah disensor (salahkan "aturan" penyensoran perusahaan kalau gini) ||orz
.
Last but not least, pujian untuk penerjemah (meski saya gak kenal beliau) yang bisa bikin saya menikmati ceritanya dengan mulus tanpa hambatan peralihan bahasa, sekaligus untuk desainer cover untuk desainnya yang imuuuut~ <333 (siapa yang gak bakal tahan gak beli gara-gara ngeliat betapa manisnya desain cover-nya~ <3)
Profile Image for Elis Kalisma Detik.
8 reviews1 follower
June 6, 2020
Beli komik ini pas SMA, kemudian baca ulang barusan.

Oke tokoh cowoknya klise banget. Cowok pindahan, ganteng, cool tapi menyembunyikan sesuatu di baliknya. Dia adalah cowok kubis gulung 😂. Ditambah premis cerita tentang kisah cinta masa kecil yg kembali lagi pas sudah SMA bikin tambah klise. Tapi eksekusinya bagus sih. Buat artwork, bagus. Tapi kalau dibandingkan sama komik-komik yang lain, hampir gak ada ciri khasnya, huhu maaf.

Komik ini masuk serial cantik (which is buat cewek remaja, correct me if I'm wrong.) Tapi beberapa hint dewasanya agak bikin gimanaa gitu. Ya, tapi ini kan komik jepang. Buat disana mungkin biasa aja.

Cukup oke buat transisi sebelum baca buku lain 😁
Displaying 1 - 3 of 3 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.