Waktu baca buku ini, aku ngerasa gaya penulisannya agak berlebihan dan kurang realistis. Beberapa bagian memang emosional dan alurnya nyambung, tapi penyampaiannya terlalu dramatis, jadi aku pribadi nggak bisa relate.
Aku baca ini pas masih SMP, sekitar tahun 2014. Sebenarnya bukunya nggak susah dipahami, tapi dinamika ceritanya nggak match sama fase hidupku waktu itu. Karena nggak related, feel-nya pun jadi nggak dapet. Ditambah lagi, aku sempat merasa bosan di beberapa bagian karena pacing-nya lumayan repetitif dan kurang menggugah rasa penasaran.
Menurutku, buku ini mungkin lebih cocok buat pembaca yang udah lebih dewasa secara emosional—kayak yang udah matang atau ibu rumah tangga—yang bisa lebih nyambung sama isi dan pesan-pesan di dalamnya.
Rating: 1.5/5⭐️