Sembilan tahun kuhabiskan hidupku dalam kegelapan. Merasa mustahil setitik cahaya bersedia menyelimuti dinginya pekat yang kurasakan.
Kazu, satu-satunya yang memberiku harapan akan cahaya lain yang menawarkan kehangatan. Kazu, sekarang cahaya itu tidak lagi pergi dariku. Kegelapan bukan lagi temanku. Karena itu aku disini. Mencoba lagi menemukan cahaya kita.
Menemukan cahaya kita. Mencoba percaya apa yang pernah kita miliki adalah nyata. Seharusnya begitu, Namun, justru saat kau berusaha meraihku, keraguan menderaku. Tentang siapa dirimu. Katakan padaku, Kazu... Siapa sebenernya dirimu?
Zachira lahir 5 April dengan naungan zodiak Aries. Pecinta film romance, detective dan sci-fi ini sekarang lebih banyak menghabiskan waktu sebagai ibu-ibu pengkhayal. (Masih) menyukai musik rock Jepang, sesekali musik pop Korea, jazz Indonesia dan musik era tahun 80-90an. Penikmat Drama Korea dan Drama Jepang garis keras. Sedang mencoba meningkatkan sifat keibuan dan mengurangi makanan manis. Beberapa karyanya yang pernah terbit: Kumcer Gadis 360 Hari Yang Lalu (20 Cerpen Terbaik Alumni Kampusfiksi, DivaPress 2014), Novel High School Prince (Zettu, 2012), So... Loveable (Media Pressindo, 2013), Diamond Sky in Edinburgh (DivaPress, 2014) dan Kimi no Hitomi ni Hikari (Grasindo, 2014), The Wedding Storm (Grasindo, 2015) dan Dearest (Grasindo, 2015).
Penulis bisa dihubungi melalui akun twitternya @zachira dan email: zachira.indah@gmail.com.
Buku keempat dari Ibu Zachira yang semakin matang dari novel sebelumnya dengan konflik khas Zachira.
Perkembangan tokoh utama yang dibuat Zachira yang beda dari tokoh-tokoh novel sebelumnya menarik banget, bikin deg-degan daaaan tentu saja dengan ending yang tidak terduga. Bikin nggak bisa berhenti bacanya. Saya selalu suka hal-hal yang nggak terduga di setiap novelnya bumil seksi satu ini~ :3
Kekurangannya, mungkin karena saya tahu Zachira ini fangirl Laruku, sekilas saya merasa ini adalah fanfiction Laruku. Selain itu, ada beberapa dialog bahasa Jepang yang agak aneh menurut gue. Tapi overall nggak ganggu alur cerita yang manis-manis gregetan ini.
Setidaknya ada tiga hal yang membuat saya terus membaca novel ini dari awal hingga habis: risetnya, bagian sepertiga akhir yang makin logis dan membumi, serta penyelesaian konfliknya.
Latar Jepang bisa langsung terasa sejak awal, meski saya sempat meragu di bagian pernikahan karena Jepang terkenal dengan angka pernikahan di usia muda yang sangat rendah. Bahasa Jepangnya pun mudah diikuti, bahkan saya yakin untuk beberapa orang tak perlu menilik catatan kakinya.
Di bagian awal saya sempat mengernyitkan dahi dan skeptis akan menyelesaikan buku ini. Masalahnya, karakter Haru dan Tetsuji membuat saya berkata, "Ini orang jahat banget!" Jujur saya tidak suka tindakan yang mereka ambil in terms of Kazu. Yang satu jahat, yang satu pengecut, lalu yang pengecut jadi jahat. Kesal sendiri rasanya. Namun, untungnya semua itu terbayar di sepertiga akhir, ketika cerita bergulir lebih intens dan emosi pembaca makin diaduk-aduk dengan adanya fakta-fakta baru. Karakternya juga berkembang dan keputusan mereka lebih masuk akal.
Endingnya... ini dia. Penulis mahir memainkan cerita hingga pembaca 'ditipu' dengan cara yang menyenangkan. Mulai dari siapa Kazu sebetulnya, mengapa Kazu datang lagi menemui Rika, hingga akhirnya Rika harus memutuskan siapa Kazu yang dia pilih. Tentu saja, akhir ceritanya sesuai dengan keinginan saya. Yay!
Sebetulnya tokoh utama cerita ini menarik, yaitu seseorang yang pernah buta selama sembilan tahun, dan selama itulah dia mengenal sosok pria yang mencintainya tanpa tahu wujudnya seperti apa. Setelah penglihatannya pulih (dia buta karena trauma, bukan dari lahir) dia bertemu lagi dengan sosok itu, tapi rasanya ada yang janggal. Transisi antara mengandalkan indera lain untuk hidup dengan keadaan ketika dia sembuh ini menurut saya bisa digali lagi. Meski begitu, Rika sang tokoh utama tidak begitu berbekas di saya. Yang kuat justru Tetsuji dan menjelang akhir, Akina. Interaksi yang melibatkan mereka berdua entah bagaimana terasa lebih enak dibacanya. Haru, Kenji, dan sang drummer menjadi pemanis yang baik. Padahal Haru salah satu tokoh penting, tapi dia tak begitu menonjol buat saya. Mungkin kalau saya tahu dan suka Laruku, saya lebih bisa relate. Karena saat membaca Tetsuji adalah frontman dan bassis saja, saya malah langsung kebayang Pete Wentz 😅 (efek M A N I A mau rilis).
Yang jelas, sepertinya ini tidak menjadi buku terakhir penulis yang saya baca. Semoga cerita-cerita yang lainnya lebih seru 😀
Diceritakan secara alur maju dan mundur untuk masa lalu Rika yang menjadi pemicu awal dari konfliknya. Dan saya menyukai dan merasa sangat puas dengan cara penulis menjelaskan dan menggabung antara masa lalu dan masa sekarang. Tidak ada yang janggal menurut saya, semuanya terasa pas sesuai alur ceritanya. Untuk penyelesaian konfliknya terasa mengalir apa adanya sampai penyelesaian akhir dari konfliknya. Dan yang paling saya sukai dari penulis Zachira adalah ending ceritanya yang selalu mengejutkan bagi saya. Apalagi saat sebelum epilog, saya kira Rika memang berakhir dengan si itu. Tapi ternyata saya, dan saya sangat-sangat setuju kalaua Rika berakhir dengan si yang satu itu. (aawwww pasangan yang manis). Apalagi dengan kejutan-kejutan yang tak terduga dari ceritanya.
Adultfiction/Fanfiction tapi karakter yang katanya berdiri sendiri dari lamunan author nya.
Kazu nama samaran seorang lelaki yang menyelamatkan hidup seorang gadis Buta yang semasa beranjak belia mengalami tragedy & trauma atas kejadian penyelamatan Ayahnya yang bertengkar hebat dengan Ibu nya yang hidup dengan mengejar kemewahan dunia saja dengan mengencani lelaki-lelaki lain saat itu juga ia harus kehilangan penglihatannya, ia bernama Rika.
Cerita yang memilih Romance jepang, Drama, pemilihan latar tempat dengan plot twist yang seru, alur yang maju mundur selalu menarik buat terus dibaca, tidak cukup tebal hanya 208 halaman but minus sedikit bahasa yang tidak di terjemahkan (Dari Jepang ke Indonesia).
Sampai pada akhirnya Rika melakukan operasi matanya, ia dihadapkan atas kisah cinta Haru dan Akina tunangan haru laki-laki yang ia kenal sebagai Kazu.
Dan siapa Kazu yang sebenarnya, yang menyelamatkan secercah harapan atas hidup Rika yang hanya bisa menangisi kemalangan-nya sebelum bertemu dengan Kazu? lebih baik kalian baca sendiri ya......
This story sound familiar but good character. terutama LEADER Le-Zenith! Damn🔥💗
Happy endingnya sesuai sama yang aku mau. nangis bhgiahhh. loff zachiraa!
Pas baca ini novel aku masih rada-rada gak ngerti, kemudian setelah memasuki bab ke-3 baru ngerti sama ceritanya. Kemudian pas endingnya, aku fikir ceritanya ngambang dan udahan gitu aja. eeeehh ternyata masih ada lanjutan nya DAN endingnya persis seperti yang diinginkan :D Ceritanya bagus dan menarik apalagi dengan pembagian sub judul menggunakan Bahasa Jepang.. :D Saya suka saya suka saya suka :)
Rika, seorang gadis yang pernah buta selama 9 tahun dan selama ia buta ternyata ada sosok "orang terkenal" yang membuat hari-harinya tidak terasa gelap. Kazu, yaaa nama orang yang membuat ia tertawa dan menemani hari-hari nya adalah Kazu. Kazu yang mencintainya, Kazu yang selalu membantunya, Kazu yang mendengarkan ceritanya. Namun ternyata ada Kazu lain yang mengaku sebagai Kazu.
Seorang yang mengaku sebagai Kazu menggantikan posisi Kazu yang sebelumnya, ia pun menemani hari-hari Rika dan berusaha mencoba untuk membuat Rika bahagia. namun Rika pun merasakan perbedaan yang sangat berbeda dengan Kazu.
Tetsuji, salah seorang personil dari sebuah Band -La Zenith- muncul dan Rika merasakan sosok Kazu ada pada Tetsuji. Tetsuji yang tau bahwa temannya, Haru, yang mengaku sebagai Kazu kepada Rika tidak bisa berbuat apa-apa setelah Rika mengira bahwa Haru adalah Kazu.
Nah novel ini menyajikan cerita dengan latar belakang Jepang. Di tiap-tiap bab diberi dengan judul menggunakan Bahasa Jepang. sangat menarik.
Membaca ini mengingatkan saya pada awal mengenal tulisan Ilana Tan bertahun yang lalu. Saya yang waktu itu tergila-gila dengan Korean drama, serasa ikut belajar bahasa negeri ginseng itu dengan banyaknya kalimat, phrasa ataupun ekspresi yang saya sering dengar ketika menonton Korean drama. Sebagai tambahan, saya waktu itu hanya membaca novel bernuansa Korea dari Ilana Tan saja, jadi saya tidak bisa membandingkan antara novel dengan cita rasa Korea dengan novel yang memang ditulis oleh penulis Korea.
Dan......celakanya saya membaca novel ini jauh setelah saya bosan dengan drama Korea dan eksposure tentang Jepang sedang memborbardir diri saya #tsaaaahhh.... Jadi yah, mau tak mau saya membandingkan antara novel dengan cita rasa Jepang yang ditulis oleh penulis lokal dengan novel dengan penulis Jepang. Dan celakanya lagi, ada beberapa novel Jepang dan komik yang sudah saya baca.
Meski saya sangat hepi menemukan novel ini di Ijak, berarti saya numpang baca gratisan, dan hepi saya berlanjut dengan banyaknya kalimat, phrasa dan ekspresi--persis sama dengan novel Ilana Tan dengan rasa Korea itu, karena saya jadi bisa ikut belajar bahasa Jepang secara tidak langsung. Hahaha...
Pas baca ini novel aku masih rada-rada gak ngerti, kemudian setelah memasuki bab ke-3 baru ngerti sama ceritanya. Kemudian pas endingnya, aku fikir ceritanya ngambang dan udahan gitu aja. eeeehh ternyata masih ada lanjutan nya DAN endingnya persis seperti yang diinginkan :D Ceritanya bagus dan menarik apalagi dengan pembagian sub judul menggunakan Bahasa Jepang.. :D Saya suka saya suka saya suka :)
Rika, seorang gadis yang pernah buta selama 9 tahun dan selama ia buta ternyata ada sosok "orang terkenal" yang membuat hari-harinya tidak terasa gelap. Kazu, yaaa nama orang yang membuat ia tertawa adalah Kazu. Kazu yang mencintainya, Kazu yang selalu membantunya, Kazu yang mendengarkan ceritanya. Namun ternyata ada Kazu lain yang mengaku sebagai Kazu. Nah loooooo. Penasaran??????????? Baca deeeeeh ini novel bagus dan menarik banget ceritanya.
Penggunaan judul chapter dengan bahasa Jepang itu sangat menarik. Hanya saja ceritanya terlalu kemana-mana, tapi tidak dibahas secara tuntas, hanya sekedar menambah panjang cerita atau dipaksa ada agar adegan selanjutnya dapat terjadi, dan entah kenapa tanpa terasa sudah tamat.
Aku hanya kurang mengerti apa alasan Kazu memutuskan untuk tidak mempertahankan Rika. Entahlah, rasanya semua seharusnya baik-baik saja jika Kazu jujur tentang dirinya, dan juga tentang perasaannya.
Pengen banget epilognya cerita romantis mereka berdua. T.T
Manis. Saya suka warna covernya yang soft pink. Saya suka karakter Tetsuji yang terkesan kuat, digambarkan dengan begitu memukau. Di awal cerita memang sedikit datar, sampai terkuak siapa 'Kazu' sebenarnya. Konflik yang dibawakan menciptakan tense naik turun. Suka juga sama kesan lattarnya yang kuat. :)
Inti cerita ini adalah “Cinta itu harus di rasakan melalui hati, bukan mata. Karena mata bisa salah menilai, sedangkan hati tidak pernah salah.” Itu yang aku tangkap ketika menghabiskan novel ini.
ceritanya menarik, apalagi disertai flashback dari masa lalu rika dan kazu. penasaran endingnya gimana, dan gak disangka ternyata diluar pikiran. beberapa bagian ceritanya menyentuh hati saya.