Jump to ratings and reviews
Rate this book

Fay’s Adventure #3

Traces of Love

Rate this book
Sebulan telah lewat sejak Fay diterima menjadi anggota keluarga McGallaghan.

Lewat kehidupan yang nyaris sempurna di kastil McGallaghan di Paris, Fay berjuang melalui kesedihan akibat kehilangan kedua orangtuanya, sembari mencoba beradaptasi dengan anggota keluarga yang lain, termasuk Kent dan Reno. Pada saat yang bersamaan, Fay menjalin komunikasi dengan Enrique Davalos, cowok keren berambut cepak asal Venezuela yang dikenalnya di kafe.

Setelah ulang tahun Fay yang kedelapan belas yang dirayakan dengan jamuan megah, pamannya, Andrew McGallaghan, menyatakan bahwa masa berkabung Fay telah usai. Fay pun diarahkan untuk mengetahui seluk-beluk keluarga secara lebih dalam, termasuk mengenal Core Operation Unit, badan intelijen di bawah naungan keluarga McGallaghan.

Sejalan dengan waktu, hubungan antara Fay dan Enrique terjalin semakin erat. Kent dan Reno pun membayangi gerak-gerik Fay, masing-masing dengan alasan tersendiri. Bagi Fay, hubungannya dengan Enrique berjalan sempurna, hingga Andrew McGallaghan mulai memainkan kartunya satu demi satu.

Fay pun dihadapkan pada dua pilihan: mengikuti perintah pamannya dengan mengorbankan perasaannya, atau mendahulukan perasaannya dan menghadapi kemarahan pamannya.

416 pages, Paperback

First published October 1, 2014

52 people are currently reading
673 people want to read

About the author

Clio Freya

6 books137 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
275 (52%)
4 stars
173 (33%)
3 stars
52 (9%)
2 stars
8 (1%)
1 star
14 (2%)
Displaying 1 - 30 of 71 reviews
Profile Image for Caca Venthine.
372 reviews10 followers
November 24, 2014
Ya ampuuunn sempet nyesel bilang buku ini kemahalan untuk ukuran Teenlit ya (pelit banget gue) dan nyesel juga karena diemin buku ini hampir 2 minggu lamanya dikarenakan gk sempet baca ulang buku 1 dan 2. Dann yaa dibikin terkagum-kagum dengan cerita ini..

Kali ini mengisahkan Fay yang sudah diterima di keluarga McGallaghan, bukan McGonagall ya, yang mulai menikmati hidupnya di kastil besaarr guedeeee keluarga McGallaghan. Disini Fay berpacaran dengan Enrique, hanya saja Kent dan Reno tidak setuju. Andrew ternyata memberi tugas untuk memata-matai calon papa tiri Enrique. Fay agak bingung yekaannn, antara jalanin tugas sama ngorbanin perasaannya.

Intinya di buku ini Fay udah mulai latihan-latihan untuk jadi agen di COU.

Ada sedihnya, tegang, lucunya juga ada mengingat tingkah2 konyol para sepupu-sepupu Fay ini. Suka sama masing2 karakter mereka semua, porsinya pas gitu ya. Agak envy juga dengan Fay yang punya keluarga kek gitu ya, asal jangan digebukin terus aja gue ._.

Salut sama kak Clio yang bisa banget ya bikin cerita kya gini. OMG!! Bener- jatuh cinta sama paman Andrew dan paman-paman lainnya (mungkin gue udah gila) Dan berharap ada sutradara Hollywood yang ngelirik buku ini dan tertarik untuk di film-in *berdoa khusyuukkk sekalii* Karena memang cerita2 kya gini pantes banget untuk diangkat ke layar lebar ya. Gk bisa nyangka aja sih kalo ada orang2 dan kehidupan seperti mereka. Dan gk sabar buat kelanjutannyaaaa... Owwhhh puheelliiissss jangan sampe nunggu bertahun2 lagi ya -__-
Profile Image for Cahaya.
18 reviews24 followers
October 10, 2014
I've been in love with Fay's adventure since book one; Eiffel,Tolong!
that book got me hooked at the first page and i can't help but fall in love the story.

Clio is such a great writer. i always love how she could make me craving more for her stories. i couldn't get enough.

she knows how to end every her books so the readers will be impatient to read the next book.
unexceptionally, this book. the 3rd book of Fay's Adventure series.

She started the novel with the normal way, like there is no shocking plot in the first few pages of this book like she did in the book one. But, instead she gave me the pain knowing that Fay found another boy who could make her falling for him. It hurts, because i still can't move on from Kent, the boy who got me and Fay fall in love in the first book. It hurts, because Kent is there when Fay slowly falling for him. It hurts, because he still loves her.

But this book not only gave me the pains.
this book made me sad,scared,frightened, warmth, love. Indeed, this book gave me all the things i need in a book.
Profile Image for Hidya Nuralfi Mentari.
149 reviews15 followers
October 21, 2014
"Semua kejadian dan pengalaman pasti punya makna. Pada akhirnya, semuanya memperkaya hidup kita, jadi aku rasa tidak ada yang sia-sia."

"Pada saatnya semua akan berubah, atau dipaksa untuk berubah, tak terkecuali duka dan lara."

"Kalian tentunya tahu, di dalam The Code disebutkan bahwa satu-satunya cara untuk meninggalkan keluarga ini adalah dengan menyerahkan nyawa--dengan kata lain, pilihan itu tak pernah ada."

---

Oh. My. God.

Membaca novel ini seperti candu yang membuatku ingin terus-menerus membacanya hingga ke halaman akhir. Dan saat mencapai halaman terakhir pun, aku nggak rela berpisah! Nggak rela novel ini selesai :(

But, yes, seri ketiga ini bukanlah yang terakhir, ternyata. Masih ada buku keempat yang disebut-sebut menjadi seri penutup. Ahhh really can't wait! Menunggu buku ini aja sudah sangat lamaaaaa, gimana nunggu buku keempatnya keluar? :'(

Masuk ke cerita, and Andrew ... you such a heartless person. Nggak tahu lagi harus mengomentari Sang Pemimpin itu seperti apa. Kejam. Sadis. Tapi di lain sisi juga berperan baik.

Aku bisa merasakan bagaimana gejolak emosi Fay di sini yang seperti diaduk-aduk. Bagaimana sakitnya mengkhianati orang yang kita cintai hanya untuk satu hal bernama loyalitas.

Oh, suck that things.

Jujur aja, aku semakin terkesan dengan penulisan Kak Clio serta plotting dan ide-idenya yang tersusun apik. Cool... Kepikiran gitu, ya, nulis begini? Aku juga jadi ikut merasa bimbang bagaimana menentukan sikap. Karena, bahkan, aku tetap cinta pada tokoh-tokohnya yang sudah jelas cocok disebut pemeran antagonis ini. Your so cool, Kak. Cool...

Meski dalam segi romance aku lebih suka di buku kedua, permainan emosi di buku ini lebih terasa dibanding dua buku sebelumnya. Sedikit nggak rela atas hubungan baru Fay dengan Enrique. Because I am team Kent-Fay garis keras!!!

Please, Fay sama Kent aja :(

Ah, selain itu, aku juga suka para sepupu McGallaghan di sini banyak diekspos. Mereka dengan aksi gilanya yang ... benar-benar gila! But, I love all of them!!!♥

Overall, seri keempat ini benar-benar memesona.

Aku rasa, nggak banyak penulis yang bisa menulis novel dengan latar belakang tema seperti buku ini.

Ditunggu seri keempatnya!
Profile Image for inas.
392 reviews37 followers
December 1, 2014
Sebenernya, secara objektif, aku suka sama cerita ini. Tapi, secara subjektif...

Waktu pertama kali buka halaman-halaman awal, aku merasa kembali diingetin sama diksi-diksi Kak Clio yang keren banget. Puitis, semacam ngena di hati walaupun cuma mendeskripsikan jalan yang disirami sinar Matahari. Porsinya pun pas dan nggak terkesan maksa. Kalo aku masih sama kayak empat tahun lalu pas kelas delapan SMP, bisa jadi aku tetep nggak nyambung sama gaya bahasanya. Tapi sekarang, untungnya, nyambung-nyambung aja.

Menurutku, pola ceritanya sama kayak di seri-seri sebelumnya. Ada pelatihan—walaupun yang di sini ritmenya lebih smooth dan nggak terlalu banyak kekerasan (menurutku lho). Fay juga lebih sakit gara-gara ngelibatin perasaan. Dibawa ke sel bawah tanah pun masih dibantuin Reno, Sam, sama Larry. Bagian kesakitan secara fisik kayak nggak separah di buku sebelumnya dan aku agak bernapas lega karena... yah, nasib Fay nggak terlalu menyedihkan. Toh, Fay juga kebanyakan “selamat” dari segala macam mara bahaya karena orangtuanya baru tiada.

Tapi, itulah yang bikin aku nggak bisa bersimpati sama Fay di sini. Sama kayak yang Reno bilang, Fay nggak ada kemajuan sama sekali. Tetep aja kayak dulu. Bahkan, Fay masih nyimpen dendam nggak jelas sama Reno. Padahal di buku kedua, kayaknya dia udah puas marahan sama Reno deh. Sempat baikan juga nggak ya? Hmm, lupa.

Bahkan waktu Fay nggak mau nurut dan akhirnya Reno bertanggung jawab sepenuhnya atas pelanggaran yang dia buat (dia nggak bakal ketahuan seandainya Fay nurut), Fay tetep nggak percaya sama Reno. Masih syukur dia nggak marah sama Kent juga.

Emang, sejak awal ketemu Enrique, aku udah nggak suka sama cowok pendatang baru itu. Terlebih waktu dia resmi jadian sama Fay. Cewek ini jadi susah banget nurutin perintah pamannya. Padahal dia udah disumpah. Dan mau nggak mau, dia harus memprioritaskan kepentingan keluarga dibanding kepentingan pribadi. Nggak cuma sekali kok, Fay dibilangin tentang kewajibannya sebagai McGallaghan. Dia aja yang terlalu cinta sama Enrique sampe semua “peringatan” itu cuma masuk telinga kanan keluar telinga kiri. Untung aku bukan Philippe Klaan, kalo iya, aku jamin Fay sakit hati banget gara-gara aku bilang kalo agen level lima yang baru direkrut dan belum tau apa-apa lebih mending daripada Fay.

Logika ceritanya jalan sih. Soal hadiah gelang Kent, penelitian Elliot, bahkan detail sekecil kesadaran Enrique tentang kemampuan Fay nari. Ada satu typo, pengkhiatan, di halaman 71 yang aku temuin. Ada lagi typo yang lain di halaman-halaman berikutnya, cuma sedikit, tapi nggak terlalu aku inget. Lagi pula, nggak mengganggu banget kok.

Balik lagi ke Reno, soal... misi Fay waktu di lapangan. Coba kalo cewek itu nurutin perintah dan skenario, semua pasti nggak bakal kacau, Fay pasti nggak bakal kena musibah yang bikin Reno nyelametin dia... lagi. Aku malah kasihan banget sama cowok cakep ini. Bukan cuma karena aku die-hard fans-nya, tapi juga alasan kenapa aku bisa bersimpati sama Reno: tindakan sukarelanya. Reno selalu aja ngasih bantuan sama Fay apa pun yang terjadi, tanpa diminta. Hebatnya, Fay baru sadar kalo Reno bisa dipercaya dan nggak seharusnya dia marah-marah sama Reno setelah tau cowok itu terluka.

Apa emang harus berdarah-darah dulu supaya dapet perhatian Fay? Enrique, sayangnya, enggak tuh. Dia malah enak-enakan hahahihi sama Fay tanpa sadar kalo dia udah bikin Fay kalang kabut. Padahal, Kent sama Reno udah sempet nyebut Enrique brengsek. Awalnya aku pikir itu cuma bentuk kecemburuan biasa, tapi, setelah tahu Reno terlalu pinter untuk ngomong nggak penting, aku ngerasa itu semacam clue kalo tuduhan mereka sama sekali bukan omongan tak berdasar. Aku merasa, karena Reno yang banyak berpikir di sini (bahkan Kent aja nyelametin Fay karena dia dikasih kode dari Reno), Enrique bener-bener nggak cocok buat Fay. (Aku tahu, aku terkesan rasis. Tapi dari awal aku emang nggak suka sama Enrique.) :3

Soal Andrew, aku udah setuju dari dulu kalo dia yang jadi pemimpin di jajaran The Pillars. Dia tegas, cakap, dan punya hati nurani. Makanya, nggak heran kalo Philippe nggak kepilih—tingkah dia lebih berbahaya di pandanganku. Kan nggak mungkin orang dihukum seenaknya sendiri tanpa ada belas kasihan.

Nah, aku setuju aja kalo Reno yang bakal jadi pemimpin selanjutnya. Dia pintar, taktis, dan juga punya hati nurani. Awalnya sempat mikir saingan Reno itu Kent. Tapi, nggak ah. Kent terlalu penyayang. Kalo dia disuruh ngehukum Fay, bisa-bisa tanpa pikir panjang dia lepasin Fay supaya nggak kesakitan, lagi. Ini sih... kebanyakan hati nurani. Wkwkwk. :P

Jadi kesimpulannya, secara subjektif, aku kurang sreg sama segala tindak-tanduk Fay di sini. Entah udah bisa dianggep ada character development-nya atau nggak, yang jelas, pilihan-pilihan Fay justru bikin cewek itu susah sendiri. Coba kalo masalah yang dia dapet murni dari pihak luar, barangkali rasa simpatiku masih ada. Tapi ini kan bukan ceritaku, jadi ya... aku nggak bisa ikut campur. :D

Empat bintang deh. C:
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Lila Cyclist.
856 reviews71 followers
October 31, 2014
Aaaarrrgggghhhhhh..... Akhirnya buku ketiga seri McGallaghan rilis jugaaaa.... #histeriiisss. ..
I can say it's absolutely worth waiting for after more than 3 years!!! Wejian, setia ya nunggu huhuhu...

Dari buku keduanya, From Paris to Eternity, Fay Regina Renata sudah berubah menjadi Fay Regina McGallaghan. Setelah dinyatakan sukses dengan tugas agen kedua, dan uji coba sadis di Ruang Putih, Fay dinyatakan pantas menyandang nama McGallaghan. Dengan begitu ia resmi menjadi sepupu Kent, cowok taksirannya... Uuughhh...

Di buku ketiga ini, Fay kembali menjalani tugas berat yang membuat hatinya terombang ambing antara menuruti kehendak hatinya atau kehendak para pamannya. Apalagi setelah perayaan ultahnya ke 18, Fay harus mengucap sumpah hidup matinya untuk keluarga McGallaghan. Tak ada pilihan lain. Tak pernah ada pilihan lain. Apalagi setelah kecelakaan pesawat yang merenggut kedua orangtuanya. Fay seolah diterima di sebuah keluarga yang hangat, kocak, tapi penuh disiplin tinggi. Para sepupu yang muncul banyak di buku ketiga ini memunculkan kehangatan keluarga yang terkadang menjengkelkan sekaligus mengharukan.

Lengkapnya nanti di blog... :))
Profile Image for Annelice.
200 reviews8 followers
October 26, 2023
Bintang 5!!! ⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️

Akhirnyaaa selesai juga trilogi Fay's Adventure ini. Fyuh! Ikut cape ngukutin jalan hidup Fay yang berliku-liku tapi seneng banget karena ceritanya semakin seru!! Bagus banget!! Nggak nyesel walaupun tiap buku halamannya banyak dan tulisannya kecil-kecil hehe.

Buku ke-3 ini masih belum selesai ya guyss, masih ada kelanjutanya. Buku ke-3 ini terbit tahun 2014 dan sekarang udah 2023.. udah 9 tahun tapi nasib Fay, Kent, Reno dan Enrique masih menggantung. Ayo dong Mbak Cliooooo please buat buku ke-4nya. Ke-5 atau 6 juga boleh deh kalau perlu! Hiks.

Traces of Love, masih menceritakan petualangan Fay di Paris. Namun kali ini Fay sudah menjadi agen resmi COU. Bahkan sejak kedua orangtuanya meninggal, Fay diangkat menjadi keluarga McGallaghan oleh Andrew (kyaaaa!! Seneng banget). Disini Fay juga telah memiliki pacar seorang laki-laki Venezuela bernama Enrique. Yap, Fay udah putus dari Kent (Sayang Kent banyak-banyak). Namun tanpa Fay sadari, Enrique adalah salah satu target operasi COU yang bernama Echo. Ketika Fay sudah sangat sayang pada Enrique, kenyataan lagi-lagi menyakitinya. Fay ditugaskan untuk memata-matai keluarga Enrique dan menjadi salah satu alat untuk membunuh ayah Enrique. Apakah kira-kira Fay akan berhasil di misinya kali ini?

Sumpah ya, baca petualangan Fay itu selalu nano-nano rasanya. Ada senengnya, sedihnya, deg-deganya, ngerinya, campur jadi satu kaya mesin cuci. Tau sendiri para Paman McGallaghan psikopatnya kaya apa. Ngasih hukuman gak pernah kira-kira.

Tapi untungggg aja buku ke-3 ini nggak sekejam buku-buku sebelumnya. Iya disini ditunjukan sisi lain para Pamanya yang ternyata bisa bercanda dan baik hati juga. Saya ikut seneng Fay masuk keluarga McGallaghan hehe. Apalagi kalau udah sama sepupu-sepunya yang rese, lucuuu. Para paman aja memaklumi lohh, tumben.

Paling suka jelas interaksi antara Fay dan Kent dong!!! Bikin saya senyum-senyum terus apalagi dihalaman-halaman awal. Beuhhh, Kent bikin jatuh cinta emang! Tapi kasihan ih ujung-ujungnya dia jadi sad boy. Sama Reno juga suka sih, dia itu kaya kakak laki-laki banget yang melindungi Fay. Pokoknya Reno dan Kent juara lah kalau udah berhubungan dengan Fay. Semuanya rela berkorban demi gadis itu huhuhu.

Jangan lupakan sepupu-sepupu McGallaghan yang rusuh dan nakal itu!! Tapi mereka seru-seru banget!! Dan baik banget sama Fay. Apalagi pas ultah yaampun, ngasih kadohnya random-random banget wkwkw.

Oh iya, saya mau rangkum beberapa hal penting di novel ini. Takutnya saya lupa, kan buku ke-4 masih belum jelas mau terbit kapan. Jadi saya buat rekapanya dulu supaya nanti tinggal baca review ini aja kalau mau lanjut baca bukunya heheh.

1. Paman McGallaghan itu Andrew, Raymond, Steve, Philippie, James
2. Para keponakan McGallaghan itu Reno & Larry (level 2, menuju 1), Sam (level 2½), Kent & Lou (level 3), Fay (level 5), Elliot (programer direktorat teknologi)
3. Paman terbaik adalah Raymond, beliau sering memaklumi kenakalan para keponakannya
4. James sangat menyukai Fay karena manis
5. Baru tau Andrew bisa jatuh cinta. Dia pernah menyukai Michelle saat masih menjadi agen dulu dan sekarang ia makan malam romantis dengan Isabella
5. Ternyata Reno punya pacar di Zurich!!
6. Fay satu-satunya wanita di McGallaghan jadi para Paman sedikit lebih lunak kepadanya, kalau nggak bisa disebut baik ya hehe
7. Hasil psikotest menunjukkan bahwa Fay memberi jawaban yang sama persis dengan Andrew. Baik itu dijawaban yang salah maupun yang benar. Wow! Bayangkan dari 400 soal, 399 jawabanya sama dengan Andrew saat dulu ia masih menjadi agen (hal. 321-322) sebenernya nggak kaget karena di buku ke-2 dulu waktu ada test suntuk mati di ruang putih reaksi dia juga sama persis seperti Andrew. Kayaknya Fay bakalan jadi keponakan kesayangan Andrew deh
8. Jangan percaya siapapun karena semua orang disini mencurigakan dan bisa saja dia agen COU wkwkw

Sudah dibuku 3 tapi masih banyak pertanyaan yang belum terjawab seperti siapa Isabella? Siapa Pastur yang sering ditemui Bobby dan Fay sepertinya punya banyak sekali keistimewaan tapi masih dirahasiaka dan nggak dikupas lagi.
Saya curiga sepertinya Fay dan Andrew ini punya benang merah yang terhubung melihat beberapa reaksi dan analisa mereka sereing sama Hmm...

Udahlah pokonya saya suka bangettt buku ini. Masih berharap Fay berakhir dengan Kent walaupun hampir nggak mungkin karena mereka sekarang sepupu. Tapi saya suka banget sama Kent gimana dong???
Profile Image for Eksa.
292 reviews25 followers
September 4, 2020
I need book four like....RIGHT now pleaseeeeee😭😭 how can i continue my life with this crazy book4 preview😭😭😭

Aku ngga tau lagi harus ngomong apa selain cerita ini keren, hebat, bagus, gila, keren, luar biasa, keren keren keren😭 aku suka semua, literally semuaaaaa yg ada di novel ini. Dari mulai Fay yang sering keluar sifat nyebelin bgt nya tp tetep aja sayang, sampe Kent yang emang lovable sejak kemunculan pertamanya di buku 1😭

Awalnya kupikir buku ketiga ini nggak akan setegang ini habisnya plotnya cukup 'tenang' dan 'menyenangkan' ykwim, tapi ternyata ini lebih gila lagi😭 hampir mirip buku 1 eksekusinya tp kerasa bgt di sini lebih matang dan aku suka.

Masih speechless sama penggambaran COU dan segalanya yg berhubungan sama agen rahasia di sini, karena aku gak tau menau tentang hal ini bener apa ngga, fiksi apa ngga (HAHA) jadi aku nikmatin aja deh pokoknya suka bgt sumpah😭✊

Masih penasaran sama Bobby dan Father Francis, eh previewnya malah bikin kepikiran sama Kent, Reno, dan Enrique gila sih ini ga bisa tidur nyenyak tiap malem sampe buku 4 terbit kayaknya. Mati aku😭✊
Profile Image for Dhia Citrahayi.
Author 3 books21 followers
October 21, 2014
Saya masih merasa emosional dan terguncang (halah) dengan seri Fay ini. Jujur saja, cerita di dalam buku 1, 2, 3 membuat saya terpesona. (Meski saya kudu mewek gegara masih ada lanjutan dari seri ini. Semoga keluarnya gak lama). Saya suka dengan thriller-nya, actionnya dapet, sadistiknya dapet juga, dan romancenya juga. Kombinasinya pas dan cocok. Romancenya juga gak menyimpang seperti di buku-buku action gini :D (maksudnya buku action-kipas) :)))

Pertama-tama, saya mau menyapa dulu salah satu karakter dalam serial ini. Salam kenal Uncle Andrew, semoga orang seperti kamu nggak ada di muka bumi ini. *membungkuk sedalam-dalamnya*

*Ditembak*

Jujur saja, saya benar-benar kagum dan terpesona serta nggak habis pikir dengan tokoh bernama Andrew ini. Manipulatif dan Liciknya itu lho..., bener-bener nggak bisa ditebak. Pantes kalau dia jadi kepala keluarga. Sikapnya kadang kayak malaikat, tapi lebih seringnya lagi seperti iblis. Apa yang nggak sesuai dengan keinginannya bakal dia ubah sesuai dengan keinginannya. Benar-benar..., orang yang bisa menghalalkan segala macam cara.

Di sini, saya antara kasihan dan agak iri juga dengan nasib Fay. Kasihan karena harus jadi bulan-bulanan dari paman-pamannya serta sepupu-sepupunya yang cowok (dia sendiri cewek), belum lagi latihan-latihan yang kerasnya minta ampun. :))

Irinya, keknya enak ya, tinggal bareng keluarga besar seperti itu, belum lagi dikelilingi cowok-cowok tampan :">

Buku pertama cukup asyik. Ada beberapa kejadian yang bikin saya ketawa ngakak sejadi-jadinya. Itu kejadian saat Fay latihan lari dengan Andrew, dan dia sampe disabet pake ranting gara-gara larinya terlalu lambat. Asli, saya kalau bayangin mereka lari bareng dengan Andrew lari dengan santai di belakang Fay dan Fay sendiri lari luntang-luntung dari sabetan Andrew, rasanya pengin ketawa.

Buku kedua lebih asyik dan cukup mengejutkan, apalagi di buku ini mulai dibuka mengenai keluarga McGallahan. (entah kenapa saya selalu membaca nama keluarga itu seperti ini >> 'MaikGalagan'). Saya sangat tidak menyangka, kalau di buku kedua orangtua Fay mati dan ternyata Andrew telah *piiip* keduanya. Namun, ada satu kalimat yang paling membuat saya heran dan penasaran di akhir buku kedua, ini mengenai menyerahkan anak kepada orang lain. Andrew pernah merasakan itu? Jadi..., Andrew sudah punya anak? Siapa istri Andrew? Terus, terus, istri paman-paman yang lain di mana? Kenapa semuanya isinya cowok semua, kerasa hambar banget gak ada ceweknya, sebelum Fay datang.

Euh, saya penasaran banget dengan kisah cinta Andrew deh. Tipe-tipe seperti Andrew itu keknya kalau udah cinta sama satu cewek, dia bakal bisa cinta selamanya, walau pada akhirnya, bisa jadi mbunuh cewek itu kalau si cewek menghalangi langkahnya. *mendadak merinding*

Di buku ketiga, sumpah, itu rasanya nyeseeek banget, terutama untuk keluarga enrique (saya bacanya >> 'enrico'). Dan yang paling membuat nyesek, ternyata seri ini masih berlanjut :')

Oh, my....

Semoga seri selanjutnya cepat keluar. Dan Mbak Clio, kalau mau, buatin prekuel soal kisahnya Andrew dunk. Saya penasaran banget, kenapa kok tokoh ini bisa terbentuk menjadi seperti ini. Udah ganteng, pinter, licik, manipulatif, sadis, kejam, tapi.... kok ya menarik. :hammer: (keknya sifatnya yang nakutin lebih banyak dari pada sikapnya yang bisa disukain).

Akhir kata, Semoga sosok seperti Andrew nggak ada di muka bumi ini. Terlalu menakutkan kalau orang seperti itu ada di dunia ini. *sungkem*
Profile Image for Echa.
285 reviews78 followers
November 9, 2014
Hiks, review-nya delay nyaris sebulan T.T

Waktu saya lihat tweet-nya Gramed yang bilang buku ketiga dari seri Eiffel, Tolong! bakal terbit, widih, excited-nya luar biasa. Mungkin buku ini salah satu kelanjutan teenlit GPU yang paling saya nanti-nantikan, setelah Jingga untuk Matahari-nya Esti Kinasih, pastinya. Saya langsung nyamber buku ini bahkan tanpa melihat blurb-nya, dan gara-gara waktu itu lagi hectic-hectic-nya kegiatan di sekolah, proses pelahapan buku ini jadi tertunda.

Pikiran pertama saya setelah baca: kenapa saya menunda menuntaskannya begitu lama? This book is simply awesome. Nggak kebayang deh risetnya sedalem apa, rasanya nyaris tanpa cela gitu detail plotnya. Tapi nggak tau kenapa, saya jauh lebih enjoy kisah adaptasi Fay di kantor dan kastil McGallaghan ketimbang misinya memata-matai Enrique the honeyboo.

Mulai dari hari-hari pertama Fay di kastil, ultahnya yang ke-18, pengambilan sumpah, sampai tur keliling kantor. Saya suka bagaimana Traces of Love mengeksplor sisi-sisi lain Steve, Raymond, James, Philippe ke orang kantor, yang ternyata jauh lebih parah daripada ke para keponakan. Mereka ayom banget btw, in a quite odd way, seperti bagian Steve menggebuk kepala Sam dan Reno waktu inspeksi, Raymond yang memperlakukan Fay seyogyanya anak sendiri: menenangkan; membela waktu dibanding-bandingkan sama Michelle, dan Philippe yang "menganakemaskan" Larry. PHILLIPE LUCU BANGET ASTAGA. Celetukannya itu lho, "Anak ini bahkan tak bisa membedakan mana wanita terhormat mana domba betina!"

Dulu saya jengkel banget sama Sam dan Larry, tapi setelah baca buku ini, I love them even more than Reno and Kent and Enrique. Sam parah kocak dan jahilnya, waktu dia menggantung Fay dari wall climbing, melempari pot, menanyai syal Steve yang insialnya sama. Larry yang ternyata nggak angkuh-angkuh banget dan bahkan memberi Fay advice yang lumayan loving menurut saya.

Bobby dan si pastor menjadi rahasia baru buat saya. I love secrets. Saya jadi makin nggak sabar pengin baca kelanjutannya. Tebakan asal aja sih, tapi sepertinya si pastor adalah Leopold. Atau barangkali berhubungan dengan Enrique.

Although I love this book to pieces, ada beberapa hal yang menurut saya agak kontradiktif dari dua seri sebelumnya, juga teaser di From Paris to Eternity. Katanya Enrique, Kent, dan Reno lagi di Amerika Selatan saat kecelakaan ortu Fay terjadi? Kenapa tidak terjawab di buku ini? Saya memahami kemungkinan perubahan plot, it happens all the time, tapi ya itu. Bikin penasaran aja.

And finally, here fall the stars:
Cover: ★ ★ ★ ★ ★ Suka sih, tapi bikin nyesel soalnya kepingin koleksi Eiffel, Tolong! kaver baru biar seragam. Kreatif banget ide bikin adegan berurutannya.
Plot: ★ ★ ★ ★ As always, porsinya berimbang antara misi dan relationship Fay yang swoony. Tapi kayak ada yang kurang aja. Rasanya terlalu gampang gitu eksekusinya.
Writing: ★ ★ ★ ★ ★ Hands down. Clio Freya has marked her voice so well.
Character: ★ ★ ★ ★ ★ Adegan Larry, Sam, Elliot, dan Lou diperbanyak dong di buku selanjutnya!
Profile Image for Dian Silviani.
46 reviews4 followers
December 22, 2015

Dalam buku sebelumnya FTPE (From Paris to Eternity) clio memberikan clue “cerita cinta yang biasa berubah menjadi hal yang sama sekali berbeda ketika secara tidak sengaja fay mengaitkan fakta bahwa saat terjadi kecelakaan yang menimpa orang tua-nya baik Enrique, Kent maupun Reno berada di Amerika Selatan.

Adakah peran Reno, Kent, atau Enrique dalam kecelakaan itu? Benarkah itu merupakan kecelakaan semata? Sejauh mana keterlibatan Andrew?

Dalam buku ketiga terasa tidak sama sekali disinggung, malahan fay menemukan fakta tentang kematian kedua orang tuanya itu di dalam berkas Nicholas Xavier yang ternyata juga korban dan berada satu pesawat dengan kedua orang tuanya. Mungkin juga karena keterbatasan halaman sehinga fakta-fakta kenapa 3 cowok itu ada di amerika selatan saat kejadian tersebut belum terungkap, sama sekali.

Kembali lagi ke buku ke-3, Traces of Love terasa lebih lamban dan detail, menceritakan fay dan kondisinya ketika menjadi keluarga baru McGallaghan setelah kehilangan kedua orang tuanya, ikut dalam kegilaan yang dibuat sepupu-sepupunya, menjalin hubungan dengan Enrique, tokoh-tokoh baru yang porsinya kuat, kejelasan hubungan Kent dan Fay, dan keberadaan Boby Tjan dan Pastor yang terasa masih abu-abu.

Tapi, lagi-lagi belum juga teka-teki di buku ke-2 terjawab clio memberikan teka-teki baru, ada orang-orang baru yang harus dicurigai, ada kemungkinan-kemungkinan baru yang membuat pembaca dibuat bertanya-tanya “ini bakalan kayak gimana ya endingnya?” yang jelas, menebak-nebak hanya akan menimbulkan kegelisahaan yang berujung pada keingginan buku ke-4 segera terbit!, trust me. Couriosity can kill indeed sesuai perkataan adrew pada buku ke-1. Jadi disarankan setelah penantian 4 tahun jangan baca buku ini terlalu cepat, atau bacalah melompat-lompat, agar ada banyak yang ketinggalan, bukan karena bukunya tidak enak dibaca melainkan terlalu enak dibaca dan bisa membuat kita makin penasaran.

Ka clio, kutunggu tahun depan buku ke-4nya ya! Fighting, terimakasih sudah menyelesaikan buku ke-3 semoga tidak mules-mules lagi dengan Andrew.
Salam cinta untuk Andrew Gregory

Dan buat kalian semua yang belum baca buku seri Eiffel Tolong! Karya clio freya, dan penyuka novel detektif-detektif yang dibumbui cinta dan laki-laki tampan, segera beli bukunya, cover barunya keren! Salam the groundhouse ! 

Dian Gregory
Profile Image for cindy.
1,981 reviews156 followers
October 2, 2016
Sebenernya aku cukup suka dengan perkembangan2 yg tjd di buku #3nya ini, tp smkn ke blkg smkn sebel dengan ke-lola-an Fay. Dia itu mikir gak sih waktu mutusin masuk ke klg McGallaghan. Apa dia amat sangat terlalu bodoh naif untuk menyadari klg ini bukan some nice innocent family yg kebetulan suka menculik gadis sembarangan untuk dididik jd penyusup n nyamar jd ponakan orang lain???!? Ato keluarga yg hangat penuh kasih sayang yg cuma sesekali suka memaksa n memanipulasi para anggota klgnya untuk sekedar membuktikan kesetiaan mereka??!? Nggak kaan..... dan Fay sdh tauuuu itu. Lalu knp berkali-kali heran n bikin masalah di buku ini?

Sementara karakterisasi the cousins and the uncles semakin kokoh dan jelas, menyenangkan untuk dinikmati, karakterisasi Fay smkn payah dan menggemaskan. Berapa puluh kali lagi Reno, Kent dan the cousins harus berkorban untuk dia? Bahkan the uncles jg sdh berkali-kali membuat pengecualian peraturan untuk dia... puhhhhlissss Fay.... you've made all female ops-agents in all agency in the world (real n fictional) a shame. Yg ada jg agen cewek mah biasanya 2x lbh tough buat membuktikan dirinya di antara agen2 cowok yg lain, dan bukannya disayang-sayang dieman-eman begitu.... *Fay ini perlu dirumahkan bersama Phillipe barang 3 bulan, baru jadi* ;)

But all and all, suka banget bagian endingnya yg menggantung begitu, menjanjikan keseruan baru di buku berikutnya..... #kapanterbitnya

Thx iJak yg sdh berbaik hati meminjamkan ketiga seri Fay's Adventure ini. Lumayan, bisa dicoret dr daftar wl. ^.^
Profile Image for Halida Hanun.
325 reviews13 followers
November 6, 2014
sejak buku pertama, penasaran bagaimana cara kerja keluarga McGallaghan. nah buku ini menjawab rasa penasaran tersebut. jadi mengenal keluarag McGallaghan lebih dalam, juga bisa tahu bagaiamana para sepupu (Kent, Reno, dll) berinteraksi.

sayangnya, terbiasa dengan pace yang cepat pada dua buku sebelumnya, saya jadi merasa kurang greget ketika membaca buku ini. dan melihat pada dua buku sebelumnya Fay disiksa dengan berbagai latihan keras bertubi-tubi, saya jadi ingin melihat Fay seperti itu lagi *iya tau ini keliatannya jahat banget*. sayangnya saya merasa Fay di buku ini seperti sedikit dimanja.

tapi, nggak menghilangkan rasa penasaran mengenai akhir cerita seri ini, yang awalnya saya pikir hanya akan menjadi sebuah trilogi.

masih penasaran apa tugas Bobby dan pastor? lalu akhirnya akam seperti apa? apakah Fay akan menghancurkan keluarga McGallaghan atau Fay akan menjadi pimpinan keluarga tersebut menggantikan Andrew?
Profile Image for Aqiva Karenina.
51 reviews4 followers
October 11, 2014
Akhirnya buku ini terbit juga!

Traces of Love, seri ketiga dari cerita yang amat seru dan gila milik Fay Regina Wiranata dalam keluarga McGallaghan.

Clio Freya benar-benar mempermainkan emosi saya. Senang, gemas, sedih, kesal, pengin mencak-mencak, geregetan, deg-degan. Semuanya berpadu jadi satu. Puncak gejolak emosi saya terdapat pada halaman terakhir novel ini, bahwa akan hadir buku keempat. Saya hanya bisa menghela napas pasrah.

Semoga buku selanjutnya tidak memberi pembaca terlalu banyak waktu untuk menunggu. Sebab kisah Fay, Kent, Andrew, dan seluruh penyandang nama McGallaghan (beserta para agen di kantor) sangat dinantikan. Sukses!
Profile Image for Fera Flies Free.
339 reviews30 followers
October 8, 2014
Penuh antisipasi untuk buku selanjutnya, buku keempat, dan sekaligus buku penutupnya (sepertinya). Kalau diibaratkan, buku ketiga ini bisa dikatakan 'the calm before the storm'-nya hehehe. Sukses deh pokoknya bikin emosional (gemas, pingin mencak-mencak, ketawa, sampai melting) dan gregetan sendiri. Semangat di buku selanjutnya ya Kak Clio! ;)
Profile Image for kenmaa.
5 reviews
February 23, 2017
Ini adalah salah satu novel yang dibaca tuntas sekali duduk, keren lah pokoknya , dua jempol buat kak clio . Ada karakter baru , mungkin bakalan nambah lagi di novel selanjutnya (wohoo) tapi aku tetap team Kent & Fay garis keras, ga peduli mau badan enrique sebagus apa ,mau kotak 6 atau 8, Kent & Fay selamanya bersama ~ . Sebenarnya ada yang mau aku bahas sama kalian para pembaca review ini (kalo ada) (mudah-mudahan ada) , cekidot :

1. Cewek di angkatan Andrew yang namanya Michelle yang bisa jadi first love nya si Andrew atau mungkin mantan istri nya ? kenapa mantan istri ? entahlah andrew sendiri pernah menyebutkan di buku kedua bab terakhir (maap ga spesifik berhubung novelnya dipinjam kawan) kalau dia tau rasanya ketika anaknya diambil pokoknya kurang lebih gitulah kata-katanya , jika Andrew punya anak , siapa istrinya atau wanita yang dia hamili (berhubung Andrew gentleman kita yakin pasti dia menghamili istrinya) ? jeng jenggg cuma satu perempuan yang disebutkan di novel ini yaitu si Michelle. (Sebenarnya ada sih disebutin cewek lain yang dia ajak dinner di buku ketiga tapi itu mungkin cuma cewek figuran ya kan ?)

2. Siapa Leopold ? oke, sepupu si Andrew tapi kenapa dia mati ? ditembak karena kabur sama Michelle tapi kita tau kalau Andrew sepanjang sejarah McGallaghan adalah satu-satunya kandidat pemimpin yang dipilih bukan berdasarkan duel dan semacamnya jadi, mungkinkah ? ....... kita ga tau, sebaiknya kita jangan berspekulasi dulu gitu kata kent.

3. Apakah Enrique anggota sepupu ? sepertinya bukan atau terlibat spionase atau semacamnya ? mungkin, kita ga tau .

4. Hubungan Pastur dan Bobby . Di halaman 109 kita liat yang menghubungkan mereka berdua cuma si fay ,jadi apa sih spesialnya si fay ? kenapa aku mendapat kesan bahwa Bobby dan pastur itu kayak protector nya fay , iya ga sih ? iya-iya in aja ya .

5. Peringatan Raymond tentang menghabisi nyawa seseorang mungkin bisa jadi bumerang bagi perusahaan dan nantinya akan terbongkar .

6. APA MAKSUDNYA KALIMAT ANDREW HALAMAN 25 BUKU KETIGA : "Setidaknya , selera fay tidak buruk " , pikirnya sambil tersenyum. Kalimat itu andrew bilang waktu ngeliat FOTO ENRIQUE BERTELANJANG DADA . Jangan - jangan ini menjelaskan kenapa semua sepupu yang direkrut cuma cowok . JENG JENG . Kalau beneran ini plotwist terbesar sepanjang sejarah per novelan yang aku baca .
#Yeay #AndQue #AndrewEnriqueShipper #ReviewGila #janganpercaya
Profile Image for P.P. Rahayu.
Author 1 book37 followers
February 5, 2020
Review lengkap dapat dibaca di http://prayrahayusbook.blogspot.co.id...

Kehidupan Fay sebagai anggota Keluarga McGallaghan dimulai. Jamuan makan malan dan pelatihan di rumah menjadi beberapa hal yang harus dilakukan oleh seorang Fay Regina McGallaghan d.h Wiranata. Kehidupannya yang awalnya normal, berubah seratus delapan puluh derajat dengan bergabungnya Fay ke keluarga McGallaghan.

=================================

Baca ulang di tahun 2019

Masih tetep suka sama novel yang satu ini. Beneran engaging banget. Untuk ukuran teenlit, cerita yang ditawarkan oleh Kak Clio emang nggak biasa.

Buku ketiga ini memang jauh lebih kompleks. Ada banyak sekali pertanyaan yang pengin aku lontarkan ketika membaca buku ini. Baiklah. Mari kita tunggu buku keempat dengan sabar.

"Aku mungkin berbahagia kalau kamu bahagia.. Aku hanya tak rela melihat kebahagiaan yang seharusnya jadi milikku dinikmati oleh orang lain." --Kent.

Profile Image for Adissti.
28 reviews12 followers
October 23, 2014
sangat menikmati alur cerita part 3 dari "Eiffel Tolong!" ini.
pembaca dibawa sangat dalam untuk memahami setiap kata dari kak Clio.

Andrew sangat pintar bermain-main dengan Fay maupun dengan keluarga yang lain.

Masih banyak teka-teki yang belum terpecahkan namun sudah ada clue di novel ini.

Tokoh baru yang masih bersangkutan dengan Fay.

Ah, Sangat menunggu kelanjutan novel ini.

-to be continued-

Salam The GroundHouse :)
Profile Image for Frida.
201 reviews16 followers
November 24, 2014
saya nggak sabar baca kelanjutannya... hanya bisa berharap Kak Clio Freya segera menyelesaikan buku berikutnya, aarrrgh!!! Mengikuti petualangan Fay membuat saya berharap hidup saya bisa jadi seru seperti itu... Tapi setelah menyadari bahwa kebebasan hiduplah yang ditukar untuk menjadi agen, saya berpikir ulang hahaha.
Profile Image for Dinur A..
258 reviews97 followers
August 30, 2017
4,5

Daaaaaaamn it was brilliantly good! More exciting than the previous books because it really captured the inside world of McGallaghans castle, and of course the characters of each member of The Groundhouse. I save half of my last star for when Fay quits acting like a stupid bitch.
Profile Image for Dila.
1 review3 followers
October 18, 2014
Suka banget deh ngebaca buku2nya kak Clio ini. Bener2 beda dari novel2 kebanyakan. Rasanya ga rela kalo harus abis di buku ke 4 ntar :')
Profile Image for Elsi Sari.
2 reviews
November 1, 2014
Menyelami setiap kejadian dalam kehidupan Fay adalah hal menarik bagiku. I think it's the best novel I've read. Gak sabar nunggu lanjutannya:3
Profile Image for Isnaini.
25 reviews
May 7, 2015
love it. love and action! crazy experience with fay!
Profile Image for Devi.
10 reviews
June 7, 2019
Fay's adventure here is still amazing and thrilling as in the previous two books!

Seeing our young heroine as the newest family member of the McGallaghans is definitely opening a wider door into the (crazy) life of this super family. Fay's decision to take the "one-way ticket" to France ultimately made her and the readers realize something: she can never... ever... step back from whatever happens next. (Moral lesson learned: never take or agree to someone else's offer to go somewhere with one-way ticket! Think first, calculate the possible risks!)

This book is packed with less actions unlike the first and second book, and there are more depths toward Fay's character development and growth. It comes as a bit psychologically twisting, because of Fay's deeper interactions to her uncles, cousins, and other new people she knows from COU. Betrayals and punishments have become daily snack for Fay, although she sometimes still struggles with it. And her new relationship with Enrique brings a new side of Fay to us; kinda marking her puberty growth and sexual awakening in a subtle way. In this book, Fay is also way more mature, although sometimes she gets too curious and ends up endangering herself and other people in a mission. I like that the writer still maintains her smart and talented self, without forgetting her personality of being careless and moody like a common teenager.

Fay-Kent shipper will definitely be upset here because their interactions are not as many as in the first two books. Personally, I am totally neutral about them because I am never really that invested in their story and see them more as compatible companions or partners or cousins. Not more. I mean, it's clear that they still care about each other, but Fay also mentions several times in the book about her deep feelings for Enrique. Fay has at least found someone who truly loves her back without hurting her. Besides, Kent later realises that he can still find other form of love to fill his broken and empty heart, which is surely music! They both have a chance to move on with these realisations. And isn't it also clear that there shouldn't be any romantic relationship between agents and/or family? That's why I prefer not to put my hopes too much for Fay-Kent (though it doesn't bother me as well if they do end up together, so we'll see).

Again, Andrew never fails to amuse me with all of his tricks and manipulations. Sometimes I ask myself, does someone like Andrew truly exist in real world? Because if it does, then I never want to get involved with him! He may seem more loving and warm to Fay compared to his other nephews, but he can't just stop use his only niece as a means to an end. He always has something up his sleeves, even to the extent of manipulating Fay's mother!

This book excites me again with the bits of Fay's mother's appearance. She is a minor character in the first two books (along with her husband), but in here, I can see how important her role will be in the next sequel. At the end of the story, I somehow hope that Fay's mother doesn't fall for Andrew's tricks, too. I hope she also hides something that can make Andrew restless. After all, she is a clever woman and undoubtedly more experienced in life compared to her daughter. I mean, isn't it time for us to at least witness crises in COU? So far, COU is described as this sophisticated and advanced intelligence that belongs in the same class with ones in developed countries. I think it will be interesting to see where and how Fay will contribute herself upon the wrath (should it happen), which will eventually lead her to find out the truth about her parents.

Traces of Love also brings a new setting in Geneva, Swiss, so we get to imagine the beautiful places there from this book! Also, I notice that there are several deep dialogs and discussions about God among the characters, which can softly bring the readers to also question themselves about Him.

Oh, and I of course don't forget about my curiosity toward Bobby Tjan and this new mysterious pastor whom he keeps meeting discreetly. Who is he actually? Is he going to bring another plot twist in the next books? Are there any other agents from Indonesia like Bobby and Fay? If there are, it will be very exciting to learn more about them! (Unrelated question, though, is it possible for us to also get recruited by a world-class intelligence agency like COU? Sorry, kidding! :D)

I super love this book. I am totally looking forward to the next story, hoping to uncover these mysteries and unsolved riddles with our brave heroine, Fay Regina McGallaghan.
Profile Image for Sri Wahyuni.
48 reviews
May 30, 2017
Saya nilai buku ini dengan 5 bintang.

Buku seri ke 3 ini memang lebih santai, lebih banyak cerita cinta2annya. Tapi masih bisa dapat 5 bintang. Karena seperti kata Andrew “Life is full of surprise, indeed” - kalau ngk salah ini kata2 nya di buku ke 2.

Banyak quotes-quotes yang saya suka.

Dari halaman 106: “Tidak perlu mencari alasan yang masuk akal untuk suatu kejadian, yang lebih penting adalah akibatnya. Alasan adalah masa lalu, sedangkan akibat adalah masa depan”

Dari halaman 323: “Hiduplah untuk setiap detiknya, bila dalam detik ini hidup tidak berpihak padamu, percayalah pada detik berikutnya hidup akan menjadi lebih baik. Hanya dengan kondisi mental positif seperti itulah kamu bisa lolos dari apa pun yang menantimu di depan”

Dua quote di atas kayaknya dari buku ke 2 juga, lupaaa... karena pinjam bukunya di ijak.

Dari halaman 394: “Sulit memang... melepas kepergian mereka yang dikasihi. Bahkan walaupun kita tahu bahwa mereka berada dalam jalan tersendiri menuju kebahagiaan yang lebih abadi. Ketika orang-orang terkasih meninggalkan kita, sebenarnya yang kita tangisi adalah kehidupan kita yang harus dijalani tanpa mereka, bukan kematian mereka itu sendiri”

Dari halaman 405: “Sebuah kejadian terjadi di hidup kita karena di saat itu kejadian tersebut memang diperlukan untuk membentuk jiwa kita. Emosi kita biasanya beragam dalam menanggapinya, bisa kecewa, sedih, marah, menyesal... dan itu tak masalah. Yang menjadi masalah adalah bila kita terlampau larut di dalamnya”

Pengen banget buku ini dibuat film. Sepanjang baca bukunya kebayang-bayang segerombolan teamnya avanger, atau si botak jason statham.

Seru.......
Profile Image for Nur Fadilla Octavianasari.
565 reviews45 followers
January 17, 2018
#2018-[5]

C.L.I.F.F.H.A.N.G.E.R
Shoot banget deh, nyampe chapter 19 udah mulai was-was kalau ceritanya bakal lanjut di sekuel berikutnya.. and kaboom! Told ya! Kaya ada yang neriakin gitu. Agak kzl gjmana gitu, padahal Saya bela-belain re-read dari buku pertama. HMM

A brand new Fay Regina McGallaghan, one phone call destined her life forever. Balik ke Paris— ke Uncle Andrew yang berarti there’s no turning back. Fay akhirnya disambut ”hangat” oleh para The Pillars, meski statusnya belum resmi sebagai The Gallaghans. Akhirnya bisa kenalan juga sama member The Gallaghan juga.

Buat shipper Fay-Kent kayanya harus menelan pil pahit di buku ini. Sejak resmi jadi sepupu hubungan mereka otomatis semakin merenggang. Di depan mata tapi tak terlihat, kira-kira begitu. Meski awalnya searah, tapi sejak ada Enrique perlahan Fay mulai nyaman akan kehadiran cowok itu. Poor Kent, sini sama Saya aja. ((YEAH, FAY-KENT SHIPPER)

Fokus bahasan buku ketiga ini lebih ke The Gallaghans dan COU. Jadi nggak heran kalau nemuin hal-hal berbau intelijen disini. Tapi salut banget sama gimana loyalitas dibuktikan disini, gimana kita bertanggung jawab atas pilihan yang sudah diambil—atas semua tindakan kita. Jangan khawatir, gak setegang kaya nonton James Bonds juga sih, apalagi giliran para berandalan beraksi, kaya ada warna sendiri di novelnya.

So.. 4stars wouldn’t be exagerate. The idea itself was brilliant. Thankyou Onty CleoFreya.
Jadi kapan nih lanjutannya....

Profile Image for Ezr Dif.
25 reviews
July 22, 2018
Huftt, (bukan) buku terakhir yang terbit 4 tahun lalu, masih punya kelanjutan tapi belum ada tanda" bakalan terbit (ATAU SUDAH ADA? PLEASE TELL ME!)

Jadi, aku merasa membaca ToL ini melelahkan, karena banyak banget perasaan yang diutak-atik sama kak Clio. Bahasa kasarnya, dia nggak mau membiarkan aku ngambil napas sebentar. Intensitas tugas lebih berbahaya dan berat, karena prinsip McG sudah diterapkan.

"Kita tidak pernah punya pilihan." -340

Sudah sejak buku pertama aku suka jalan ceritanya dan gaya menulis kak Clio. Walaupun aku sering menemukan tipe kalimat yang hampir sama, yang sudah kuanggap ciri khasnya sendiri.

Apalagi persaudaraan keluarga ini kental dan walaupun punya banyak konflik, tetap membuat penasaran. Layak dibaca, apalagi ini genrenya jarang di Indonesia. Dan berapa kali ya aku kudu bilang, kombinasi action, drama, dan romance nya seimbang!!! Tiap ending selalu buat pembaca penasaran...

So, aku tahu menulis itu susah dan butuh banyak perasaan buat menorehkan kata demi kata, kalimat per kalimat, hingga paragraf yang utuh bersusun perlahan. Karena aku mengalami sendiri susahnya menuangkan ide waktu mood tidak mendukung (Tapi pas sedih malah lancar nulis, terserah deh)

Dan karena faktor itulah, aku tidak tau apa yang Kak Clio lakukan saat ini, sibuk kah? atau gimana, hehe. Tapi aku penggemarmu kak, terlalu banyak penggemar series ini dan mereka rindu karyamu 😍😍
Profile Image for Kurnia Dwi Aprilia.
216 reviews4 followers
September 30, 2018
Huaaaa seru dan menegangkan. Cukup baik untuk dikategorikan sebagai novel konspirasi atau novel2 yg membahas tentang agen2 rahasia. Ngga jauh beda dengan yg pernah saya baca di The Messiah Project, tapi ini versi yg lebuh ringannya. Saya kira buku ke tiga ini edingnya, ternyata sepertinya masih berlanjut ke buku selanjutnya yg mungkin belum terbit. Waduuuh, makin penasaran nih. Padahal bela2in baca novel ini seharian biar langsung tau endingnya. Tapi kalo diterka-terka, agaknya cerita ini bakal happy ending buat Fay. Semoga.

Dari ketiga bukunya, saya paling suka yg Taces of Love ini, dan agaknya saya yakin bahwa ada sesuatu yg bertentangan antara pastor Francis dan Bobby Tjan dengan Andrew di cerita selanjutnya.
Yang masih sulit ditebak adalah hubungan cinta Fay, apakah akan bersama Kent, atau Enrique.
Displaying 1 - 30 of 71 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.