Jump to ratings and reviews
Rate this book

Crossroad: Tentang Road Trip, Toraja, dan Pilihan Hati

Rate this book
"That's the art of road trip. Selama ini lo duma kenal semi bepergian ala backpacker, sekarang lo musti coba seni bepergian yang lain. And I offer you a road trip to Toraja"

Awalnya Rossa dan Teddy hanya berencana menghabiskan waktu empat hari liburan dengan berwisata ke Toraja dan mengeksplorasi Makassar. Perjalanan ala backpacker seketika berubah ketika Teddy mendapat pinjaman mobil dari bosnya, dia menyarankan satu ide baru: road trip. Berkendara ke Toraja dari Makassar menggunakan mobil pinjaman.

Dalam perjalanan panjang Makassar – Toraja terentang banyak waktu yang harus dibunuh dengan obrolan. Topik tentang hidup, mimpi, cita-cita, kenakalan, dan cinta hanya beberapa hal yang dapat memancing percakapan seru, perdebatan, dan pertukaran mind set. Siapa pun tidak akan menyangka bahwa percakapan sepanjang perjalanan itu akan berujung pada sebuah kontemplasi diri. Seiring banyaknya hal yang diobrolkan, mereka semakin jujur satu sama lain. Termasuk perasaan satu sama lain yang ikut berkembang dalam jarak yang ditempuh.

Toraja ternyata bukan menjadi poin utama dari perjalanan mereka. Percakapan yang serupa awakening call itulah yang membuat liburan terasa berbeda sehingga membekas di hati dan ingatan. Cerita ini tidak hanya berkisah tentang perjalanan menuju Toraja. Dalam cerita ini pembaca diajak untuk ikut berpetualang di dalam mobil, merasakan langsung keindahan alam Sulawesi Selatan, melihat sendiri eksotisme budaya kuno Toraja yang masih bertahan hingga saat ini, dan ikut merenung sesaat mengenai hidup lewat percakapan yang mengalir antara Rossa dan Teddy. Tapi lantas, bagaimana kelanjutan hubungan mereka?

336 pages, Paperback

First published February 1, 2014

1 person is currently reading
5 people want to read

About the author

Rossa Indah

2 books

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
0 (0%)
4 stars
3 (21%)
3 stars
7 (50%)
2 stars
3 (21%)
1 star
1 (7%)
Displaying 1 - 6 of 6 reviews
Profile Image for Haryadi Yansyah.
Author 14 books63 followers
January 14, 2025
Sebetulnya, buku perjalanan yang nggak melulu bercerita soal destinasi wisata adalah jenis buku yang paling aku suka. Awal-awal baca perjalanan Rossa Indah implusif liburan ke Makassar demi tujuan utama ke Toraja, aku udah hepi. Sebab, perjalanannya ditulis dengan rasa.

Di Makassar, ia akan melakukan perjalanan bersama Teddy, salah satu temannya. Rencana awal naik bus, malah jadi naik mobil pinjaman kantor Teddy. Wuih, bakalan jadi road story nih, makin asyik dan ya memang ceritanya jadi lebih hidup.

Aku keingat film 3 Hari untuk Selamanya yang juga disebut di buku ini. Baik Rossa ataupun Teddy udah nonton, bahkan Teddy pengen nyetir sendiri juga terinspirasi dari film itu. Tapi yang kemudian terjadi, buku ini lebih menonjolkan romansa dengan segala macam kegalauannya. Ngambek-ngambekannya, affairnya....

Kisah tentang Torajanya juga diceritakan detail tentu, tapi kalau aku setelah baca, yang teringat kuat malah kisah romansanya ini. Dan ada plus dan minusnya sih. Gak ada yang salah dengan kisah itu (walau kadang aku geli aja kalau di part ngambek-ngambekannya). Bukunya juga minim visual. Jikapun ada foto, seuprit sekali. Aku sih ngarepnya ada foto-foto di luar objek wisata yang menjadikan buku ini lebih hidup apalagi disebutkan Rossa suka sekali motret. Dan interaksi dengan orang lokal juga minim. Kalau bisa kayak Life Travelernya Windy Ariestanty atau Two Travel Talesnya Ade Nastiti bakalan oke banget sih ini.

Dan oh ya buku ini hasil "lamaran" penerbit yang tertarik dengan kisah cerita Rossa yang lebih dulu tayang di blog. Lucky her walau aku juga pernah merasakan keberuntungan yang sama haha, maksudnya kangen "dilamar" lagi model begini.

Jadi, secara keseluruhan ya oke. Tapi kalau tertarik baca harus siap dengan porsi cerita romansa yang lebih banyak ketimbang bahas tempat wisatanya ya.

Skor 7,2/10
Profile Image for Amor Fati.
2 reviews
August 11, 2023
Saya tidak tahu mengapa rating buku ini terbilang cukup rendah. Tapi bagi saya buku ini menarik dengan penggunaan bahasa yang mudah dipahami dan cerita yang ringan cocok sebagai bahan bacaan selingan ketika membaca buku yang berat.

Buku ini bercerita tentang perjalanan Rossa dan Teddy mengeksplor keindahan alam dan tradisi Toraja yang sampai sekarang masih terjaga dengan baik. Pada beberapa bab terakhir juga penulis sedikit bercerita tentang tempat-tempat wisata yang bagus dikunjungi ketika memutuskan untuk liburan di Makassar.

Namun sangat disayangkan bahwa penulis hanya bercerita tentang 3 tempat wisata yang ada di Toraja. Untuk menebus itu, penulis berhasil mendeskripsikan setiap tempat dengan sangat detail. Bukan hanya cerita perjalanan yang disajikan dalam buku ini, namun juga ada banyak sudut pandang mengenai kehidupan yang mereka bincangkan ketika berada di tengah perjalanan menuju Toraja dari Makassar selama 8 jam.

Membaca buku ini membuat saya juga ingin melakukan perjalanan dan tentu saja menuangkannya dalam bentuk tulisan. Terima kasih untuk penulis yang sudah melahirkan karya yang sekeren ini. Ditunggu kisah perjalanan selanjutnya.
41 reviews1 follower
July 14, 2019
Buku tentang perjalanan lain yang menarik saya untuk membacanya. Terlebih perjalanan di negeri sendiri, Makassar dan Toraja. Penggambaran tempat dan perjalanan yang bagus dan membuat saya juga ingin menikmatinya sendiri secara langsung, tidak hanya melalui tulisan dan imajinasi yang berkembang. Apalagi penuh dengan pembahasan tradisi masyarakat mengenai penghargaan terhadap upacara kematian.

Namun dibalik itu semua, tersimpan pula cerita kehidupan antara dua orang traveler yang saling menjaga satu sama lain, terutama soal perasaan. Memang pembaca dengan mudah akan langsung menebak bagaimana akhir ceritanya. Tetapi, pengemasan tulisannya lumayan bisa membuat sebagian pembaca ikut terbawa suasananya, sehingga alur cerita yang mudah ditebak mungkin tidak terlalu masalah.

Kutipan:
"Terkadang, lukisan Tuhan yang paling bersahaja mudah luput dari pandangan karena kita sibuk mencari lukisan-Nya yang paling megah." (hal. 101)
"It's not about the destination, it's about the journey." (hal. 261)
Profile Image for Gita.
113 reviews2 followers
November 23, 2018
Pas mulai tanggal baca, saya cuma baca dua halaman awal, entah kenapa saya tinggal, ga baca lagi sampe dua hari kemaren sampe buku abis, ceritanya menarik, tentang road trip, saya merasa connect dg karakter rossa soal love life nya dan musik2 yg disebut dinovel ini, nilai plusnya karena info tentang tana torajanya cukup lengkap dan bikin mupeng, lovestorynya ? No comment :D
Profile Image for Yolanda Dipoyono.
104 reviews
May 29, 2023
Saya membeli buku ini karena saya tertarik pada judulnya, yaitu road trip dari Makasar ke Toraja. Namun kisah yang dihadirkan lewat buku ini bisa dikatakan adalah 'cinlok' / 'hubungan tanpa status' / 'hubungan sesaat'. Saya pikir cerita yang disajikan bisa lebih dari itu. Meski mungkin tidak berfokus dari wisatanya, tapi saya mengharapkan kisah yang lebih dari certita di dalam buku ini. Sementara slice of life yang dihadirkan dalam buku ini hanya selentingan-selentingan saja.

Meski demikian, saya cukup menikmati. Hitung-hitung nostalgia saat saya traveling ke Makasar dan Toraja...
Profile Image for Imam Rahmanto.
149 reviews8 followers
April 27, 2016
Sejujurnya, tertarik membacanya karena kedekatan trip ke Torajanya. Tentang tempat-tempat yang kerap saya lewati pula saat melakukan perjalanan ke "rumah", tempat pulang.

Pun, Makassar, yang sudah menjadi tempat menetap selama hampir tujuh tahun lama. Saya penasaran dengan beberapa tempat familiar di mata orang lain.

Hanya saja, kisah asmaranya agak nanggung. Selain itu, kisah yang sebenarnya benar-benar "tak baik" a.k.a affair itu agak mengganggu road trip ini.
Displaying 1 - 6 of 6 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.