Jump to ratings and reviews
Rate this book

Jangan Diklik

Mata Magma

Rate this book
Magma Taraka, murid kelas 12, kehilangan ibunya sejak lahir. Dalam kecelakaan mobil, ayahnya, ibu tirinya, dan dua adiknya tewas seketika. Hanya Magma yang selamat. Sejak itu, terjadi keanehan pada diri Magma. Dia bisa membaca kejadian memalukan yang pernah dialami seseorang hanya dengan menatap mata orang itu.

Magma diungsikan ke rumah Nek Ati di sebuah desa jauh dari keramaian, di tengah-tengah perkebunan teh. Di rumah besar dan tua itu, dia dilarang masuk ke kamar yang berada di sebelah kamarnya. Pintu kamar itu selalu terkunci rapat, tapi setiap tengah malam Magma mendengar suara-suara aneh dari sana.

Suatu malam, ada pesan masuk ke ponselnya, berisi link dari akun JanganDiklik. Di dalam link itu ada podcast berjudul “Kisah-kisah Pembunuhan di Kebun Teh”, menceritakan gadis SMA yang dibunuh di kebun teh dan jenazahnya baru ditemukan tiga hari kemudian. Konon katanya arwah gadis itu gentayangan.

Apakah podcast itu hanya kebetulan? Atau memang sengaja ditujukan untuk Magma? Dan apakah cerita di podcast itu cerita horor biasa, atau kisah nyata?

384 pages, Paperback

Published May 28, 2025

15 people want to read

About the author

Lexie Xu

39 books903 followers
Lexie Xu adalah penulis kisah-kisah bergenre misteri dan thriller. Seorang Sherlockian, penggemar sutradara J.J Abrams, dan fanatik sama angka 47. Saat ini Lexie tinggal di Bandung bersama anak laki-lakinya, Alexis Maxwell.

Ingin tahu lebih banyak soal Lexie?
Silakan kunjungi website-nya: www.lexiexu.com
Facebook: www.facebook.com/lexiexu.thewriter
Twitter: @lexiexu
Instagram: @lexiexu47
Email: lexiexu47@gmail.com

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
0 (0%)
4 stars
6 (100%)
3 stars
0 (0%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 2 of 2 reviews
64 reviews2 followers
September 14, 2025
setelah kecelakaan tragis yang menewaskan bapak kandung, mak sambung dan adiknya, magma dikirim ke desa buat diurus neneknya. soalnya om tantenya nggak mau ngurus. di rumah neneknya itulah mata batinnya terbuka. hidupnya penuh teror.
sekilas mirip nopel mbak arumi yang AKU TAHU KAPAN KAMU MATI. sama2 tentang mata batin kebuka setelah kecelakaan. tapi ternyata kemampuan magma beda sama kemampuan sienna.

gue suka adalah di novel ini plotnya padat konflik: misteri kematian hantu sila, hantu liana, rahasia nenek gayatri, misteri kamar sebelah magma dan podcast di aplikasi #jangandiklik yang tiba2 muncul di hp magma. semua dikupas pelan dan epic. tapi sayangnya, aplikasi #jangandiklik tuh berasa tempelan karena lebih dominan tentang hantu sila.
untungnya masih enak dinikmati sampai ke akhir. story tellingnya bikin betah baca.
Profile Image for 3unfly.
75 reviews2 followers
February 1, 2026
"Kamu pikir pembunuhan-pembunuhan perkebunan teh sudah berakhir?"

4/5⁠☆
The story is packed with mystery, horror, and tense at the same time.

This is probably the most packed book in the series. It's almost great if the conversation doesn't feel awkward, but I do think that's because Magma himself is a reserved person. His conversation with Mona is flowing better toward the end of the book because at first, their friendship starts with force since Magma knew Mona's secret.

It does feel more tense because the mystery is unpredictable, but I didn't like the ending. I felt like it was too rushed despite the fact that I got bored with how slow the pace was in the beginning to 60% of this book. I think it should've been organized better, fastened the pace in the beginning and moved slowly to give a perfect and fair ending.

I like the way Magma has power, but I think it became weak as he kept what he saw by himself except Mona. But I guess the ghosts in this book only want the culprit to be dead as revenge. It would be better if the killer was known so people knew that the person isn't kind. Other than that, Jangan Diklik became unnecessary in this book as it only tells the story and does not give the ghost more power as it should in the series. This book felt more like a standalone than part of the series.
Displaying 1 - 2 of 2 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.