Buku ini diceritakan dari sudut pandang ketiga, Mirzangus, seorang yatim yang diadopsi oleh Kakek Zahter, yang bisa dibilang ulama cendekiawan pada masa itu.
Kisah bermula dari Hanna dan Imran, yang masih keturunan Bani Israil (Nabi Daud ؓ), dan bersepupu dengan Nabi Zakaria ؓ
Hanna dan Al-Isya (istri Nabi Zakaria), termasuk perempuan-perempuan cerdas dan pemberani, turut memperjuangkan hak perempuan Bani Israil, termasuk dalam pendidikan. Hanna dan Al-Isya juga memiliki perawakan dan hasrat yang sama, yaitu ingin memiliki keturunan.
Hanna merindukan keturunan laki-laki di masa tuanya namun ternyata Allah menganugerahkan bayi Maryam, seseorang yang kelak bisa menjadi ibu sekaligus ayah bagi Nabi Isa. Pada waktu yang sama, Nabi Zakaria juga mendapatkan berita kelahiran seorang anak bernama Yahya.
Maryam tumbuh sebagai hamba yang tekun beribadah, perempuan safiyyah, yang terjaga kesuciannya di dalam Mihrab 7 pintu. Kisah ibunda Maryam dengan keutamaan-keutamaannya juga disebabkan karena sedari kecil, Maryam yang yatim-piatu diasuh oleh Nabi Zakaria ؓ . Tidak terbayang bila menjadi Maryam, mengandung, melahirkan, dan membesarkan Isa sendirian. Menghabiskan masa nifas sendirian, menyusui bersama Kijang. Ketika semua orang menghinanya telah berzina dengan Yusuf atau Nabi Zakaria, wanita manapun pasti akan terpuruk dan mungkin mengakhiri hidupnya, tapi tidak dengan Maryam. Maryam mengajarkan bagaimana cara menghadapi netizen, yaitu diam, tidak perlu banyak klarifikasi, just do the work and let the work itself show them.
Masih wondering kenapa ada pemuka agama tau perempuan yg sudah ngaji tapi percaya kalau islam tuh memang kodratnya patriarki, it isnt.
Lupa mungkin kalau Bunda Maryam itu perempuan, Lupa mungkin kalau Bunda Maryam dapat wahyu dari Jibril (ya walau ga ditetapkan sebagai 'nabi' krn wahyu itu buat dirinya sendiri). Lupa mungkin kalau Nabi Isa namanya bukan bin bapakya tp bin mamanya, alias jalur keturunan melalui ibu. Gatau juga mungkin kalau Nek Hanna, mamanya Maryam issa patriot kesetaraan pada zamannya y suka berontak masalah pendidikan hak perempuan.
Kematian Nabi Zakaria dan Nabi Yahya cukup mengingatkan kepada Socrates yang diadili oleh penguasa. Nabi Zakaria, dalam buku ini digergaji oleh kaumnya sendiri, sedangkan Nabi Yahya dipotong kepalanya oleh Raja Romawi.
Siber Eraslan wrote this mengacu pada various sources, mulai kitab-kitab lama, cerita-cerita terdahulu, kisah-kisah penuh hikmah, Perjanjian Lama dan shuhuf Idris. Tapi tetap saja jika tidak dicantumkan daftar pustaka/footnote, I couldn't tell if one scene was fictional or real.
Dalam buku ini banyak doa-doa yang menjadi favorit dan akan ku aplikasikan, diantaranya adalah doa Hanna dan Zahter pada bab 7
Beberapa informasi baru dan pertanyaan yang muncul di kepala saya saat membacanya:
1. Cara maryam menghadapi org sakit bahkan menghadapi sakaratul maut, mungkin bisa membantu para Nakes Islam.
2. Anak yang terlahir saat usia menopause Ishak, Maryam, dan Yahya.
3. Apakah Maryam bisa dibilang cenderung introvert?.
4. Maryam tidak suka banyak berbicara, selalu menyesali jika terlalu banyak menceritakan tentang dirinya, lalu memilih untuk puasa bicara sampai keesokan harinya sembari berdzikir.
5. Maryam bisa berbicara dg hewan?
6. Politik menghancurkan Bani Israil
7. Bab favoritku bab 18 (7 Pintu Mihrab), indah sekali! — Al aman, Keteguhan, Makan, Hadid, Balqis, Perlindungan, Rahasia.
8. Makan kurma, minum air, dan IMD pasca salin
9. Suzeni almasih dibawa ke langit
10. Maryam dan Isa tidak butuh lampu tiap malam karena dzikir mereka penerang, mereka dipenuhi Nur, dan semua orang bisa melihatnya.
11. Maryam hijrah kesana kemari sebagai independen woman, menjadi ayah sekaligus ibu.
12. Yahya dan isa bucin banget ke ibu
13. Para hawari Petrus, Andreas, Malta, Yuhanna, Yakub, Taddeus, Yahuda (Toma), Bartholomeus, Philiphus, Yakub putra Alfeus, Gayyur Simun, Yahuda Iskariot (pembangkang).
3 bayi lain yg dapat berbicara juga ada ceritanya dalam buku ini.
Ucapan Bayi Isa:
"Diriku adalah hamba Allah. la (elah memberiku Alkitab. Dan la telah mengutusku menjadi seorang nabi. Di mana pun aku berada, la akan memuliakanku. la telah memerintahkan kepadaku untuk mendirikan salat dan zakat sepanjang hidupku. la telah membuatku menghormati ibuku dan tidak membuatku menjadi seorang yang malang. Salam dan keselamatan terucap bagiku saat kelahiranku, sepanjang hidupku, dan saat diriku hendak dimasukkan ke dalam liang kubur."
Kisah bikin mewek waktu Maryam mimpi bertemu 3 wanita penghuni surga.
"Di sana aku bertemu dengan Khadijah binti
Khuwaylid. Dia adalah istri baginda Nabi di akhir zaman. la akan datang setelah Isa. Berilah kedatangannya telah diserukan dalam kitab-kitab sebelumnva. Dia adalah Muhammad . Dan Khadijah Kubra adalah istri baginda nabi yang mulia ini.
Nabi Isa berkata:
"Sungguh, semoga salam dan keselamatan tercurah bagi Sang Nabi akhir zaman itu. Jika dalam doamu engkau meminta bertemu denganku, demikian pula dalam doaku. Aku memohon agar dapal dipertemukan dengan nabi akhir zaman itu sehingga diriku dapat bersaksi mengenai kenabiannya dan mengabdi pada ajaran agamanya. Dia adalah Ahmad saw, Dan sungguh, diriku beriman dan sangal mencintainya meski belum mengenalnya."
Doa yang dipanjatkan Nabi Isa untuk mengobati ODGJ:
'Allahumma anta ilahu man fissamaai wa ilahu man fil ardhi. Laa ilaaha fihima ghairuka wa anta jabbaru man fil ardhi la jabbaru fihima chairuka wa anta maliku man fis-samai wa maliku mannun fil ardhi laa malika fihim ghairuka gudratika fil ardhi qudralika fis-samaai wa sultanuka fil ardhi wasultanika fis-samaa. Asaluka hismikal karimi wa waihikal muniri wa mulkikal gadümi innaka 'ala Kulli syai-in gadür." (Ruhu'l Fukan)
"Duhai Allah, 'Tuhan langit dan bumi dan lempal di antara keduanya. 'Tidak ada salu makhluk pun yang mampu mencapai kodrat dan kekuasan-Nya. Engkau adalah Illah yang Maha al-Jabbar, al-Malik, al-Mulk, as-Sultan, al-Karim, al-Mu'in, al-Kadim, al-Kadir..."
Doa Nabi Zakaria untuk Maryam
"Tuhanku! Engkaulah yang telah memberi kekuatan pada air yang begitu lembut dan lemah untuk dapat membentuk sebuah batu. Berikanlah kepada Maryam kekuatan kesabaran dalam menyeru ke jalan-Mu, kekuatan dalam menghadapi kekerasan orang-orang yang hatinya telah membatu,"
Ucapan Nabi Isa yang membuatku tertampar:
Wahai Raja! Al-Quds adalah kota yang disucikan Allah sebagai bumi kelahiran para nabi. Namun, yang menjadikannya suci bukan tanah dan bebatuannya, melainkan iman yang terkandung dalam hati setiap orang Mukmin. Dalam hal ini, Allah telah berfirman,
'Jadikanlah kalian saling mencintai satu sama lain.’ Inilah hakikat iman, untuk saling mencintai dan mengasihi.
Jika pada suatu tempat kasih sayang telah digantikan dengan kebencian, kezaliman telah menggantikan keadilan, janganlah lagi menunggu kedatangan kiamal. Sejatinya, kiamat telah tiba bagi mereka. Jika pada suatu tempat anak-anak yatim dan janda telah dihina, orang-orang usir dari tanah kelahirannya,
para fakir miskin menyebar di mana-mana dalam keadaan lapar tanpa memiliki sandang pangan, dan jika syarial hanya sebatas memotong hewan kurban, menerima persembahan, atau menyalakan api suci, maka ia bukan syariat Nabi Musa, melainkan syariat orang-orang zalim it sendiri!
Wahai para musafir! Aku ingin menyampaikan kepada kalian bahwa tidak mungkin kalian mengabdi kepada Allah bersamaan dengan mengabdi kepada dunia.
Dunia dipenuhi kebohongan, kelamakan, kepedihan, dan penderitaan. Tidak ada kenyamanan di dunia. Yang ada hanya kezaliman dan kekalahan. Oleh karena itu, taatlah kepada Allah dan pandanglah dunia sebagai hal yang remch.
Dengan cara ini, engkau akan mendapatkan kelenangan hati. Jiwa kalian juga akan mendapatkan ketenteraman.
dengarkanlah! Aku akan mengatakan hal yang benar kepada kalian. Diriku adalah seorang hamba yang setia sehingga aku juga mengajak kalian untuk berada dalam kesetiaan. Sungguh, betapa menggembirakan mereka yang menangis di dunia in karena mereka akan mencapai pada posisi kenyamanan.
Sungguh, betapa menggembirakan mereka para fakir miskin yang belum merasakan kesenangannya dunia. Mereka akan merasakan kenikmatan abadi di akhiral yang (clah dititahkan Allah. Mercka akan makan dan minum dari jamuan Allah.
Para malaikat juga akan meniadi pelayan bagi mereka. Engkau sekalian adalah para musafir, sama halnya dengan orang-orang yang pergi menunaikan ibadah haji. Mungkinkah scorang musafir akan mengurusi hal-hal duniawi seperti sawah dan ladangnya, istana dan rumah megahnya serta bersenang-senang? Yakinlah, semua itu tidak! Mereka hanya akan membawa bekal sebatas yang dibutuhkan dan ringan dibawa sclama dalam perjalanan. Jadi, janganlah kalian membebani diri dengan beban keinginan duniawi, dengan harta, pangkat, dan jabatan. Sungguh, kesadaran menghamba dan bertakwa adalah hal yang sangal berguna dan begitu berharga. Oleh karena itu, wahai para musafir, beban yang hakiki untuk kita pikul selama di dunia yang fana.