What do you think?
Rate this book


252 pages, Paperback
First published January 1, 2004
"Pernah melihat seseorang lebih dari satu kali? Kita ingat betul saat dulu bertemu dia, tetapi dia tidak sadar bahwa kita dulu pernah melihatnya. Seperti itulah dia."
"Kamu memang seperti menara. Orang-orang akan berkumpul padamu tanpa kamu berbuat apa-apa. Orang-orang akan selalu tertarik untuk melihatmu karena kamu akan selalu terlihat di mana pun kau berada."
"Setelah slogan-slogan ini dipropagandakan, digaraplah desa-desa untuk membasmi 'Tujuh Setan Desa,'; tuan tanah, lintah darat, tukang ijon, kapitalis birokrat, bandit desa, dan pengirim zakat."
"Kenapa negaraku jadi begini? tanya Anatoli, tidak pada Galih, tapi lebih pada diri sendiri."
"Metanoia is a change of mind. The ancient Greek calls it as 'metanoia.' You have forgiven yourself. You scream, you angry, and you're swearing, then let go. You have faced your biggest fear. You are opening yourself and accept the facts. It will make you stronger."
Maafkan bila aku tidak adil. Kamu tidak tahu apa-apa tentang aku, tapi mungkin kamu telah membuka dirimu hampir seluruhnya untukku. (hal. 127)
..., sinar kita sama-sama redup, tapi punya saya lebih pekat mungkin karena baru saja menyemburat. ... Tapi, bukankah keduanya sama-sama pernah sekarat? (hal. 183)