Jump to ratings and reviews
Rate this book

Mask

Rate this book
Sinopsis Buku:
Seketika Stefhan merunduk, lalu menatapku. Kedalaman matanya dapat menghanyutkan siapa pun. Siapa pun. Sedetik kemudian, orang yang kutatap adalah aku. Wajahku yang tirus dengan rambut hitam tergerai panjang jatuh dari ubun-ubun. Bibirku yang terbentuk hampir sesempurna milik mama. Mataku yang besar dengan lipatan-lipatan kecil. Alisku yang tipis dan melengkung. Dan alis itu berkerut.

Aku seperti menatap cermin. Aku memegang alisku sendiri yang kulihat sedang berkerut, padahal aku tidak mengerutkan alisku sama sekali. Semuanya gerakan-gerakan yang kulakukan tidak ditiru cermin itu. Ini jelas salah.

"Aku bisa bertransformasi menjadi siapa pun yang aku mau, bahkan tanpa topeng-topeng itu," ujar diriku yang satu lagi itu.

Stefhan

Siapa yang mengira bahwa aku akan berada di suatu masa di mana aku bertemu kembali dengan gadis ini? Gadis dari masa kecil yang selalu kuingat dan beberapa kali muncul di mimpiku. Di masa itu aku benar-benar jatuh cinta padanya sampai aku ingin melindunginya dari segala bahaya. Walau di luar semuanya, aku menyadari bahwa akulah bahaya itu.

Shenia

Ternyata aku benar-benar tak mengetahui apa pun tentangnya. Akan lebih baik bila aku tak pernah bertemu dan mencintainya. Akan lebih baik bila aku tak pernah terjebak dalam situasi berbahaya apa pun yang dapat mengancam nyawaku. Mencintainya adalah pilihan. Bersamanya menjadi harga mati bagiku.

352 pages, Soft Cover

First published September 2, 2013

8 people are currently reading
81 people want to read

About the author

Aya Swords

3 books16 followers
Aya, lahir di bulan Maret tanggal 25 tahun 1993. Kegemarannya membaca buku-buku Goosebumps karya R.L. Stine membuat gadis asal Bandung ini sudah mempunyai mimpi menjadi penulis sejak duduk di bangku SD, namun tak pernah terlalu menekuni hobi menulisnya. Berpuluh-puluh cerita pendek yang diciptakan hanya berakhir di buku-buku tulis masa kecilnya. Baru sejak duduk di bangku SMA ia mencoba untuk benar-benar menulis sebuah cerita ber-genre Romance dan Science-Fiction. Rentan waktu selesainya cerita tersebut cukup panjang, yaitu sekitar 3-4 tahun karena proses penulisannya sempat lama tertunda. Sampai akhirnya naskah pertama karya Aya tersebut selesai di bulan Februari 2013, berjudul MASK[s] yang diterbitkan Grasindo pada bulan September di tahun yang sama. TIME[s] adalah karya keduanya, yang merupakan sekuel dari buku sebelumnya. Mahasiswi dari salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Bandung ini juga mempunyai hobi menonton film dengan segala genre, serta membaca komik dan novel. Penulis novel yang seringkali menjadi inspirasinya adalah R.L Stine, Meg Cabot dan Stephenie Meyer. Ia juga mempunyai hobi menyanyi, juga berkecimpung di dunia Teater sejak SMA. Saat ini Aya tengah menyelesaikan kuliahnya di Universitas Padjadjaran, fakultas ISIP jurusan Ilmu Pemerintahan, sambil terus menulis dan berusaha menyelesaikan naskah selanjutnya.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
14 (36%)
4 stars
11 (28%)
3 stars
6 (15%)
2 stars
5 (13%)
1 star
2 (5%)
Displaying 1 - 9 of 9 reviews
Profile Image for Azhar Rijal Fadlillah.
35 reviews23 followers
October 30, 2014
Mask(s) mengambil titik berangkat cerita dari sebuah gagasan sederhana perihal cinta (eros) yang sedikit banyak masih terjebak dalam common sense pembermaknaan eros, terutama di kalangan muda. Gagasan "superhero" yang secara perlahan muncul dalam cerita di novel ini sebenarnya cukup menjanjikan. Kekuatan "super" yang tadinya adiluhung milik manusia-manusia terpilih, diturunkan ke bumi oleh Aya. Bahwa superhero tidak selalu dilahirkan, alih-alih diciptakan melalui tangan dan kepala manusia sendiri. Sayangnya, dalam perjalanan membangun kararkter tokoh-tokoh dalam novel ini kurang mengalami benturan-benturan psikologis yang biasanya terjadi dalam sebuah novel. Moralitas, identitas karakter, serta paradoks antar emosi tidak terjalin dengan cukup kompleks; seolah-olah hidup ini begitu sederhana dengan standar baku moralitas yang juga sederhana.

Satu hal yang menarik dari buku ini, keberanian Aya mengambil genre Romance Sci-fi layak diberikan apresiasi setinggi-tingginya. Karir kepenulisan Aya bisa saja menjadi tonggak baru khasanah dunia literasi metro-pop Indonesia. Tapi lagi-lagi, (mungkin) kurangnya riset terhadap materi cerita membuat narasi besar dari novel ini pincang. Saya menemukan cukup banyak "plot hole" dan inkonsistensi logika dalam narasinya.

Saya percaya, sebagai buku pertama, Aya telah berhasil menciptakan dunianya sendiri dan menyeret pembacanya masuk kedalam kubangan besar yang semoga semakin membesar. Narasi besar sedang dibangun Aya, sebuah tatapan kosmik yang sentimentil sekaligus sangat personal.

Andai saja saya penyuka novel metro-pop, mungkin saya akan lebih bisa menikmati novel ini sambil minum teh sore hari.
Profile Image for Puspacinantya.
89 reviews11 followers
March 30, 2015
wow. saya gak nyangka ternyata saya bisa selesai baca buku ini sampe habis.

kritik pertama yang akan saya lontarkan adalah betapa MENYEBALKANNYAAAAA pengakuan cinta yang berlebihan antara Stefhan dan Shenia dalam buku ini.

"aku mencintaimu"
"aku lebih mencintaimu"
"aku yang paling mencintaimu"
"kau tahu aku yang lebih membutuhkanmu dan tak ingin kehilanganmu"

........mau ngamuk rasanya baca kalimat22 lebay kayak diatas. kesannya kayak si tokoh Stefhan-Shenia tuh lenje banget. baca buku ini mah intinya mirip banget kayak baca Twilight. 2 orang keras kepala, satu manusia, dan satu lagi--bisa dibilang bukan manusia, menjalin kasih dan gak mau kehilangan satu sama lain. pernah ngerasa buku ini mirip Twilight, kawan22 goodreads?

saya emang suka bgt baca buku cecintaan. tapi buku ini rasanya terlalu over menunjukan perasaan cinta setiap tokohnya. jatohnya jadi bikin mual......

anyway, 1 bintang untuk covernya yang misterius dan 1 bintang untuk alurnya yang lumayan oke--walaupun kayak Twilight bgt entah kenapa.

jangan anggep saya benci bgt sama buku ini ya btw. i still wanna read the sequel tho. semoga gak semengecewakan yang pertama.
2 reviews
January 13, 2015
Satu kata buat novel ini: Gila!!!
Aku sebenernya bkn orang yg suka baca buku, nyobain baca buku ini karena katanya bagus dan kebetulan jg karena aku suka hal hal berbau scifi dan romance. Dan ga nyesel setelah baca sampe buku keduanya. Ternyata beneran bagus! Keinginan membaca jd timbul dr dalem diri aku stlh baca novel ini. Two tumbs up!
Profile Image for Gus.
605 reviews63 followers
November 16, 2024
--- Mask[s] ---
Plot: ...Ok
Penokohan: Menjelang tengah-akhir, saya merasa tokoh-tokoh menjadi terlalu dibutakan pada hubungan mereka.

Baca sinopsis langsung ya^^//.
Emm novel ini mengangkat tema supernatural... atau-atau-atau-apa ini disebut sains fiksi?? //bukan. Ugdhdhdj ya sudahlah, intinya tema yang diangkat itu tema ala superhero //jugabukanwoi //dhuar! XD

Apapun itu, menurut saya tema utamanya tetap sama seperti kisah remaja lainnya; yakni kisah tjinta (・ิω・ิ)ノ.

*Dedededeeeerrrr*

Saya senang karena tokohnya bersekolah di sekolah internasional sehingga mereka rata-rata menggunakan bahasa Inggris. Jadi tidak ada kalimat loe-gue yang biasanya digunakan dalam kisah teenlit u w u.

Jadi di imajinasi saya, Shenia itu seperti ini. Menarik dan introvert XD.
Tapi kesannya agak berubah setelah ia bucin jelas suka dengan cowok yang ditaksir sih ^^; Mungkin inilah yang dimaksud cinta itu membutakan lolololol

Bagian paling saya ingat jelas (karena suka) adalah bagian awalnya. Tragedi di pesta pernikahan dan permainan piano pemeran utama cowok yang pertama.

Bagian ini menurut saya sangat somplak dan manis, apalagi karena setelah itu Shenia menjadi stalker memelotot terus ke arah cowok itu.


Tapi masuk bagian di mana Shenia diperkenalkan soal mengapa ini-dan-itu, saya merasa tempo ceritanya jadi agak lebih kasar daripada di awal. Rasanya terlalu lancar dengan roman yang sekental caramel.

*Gus yang berharap fase romansanya segera menipis.


Secara garis besar, saya menikmati novel ini.
Setelah ini saya akan membaca novel dari penulis dalam negeri lagi. Semoga saja cocok juga^^.
[7/10]
Profile Image for Aya Swords.
Author 3 books16 followers
October 7, 2014
Buat kamu-kamu semua yang suka baca novel, terutama novel-novel romance yang berbau fantasi atau yang genrenya sedikit 'gak biasa', jangan ragu lagi, coba cicipin deh novel yang judulnya Mask(s) ini. Novel yang berkisah tentang kehidupan sepasang kekasih (cikiciw) bernama Shenia dan Stefhan ini bakalan jadi cerita yang bikin kamu gereget. Alur ceritanya sendiri ga selalu maju, tapi juga ga selalu mundur (kayak setrikaan) jadi ga bakal bikin kamu bosan, karena saat kamu membaca satu adegan, kamu akan menemukan lagi keterkaitan antara beberapa kejadian dan insiden-insiden penting yang ada dalam cerita ini. Selain romance, kamu juga bisa ngerasain bumbu-bumbu action dan kejadian-kejadian yang memicu adrenalin dalam cerita di novel ini. Gimana, udah penasaran belum? :-p
Walau sedikit banyak setting yang digunakan adalah luar negeri, tapi sebenarnya novel ini berkisah tentang seorang gadis muda asal Indonesia, namanya Shenia. Mask(s) sendiri adalah buku pertama (kalau buku pertama pasti ada sekuelnya hehehe) yang settingnya sendiri berada di Indonesia, tepatnya di Jakarta.
Nah, bicara soal genre, kenapa genrenya disebut 'gak biasa'? Karena biasanya cerita-cerita romance-fantasy yang belakangan ini sedang beredar lebih menitik beratkan kepada latar belakang kehidupan para pemeran utama yang benar-benar pure fantasy si penulis (misalnya vampir, malaikat, makhluk gaib, atau pemburu makhluk-makhluk gaib), tapi di Mask(s) ini rupanya ceritanya agak sedikit berbeda dari yang lain, karena salah satu pemeran utama di buku ini punya semacam kekuatan Super Hero yang juga diciptakan oleh tangan-tangan manusia. Disinilah kamu bisa merasakan hawa-hawa science-fictionnya, hehehe :-)
Cerita bermulai dari kepindahan Shenia dari Bandung ke Jakarta. Kepindahannya dilatar belakangi dari keinginan ayah tirinya yang ingin Shenia hidup lebih terjamin dan mendapatkan segala fasilitas yang cukup, atau mungkin lebih dari cukup, karena ayah tiri bersama ibu kandung dan adik-adiknya akan sesegera mungkin meninggalkan indonesia dan menetap di London, Inggris.
Shenia tentu merasa sedih, tapi ini konsekuensi yang harus ia hadapi saat ia memutuskan untuk tetap tinggal di Indonesia sampai masa-masa SMAnya selesai. Ia juga harus menerima ketika John, ayah tirinya, mendaftarkannya untuk masuk ke The Grand International High School of Jakarta, sekolah internasional pilihannya.
Di sekolah itulah ia akhirnya bertemu dengan teman-teman baru termasuk Stefhan Hudgeson, si pemuda tampan yang kabarnya adalah putra dari kepala dewan sekolah. Stefhan adalah pemuda yang penuh daya tarik, ramah tamah, cerdas dan bersahaja, hampir semua gadis menyukainya. Pada akhirnya, Shenia pun tertarik padanya. Tapi bukan karena ketampanan dan segala hal-hal umum yang dimilikinya yang terlihat oleh kasat mata. Shenia menyukainya karena segala rahasia yang dimiliki Stefhan, yang secara tak sengaja ia temukan satu-persatu...
Sampai pada akhirnya, saat mereka sudah terlanjur saling mencintai dan terikat satu sama lain, Shenia pun tidak memiliki jalan untuk kembali. Ia hanya bisa terus berada di sisi Stefhan, mencintainya dengan sepenuh hati dan menghadapi segala hal yang menjadi resikonya....
Nah, itu dia sedikit gambaran ceritanya. Penasaran pengen tahu lebih lanjut? Baca aja novelnya :-)
Profile Image for Tira Lubis.
298 reviews4 followers
June 12, 2019
"Wajah malaikatnya membuat kesan seolah merasa sangat bersalah karna membuatku hampit terbunuh atau apa, tapi membuatku merasa sebagai penjahat utamanya." Hal.222
.
Novel ini bercerita tentang Shenia yg harus pindah sekolah kr Jakarta dan tinggal terpisah dari ibu dan adik-adiknya, karna ibunya akan menikah lagi dengan pria berkebangsaan Inggris, harus pindah dan dan menetap disana. Dan Shenia ingin menamatkan SMA nya dulu di Indonesia sebelum akhirya ikut pindah juga ke Inggris.
.
Di sekolah barunya The Grand International High School Indonesia, Shenia bertemu dengan Stefhan, seorang murid populer yg tampan, pintar dan kaya. Yg ternyata memiliki banyak rahasia.
.

Ini adalah novel bergenre Romance dan Science Fiction. Tapi sayangnya novel ini lebih banyak unsur romance nya ketimbang science fiction nya. Karena, aku membaca sampai setengah buku, yg diceritakan hanya tentang Shenia dan Stefhan. Tentang bagaimana mereka berkenalan, berteman dan akhirnya saling suka.
.
Terus bagian science fiction nya baru kerasa setelah lewat setengah buku, walaupun tetap kurang banyak menurutku.
.
Tapi ketegangan dan kesan keren nya itu tetap berasa, udah kayak difilm-film. Dan aku merasa wow, ternyata ada penulis Indonesia yg buat novel tema begini. Tapi aku tetap merasa novel ini terlalu banya romance nya.
.
Overall aku suka dan penasaran buat baca novel selanjutnya "TIME(S)"
3.7🌟
.
"Satu-satunya hal yg membuatku miris adalah akulah bagian dari kekhawatirannya, bukannya malah membantu meringankan bebannya." Hal.267
2 reviews
January 14, 2015
Ceritanya menarik, ga pasaran. Bikin pembaca mikir dan bikin ingin tahu kelanjutannya. Recommended banget pokonya!!!
Displaying 1 - 9 of 9 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.