Aku senang meminta. Bahagia tanpa luka, kalimat pereda lara, dan lagu-lagu cinta. Kamu pun ada di antaranya. Walau aku tahu, kamu tak bisa jadi pengakhir jeda, sebab kamu sepenuhnya miliknya.
Jeda merupakan fiksi berisi kutipan kata manis dan galau tentang kisah cinta yang sulit untuk menyatu karena mencintai pacar sahabat sendiri. Ditulis oleh Bayu Permana, penulis remaja populer. Tema yang diambil sangat lekat dengan pembaca remaja. Buku ini juga tak hanya berisikan kutipan semata, tetapi juga mengandung alur cerita yang bisa diikuti pendengar, layaknya mendengar kisah cinta, dengan sentuhan desain yang artistik.
Sejauh apapun jarak, selama apapun jeda, jika hati sudah saling memiliki, semesta pun merestui.
Buku berwarna tentang sebuah kisah pendek tentang cinta satu pihak yang akhirnya berbalas. Cewek, suka sama salah satu Hyung eh kakak angkatan cowok di kampusnya. Sementara si cowok adalah pacar dari sahabatnya sendiri, dia tenryata juga jatuh hati.
Kisah klise yang jamak kita temui dalam dunia muda yang penuh warna. Tema yang sering pula diangkat dalam sinetron FTV dengan ending yang sudah tertebak. Si cewek ingin mencintai tapi dia terhalang oleh sahabat sendiri. Hari hari berlalu dalam kegalauan. Haruskah dia mengorbankan persahabatan demi cinta yang kian menggebu? Mana yang lebih penting: sahabat atau pacar?
Yang bikin buku ini beda, kisahnya ditulis dengan sedemikian liris. Sendu tapi nggak menye-menye. Apalagi ada ilustrasi dengan warna warni lembut. Buat yang bucin dan ingin mempertahankan kebucinanmu, buku ini bisa jadi temanmu
Ya buku ini berisi untaian kata dari seseorang yang mencintai orang yang juga dicintai sahabatnya yang dikemas dengan ilustrasi yang cocok dengan genrenya.