Jump to ratings and reviews
Rate this book

Katastrofa

Rate this book
Profesor Anggito menghilang. Di saat yang yang bersamaan dua orang asing terbunuh secara brutal, dan sekelompok orang diduga hendak mengulangi fenomena Tahun Tanpa Musim Panas.

Seorang pria yang dibakar dendam.
Wartawan dengan keingintahuan yang bisa melahap bison.
Polisi dengan kebanggaan tinggi dan karier cemerlang.
Peneliti yang sedang bersiap berangkat ke Italia ketika ia harus mengejar sekelompok orang dengan misi mengerikan.
Perempuan cantik mengikuti petunjuk yang membawanya pada petualangan yang harus dibayar mahal oleh pasukan elitnya.

Mereka bersilangan jalan, memulai dari berbagai tempat yang berbeda: namun bertemu pada satu titik yang sama... Berkelindan dengan hasrat akan kekuasaan, mereka harus menghentikan segala upaya penghancuran Indonesia.

360 pages, Paperback

First published October 1, 2014

6 people are currently reading
61 people want to read

About the author

Jodhi P. Giriarso

5 books2 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
18 (30%)
4 stars
22 (37%)
3 stars
17 (28%)
2 stars
2 (3%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 18 of 18 reviews
Profile Image for rae ✿.
356 reviews332 followers
September 16, 2023
•✿•➳4✫

"𝙏𝙖𝙥𝙞 𝙢𝙖𝙠𝙨𝙪𝙙𝙠𝙪, 𝙣𝙚𝙜𝙖𝙧𝙖 𝙞𝙣𝙞 𝙨𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙢𝙪𝙡𝙖𝙞 𝙝𝙖𝙣𝙘𝙪𝙧 𝙙𝙖𝙧𝙞 𝙙𝙖𝙡𝙖𝙢, 𝙗𝙪𝙖𝙩 𝙖𝙥𝙖 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙝𝙖𝙣𝙘𝙪𝙧𝙠𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖 𝙙𝙖𝙧𝙞 𝙡𝙪𝙖𝙧?"


kbbi:
ka.tas.tro.fe /katastrofê/
bentuk tidak baku: katastrofi
⇢ Tesaurus

1. malapetaka besar yang datang secara tiba-tiba
2. perubahan cepat dan mendadak pada permukaan bumi; bencana alam
3. Sas penyelesaian (akhir) suatu drama, terutama drama klasik yang bersifat tragedi


Ketika kejadian tidak biasa terjadi secara bersamaan dan bersilangan jalan, tentang orang-orang dengan hasrat akan kekuasaan rela melakukan apapun bahkan menghancurkan Indonesia.


Bisa-bisanya punya buku ini dari bertahun-tahun lalu dan belum dibaca, jadi kayak menemukan harta karun😂
Bagus dan suka sekali sama buku ini! Biarpun awalnya agak kaget dengan jumlah karakter yang cukup banyak dengan kejadian yang terjadi secara bersamaan tapi itu justru bikin tetap penasaran pengen tahu gimana cerita bakalan berakhir.

Tapi sebenarnya ada beberapa hal yang kurang seperti di bagian ada yang menjadi saksi di kasus penembakan di Bali dan seorang wanita dan keluarganya yang ditabrak geng motor yang jujur kayaknya nggak harus dikhususkan di bab sendiri.
Dan di ending ketika dijelaskan seperti terjadi sesuatu terhadap Mena, apa itu? terasa ada yang kurang.

Tapi secara keseluruhan aku suka! sebuah perpaduan menarik thriller dan politik.
Profile Image for Marsha.
39 reviews1 follower
February 4, 2018
Kepala saya sakit setelah menyelesaikan buku ini...

Overall, buku ini HIGHLY RECOMMENDED buat yang butuh bacaan thriller dengan bumbu sains dan politik, yang pastinya punya ciri khas lokal.

Great job untuk Jodhi Giriarso!
Profile Image for Ayu Welirang.
Author 12 books93 followers
January 16, 2015
Cukup lama waktu yang saya tempuh untuk menyelesaikan novel thriller ini. Secara keseluruhan, saya memberi rate 4.5 untuk novel ini, tapi karena tidak ada nilainya di Goodreads, saya bulatkan saja jadi 5 bintang.

Novel ini bercerita tentang sekumpulan orang yang berkumpul dan berlomba-lomba untuk menyelesaikan teka-teki konspirasi yang nantinya mengerucut pada satu pihak. Saya sedikit teringat dengan drama Korea yang berjudul "Ghost", di mana sekumpulan orang yang berbeda latar belakang mencoba untuk melacak kejahatan dunia maya atau cyber crime yang mengerucut pada salah satu orang yang membuat ledakan kejahatan dunia maya itu hanya untuk satu tujuan. Kadang, saya jadi ingat juga dengan naskah novel saya yang masih saya rombak ulang dan berisi kisah dengan tema serupa. Balas dendam, konspirasi, politik, dan kejar-mengejar penjahat yang tak tersentuh. Yah begitulah, jatuhnya saya ke dunia thriller membuat saya cukup senang membaca novel lain yang bergenre serupa dengan aksi heroik dan kemunculan villain di kisah-kisahnya sebagai penggerak alur. Saya juga berencana membuat novel yang benar-benar thrilling, sehingga saya perlu mempelajari thriller ala Indonesia. Dan satu hal yang saya dapat dari Katastrofa adalah: this is really thrilling, Man! Hahaha. Yah, meski di awal-awal saya sempat kebingungan mempelajari tokoh-tokoh yang saya pikir hanya muncul sekali lewat saja, tapi ternyata tokoh-tokoh itu rupanya akan saling berhubungan dan saling bersinggungan. Saya acungkan jempol buat penulis novel ini, karena bisa membuat persinggungan antar tokoh ini tidak terkesan memaksakan, malah benar-benar rapi strukturnya. Pada akhirnya, saya pun berhasil menyelesaikan novel ini dengan baik, meski akhir cerita menyisakan komentar dari adik saya yang duluan menyelesaikan novel ini ketika teronggok di meja makan rumah saya. Adik saya berkomentar, "Yah, terakhirnya gantung!" Begitu katanya. Saya hanya tertawa karena saya sendiri suka sekali membuat ending yang "ya-udahlah-gitu-aja-mau-diapain-lagi". Kira-kira begitu.

Karena review ini semacam curhat personal saya, kini saya coba menarik plus dan minus dari novel ini, yang pastinya akan menyenangkan juga dibeberkan, terutama untuk saya pribadi.

(+) Lagi-lagi Mokabuku mencuri perhatian dengan menerbitkan novel dengan kualitas sampul yang baik. Sampulnya lucu, eye catching, meski jadi agak kurang thrilling. Tapi, nggak apa-apa sih menurut saya. Malah, daya jual sebuah buku itu kan terletak dari sampulnya. Betul tidak?
(+) Plotnya asyik. Aksi-aksi para tokoh dan persinggungan tokoh juga asyik. Jadi, penokohan yang banyak ini setidaknya ada artinya, bukan cuma sekedar menempelkan tokoh di sembarang tempat untuk dibuang lagi.
(+) Pembagian jadi tiga part, dengan bab yang disusun di dalam part tersebut masih enak diikuti. Ini salah satu trik sih sepertinya, untuk membagi banyak cerita menjadi tidak buang-buang bab. Karena, kalau ditulis tanpa part dan hanya menuliskan per bab pasti akan menyebalkan juga, mengingat bab di dalam novel ini sampai 80 lebih.
(+) Yah, pokoknya asyik, meski kadang saya harus bulak-balik halaman lagi untuk membereskan bab berikutnya, karena saya cepat lupa.

(-) Tokoh figurannya banyak juga. Seperti orang-orang yang mati karena geng motor, lalu si tokoh Fahmi yang ke Bali mencari Rahmi dan malah menjadi saksi mata kasus penembakan polisi, rasanya gimana gitu ya. Porsi dia di dalam bab itu kecil tapi dituliskan juga. Haruskah detail sampingan seperti itu ditulis? Hmmm.
(-) Ada beberapa cerita yang tiba-tiba terjadi, seperti kematian Mena dan hilangnya Savo atas kematian istrinya itu. Kalau cerita figuran saja dijelaskan dengan detail dalam bab tunggal, kenapa kisah tokoh utama malah hanya dikisahkan hanya sekilas saja? Untuk penekanan saja begitu? Kan, rasanya jadi ganjil. Tahu-tahu istrinya mati, sedangkan cerita penembakan polisi di Bali malah dibuat bab tersendiri. Gitu.
(-) Karena saya membaca novel ini dengan begitu cermat dan hati-hati, saya jadi menemukan beberapa typo. Di awal sih lancar tanpa typo, tapi di pertengahan ternyata ada typo juga. Seperti Harsya jadi Harysa, lalu ada typo untuk kata-kata apa ya? Lupa lagi. Pokoknya ada deh di tengah-tengah. *lupa halamannya*
Tapi, typo ini masih dalam batas wajar kok, nggak mengurangi kenikmatan membaca. Wajaaar. Benar-benar wajaaaaaar. :D

Saya pikir, cuma itu sih yang mengganjal buat saya dan jadi minusnya novel ini. Selebihnya, novel ini cukup thrilling dan sangat memperkaya khazanah novel dengan genre lain di Indonesia--karena saya pikir di Indonesia terlalu banyak novel romance yang begitu-begitu saja. Membaca ini saya mendapatkan perasaan yang sama seperti ketika saya membaca Metropolisnya Mbak Windry Ramadhina yang terbit jauh sebelum novel ini terbit. Tapi, saya rasa keduanya sama-sama bagus meski ceritanya berlatar belakang kisah yang berbeda.

Jadi, terima kasih buat Mas Jodhi P. Giriarso selaku penulis. Dengan latar belakang pendidikan Anda, novel ini asyik. Hehehe. Semoga, kelak Anda dapat menulis lagi novel yang lebih asyik dari ini. Sebagai pecinta thriller, saya dukung!

Profile Image for Steven S.
707 reviews66 followers
February 17, 2015
Potensi energi panas bumi di Indonesia mencakup 40% potensi panas bumi dunia dengan total potensi energi 27.140 MW atau setara 219 Milyar ekuivalen Barrel minyak. Indonesia layaknya Arab dengan kandungan minyak yang melimpah. Hanya sangat disayangkan energi geothermal kita belum dipakai dengan maksimal. Kapasitas terpasang saat ini 1.194 atau 4% dari seluruh potensi yang ada.

Belum banyak yang menggarap kekayaan alam kita untuk diangkat menjadi sebuah cerita yang dapat dinikmati banyak orang. Akhir-akhir ini perhatian publik hanya dicondongkan kepada aktivitas politik yang tidak menentu. Di setiap tayangan bisa jadi kalau bukan FTV pasti acara dialog tanpa solusi yang ditunggu penonton. Jika ada tayangan tv yang bisa menyajikan acara yang memamerkan keindahan alam Indonesia itu layaknya oase yang menyejukkan (KompasTV di awal mengudara menjanjikan tayangan seperti ini) Jadi apa yang dilakukan Jodhi Giriarso dengan mengangkat Cincin Api Indonesia di Katastrofa merupakan satu hal yang pantas untuk diapresiasi.

Katastrofa memberikan pengalaman yang baru sekaligus unik. Novel dengan bumbu ilmiah ini menyadarkan kita bahwa potensi kita itu besar namun belum banyak berdaya guna akibat padatnya konflik kepentingan di dalamnya. Penulis lewat ceritanya berhasil menarik pembaca dengan memasukkan unsur lokal. Tidak sedikit sentilan penulis dapat terbaca. Premisnya menarik. Beberapa orang yang bersilangan jalan namun di satu titik harus bahu-membahu demi menyelamatkan Indonesia. Penulis juga menyediakan sedikit ilmu yang berkaitan dengan geokimia yang dikemas ringan tanpa memberatkan pembaca. Satu hal lagi kapan kita dapat mengikuti kisah perjuangan menyelamatkan dunia. Jangan salah. Tokoh utamanya orang Indonesia dan setting tempatnya membujur sepanjang nusantara.

Novel page turner yang menyimpan kejutan dan pelintiran di setiap ujung cerita. Satu hal yang membuat ketegangan tetap di tingkat atas ketika membaca Katastrofa adalah kepiawaian penulis menciptakan clifthanger dan penceriteraan lewat pergantian sudut pandang yang mengalir. Di bagian awal kita sudah dikejutkan dengan pertunjukan yang disajikan penulis. Bagian prolog saya rasa merupakan salah satu kunci keberhasilan menggiring pembaca untuk meluangkan waktu menikmati sebuah novel. Bagian Pembuka disini layaknya scene pesawat terbang mendebarkan di The Dark Night Rises. Sebuah opening yang epik! Dan seperti menikmati sebuah film thriller berkualitas, kita tinggal duduk dan menikmati jalan ceritanya. Katastrofa setingkat lebih kompleks ketimbang dwilogi Tere Liye (Negeri Para Bedebah) Pembaca sedikit butuh konsentrasi untuk mengingat kejadian di dalam sehingga tidak kehilangan alur cerita.

Berkat membaca novel ini bisa jadi anda bermimpi kelak menulis thriller dengan sentuhan ilmu fisika, biologi (jika anda lulusan sains), pandemi penyakit dengan tingkat genetic drift tinggi (jika anda lulusan dokter), atau mungkin wabah sakit mental yang mematikan (lulusan psikologi). Penulis sudah membuktikannya. Cerita yang dihasilkan akan jauh lebih berisi dan dinikmati pembaca.

Buku Katastrofa direkomendasikan untuk dibaca anda penggemar novel thriller dengan sentuhan lokal.
Profile Image for raafi.
935 reviews455 followers
May 12, 2015
Ada yang salah denganmu, Raafi.

Satu hal yang membuatku terus baca: pertanyaan besar soal "katastrofa" yang akan terjadi. Aku hanya harus benar-benar sabar atas tata bahasa dan suntingannya; rasanya pengin corat-coret tiap halamannya, tapi ini buku pinjem. Hiks.

Ulasan selengkapnya: http://bibliough.blogspot.com/2015/05...
Profile Image for Okuta Otherside.
137 reviews24 followers
July 25, 2017
I bought this book at book fair and didn't expected at all that it was so good! At first i thought it was a romance book because if you see the cover it kind of giving a "happy" vibe than "thrilling". So when i see the summary that this is a thriller book, i put it in my cart hahaha.
There are a lot of characters in this book. A journalist named Youri (he is my favorite), Reza the scientist (and Youri soon to be ex-girlfriend), Harsya the scientist that the true identity is a secret agent, Savo the policeman, and Milan the killer who chasing the one that killed his lover.
They starting from different way but in the end they are become unite to stop the group that want to rewind a tragedy in their country.
The story is good and it's write in different POV and i really enjoy Youri POV. That makes me give it 4 stars is that the end of this story is kind of unfinished for me.
Profile Image for Hana Eka.
1,394 reviews5 followers
September 17, 2017
3,5

Pertama kali melihat sampul depan dengan judul Katastofa membuat saya tertarik membeli novel lokal ini. Sebuah novel thriller. Bukan bacaan favorit namun bukan merupakan bacaan yang dihindari. Asal bagus, tentu saja akan mudah untuk disukai.

Mari buat poin untuk penjabaran novel ini, yaitu:

+ Sampul menarik.
- Korelasi dengan isinya? 75% sampul depan ini tidak menampakkan isi. Burung hanya muncul pada 1 adegan...

+ Ide menarik.
- Penyambungan ide kurang halus. Banyak lompatan ide di sana-sini.

+ Cerita lumayan bagus. Apalagi 100 halaman terakhir yang dipadatkan.
- Penulisan kurang halus karena banyak yang ingin disampaikan. Kurang mengalir apalagi dengan beberapa POV.

+ Latar waktu dan tempat sangat akrab dengan kehidupan orang Indonesia. Indonesia banget lah ini.
- Teori serta alat Telsa yang kurang akrab. Untung ada mbah google yang membantu saya menelusuri tentang Telsa (lagi).

+Karakter yang membumi. Karakter yang bisa kita bayangkan memang ada di luar novel. Berkehidupan di sekitar kita. Btw, Milan adalah karakter favorit saya. Youri terlalu 'rakus dan arogan' dalam beberapa hal. Melvin... oh, kasian sekali doi. Karakter para perempuan juga tidak boleh dipandang sebelah mata. Saya merasa penulis juga menghargai peran dari karakter perempuan. Dilihat karakter perempuan yang apapun pekerjaannya namun tetap punya peran dalam cerita ini. Bukan sebagai pemanis, bukan sebagai karakter kasta rendah, bukan sebagai karakter yang musti ditambah harus dikasihani terus. Seorang Ibu, seorang mahasiswa, seorang dosen dan lainnya yang punya cerita sendiri yang diperjuangkannya.
- Beberapa karakter yang muncul sekilas.


Profile Image for S. Oddy.
4 reviews7 followers
October 28, 2018
Bongkar lemari buku punya istri dan menemukan hampir sebagian isi rak bukunya adalah genre thriller. Saya sebenarnya lebih suka baca buku-buku kayak Le Petit Prince atau Dead Poet Society, tapi karena buku ini layout-nya bagus, saya jadi lanjut baca.

Dan karena tata letaknya bagus, saya nggak sadar juga sudah baca beberapa puluh halaman saat tahu kalau buku ini plotnya cepat, tokohnya banyak, dan POV 3 terus bertahan mengikuti gerak-gerik para tokoh utama.

Inti utama dari katastrofa atau dalam hal ini sepertinya disadur dari catastrophe, adalah suatu bencana yang direkayasa demi mengulang A Year without Summer di tahun 1816. Kejadian tahun 1816 itu dianggap juga sebagai Masa Kemiskinan dan Masa Kelam, sebab gunung yang non-aktif tiba-tiba meletus dan menimbulkan kerusakan yang menyebar ke sepertiga bagian bumi.

Sekumpulan orang yang terinspirasi hal tersebut, ingin kembali mengulang masa meletusnya Gunung Tambora, dan sesungguhnya semua hal yang ada di balik hal itu hanyalah politik.

Politik memang bikin susah.

Salut sama penulis karena berhasil merangkum intrik politik ke dalam thriller yang bergerak cepat ini. Jalinan tokoh dan reasoning masing-masing tokoh ini juga nggak terduga-duga. Semuanya seolah punya agenda sendiri, tapi ditujukan ke agenda yang sama. Salut! Tepuk tangan dulu atuh.

P.S.
Mohon maaf kalau bahasanya acak-acakan, karena saya memang nggak terbiasa mengulas buku sih, biasanya cuma baca. Tapi, saran saya kalau mau baca ini, cari waktu seluang mungkin supaya pas lagi serius baca, nggak kepotong di bagian serunya.
Profile Image for &.
36 reviews1 follower
January 6, 2018
Sebelum baca buku ini aku gak tau arti kata 'Katastrofa' itu apa. Ringkasan cerita yang ada di belakang buku juga masih samar-samar banget tapi setelah liat-liat kover depan lagi ada keterangan 'novel thriller'. Aku jarang banget baca novel thriller maka dari itu jadi tambah ragu buat baca, takut terlalu berat buat aku yang belum biasa baca novel thriller. Awal baca prolog masih belum ngerti sama cerita ini tapi karena rasa penasaran aku lanjut terus baca. Semakin banyak halaman yang aku baca semakin aku ngerti tentang novel ini. Ceritanya bener-bener gak nyangka banget. Jadi mikir, ini kan novel terbit tahun 2014, kok bisa ya aku baru baca sekarang? Hahahha harusnya aku baca buku ini lebih awal karena buku ini bagus banget ceritanya! sebelum punya buku ini aku udah masukin ke reading list karena ada seorang penulis kesukaanku yang baca novel ini juga. Jujur sejujur jujurnya, novel ini bagus banget! Setelah baca novel ini aku jadi lebih kebuka pemikirannya tentang suatu hal. Pas mau baca bagian ending sempet gak kuat karena takut sama endingnya. Tapi karena penasaran jadi lanjut terus walaupun harus sesekali berhenti karena gak kuat. Mungkin ini akunya aja yang lebay. Setelah selesai baca aku sedih. Perasaannya campur aduk, mikirin perasaan Savo, Youri, dan Reza. Jadi pengen baca buku yang Konspirasi Nuklir hehe. Thanks for help me open my mind Kak Jodhi Giriarso.
Profile Image for Febyan Kafka .
480 reviews15 followers
June 13, 2017
Sangat memuaskan.Ya ,novel ini memenuhi ekspektasi saya terhadap sebuah novel thriller. Ketegangan dan misteri cerita diracik dengan pas. Bumbu sains tentang vulkanologi dan geologi disajikan secara menarik. Karakter masing-masing tokoh tampil alami.Mereka yg saling bersilangan jalan dan bertemu di satu titik yg sama kemudian mengejar cita-cita mereka.Harsya adalah yg paling misterius diantara lainnya. Latarbelakangnya tak pasti dan segala aksinya terlalu luar biasa untuk seorang agen rahasia Indonesia. Youri adalah karakter favoritku. Rasa ingin tahunya sangat besar dan keahlian investigasinya hebat.
Dari novel ini aku jadi penasaran dengan prekuelnya. Levodextro dan Konspirasi Nuklir. Hampir semua karakter di novel ini berasal dari kedua novel tersebut. Mas Jodhi ini punya bakat jadi Dan Brown Indonesia. Semoga yang bersangkutan terus berkarya membuat novel thriller yg bagus lagi. Dan semoga saya dapat berjumpa dengan karyanya yang lain.
138 reviews1 follower
July 27, 2017
gosh...,
s***....!!!

okay okay..., ya.., saya suka buku ini.., ada yang bilang bertele tele, dan banyak adegan g penting..., tapi saya setuju penuh dengan penulis.., g ada scene yang cukup sia sia...

walaupun 1 hal yang cukup bikin sakit kepala.., omaygat..., ini lebih cocok jadi novel politik daripada novel thriller. dan.., saya g ngerti dengan epilog nya....
masih banyak banget pertanyaan ngegantung menurut saya, siapa harsya..? di pihak mana dia berada..? kenapa banyak hal yang mengarahkan saya menduga harsya ada di pihak sirdovitz, atau di pihak [mungkin] amerika...?
lalu.., bagaimana status youri dan savo, apakah mereka intelijen..?, dan entah mengapa saya merasa youri dan savo ada di tim yang sama.

hmm.., mungkin saya akan menunggu sekuel nya..., dan mungkin memang perlu y.., ditunggu y kang Jodhi, sekuelnya...
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Rainilamsari.
181 reviews20 followers
September 12, 2017
Naksirrr beraaat! Sukaklah pokoknya. Dapet banget kesan thrillernya. Bikin mumet dulu di awal, bikin sebel sampai hampir nyerah di kalimat, "apaan sih, ini, ribet banget, kebanyakan tokoh bikin pusing,". Tapi yaa, begitulah istimewanya. Nggak nyesel kok, belinya. Nggak nyesel bacanya. Bahkan kebingungannya, nggak nyesel juga kok. Jadi kayak surprise gitu. Cuma, hm, masih bertaburan istilah asing yang tak bercatatan kaki. Malahan istilah asing yang agaknya cukup familiar yang eksis pakai footnote. Jadi kadang cemberut sendiri dibuat nggak ngerti. But overall, baca deh, rekomen! :)
Profile Image for Irli.
69 reviews7 followers
October 6, 2017
Pertama kali baca novel indo thriller gak kalah ya sama punya AC. Dalam kisahnya diecritakan sebuah perjalanan banyak tokoh yg ada keterkaitan dalam menangani sebuah masalah, pembunuhan perkelahian juga percintaan ala dewasa.
Profile Image for denatalia.
12 reviews
April 24, 2020
*Udah lama beli buku ini, tapi karena dr awal ceritanya sudah rada berat jadi beberapa kali mundur di halaman2 awal.
*Akhirnya saya nyelesain dan ternyata ceritanya kaya dan seru, isu yang dibahas sangat luas, dr mulai lingkungan, politik, intrik cinta dan keluarga.
*beberapa bahasa asing dengan saya jadi harus dibaca lebih pelan dan dimengerti. *Ada istilah dan hal baru, yg saya dpt di novel ini
*Sebagian besar karakter yg ada di cerita punya sumbangan kuat untuk jalan cerita
*Perempuannya kuat2, peran mereka penting di novel ini, jadinya saya sangat senang
*saya baca dan jadi kepo sama penulisnyaa, bisa punya pengetahuan begini hehhe, krn ini buku pertama dari Jodhi Giriarso yg saya baca, dan kutipan dari dia sprt ini "begitu suatu buku dibaca maka identitas penulisnya melebur dengan karyanya" jadi pas banget
Profile Image for Sofhy Haisyah.
17 reviews2 followers
April 3, 2015
Awalnya saya bermasalah sama cerita awalnya.. Saya memang agak "lambat" mencerna cerita jika terlalu banyak tokohnya. Tapi setelah baca lembaran demi lembaran, ternyata buku ini cukup mengasikkan. Di buku ini juga, saya baru mengenal nama ilmuwan. Dan yang paling menariknya yaa alat untuk membuat gunung merapi itu.. Apakah alat seperti itu ada ? Jika memang ada, cukup mengerikan
Profile Image for Gita.
116 reviews2 followers
August 25, 2021
Ceritanya cukup menarik meskipun endingnya gantung gitu, saya kira kebelakangnya bakal ada plot twist yang cukup mengejutkan ternyata ga kaget2 banget sih hehehe tapi pada dasarnya saya memang suka cerita konspirasi yang berlatar tempatnya di indonesia dan membahas tentang indonesia, entah itu alamnya, sejarahnya dll jadi buku ini bolehlah buat saya
Profile Image for Dhia Citrahayi.
Author 3 books21 followers
May 25, 2015
sebenarnya ide dan ceritanya menarik. tapi ada hal2 tertentu yang bikin saya sakit kepala pas baca :')
Profile Image for N.  Jay.
245 reviews10 followers
April 26, 2017
Masuk favorit saya,padahal ini buku fiksi ilmiah pertama yang saya habiskan. Intrik,konflik,dan semua komposisi isi bukunya saya suka,dan terutama soal boneka Frankenstein serta sebuah batu yang merupakan petunjuk awal,saya sudah menebak hubungan dua benda tersebut.

description

description

Kalau yang petunjuk batu itu saya tahu saat teringat film The Last Day of Krakatoa(tolong koreksi judulnya kalau saya salah),di situ ada seorang peneliti yang menguji batuan yang berasal dari sebuah gunung. Dan terutama saya teringat karya lukisan yang terinspirasi dari Krakatau juga yang merupakan lukisan ikonik berjudul The Scream.

description

Terima kasih untuk sang penulis,namun,ada yang belum selesai di buku ini soal siapa Sirdovitz,dan saya pikir ending ini seperti mengarahkan buku ini ke seri selanjutnya,yah,kalau sang penulis berkenan.
Displaying 1 - 18 of 18 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.