Jump to ratings and reviews
Rate this book

Bumi #17

Hana Tara Hata

Rate this book
Apakah kalian sudah mengenal Hana, penghuni Padang Perdu Klan Matahari?

Ini adalah kisahnya. Tentang seorang pemilik kekuatan “membaca alam sekitar”. Tentang seorang ibu yang sangat menyayangi anaknya. Rasa sakit. Kehilangan. Pengorbanan. Kebencian. Memaafkan. Tumpah menjadi satu. Juga pertarungan mematikan, tempat-tempat berbahaya, hewan dan tumbuhan legendaris.

Kalian mungkin telah tahu kisah ini dari buku-buku sebelumnya, bukan? Tapi itu tidak lengkap. Belum selesai. Karena kita tidak benar-benar tahu akhir sesuatu sebelum sesuatu itu benar-benar berakhir. Dan saat kisah itu berakhir, itu boleh jadi ternyata menjadi awal dari kisah lain yang lebih seru.

368 pages, Paperback

Published May 1, 2025

62 people are currently reading
470 people want to read

About the author

Tere Liye

71 books13.6k followers
Author from Indonesia.

"Jangan mau jadi kritikus buku, tapi TIDAK pernah menulis buku."

"1000 komentar yang kita buat di dunia maya, tidak akan membuat kita naik pangkat menjadi penulis buku. Mulailah menulis buku, jangan habiskan waktu jadi komentator, mulailah jadi pelaku."

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
124 (55%)
4 stars
72 (32%)
3 stars
19 (8%)
2 stars
3 (1%)
1 star
5 (2%)
Displaying 1 - 30 of 48 reviews
Profile Image for Febritri.
69 reviews
June 11, 2025
ACTUAL RATE 4.5

Menurutku pribadi, buku ini lebih cocok diberi judul Mata-Hana-Tara. Karena 80% bukunya mengikuti petualangan Mata dan tim nya dalam Kompetisi Bunga Matahari. Banyak hal baru yang ditemui di buku ini, khas gaya Tere Liye. Seru dan menegangkan. Pembagian porsi karakter di buku ini lumayan seimbang. Hanya saja, sosok Hana yang jadi judul buku malah terkesan “tersingkirkan”. Awalnya mau beri rating 3,5 tapi berubah jadi 4,5 karena ending yang tidak terduga.

Kelebihan
- Petualangannya seru, menunjukkan bagian2 yang belum diexplore di Klan Matahari.
- Lumayan menegangkan
- Plot twist di akhir

Kekurangan
- Fokus buku malah ke Mata, bukan Hana
- Kebiasaan Tere Liye muncul, MC yang awalnya biasa aja. Tiba-tiba karena "keturunan apalah" jadi punya banyak power baru yang SELALU menguntungkan dia.
Profile Image for Ikbal  Fakula.
259 reviews2 followers
June 30, 2025
Well, buku kesekian dari serial petualangan Bumi. Ini juga buku pertama dari Tere Liye yang saya masukkan ke kategori dnf (did not finish) karena beberapa faktor. Saya cuma baca sampai pertengahan cerita dan jujur, ga bisa ngikutin lagi sampai selesai.

Buku ini bercerita tentang masa lalu Hana yang sempat muncul di buku Bulan Kalo ga salah. Jadi ini sepenuhnya adalah flash back. Ada beberapa faktor yang bikin saya ga baca buku ini sampai habis. Yang pertama, seperti yang saya sebutin di atas, buku ini lebih ke prequel yang menurut saya perlu ga perlu sebenarnya untuk dibaca. Gada masalah sebenarnya dengan prequel, tapi saya kurang tertarik buat lanjutin apalagi dengan beberapa poin lainnya berikut ini.

Alasan kedua, lebih mirip copy paste cerita petualangan Raib. Entah saya sendiri yang ngerasa ini tapi baca karakter Hana dan Mata (anaknya), itu kayak saya baca petualangan Raib versi solo. Gaya karakternya, penulisan, penggunaan kata-kata, lebih kerasa kayak gada perbedaan antara karakter Raib dan karakter Hana (juga Mata) ini. Duplikat Raib gitu. Alasan ketiga, pemilihan nama karakter. Saya ga tau, ini mungkin trik menarik konsumen pembaca atau bisa jadi udah kehabisan ide untuk nama karakternya. Tapi bro, masa ada karakter yang namamya Gara-gara-dia??? Masa ada karakter yang namanya Ubile yang merupakan singkatan dari Ubur-ubur ikan lele? Saya agak cringe jujur pas baca.

Mungkin memamg segmen pasar yang beda target ya. Tapi sebagai orang yang pernah mengikuti serial Bumi dari awal, buku ini saya rasa cuma duplikat dari penceritaan cerita-cerita sebelumnya dengan nama tokoh, waktu dan lokasi yang berbeda aja.
Profile Image for It's Finn Fiction.
24 reviews1 follower
June 19, 2025
"... kita tidak benar-benar tahu akhir sesuatu sebelum sesuatu benar-benar berakhir."

Buku Spin-off Bumi Series, buku ke-17.

In my opinion, di awal buku alur cerita berkisah tentang Hana kecil, tentang kehidupannya yang biasa saja layaknya anak-anak, bermain, juga tentang keistimewaannya, membaca alam sekitar. Hanya ada dua kejadian besar yang terjadi sebagai bukti keistimewaan Hana dan membuatnya 'disegani'. Hingga Hana menikah, mempunyai anak dan anaknya inilah yang menjadi pusat penting buku ini. Petualangan seru justru dilakukan oleh Mata-hana-tara, putra semata wayang Hana.

Selalu seru dan nggak bosan mengikuti alur cerita yang nggak bisa ditebak tentang petualangan Mata di bentang alam Klan Matahari, apa yang akan mereka hadapi itu selalu menjadi bagian seru ketika pembaca dibuat terkejut. Selalu ada teman setia. Selalu ada humor nyelip di tengah keseriusan cerita. Ya kali lagi seru-serunya bertarung tiba-tiba ada aja gebrakan konyolnya, kayang misalnya. Selalu ada sensasi emosional. Selalu ada nyenggol-nyenggol dikit realita politik. Penggambaran setiap tempat, detail landskap alam raya dan penjelasan ilmiah itu menjadi ciri khas Tere Liye yang mengesankan, sangat mudah dipahami.

Yang aku cukup terharu itu suami Hana, Gara-Gara Dia II. Betapa tabah dan betapa besar cintanya ke Hana. Dia selalu menghibur istrinya dengan cara-cara yang unik bahkan ketika dirinya juga sama pedih dan kehilangan melihat anak semata wayang mereka ikut bertaruh nyawa di antah berantah. Dia laki-laki idaman sih.

Aku juga merasa sensasi buku ini agak mirip The Hunger Games saat pembukaan Festival Bunga Matahari, penduduk yang ikut nonton siaran langsung, lawan yang boleh melakukan apapun terhadap peserta lainnya. Tapi level serunya lebih seru buku ini, karena Hunger Games lebih tragis dan gak manusiawi.

Aku tahu ending dari buku series akan selalu dibuat menggantung, tapi ya kali bisa se-epic dan se-emosional ini?

Aku penasaran, memang sih, kekuatan Mata berasal dari kakek kakek kakek kakeknya, tapi kenapa bisa kayak ngumpul semua gitu di Mata? Dan level bertarungnya tuh bisa secepat itu di bagian akhir? Agak membagongkan. Kok bisa? Ya bisalah suka-suka penulis. 😭 Tapi dia bukan keturunan murni. Beda sama Rah atau bahkan Raib.

Terus aku mendapati typo nama tokoh di beberapa episode. Teta ditulis Meta. Fala-rara-tana IV ditulis Fala-tara-tana I di episode menjelang akhir. Tapi ini bukan masalah serius.

Secara keseluruhan, buku ini meningkat level keseruannya dari buku sebelumnya. Semakin super duper badass!
Profile Image for Rifaldy Apriansyah.
11 reviews
December 18, 2025
Kata gw sih straight to the poin aja sih, apalah hal nggak penting kayak gini pakek dijadiin novel segala. Biarlah ini jadi kisah sambil lalu aja. Bilangnya di Ig serial bumi ibarat junkfood lah, bla bla bla ya makanya jangan Lo milking terus kocak. Jalan lurus aja gausah belok-belok. Lama-lama kek fast furious ni waralaba, mlenceng sana, mlenceng sini.
Profile Image for Nabilrkm.
2 reviews1 follower
June 24, 2025
Di setiap buku bumser itu endingnya selalu ngegantung dan dilanjut di buku selanjutnya. Tapi di buku ini mempunyai ending yang berbeda dari buku lainnya. Kita sebagai pembaca bisa meromantiskan ending ini tanpa ingin buru-buru ke buku selanjutnya.
1 review
December 11, 2025
Judul: Hana–Tara–Hata
Penulis: Tere Liye
Tahun Terbit: 2025
Penerbit: Sabak Grip Nusantara
Jumlah Halaman: 381
Rating pribadiku: ⭐ 8.5/10

Catatan: menurutku judul yang lebih tepat sebenarnya “Mata–Hana–Tara”, karena fokus utama buku ini sangat kuat pada karakter Mata.

Sinopsis

Novel ini melanjutkan jagat Bumi Universe dan berfokus pada tiga tokoh generasi berikutnya, terutama Mata, putra dari Hana dan Gara-Gara-Dia III.

Kisah dimulai dari latar masa kecil Hana yang memiliki kemampuan berkomunikasi dengan lebah dan menyelamatkan desanya dua kali, sehingga sangat dihormati masyarakat. Setelah insiden besar yang membuatnya berhenti berkomunikasi dengan lebah, Hana memilih hidup normal, menikah, dan kemudian memiliki seorang putra: Mata.

Mata tumbuh sebagai anak yang sangat baik hati. Ia dikenal melindungi teman penyandang disabilitasnya dari perundungan, meski harus mendapatkan masalah karenanya. Ketika ia terpilih secara otomatis oleh “mesin pemilihan” sebagai kapten peserta Festival Bunga Matahari—sebuah kompetisi berbahaya antar-kota untuk memperebutkan bunga matahari pertama yang mekar—orang tuanya tidak mengizinkan karena resiko yang mematikan.

Hana bahkan menggunakan tiket kehormatan yang ia dapat 40 tahun lalu untuk menghapus nama Mata dari kompetisi. Tetapi setelah nama Mata diganti, mesin justru memilih teman penyandang disabilitasnya sebagai pengganti, sehingga Mata memutuskan untuk ikut demi melindungi sahabatnya.

Festival Bunga Matahari mempertemukan 9 tim dari berbagai kota, masing-masing diberikan hewan tunggangan, dan mereka harus menavigasi alam liar klan Matahari hingga menemukan bunga pertama. Namun, kecurangan, ambisi, dan kekejaman terutama dari tim ibu kota menjadikan kompetisi ini penuh pengkhianatan.

Perjalanan tim Mata penuh kerja sama, solidaritas, dan aksi heroik. Namun menjelang akhir kompetisi, pengkhianatan terbesar justru datang dari salah satu anggota tim lawan yang terobsesi kekuatan. Kejadian mematikan terjadi di dalam gua anomali—area yang tidak dapat terekam kamera. Mata sebenarnya menang, tetapi justru diracuni oleh lawannya dan tidak menerima pengakuan atas kemenangannya. Novel berakhir dengan cliffhanger besar dan nasib beberapa tokoh, termasuk Gara-Gara-Dia idak diceritakan.

Ulasan Pribadi

Aku benar-benar suka buku ini, terutama karena karakter Mata. Menurutku dia adalah definisi karakter green flag. Dalam kompetisi yang “boleh curang”, Mata justru memilih menolong tim lain, menjaga integritas, dan tetap berusaha memenangkan pertandingan tanpa menjatuhkan orang lain. Ia baik hati, tidak suka konflik, hormat pada orang tua, dan tetap bertanggung jawab terhadap sahabatnya. Dia literally the sweetest character in the whole Bumi Universe.

Aku juga suka dinamika grupnya:

Cara, si dokter muda yang jago tapi suka pamer,

Lata, teman kampus Mata yang lucu,

dan anggota senior yang ahli pemetaan.
Chemistry-nya dapet banget, sayangnya… Tere Liye memang “alergi kebahagiaan”, jadi ya, kita tau kelanjutannya.

Bagian kematian mereka menurutku agak antiklimaks, mengingat buildup yang sudah dibuat panjang. Aku masuk membaca dengan mental siap sedih, tapi malah berakhir kesel karena cliffhanger + keputusan cerita yang benar-benar frustrating. Apalagi tidak ada “to be continued” seperti biasanya.

Tetap, overall aku menikmati petualangan, worldbuilding, sistem kompetisi, dan karakterisasi Mata. Hanya saja, aku berharap penutupnya lebih kuat dan tidak menggantung sebesar itu.

Analisis Unsur Ekstrinsik
1. Unsur Budaya Lokal & Masyarakat Klan Matahari

Tere Liye kembali membangun dunia dengan nuansa budaya Nusantara, terutama melalui:

konsep tiket kehormatan,

sistem kompetisi berbasis alam,

hewan tunggangan unik,

struktur masyarakat kota-kota Klan Matahari,
yang terinspirasi dari nilai gotong-royong, penghormatan terhadap alam, dan tradisi komunal masyarakat Nusantara.

2. Unsur Moral & Sosial

Novel ini mengangkat nilai sosial seperti:

kesetiaan pada keluarga,

persahabatan dengan penyandang disabilitas,

sikap anti-bullying,

integritas dalam kompetisi,

kritik terhadap sistem yang tidak adil.
Ini mencerminkan fenomena sosial modern di mana kebaikan sering diuji oleh ambisi, politik, dan kekuasaan.

3. Unsur Psikologis

Kepribadian Mata yang tenang, tidak suka konflik, dan selalu berempati menggambarkan perkembangan karakter seorang remaja yang dibesarkan dengan nilai moral yang kuat. Sementara tim ibu kota mencerminkan sifat manusia ketika kekuasaan dan ambisi menguasai.

4. Unsur Mitologi & Fantasi Nusantara

Festival Bunga Matahari, gua anomali, dan entitas seperti Tanpa Mahkota memperkaya dunia Bumi Universe dengan unsur mitologi baru yang menyerupai folklor lokal—membuatnya terasa akrab namun tetap fantastis.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Yogi Pratama.
57 reviews
July 13, 2025
ARRRRGGGGHHHHHHH!!!
Teriakan ini mewarnai disela-sela ku membaca beberapa lembar terakhir buku ini. Plot twist dan keadaan yang membuat melongo selalu saja disuguhkan Tere Liye. Gebrakan tangan dimeja dan teriakan yang tertahan saat ku membaca lembar-lembar akhir buku ini sungguh nyata.

Bibi Gill is the real badass!!!

Entah darimana ku harus mulai mengulas buku ini, buat pecinta serial Bumi pasti sudah tidak asing dengan gaya penulisan Tere Liye. Terlebih pecinta yang loyal karena dengan setia terus menunggu sampai buku ke-17 ini lahir.

Bercerita mengenai Hana, yang dulu kita jumpai di buku “Matahari” kini diulas lagi secara lebih detail dalam buku ini, walau 80% buku ini tidak bercerita soal Hana. Loh? lalu bercerita soal siapa? bercerita soal Mata, anak sematawayang Hana.

Mata dan 3 orang sahabatnya Leta, Teta dan Cara mengikuti Festival Bunga Matahari. Dan intrik demi intrik terjadi, petualangan mereka menghadapi banyak tantangan alam, hewan buas dan monster demi mendapat petunjuk dimana Bunga Matahari pertama akan mekar.

Mata memang bukan anak biasa, dia tampan, gagah dan pasti hebat. (Lebih detail baca sendiri) karena Mata mewarisi kekuatan yang membut dia justru makin kuat makin kuat lebih kuat dari petarung hebat klan2 lain, karena dia bisa mengkombinasikan kekuatan berbagai klan dan memodifikasinya. Sungguh kekuatan yang langka.

Saya yakin, kenapa spin off ini muncul diantara Aldebaran 1 dan 2? pasti punya tujuan. Mata yang pada akhirnya harus “mati” karena diracun, pasti punya andil dalam buku terakhir yaitu Aldebaran 2.

Bertahun-tahun membaca buku seri ini, ga pernah habis pikir lihainya Tere Liye mengatur semua jalan cerita dan tokoh yang saling bersinggungan tanpa ada celah.

Layak dan sangat layak untuk dibaca! Sedikit catatan, ada salah penyebutan nama dalam cerita, ga banyak sih hanya satu halaman tapi cukup membuatku terhenti sejenak dan mengulang lagi, apa aku yg salah? Bisa dimaklumi, wajar karena nama2 tokoh dari klan Matahari memang rumit.

Tapi diluar itu, sangat menghibur dan layak untuk dibaca sebelum kita ke Babak akhir dari petualangan ini.
Profile Image for Rayen_Grey.
16 reviews
January 11, 2026
4,8/5

Aku kira buku Hana-Tara-Hata ini gak bakal terlalu penting ceritanya, mendengar banyaknya orang yang bilang buku ini antara penting gak penting, sehingga juga jadi berpendapat yang sama.

Tetapi saat buku ini akhirnya ada dan bisa kubaca. Ternyata ceritanya gak seburuk yang orang-orang banyak katakan.

Awal mulanya cerita dimulai dari kehidupan Hana dari kecil hingga besar. Bagian ini walau terasa singkat tetapi cukup untuk memberikan informasi tentang kepribadiannya serta bagaimana lingkungannya yakni Kota Exeos dan sekitarnya.

Kemudian Mata pun lahir dan tumbuh. Festival Matahari pun tiba dan Mata mengikutinya. Pelik sekali urusan keluarga Mata terutama Hana. Ada banyak momen emosional di bagian Mata yang bersiap mengikuti festival, berpisah dengan ibunya.

Petualangan Mata di Festival Bunga Matahari ini bertambah seru karena adanya rekan-rekan yang menemaninya. Apalagi karakter yang diperkenalkan beragam dan mewarnai cerita petualangan Mata.

Sebetulnya penyebab aku sangat menikmati membaca buku ini karena aku sudah lama membaca buku Bulan (kisah dimana Raib dkk ikut Festival Bunga Matahari) dan benar-benar lupa bagaimana Festival Bunga Matahari itu, yang mungkin mempengaruhi perasaanku yang keluar ketika membaca buku ini. Ada perasaan nostalgia mengingat petualangan Raib dkk di buku Bulan dan bagaimana serunya Festival Bunga Matahari. Mungkin bagi orang-orang yang bilang bosan, karena buku ini terkesan mengulang cerita di Bulan, mungkin mereka baru-baru saja selesai membaca Bulan dan masih seru buku Bulan. Kalau aku berbeda, mengingat aku membaca buku Bulan di tahun 2017.

Bisa kubilang, ini cerita sampingan terbaik dari serial Bumi. Kalau menurut aku sendiri, gak bakal bosen kok bacanya, gak kayak Si Putih— (aduh, diungkit) yang bikin ngantuk banget.

Kalau masih ragu mau baca, di sini ada pertarungan yang epik antara cahaya dan kegelapan lalu berikutnya ada cerita singkat tentang Rapat Perjalanan ke Klan Aldebaran. Karena adanya bagian-bagian ini aku jadi bersemangat kembali menunggu Serial Bumi. Kemunculan karakter Mata ini bikin perasaanku jadi berbunga-bunga juga sebagaimana indahnya portal dia🌻
Profile Image for Meta Morfillah.
677 reviews23 followers
January 27, 2026
Judul: Hana-tara-hata
Penulis: Tere Liye
Penerbit: SabakGrip
Dimensi: 384 hal, cetakan Juni 2025
ISBN: 9786347046031

Hana-tara-hata memiliki kemampuan istimewa sedari kecil: membaca alam melalui lebah. Berkat kemampuan itu, dua kali kejadian berbahaya bagi kota Exeos bisa dilalui dan membuat Hana disegani. Sayangnya, setelah memiliki anak, Hana tidak ingin lagi membaca alam sebab tanggung jawab itu ia rasa berat. Ia berfokus mendidik putra semata wayangnya: Mata. Ia berhasil, hingga buah didikannya terlihat 20 tahun kemudian, saat Mata yang tidak berambisi mengikuti festival bunga matahari justru menjadi pemimpin demi membela temannya yang lemah. Petualangan Mata pun dimulai dan Hana sebagai ibu mengalami banyak ujian. Terlebih saat hasil pertarungan tidak sesuai kenyataan, dan ia kehilangan anaknya. Demi mengetahui kejadian sebenarnya, ia pun kembali mengaktifkan kekuatannya yang membutuhkan waktu ratusan tahun. Apakah yang sebenarnya terjadi?

Buku ini adalah spin off yang termasuk seri ketujuh belas dari serial Bumi. Menjelaskan banyak hal tentang sejarah dan awal dari seluruh seri. Endingnya pun memiliki kejutan menyenangkan yang berlanjut ke Aldebaran part 2. Saya suka sekali dengan penggambaran hubungan ibu dan anak, kritik sosial politik khas penulis, hingga persahabatan tim Mata saat bertanding. Terutama konflik batin Hana saat melepas kekuatannya dan memilih menjadi ibu terbaik, relate sekali dengan potret ibu di negeri ini.

Cocok dibaca bagi yang suka novel fantasi petualangan remaja dan mengikuti serial bumi.

Saya apresiasi 5 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #kubusetengahtujuh #komunitasbukuseru #jagoankomplek_januari
Profile Image for kyreina.
11 reviews
December 27, 2025
Buku Hana-Tara-Hata mengisahkan tentang Hana, seorang ibu di Kota Exeos yang memiliki teknik membaca alam sehingga dengan kemampuan nya itu ia bisa mengetahui kemungkinan bencana yang akan datang. Meskipun awalnya terasa agak membosankan, tapi aku memutuskan untuk lanjut dan ternyata ceritanya punya kejutan tersendiri.

Sebenarnya, kisahnya ini lebih berfokus pada anak laki-laki Hana bernama Mata yang tiba-tiba ikut festival bunga matahari yang terkenal mematikan, di mana journey-nya menurutku hampir mirip lah dengan petualangan RaSeLi, dan Ily di buku Bulan namun dalam versi 400 tahun sebelumnya, dan Mata beserta rekan-rekannya dengan teamwork mereka yang bagus deh.

Bagian yang paling berkesan adalah di bagian akhirnya, saat Mata menunjukkan kemampuan bertarung yang super badass sebagai keturunan petarung genius yang kekuatannya berkembang super duper pesat, yang agak aneh juga, kok bisa? padahal orang tuanya saja ngga begitu, dan kalau pun dari kode genetik leluhur leluhurnya, kenapa bisa sampai ngumpul di Mata semua?

Lalu, ditambah lagi aku juga menemukan beberapa penamaan karakter yang typo di akhir-akhir cerita, jadinya waktu baca agak bingung, tapi itu bukan masalah besar. Terlepas dari itu semua, yang serunya adalah plot twist di akhir ceritanya! 😍 Jadi penasaran kelanjutan series ini.
Profile Image for nasya.
845 reviews
January 23, 2026
Inget Hana-Tara-Hata, perempuan tua yang tinggal di pondok tengah hutan bersama kawanan lebahnya, yang muncul di buku Bulan dan sekaligus jadi kunci utama, karena di buku itu, bunga matahari itu tumbuh di pekarangan rumahnya. Di buku Bulan, Hana nggak suka dengan festival bunga matahari itu, karena merenggut kehidupan anak satu-satunya, Mata.

Nah, di buku ini ceritain gimana Mata bisa ikutan festival itu. Sebetulnya, buku ini isinya hampir mirip sama Bulan, petulangan ikut festival bunga matahari, cuma versi lebih brutal aja sih, soalnya diceritain gimana fraksi lain itu tewas dan alasannya kenapa. Baca buku ini banyak sedihnya sih, kayak terharu aja... Waktu Hana bisa baca alam, dan dia dihormati seluruh Klan Matahari, waktu ada anggota konsil yang menghina dia dan banyak yang ngebela dia, waktu panglima tertinggi dateng ke dia. Dan karena di buku sebelumnya diceritain kalo Ily nggak mati karena dia pemetik bunga matahari, jadi nggak kaget waktu Mata ada lagi, MALAH MAKIN NANGIS SOALNYA JADI MIKIR KALO Gara-Gara Dia II sampe meninggal gatau kalo anaknya masih hidup HUEEE
Profile Image for Wini Agnia.
54 reviews
June 23, 2025
Menceritakan Hana yang memiliki kekuatan bisa bicara dengan alam, dan melahirkan anak laki-laki bernama Mata. Mata ketika sudah bertumbuh dewasa akhirnya dipilih menjadi peserta festival bunga matahari klan matahari. Mata dkk bertarung dengan menunggangi harimau putih. akhirnya mereka berhasil memetik bunga matahari, namun karena itu membuka penjara Si Tanpa Mahkota, sehingga mereka bertarung dan Si Tanpa Mahkota kalah, tapi Mata diracuni oleh Fala IV dan ia terseret ke portal tersebut.

Di ending menceritakan di basement ali, bahwa Hana tidak menyetujui untuk membuka portal ke aldebaran, tapi ternyata Bibi Gill mengundang Mata yang akhirnya terbangun, karena Mata yang memetik bunga matahari, bunga itu memberikan perlindungan kepada siapa yg memetiknya, hal yang serupa terjadi kepada Ily.

Karakter Mata yang menjadi petarung sejati, mau menolong bahkan rela menolong lawan, patut dijadikan contoh👍🏼
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for ♡.
6 reviews
December 18, 2025
sejujurnya waktu awal baca,, aku sedikit meng-underestimate alur ceritanya. karena kayak gak jauh beda sama di buku bulan, petualangan di klan matahari. bukannya jelek ya, cuma mungkin aku berharap besar gitu hal yang mengejutkan. masih seru kok! bahkan aku selesaiin 1 hari. tapi,, makin kesini… plot twistnya baru kerasa banget 😭😭 aku bener-bener lupa dengan fakta kalau pemetik bunga matahari itu tidak akan meninggal! padahal ILY itu lah buktinya 😔. aku kaget banget sekaligus terharu! karena aku suka banget sama karakter mata. bener bener berhati lembut dan baik. aku kayak langsung mau taubat dan menjadi orang yg lebih baik lagi setelah baca buku ini 😇🙏🏻 (serius). mana si fala VI kayak bokem final boss 🤬. tapi keren Mata! kamu jadi karakter fav ketiga ku setelah raib dan n-ou 😋🤭!
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Aqila.
11 reviews
October 24, 2025
PLOT TWIST ???????????? oke sebenernya aku udah agak menduga tapi WOW AJSHSGSUSJHSJWJDHDJEJHEJRHD

4 bintang soalnya ini kinda mirip sama buku Bulan tapi gapapa gusy aku tetep suka petualangan Mata and the gang ‼️

btw aku benci banget sama Fala ya ampun plis cepat mati aja ❤️ no one wants you fr

side chara yang aku sukaaa banget adalah Tara ‼️ dia tuh dewasa banget and effortlessly funny imo.

tbh ini lebih cocok kalo judulnya "Mata-Hana-Tara" soalnya 90% of the book cuma nyeritain tentang Mata, 8% Hana, dan 3% Buba-baba-biba IJBOL
Profile Image for Maibilopeh.
39 reviews
November 19, 2025
Bang Tere Liye seperti mendengar keluhan pembacanya, dari semua serial Bumi yang petualangannya sangat berasa (menurut saya) hanya di Bagian Novel Bulan ketika Raib dkk mencari bunga pertama kali mekar di Klan Matahari. Tapi sayangnya bukannya melanjutkan serial Bumi, Tere Liye malah membuat spin off dari kisah hidup Hana. Malang nian nasib para pembaca serial bumi ini.
Tapi cerita di Novel ini tidak kalah seru dan mendebarkan.
3 reviews
January 28, 2026
Berbuat baik. Peduli. Sejahat apa pun orang kepada kita. Tetap berbuat baik. Bahkan kalaupun di akhir cerita, kita tetap kalah atau tersakiti. Setidaknya kita tetap tegak atas prinsip prinsip itu.

buku ini ngajarin aku banyak hal, salah satu yang sangat berkesan dan akan slalu ingat adalah untuk slalu punya hati yang tulus dan bersih, terlepas dari semua iri, dengki, ambisi. dan smoga jihan bisa pegang janji itu, prinsip itu selamanya yaa
Profile Image for Noyah.
28 reviews
July 18, 2025
Spin-off yang benar benar tidak terduga dari bang tere. Sebenarnya cerita di buku ini hampir 1/3 nya meneceritakan tentang anaknya si hana, yaitu mata. tidak ada bagian yang off atau membosankan di buku ini, juga sangat menyenagkan mengetahui sisi cerita dari pemeran lainnya. Chef kiss, suka sekali
12 reviews
January 19, 2026
Seperti biasa bung tere dengan daya ingatnya yg luar biasa sehingga sampe seri ini pun saya blm menemukan plot hole. Alur cerita, tokoh, sampe setting semuanya runtut walaupun setting waktunya mundur sejauh itu. Saya bahkan sbg pembaca agak lupa2 ingat detail cerita sebelumnya, harus recall lagi biar nyambung, maklum tuek wkwk
Profile Image for Zully Azizan.
330 reviews8 followers
July 20, 2025
Aku suka ayat ni...

Kerana kita tidak benar benar tahu akhir sesuatu sebelum seauatu itbu benar benar berakhir. Dan saat kisah itu berakhir, itu boleh jadi ternyata menjadi awal dari kisah lain yang lebih seru.
2 reviews
October 13, 2025
Jalan ceritanya mirip banget sama series bulan dan aku prefer lebih suka series ini dibandingin bulan karena penggambaran cerita and tokohnya lebih menarik dan MC nya si Mata badass. Satu lagi bibi Gill the real charactar OP di series Bumi wow!!!
Profile Image for Rikini Hayu.
66 reviews
December 4, 2025
I actually enjoyed reading this book, giving me some flashback betapa serunya festival mencari bunga matahari pertama mekar semasa di buku “Bulan”. Tapi si Mata-nya dibuat terlalu OP dan tbtb arah cerita dibelok jadi hidup lagi 😭 I mean…. i somehow felt that he is more Op than Raib thooo
2 reviews
December 15, 2025
MATA SUPER SUPER BADASSS (bisa membantai Rah Si Tanpa Mahkota), sumpah kalau disandingin sama Ali kayanya bakal setara (malah lebih kali ya), jadi nambah satu lagi cowo fiksiku 😁✋🏻
MAKIN GA SABAR ALDEBARAN 2 DUH
Profile Image for lunnified.
12 reviews
December 21, 2025
actually didn't finish this book. idk it's just felt kinda boring dan mengingat aku juga baca ini setelah baca The Alchemist, kebawa penulisan buku itu jadinya pas baca ini kurang puas rasanya 💔💔 and mybe stop adding more characters to this series bro i'm not trynna collecting husbands 💔🙏🏻
Profile Image for Vindaa.
190 reviews3 followers
December 24, 2025
Dengan ini aku menjatuhkan pilihan BUKU TERBAIK DI 2025 pada buku iniiii

Aaaaaakkkk
Gimana ini dibikin sejatuh hati itu sama Mata 🥹❤️

Sepanjang series bumi, baru ini benar-benar menemukan tokoh favorit. Best of the best pokoknya dah wkwk
Profile Image for Dihan.
12 reviews
January 9, 2026
di sini aku berasa dibawa kembali seperti saat membaca buku bulan, Mata sangat over power yang dimana membuatku berpikir apakah ada kelemahan untuknya?. dan sangat senang karena musuh di sini memang sudah kalah semua wkwk
17 reviews
January 31, 2026
ekspetasi awal saat mau membaca buku ini adalah malas, dan berpikir akan mungkin sama dengan cerita di buku bulan, tentang petualangan di klan matahari. Ternyata tidak hanya itu. Persahabatan, iklhas, selalu berpikir positif, dan selalu membantu siapapun.
1 review
June 23, 2025
Gacor
This entire review has been hidden because of spoilers.
Displaying 1 - 30 of 48 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.