Jump to ratings and reviews
Rate this book

Gus

Rate this book
Mafazi, Gus di sebuah pesantren yang digadang-gadang sebagai calon pemimpin pesantren, sama sekali tidak berambisi untuk memegang tampuk kepemimpinan. Ia sebisa mungkin berupaya untuk tak sering-sering berada di pesantren dan menggunakan waktu kuliahnya sebagai alasan untuk melarikan diri.
Sama sekali tak pernah ia bayangkan, tiba-tiba Uminya sakit dan meninggal. Lalu Mafazi dihadapkan pada pilihan yang tak ia sukai; mau tidak mau ia harus bertanggung jawab atas posisinya sebagai anak laki-laki satu-satunya.
Satu persatu, masalah datang menghampirinya; Abahnya menikah lagi serta datangnya seorang putra dari istri Abahnya yang bisa mengancam kedudukannya sebagai ‘pangeran’ di pesantren itu. Mafazi pun cemburu, apalagi ternyata Harun, putra tiri Abahnya itu tak hanya cakap tetapi juga memiliki pengetahuan agama yang mumpuni dan berpotensi menjadi pesaingnya sebagai putra mahkota dan pesaing dalam memperebutkan hati seorang gadis.

198 pages, Paperback

First published June 1, 2015

1 person is currently reading
60 people want to read

About the author

Dian Nafi

121 books116 followers
Pecinta purnama, penikmat hujan. Lulusan Arsitektur Undip. Pengelola PAUD, founder komunitas Hasfriend, pegiat banyak komunitas, Coach dan Public Speaker.

Profilnya dimuat di Harian Analisa Medan (2011) Buku Profil Perempuan Pengarang dan Penulis Indonesia (KosaKataKita, 2012) Jawa Pos-Radar Semarang (2013) Alinea TV (2014) Koran Sindo (2014) Tribun Jateng (2015) Nakita (2016) TVKU (2018)

Pemenang Favorit LMCR ROHTO 2011 dan 2013. Penulis Terpilih WS Kepenulisan PBA dan KPK 2011, Penulis Terpilih WS Cerpen Kompas 2012, Fellowship IBT Tempo 2018.

Menang Lomba Menulis bersama A Fuadi, dan antologi tersebut terpilih sebagai nominasi kategori Buku dan Desain Sampul Non Fiksi Terfavorit Anugerah Pembaca Indonesia 2012. Novel Gus masuk short list kategori Desain Sampul Fiksi Favorit Anugerah Pembaca Indonesia 2015.

Penulis Novel Mayasmara.Tulisan dimuat di beberapa media, 22 buku dan 82 antologi/omnibook diterbitkan oleh 17 penerbit Indonesia. Di antaranya: Jendela-Zikrul Hakim, Quanta-Elexmedia, Bentang, Gramedia Pustaka Utama, Leutika, Hasfa, Imania-Mizan, Familia, Qudsi, Bypass, Javalitera, Plotpoint, Grasindo, Diandra, Divapress, Erlangga, Prenada, Nuansa, Visi Media, Indiva, Genesis.

diannafihasfa@gmail.com

https://facebook.com/ummihasfa
https://twitter.com/ummihasfa
https://instagram.com/diannafi
https://youtube.com/ummihasfa
https://linkedin.com/nafidian
https://pinterest.com/diannafiDN

https://www.dian-nafi.com
https://www.writravelicious.com
https://www.hybridwriterpreneur.com
https://www.demagz.web.id
https://www.hasfa.co.id

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
1 (7%)
4 stars
7 (50%)
3 stars
3 (21%)
2 stars
2 (14%)
1 star
1 (7%)
Displaying 1 - 3 of 3 reviews
Profile Image for Tri Ciduk.
20 reviews3 followers
October 25, 2015
Nuansa islaminyabegitu terasa, banyak meninggalkan pesan-pesan yang bermakna mendalam. Namun sayang, menurutku menjelang akhir buku nuansa keagamaannya tidak begitu kental lagi seperti saat diawal-awal cerita.

Karakter para tokohnya juga begitu kuat, mereka mendapatkan porsi yang sepadan. bahkan sosok sang Ummi yang dikisahkan meninggal dunia di awal cerita masih terasa kehadirannya dikala penulis menceritakan masa lalu berdirinya pesantren, kita juga bisa membayangkan betapa gigihnya usaha beliau untuk membangun pesantren itu.

Secara keseluruhan saya suka buku ini. Memberitahukan saya banyak hal tentang kehidupan pesantren, memberikan beberapa pesan-pesan moral yang bijak, serta mampu membuat saya terbawa suasana terlebih ketika meninggalnya Ummi, tak henti-hentinya saya mengalirkan air mata, tak sanggup rasanya membayangkan bagaimana nanti jika ibu saya juga meninggal? Semua adalah rahasia Tuhan.

baca review selengkapnya di http://utsukijurnal.blogspot.co.id/20...
Profile Image for Ayu Welirang.
Author 17 books93 followers
November 16, 2017
Yah, so-so lah yaaa.

Karakter Mafazi sebagai tokoh utama kayaknya kurang mendapat porsi di sini. Di sini malah kesannya seperti "diary Ummi Laili", karena lebih ke cerita perjuangan Ummi dalam membesarkan pesantren Karomah.

Re-read 2017; karena sedang di Bandung dan buku-buku ada di Tangsel semua, jadi saya baca buku yang ada di rak buku rumah saya aja dulu.

Review setelah re-read ada di sini: https://ayubacabaca.blogspot.co.id/20...
Displaying 1 - 3 of 3 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.