Buku ini menekankan pentingnya "agility" atau kecepatan dalam merespon perubahan. Bisnis yang lamban akan mati sekalipun bisnis tersebut adalah bisnis besar. Salah satu contohnya adalah Nokia, sebuah perusahaan telepon genggam dengan brand paling terkenal pada masanya. Karena sudah menguasai pasar telepon genggam, Nokia terlena dalam comfort zone dan beranggapan tidak akan ada yang bisa mengalahkan mereka sampai kapanpun. Kini, Nokia bukan siapa-siapa lagi dalam industri telepon genggam karena perusahaan tersebut tidak sigap merespon perubahan pasar.
Bagaimana cara supaya perusahaan mampu meningkatkan agility nya? Hal yang paling pokok untuk meningkatkan agility perusahaan adalah memperbaiki SDM-nya.
Namun, perusahaan dengan SDM-SDM yang berkualitas tinggi tidak otomatis menjadi perusahaan yang hebat. SDM-SDM tersebut memerlukan seorang pemimpin bermental singa untuk menunjukan potensinya.
Apabila pemimpin mereka adalah orang bermental kambing, maka SDM-SDM tersebut akan ikut mengembik sekalipun mereka sebenarnya adalah singa-singa hebat. Sebaliknya, apabila pemimpin mereka adalah seorang bermental singa, SDM-SDM tersebut akan mengaum sekalipun mereka semua diumpamakan sebagai kambing.
Dalam buku ini, Pak Rhenald Kasali secara khusus berkaca dari transformasi yang dilakukan PT Angkasa Pura 2 paska tsunami Aceh pada tahun 2004. Buku ini membahas bagaimana PT Angkasa Pura 2 menangani krisis gempa tsunami Aceh dan usaha-usaha dramatis yang dilakukan untuk menangani krisis tersebut. Setelah itu, dibahas pula seberapa jauh PT Angkasa Pura 2 berhasil mentransformasi bandara-bandara yang dikelolanya yang dulunya kotor, kumuh, dan tidak teratur hingga menjadi (almost) world-class airport. Banyak sekali hal yang dibahas mengenai PT Angkasa Pura 2 mulai dari kepemimpinan, perkembangan dari tahun ke tahun, hingga rencana perusahaan kedepannya. Saking banyaknya, mungkin dapat dikatakan bahwa isi buku ini mencakup 50% tentang agility + leadership dan 50% lainnya membahas PT Angkasa Pura 2 serta lanskap industri kebandarudaraan.
Overall, bahasan buku ini cukup mixmash dan tidak semuanya revelan dengan judul buku. Meski begitu, buku ini sangat insightful dan menarik karena memaparkan landskap ekonomi masa kini dan masa depan terutama yang berkaitan dengan industri kebandarudaraan. Kalau anda adalah praktisi/pemerhati ekonomi, bisnis, atau kebandarudaraan, saya sangat merekomendasikan buku ini untuk anda baca.