Jump to ratings and reviews
Rate this book

Menemukan Priamel di Bulan

Rate this book
Esai-esai dalam buku ini menunjukkan beragam rujukan, dari berbagai waktu dan tempat, termasuk dari bacaan-bacaan ribuan tahun lalu yang diakses penulisnya. Sang penulis tak segan merujuk karya penyair Romawi Vergilius, yang diaksesnya dalam bahasa Latin, untuk menunjukkan aspek pastoral dari puisi-puisi Felix Nesi. Di tulisan yang lain, penulis menunjukkan kaitan antara gagasan Borges, Eco, Manguel dan Taleb ketika membahas sebuah buku kumpulan ulasan. Pada kesempatan lain, penulis menunjukkan respons tematik Saramago melalui novelanya terhadap puisi-puisi epik klasik Eropa. Beberapa tulisan dengan cermat menunjukkan aspek biblikal dalam puisi-puisi Gerson Poyk dan Dami N. Toda, pengaruh bahasa Melayu-Kupang terhadap diksi Gerson Poyk, menampilkan ironi tentang Kota Kupang melalui pembacaan atas puisi-puisi Slamet Sukirnanto, atau ketika menunjukkan kaitan antara khazanah sastra Italia dengan puisi-puisi John Dami Mukese. Dalam membaca novel Madeline Miller, sang penulis merujuk karya Catullus dan Statius, untuk menunjukkan respons dan tafsir sang novelis terhadap puisi-puisi Latin tersebut dalam novelnya.

Dalam buku ini, yang berisi tulisan-tulisan yang terbit dalam rentang 2012-2023, penulis mengomentari dan mencuplik karya para penulis dari berbagai temat dan masa, dari Homeros sampai Joseph Sali, dari Matsuo Basho sampai Sayaka Murata, dari W.R. Supratman sampai Mezra E. Pellondou.

228 pages, Paperback

Published March 1, 2024

2 people want to read

About the author

Mario F. Lawi

21 books15 followers
Mario F Lawi lahir di Kupang, pada 1991. Ia meraih NTT Academia Award 2014 kategori Sastra dari Forum Academia NTT, Penghargaan Terbaik I Taruna Sastra bagi Generasi Muda 2015 dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikbud. Pada 2017, ia menjalani residensi di Italia. Pada 2019, mengikuti program Pertukaran Penyair Indonesia-UK di Makassar, London, dan Hull. Buku puisinya Memoria (2013) dipilih sebagai salah satu Buku Puisi Rekomendasi 2013 oleh Majalah Tempo. Kumpulan puisinya Ekaristi (2014) dinominasikan dalam 10 Besar Kusala Sastra Khatulistiwa 2014 dan dipilih sebagai Buku Puisi Terbaik 2014 oleh Majalah Tempo. Ia bergiat di Komunitas Sastra Dusun Flobamora, dan mengampu rubrik Terjemahan situs bacapetra.co.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
0 (0%)
4 stars
1 (100%)
3 stars
0 (0%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
No one has reviewed this book yet.

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.